Jul 122016
 

Di ajang Farnborough International Airshow 11 Juli 2016, Angkatan Udara Swedia (SwAF) mengumumkan rudal MBDA Meteor Beyond Visual Range Air to Air Missile (BVRAAM) kini secara resmi telah menjadi salah satu senjata andalan pesawat tempur Gripen. Rudal Meteor merupakan rudal pengembangan dan produksi bersama antara Swedia, Inggris, Jerman, Italia dan Spanyol.

Pada akhir April 2016, FMV (Sweden’s Defence Materiel Administration) memperkenalkan piranti lunak MS20 terbaru untuk armada Gripen Angkatan Udara Swedia, MS20 merupakan perangkat lunak yang memungkinkan Gripen varian JAS 39C / D menjadi pesawat tempur pertama yang mampu mengoperasikan rudal bertenaga ramjet Meteor, yang merupakan salah satu rudal paling berbahaya di dunia.

Meteor diklaim lima kali lebih mematikan daripada rudal AIM-120 AMRAAM. Yang Unik, MBDA Meteor menggunakan sistem propulsi ramjet, menggunakan bahan bakar propelan padat dengan fitur pengatur aliran asupan udara melalui algoritma yang diatur ECPU (Electronic & Propulsion Control unit).

Mesin ramjet menghasilkan tenaga yang dibutuhkan untuk mengejar target yang terus bermanuver menghindar tanpa kehilangan tenaga seperti yang dialami pada rudal AIM-120 AMRAAM.

ECPU akan menghitung jarak target dan bahan bakar yang tersisa, dan disaat tepat akan mendongrak tenaga hingga melesat dengan kecapatan 4 mach saat mendekati sasarannya, membuat pesawat tempur musuh akan mengalami ” no-escape zone” atau zona dimana pesawat tempur musuh sudah kehilangan kesempatan dan tidak dapat lagi menggunakan manuvernya untuk menghindari sergapan rudal.

Bagikan Artikel:

  101 Responses to “Manuver Su-35 Mungkin Tidak Berguna Menghadapi Rudal Meteor”

  1. Sukhoi-35 dikalahkan oleh rudal meteor?

    Gak mungkin…gak mungkin meleset…xixixixixi

  2. emang SU 35nya gak pake radar atau rudal apa ya?..

  3. mari pupuk persatuan dan kesampingkan perbedaan..
    NKRI penuh rahmat dan jaya ..amien ya rabb..

  4. ya pasti susah jika kena rudal meteor apalagi asli meteor, rudal tidak berpenumpang manusia jadi tidak ada batasan G nya

    • Ada lah gan… kan ada komponen2nya klo packing soldering connecting diinternalnya ga pas ya error yg terjadi makanya ada roket/rudal gagal kemungkinan salah satu komponennya gagal berfungsi bisa krn sebab itu.

  5. ” no escape zone ” waduh ngeri…

  6. borong 1000 gripen dan 1000 su 35..biar gk ada sales yg sakit hati.. Cmn masalahnya duitnya mana???

  7. Kan ada flare.. Untuk mngecoh rudal

    • @gojim

      Flare…flare utk mengecoh rudal yang berpemandu IR

    • kalau misile gen 3 itu mungkin bisa menggunakan flare karena mengejar targer panas…
      lah kalau misile gen 4….itu target di tandai dengan laser…kemudian misile mengejar sendiri…,tembak dan lupakan..pasti kena.
      ha ha ha….ada 2 saja nih ..si abang ini..

