Manuver MiG-29 Pernah Mengalahkan F-16

polish-mig-29-1

MiG-29 dan F-16 adalah dua pesawat tempur ringan andalan Uni Soviet dan AS yang pernah menjadi musuh bebuyutan pada jamannya. Keduanya memang belum pernah saling berhadapan di medan perang, tetapi pernah memanaskan persaingan dalam pameran dirgantara di Farnborough tahun 1988. Konfrontasi rahasia ini hanya diungkapkan oleh pilot uji Rusia dalam sebuah film dokumenter.

Pesawat tempur MiG-29 didesain oleh Biro Mikoyan era Uni Soviet dan dikembangkan pada pertengahan 1970-an, hampir bersamaan dengan project Sukhoi Su-27. Jet tempur Su-27 dan MiG-29 memiliki kemampuan dan kekuatan setara dengan jet tempur F-15 dan F-16 andalan AS, sehingga keempatnya sering dibandingkan satu sama lain.

Militer AS dan NATO pada saat itu hanya mengetahui sedikit kemampuan tempur dari MiG-29 dan Su-27. Peluang datang ketika Uni Soviet mulai mengadopsi kebijakan militer terbuka dengan mengikutsertakan jet tempur MiG-29 dan Su-27 diajang Airshow Farnborough 1988 di Inggris.

Saat itu pilot dari Uni Soviet mengakui belum memiliki pengalaman terbang bersama dengan pilot dari Amerika. Pilot uji Anatoly Kvochur dan Roman Taskaev harus menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari gerakan-gerakan yang dilakukan oleh pilot F-16 Amerika. Dari sana, keduanya berhasil melakukan pertunjukan udara yang indah dan menunjukkan kelebihan MiG-29.

Salah satu manuver yang paling menarik adalah waktu tercepat MiG-29 melakukan putaran dogfight. Semakin cepat waktu yang ditempuh, maka pesawat bisa meluncur dengan putaran tajam yang bisa memberikan keuntungan untuk menyerang dan menembak jatuh pesawat tempur musuh.

Pilot Soviet mengamati, F-16 membutuhkan waktu hingga 2 detik untuk melakukan manuver putaran dogfight, MiG-29 kemudian hanya memerlukan 1.8 detik untuk melakukan manuver yang sama.

Keesokan harinya, Pilot F-16 Amerika membalas dengan melakukan manuver putaran dogfight hanya dalam 1.8 detik, namun pilot MiG-29 berhasil memaksa pesawat menyelesaikan putaran serang hanya dalam waktu 1.6 detik.

Pihak General Dynamics, perusahaan yang merancang dan memproduksi F-16 pun akhirnya mengakui kekalahannya dari jet tempur MiG-29 Uni Soviet.

Dengan manuver begitu mengesankan, MiG-29 berhasil melakukan debut yang sukses di Airshow Farnborough 1988 dan menjadi bintang utama dari pameran dirgantara terbesar di dunia kala itu.

Tinggalkan komentar