  8. Nkri wajib beli 40 gripen dan 1000 rudal meteor.. Singapora langsung lemes

  9. Macacihhhhh…
    Kalo Mungkin?? Jauh ka enya atuhhh…hahaha

  10. Pespur, kapal perang, kapal selam emang adalah senjata yg menakutkan, tapi lebih menakutkan lg kalo bawa rudal fire n forget yg kyk gini! Mau secanggih apapun pespurnya, tapi kalo udah dikejar rudal2 sejenis ini tetep akan keluar keringat dingin, rudal ga kpengaruh g force, beda ma pilot2 tu pespur! Pespur boleh light or medium, tapi rudal n radar hrus long range! Dan terkoneksi antar matra.. 🙂

  11. @a”a ical

    A”a baiknya ga usah ikut2an pusing, biarkan saja tokoh2 yang berkomentar pd portal tsb yang pusing…pusing karena dikejar2 debt collector

  12. Bungkus Gripen NG 2 ska

  13. jgn khawatir ada rudal brahmos dg kecepatan 2 mach yg mampu mengalahkan rudal meteor yg berkecepatan 4 mach, bagamana nih perkembangan T.o.T rudal starstreak 3,5 mach agar di cantelkan ke IFX

  14. Ya iyalah rudal METEOR sangat sulit dihindari krn rudal ini tdk kehilangan daya dorong meskipun lawan melakukan manuver menghindar..
    Tapi…..
    Ingat “jangkauan” radar PESA SU-35 vs AESA (GRIPEN)

    • PESA ud ketinggalan jaman dibandingkan AESA

    • Kemampuan gaya G pesawat tempur (termasuk Sukro) hanya 12G
      Rudal Meteor sampai 50G
      kemampuan rata rata pilot menahan gaya G hanya 8G, lebih dari itu “Semaput” alias Pingsan alias Blank
      jelas Su-35 tidak ada apa apanya bagi Rudal Meteor

    • Pertama, keunggulan rudal meteor dibanding rudal lain adalah mengatur kecepatannya, tapi speed control tanpa diimbangi kemampuan manuver mana bisa kena sasaran (analogi liat cheetah apakah selalu bisa menangkap gazelle yang lebih lambat tapi lincah berkelit?).

      Kedua, sehebat apapun, sirip tidak bisa meningkatkan manuverabilitas seperti sayap, so rudal bersirip gak bisa menandingi pesawat yang bersayap tetap dengan kemampuan manuver tinggi, apalagi pesawat dengan thrust vectoring yang sudah terkenal prupennya.

      Artikel penggembira, Mesin ramjet pakai propelan padat???

      Antara PESA dan AESA tidak bisa dibandingkan dari segi performance. Tapi AESA punya keunggulan biaya maintenance murah dan mudah perawatannya karena perbaikan tidak harus dicopot dari hidung pesawat, beda dengan PESA yang harus ditarik utuh modulnya. Dan AESA khusus grippen memang lebih unik ketimbang AESA lain karena bisa berputar pada porosnya untuk memperluas bidang pandang.
      Cuma sekali lagi, sisi performance tidak bisa dibandingkan, apalagi soal jarak jangkauan, PESA dari Russia saat ini terkenal paling superior didunia untuk peranti pengendus pesawat fighter.

  15. Bukannya sukhoi bisa menembakkan rudal ke belakang?

  16. TERGANTUNG RADAR PESAWAT NYA JUGA. KALAU GRIPEN JANGKAUANNYA 120 – 180 KM. UDAH DI RUDAL TERLEBIH DAHULU OLEH SU-35 YG JANGKAUANNYA LEBIH DARI 280 KM.

  17. Sibuk aja bandingin cukoi sama kacang atom meteor, lah…pemerintah aja demen pakai f16 bekas dan kia Picanto.
    Sudah mending pada siapin bambu runcing meteor jika waktunya tiba kita bela negara ..oc

  18. Harus di buktikan, baru klaim sepihak biar laku jualan

    • sayangnya, negara pengembang dan pemakainya sampai saat ini paling KUENCENGGGG klaimnya bung, sampe bilang pespur bermesin jet tunggal lebih superior dari pespur mesin jet ganda, apalagi jet ganda yang punya thrust vectoring 😆 😆 :mrgreen:

  19. bagaimana seandaix rudal meteor di cantel kan ke eurofighter typhoon maka jangkauan radar lebih jauh dari gripen

  20. Dulu waktu Abbot marah2 soal manusia perahu, dan ngancem Indo ada beberapa kapal destroyer China yang dibiarkan masuk utk latihan perang sampai Samudra Hindia muterin pulau Jawa dan masuk lewat selat Lombok, lalu balik ke Cina lewat Filipina. Jadi itu adalah laporannya. Diplintir aja sama portal piyungan seolah-olah itu perluasan dari nine dash

    • Biarin aja bung Mada, rakyat kecil sudah pada tau semua kok, akronim atau kepanjangan dari PKS he..he….liat aja nanti pilihan raya atau pemilu berikut kalo gak berdarah-darah…

  21. Semua hanya sebatas teori…………………!!!!!

    emangnya sukhoi akan pasrah begitu saja…….!!!

    ingat sukhoi pakai jammer Knirti…..!!!!

    N gripen di tepuk kayak nyamuk.!

    • sepakat bung,
      su35 itu punya jammer yg kuat tuk mmbutakan rudal yg mendekatinya

    • jammer Knirti…?….tanya sama malon tuh ..dia sudah punya..
      ngak bakalan bisa jamer ..,rudal gen 4 kepunyaan …usa cs…..
      parah nih otakmu..
      kaleng krupuk tetap kaleng krupuk..
      ha ha ha

      • @CARIN

        Seperti’a ada yg anda lupakan bung dalam hal ini…dalam peperangan udara bukan hanya kemampuan rudal saja yg menentukan kalah menang’a sebuah pesawat tempur , ada hal lain yang ikut menentukan’a disamping skill pilot tempur dan rudal itu sendiri. satu contoh adalah radar tracking / pengendus dan radar jammer . Mungkin benar METEOR adalah rudal udara paling cepat dan maut di dunia saat ini , tapi dengan dukungan radar aesa yang di gotong saab jas39 grippen-E ng yang hanya memiliki jarak 180km /tracking max240km , sementara sadar pesa yg digotong shukoi-su35 adalah 280km /tracking max 400km dan jarak efektive rudar r-series yg 175km , maka besar kemungkinan shukoi bisa lebih dulu melihat grippen lantas menyerang lebih dulu sebelum kehadiran shukoi diketahui oleh armada grippen . Juga jangan kita lupakan pungsi dari ground radar yg mungkin memiliki kemampuan daya lacak lebih jauh dan mampu membingbing rudal hanud menuju target sasaran .
        jadi menurut saya belum ada jaminan pesawat kaleng sarden dapat melumpuhkan pesawat kaleng krupuk , walaupun dibekali rudal METEOR sekalipun .

        • @ Noer aini az-zahra bnt nasrihin

          #tapi dengan dukungan radar aesa yang di gotong saab jas39 grippen-E ng yang hanya memiliki jarak 180km /tracking max240km , sementara sadar pesa yg digotong shukoi-su35 adalah 280km /tracking max 400km dan jarak efektive rudar r-series yg 175km , #

          MAAF BANG..SEMUA ITU TIDAK AKAN BERFUNGSI DENGAN BAIK ,BAHKAN BUTA, BAHKAN PULA YG DI RADAR MUNCUL TARGET PALSU BILA DI JAMER DARI,”KAPAL LAUT,KAPAL SELAM ,DATARAN TINGGI ,DAN SATELIT,MILITER”..!
          MASIH INGAT PERISTIWA SU 30 MK 2 YG BARU DI BELI INDONESIA DIGANGGU SEAKAN AKAN DI LOCK MISILE..?? PADAHAL PILOTNYA DARI RUSIA YG SANGAT PROFESIONAL..
          SEKALI LAGI MAAF BANG…SEPINTAR 2 NYA PILOT ITU HANYA 20%YG BERMANFAAT UNTUK PERANG UDARA NANTINYA…SISANYA 80% STRATEGI PERANG ELEKTRONIK…,JADI AGAR PAHAM YAH BANG….
          OOPPSSS LAGIAN NANTINYA JUGA ,YANG AKAN BANYAK DI GUNAKAN PESAWAT TAMPA AWAK ALIAS PILOT..

          HA HA HA
          salam

          • Berarti pertempuran BVR masih sebatas teori, dan kemungkinan pertempuran jarak dekat bakal lebih sering terjadi ya?

          • @CARIN….

            ” MAAF BANG..SEMUA ITU TIDAK AKAN BERFUNGSI DENGAN BAIK ,BAHKAN BUTA, BAHKAN PULA YG DI RADAR MUNCUL TARGET PALSU BILA DI JAMER ”

            Dari apa yang anda katakan ,dapat disimpulkan bahwa ” SECANGGIH-CANGGIH’A MBDA METEOR BISA TIDAK BERGUNA , JIKA PESAWAT YANG MENGGOTONG’A BERHASIL DI JAMMER PERANGKAT ANTI RADAR YANG TERPASANG DI PESAWAT TARGET / MUSUH..WALAUPUN SECARA PIRANTI MBDA METEOR ADALAH RUDAL YANG MENGGUNAKAN INFRAMERAH SEBAGAI SISTEM PENGGUNCI TARGET , NAMUN PESAWAT PENGGOTONG’A AKAN TETAP MENGGUNAKAN RADAR UNTUK MENDETEKSI KEBERADAAN TARGET DAN MENDEKATI’A , UNTUK KEMUDIAN MELEPASKAN RUDAL KE ARAH SASARAN “….Neng !
            Logika’a…tak mungkin itu Meteor dilepaskan sebelum pilot mengetahui posisi lawan melalui radar yang ada di pesawat dan terlihat di monitor kokpit….emang METEOR sejenis rudal ahli nujum yang bisa tahu keberadaan musuh’a sebelum dikasih tahu oleh operator pesawat tempur ? hihihihihihihi

          • @ Noer aini az-zahra bnt nasrihin
            ahh kamu ngak nyambung ahh…
            apa yg tak mungkin..dr hp anda saja seluruh dunia kamu bisa hubungi,..kirim duit sekarang pakai hp..dll
            .lucu nih si abang..tutup toko dah…parah..nih..

            #Logika’a…tak mungkin itu Meteor dilepaskan sebelum pilot mengetahui posisi lawan melalui radar yang ada di pesawat dan terlihat di monitor kokpit…#
            IA ITU BETUL SEKALI..! SETELAH MENGETAHUI POSISI LAWAN BARU DI LEPASKAN..ITU MISILE.? YAHKAN!! MAKSUDMU ITU…,SEKALI LAGI ITU BETUL SEKALI…
            TAPI JANGAN KAGET..! BILA NANTINYA MISILE NYA MENGENAI TARGET KOSONG,..SEKALI LAGI TARGET KOSONG,..ATAU KAWAN SENDIRI…
            ITU LAH YG NAMANYA PERANG ELEKTRONIK..
            KAN AKU SDH KASIH CONTOH SU 30 MK2 INDONESIA DI GANGGU .SEAKAN 2 DI LOCK MISILE….OLEH AHLI NUJUM KAH…PARAH NIH…
            HP =AHLI NUJUM, BISA TAU LOKASI, BISA NGOMONG JARAK JAUH,BISA KIRIM UANG,BISA NONTON TV..dll
            ha ha ha

          • SALUTE ADA YANG PAKE LOGIKA SUPER CANGGIH KARENA DIBAYAR CIA HE…HE…

            MANTAN PILOT TEMPUR AUSSY PERNAH BILANG HARUSNYA AUSSY MEMBATALKAN PEMBELIAN F-35 DAN BELI FLANKER FAMILY

            ANALIS MANTAN AU NATO BILANG NATO TIDAK SIAP DI MATRA UDARA DAN DARAT SEKARANG INI DI MEDAN TEMPUR EROPA TIMUR

            TAPI WARJAGER YANG TERDIRI DARI BAKUL JAMU, BAKUL TAPE, BAKUL WADAM MALAH BILANG FLANKER CUMA BUANG-BUANG DUIT….

            YAUDAH, BIAR TAMBAH GENIT BAKULNYA, ANE DUKUNG DEH SAMBIL MELOTOTIN PAHA MULUS TAPI ADA JENDOLAN DI TENGAHNYA 😆 :mrgreen: 😆

        • Perang di Jaman sekarang tdk lg person vs person ataupun siapa yg lbh hebat dan unggul diantara keduanya, sprt waktu jaman PD2 dimana kenderaan tempur blm dilengkapi alkom dan datalink yg terintegrasi dan saling terhubung. utk sekarang dan kedepannya keunggulan dan kemenangan akan diraih oleh pihak yg dapat menyatukan setiap alutsistanya baik di darat, laut dan udara saling tekoneksi. alias Battlefield Management sistem . sisrwm tempur yg terkosinasi dan tersambung. dgn sistem sprt itu, kawanan pespur yg ternasuk kelas light, mwpn yg mid, blm tentu inferior jk melawan segelintir heavy yg tdk memiliki BMS.

          Salam..

          • nah ini betul sekali “Battlefield Management sistem ”
            banyak yg ngak tau tuh bang….asal beli…
            ha ha ha

  22. Eropa boleh menepuk dada setelah memiliki rudal BVR METEOR yg berjarak bidik 100 km.. tetapi yg bnyak d ketahui Rusia jg sdh punya R77 M1 dgn solid motor dan ramjet dgn jangkauan 175 km..

  23. kalo sales gripen yg tulis sih yh gk heran bisa rontok tuh su35. namanya juga pedagang pespur.

    semua kuncinya ada dipilot bukan di pesawat (nayali, strategi dan smart)

  24. Wuah hebat juga nih gripen pake rudal anyar….

  25. Coment kok hilang…prettt

  26. namanya jg persaingan antara produk yg di jual, pasti jg akan memberi nilai lebih pada produk sendiri.. ah bagiku udah biasa..

  27. waiahoo,.. pesawatnya 2 mach, rudalnya 4 mach,..
    makjleb

  28. Semua tergantung keberuntungan dan takdir..

  29. Saya suka nih rudal dibandingkan AIM-120 AMRAAM. Walaupun masih harus dibuktikan keampuhannya. Secara teori memang rudal BVR bisa merontokkan pespur musuh dr jarak yg cukup jauh, namun rudal tetaplah rudal yg manuvernya tdk selincah pespur. Manuver rudal dapat mengurangi daya dorong serta bahan bakarnya. Dan jika bermanuverpun akan membutuhkan waktu dan radius lebar krn tdk memiliki sayap spt pesawat dan kecepatan rudal yg tinggi jg penyebab manuver lebih sulit.
    Saya kira konsep fire n forget pd pespur yg mengusung rudal BVR masih perlu pembuktian nyata di medan tempur.
    Salam damai Indonesia.

    • Sayangnya banyak yang gak ngerti hubungan antara G dan manuver bung. Dipikirnya asal G tinggi dan speed juga tinggi berarti manuver lincah.

      Mereka gak tahu bahwa G tinggi bisa didapat dengan 2 cara:
      1. Speed rendah tapi radius putar sempit
      2. radius putar lebar tapi speed tinggi

      Kalo pespur yang punya keterbatasan G (terutama pilot yang hanya 8-9 g) mau mengelak rudal, selain jamming dan umpan lain, maka manuver dengan radius sempit adalah andalan untuk berkelit, dan jelas radius sempit tidak bisa dilakukan oleh rudal yang tanpa sayap…

  30. Kl dikejar meteor Pilot sukhoi cuman bs bilang.. Allohuakbar.. Setelah itu sunyi senyap

    • ohh salah..pilot sukhoi . akan bilang…LOH KOK BISA…?
      padahal sdh di jamer,pakai flare, pakai joget 2 di udara..
      contohnya saja su 25 rusu di hajar sama f 16 turki di suriah…
      kata 2 akhir pilotnya bilang….LOH KOK BISA…
      ah ngak moncer ini pesawat nih…,lalu ejeck keluar pesawat..lalu di tembak oleh pasukan perlawanan suriah di bawah
      ha ha ha

  31. Mau pake rudal jarak pendek/sedang/jauh pun … semuanya blom tentu efektif kalo lawannya punya antidote spt jammer, speed & manuver, radar jauh, chaff & flare … atau malah bisa kebalik malah dikejar rudal musuh … kalo lawan nya punya rudal yg lebih joss … hehehe

    • untuk su 35 ngak usah pakai misile deh…
      contohnya…
      bila natuna di taruh oerlikon (tni punya)..silahkan su 35 liwat di atas natuna..terbang di ketinggian 2000 METER SAJA….silahkan pakai jamer…HEBAT deh su 35 kalau bisa liwat..
      ha ha ha

      • @neng Carin yang Ganteng

        betul sekali su35 akan rontok oleh PSU canggih sekelas oerlikon Mk2 milik TNI-AD ( atau negara lain ) , jika :

        – SU-35 terbang pada ketinggian dibawah 5000m ( 5km )
        – menyerang target pada jarak di bawah 8000m ( 8km )
        – Pilot su-35 termasuk pilot oon yang menyerang musuh tanpa ada’a dukungan pesawat dengan kemampuan serang daratan…
        nyata’a …
        -SU35 adalah pesawat tempur yang memiliki kemampuan terbang dengan maximun langit2 udara sampai 18000m ( 18Km )
        – Su-35 adalah pesawat tempur canggih yang memiliki jangkauan radar untuk mendeteksi target daratan pada jarak 150km ( untuk target udara 300km dan objek permukaan 200km ) dan menggotong rudal dengan kemampuan serang pada jarak 150km ( diluar jangkaun OERLIKON mk2 )
        – Lajim’a sebelum pesawat menyerang target , terlebih dahulu dilakuan pengintaian dan penghancuran intalasi radar hanud oleh divisi lain , hal ini bisa dilakukan oleh drone atau pesawat tempur lain yang memiliki kemampuan untuk melakukan penghancuran sistem pertahanan musuh yang bersumber dari darat .
        – Hanya negara Geblek yang menyuruh pilot oon , menerbangkan pesawat tempur canggih ( Pesawat kaleng krupuk menurut ANDA ” untuk menyerang musuh dari dekat .

        Info…
        Apakah anda lupa dengan kapal perang canggih milik Usa , yang dilengkapi dengan sistem pertahanan hebat , tapi mendadak buta karena sistem radar’a diserang oleh piranti anti radar Khibyni yang dibawa oleh pesawat tempur RUSIA ? :)

      • ini baca sekali lagi bang..!

        #bila natuna di taruh oerlikon (tni punya)..silahkan su 35 liwat di atas natuna..terbang di ketinggian 2000 METER SAJA….silahkan pakai jamer…HEBAT deh su 35 kalau bisa liwat..#

        aku bilang silahkan liwat…, di ketinggian 2000 m…kalau bisa liwat ..itu hebat ..!!
        ehhh abang comentnya nyasar…..,binti ngawur…abang baca lagi deh coment abang…
        cuci muka dulu bang…dan baterenya di strum dulu…
        ha ha ha

  32. Kira kira rudal meteor bisa dipasang di f 16 id gk ya..

  33. bagaimana dengan yang ini
    Khibiny,
    Senjata berukuran relatif kecil berbentuk torpedo yang terpasang pada ujung sayap pesawat ini bertugas melindungi pesawat dari segala jenis serangan musuh.
    Moskva-1,
    dapat ‘melihat’ semua target yang terbang di angkasa pada jarak empat ratus kilometer

  34. BVR cuma ampuh buat pesawat gen 4 kebawah.

    btw jd inget lamunan F35 duel lawan Pak Fa ckckckkc F35 pesawat masih blom final di adu sama pak fa hahahahhaahaha lupa yh kalo ada F-22

  35. Portal piyungan biarin aja gan… Emang lebih dari ASU yang tukang pitnah, parahnya suka jadi acuan bagi pengikutnya. Suka direfer linknya padahal berita dia yang buat mana percaya kita ??? Inget berita suara azan berkumandang di masjid yang aliran listriknya dimatikan ?? itu juga dipercaya juga akhirnya dihapus tuh berita krn ternyata beritanya salah. Sdh kelihatan kualitas beritanya.

  36. Mantap portalpiyungan, terusken. Lanjutkan Pak Johahes Suryo Prabowo…

  37. bung rusky, ya lbh hebat gue pny rudal to, mau tau nama rudal gue namanya k****l, klo sdh ga bs lps mlh kepengen d rudal trs, sukhoi-35 bkn apa2nya d banding rudal gue, mlh rudal gue bs buat sukhoi jd 2, jd 3 jd bnyk….turunannya pa ga hebat bung rusky wakakakakakakak

  38. f35 yg dah final fakfa yg msh prototype, jgn kebalik2 kau..

  39. Meteor. Wuihh…. 4 mach… Ga kebayang gimana beloknya :v
    mlintir dah..

  40. Wait and see aja dulu …

  41. Semua masih sebatas teori

  42. halah rudal begituan aje dibangga2in, elo siapanya? dasar payah dasar lemah !!!

  43. Rudal belum battle proven aja udah berani bilang su 35 tidak bisa menghindar.. Pada lupa apa kalo su 35 di ujung sayap dan tengah badan bisa dipasang ECM Khibiny.. Hadeuuhh…

  44. untuk Sukhoi-35 perangkat pertempuran udara; chaff dan flare,(BVRAAM) missile K-77ME (izdeliye 180-BD) untuk versi radar AESA, SAP-518 dan SAP-14 jamming pod ,A-50M AWACS, radar PESA/AESA(rumor radar Pak-fa ada yg ditanam di SU-35)
    untuk Gripen perangkat pertempuran udara ; chaff dan flare , (BVRAAM) MBDA Meteor missile ,DIRCM (perlindungan IR missiles) dan DRFM Decoys (perlindungan Radar guided missiles) ,Saab 2000 Erieye, radar AESA
    kayaknya kalau ketemu head to head hasilnya ga bakalan semudah perhitungan di atas kertas..yg pasti Su-35 menang di speed..lainnya sama sama punya padanannya..

  45. bisa jadi klw pas mau belok ngejar pesawat yg bermanuper tuh rudal nginjak pedal rem dulu biar gak kebablasan beloknya 😀

    • Komen cerdas. ane setuju. kecepatan 2 sampe 4 mach, dengan sayap seadanya. ntu rudal pasti ngerem dulu buat ngimbangin manuver su-35. jangan lupa rem rudalnya pake cakram ya… biar pakem.

    • Disinilah saya ragu dengan kata “no escape zone” di atas. alias banyak faktor penentu lainnya. salah satunya:
      Secara awam, sistem pencegatan rudal menggunakan hitungan matematis / alogaritma komputer yg ditanamkan di rudal tsb. berdasarkan gerakan awal target. Akan tetapi manuver pesawat yang dibuat manusia (pilot) dapat berubah mendadak, seketika dan acak baik kecepatan maupun arah pesawat sehingga akan selalu mereset hitungan pencegatan rudal tsb. Akankah rudal dengan mudah mengimbangi manuver tsb pada kecepatan tinggi dengan kondisi sirip yg ada. Hal serupa pun berlaku bagi missile russia yg sejenis meteor.
      Jadi wajarlah penulis artikel di atas menaruh kata no escape zone nya dalam tanda kutip.
      gitu kali ya. hehehe.

  46. manuver su-35 menurut saya bukan untuk melepaskan diri dari rudal….tp untuk menyulitkan lawan mengunci target…..klo target udah di kunci sich mo pesawat’a apa aja, mo rudal’a apa aja pasti sulit lah lepas’a

  47. Gw bingung. Di ini forum militer kok masalah sapi di bawa2. Kalo masalah sapi yg aneh tuh di rezim sekarang. Berita harga sapi pada naik. Akhirnya rejim sekarang menyerah trus memutuskan impor sapi. Ngomong pagi, sore udah dateng sapinya. Ternyata 10 importir sapi itu lagi yg impor. Jadi yg mafia sapi sebenarnya itu siapa? Kok lagi2 itu partai di bawa2. Ya mbo kalo bodoh jangan ketulungan dong

  48. Ternyata di dalem kokpit pesawat ada banyak gembok buat ngunci target..pilotnya pasti repot.

  49. Seharusnya kita jangan mandek utk mengembangkan roket & rudal yg besar2. Harus diprioritaskan, berapapun biayanya.

  50. Gripen pespur nanggung sob, jelas sebelum meteor meluncur gripen udah rontok duluan ma SU 35, jelas jauh bukan lawan tanding sukoi.

  51. Nggak nyambung goblok!!!..Ini formil nggak usah mancing2 perpecahan..

  52. para sales barat kegirangan ada artikel beginia…dasar somplak loh..wkwkwk

  53. Kalo Su35 yg dipersenjatai MBDA Meteor jadi gimana ya ?? Raptor atau PAKFA pasti gak bakalan bisa lari. Lagian Su35 kita denger2 avionik dan sistemnya bakal pake produk barat ya. Pake IRIST T yg PESA aja bisa mendetect Gripen yg RCSnya 1,6m3 dari jarak 250km apalagi pake AESA. F15SG dan F35 gak ada apa2nya deh.

  54. @AA Ical … ini model character assasination .. atau pembunuh karakter KMP yang kerjanya terus membunuh
    karakter orang walaupun orang tsb sudah sampai liang lahat.
    Salah satu pasukan kaki tangan zionist di Indonesia … murid nya CIA + Mossad !!!
    muehehe .. he .. he .. menoreh .. menorak .. munaroh … muehehe .. he ….

  55. @Aa ical
    Itu Fortal yg penghununya suci dan di jamin masuk surga,.
    Tafi krn sucinya penghuni itu fortal dia olang lufa bahwa ada ayat Qur’an yg melarang fitnah n menjelek2an org lain..gak usah di kasih ayatnya mereka kan byk lulusan midle east.tafi sayang nafsu kekuasaan menutup mata mereka.
    Aa ical bukan nya ente satu grup? Haduhh makin fusing fala ana…

    Sekian dari ana,.

  56. Giliran ruski yang akan menyiapkan anti dot nya atau membuat rudal yang sama dengan rudal meteor ini. Kita tunggu saja jawaban dari om ruski seperti apa.

  57. si sukro 35 kan bisa nembak ke belakang,,jadi bisa mempertahankan diri tinggal ganti saja jenis rudal yang nembak ke belakangnya dengan tipe rudal penangkis seperti pada manpads,,biarin saja si meteor datang gak usah pakai manuver dulu,kentutin saja dulu pakai rudal 2 atau 3 biji kalau si meteor masih bisa ngeles baru pakai manuver sama sonic boom,,mubazir donk radar belakang si sukro 35 kalau cuma buat ngelacak doang tapi gak bisa di pakai memandu rudal yang di tembakin dari pantatnya.

  58. Ni masalahnya cuma karena tni au naksir su35…hehehe.biasalah black campaign

  59. Lah anda sendiri post komen nggak nyambung sama topik, masuk kategori hate speech juga nggak?

 Leave a Reply