JakartaGreater.com - Forum Militer
May 252014
 

image

Bagian 5 : ASEAN – Filipina dan Vietnam

Asia Tenggara, beranggotakan 10 negara, lebih dari 650 juta penduduk dengan lebih dari setengahnya adalah usia produktif, berisikan sumber daya alam dan sumber daya energi melimpah. Diiringi pertubuhan ekonomi yang terus menanjak dan potensi pasar yang terus berkembang, ASEAN adalah the rising stars of the world.

Tidak ada yang meragukan betapa menariknya ASEAN di mata dunia, dilihat dari sisi manapun ASEAN tetaplah menggairahkan bagi para pelaku kepentingan dunia. Dengan ekonomi yang terus tumbuh dan segala sumber daya alamnya, siapa yang tidak tertarik?! Secara sederhana dapat digambarkan, meningkatnya ekonomi ASEAN akan secara otomatis meningkatkan pendapatan perkapita. Jika pendapatan perkapita meningkat maka daya beli dan tingkat konsumsi juga akan meningkat. Bila daya beli dan konsumsi meningkat, dengan 650 juta penduduknya berikut potensi belanja negara pada semua sektor. Maka bisa dibayangkan betapa menggiurkan potensi pasar ASEAN bagi industri dunia, laksana putri cantik pujaan segala bangsa.

ASEAN juga dikaruniai dengan bumi yang kaya sumber daya alam berharga, mulai dari bermacam macam barang tambang sampai dengan aneka sumber energi. Ditengah krisis energi dunia dan kelesuan ekonomi Eropa dan Amerika, tak ayal jika mata negara – negara besar tertuju pada ASEAN. Permasalahannya, perhatian yang berlebih dari negara besar akan cenderung melahirkan konflik yang tercipta dari tarik menarik kepentingan baik itu horisontal maupun vertikal. Hal ini secara tidak langsung akan mendorong negara – negara kawasan untuk mempersenjatai diri demi melindungi kepentingannya sehingga mendorong terciptanya rasa ketidak percayaan antar sesama negara kawasan, yang pada praktiknya kemudian dimanfaatkan oleh para pihak ketiga. Jika saja ASEAN dapat lebih solid serta bersatu dalam satu pikiran dan tujuan, ASEAN akan menjadi kekuatan ekonomi yang bahkan mampu menyaingi NATO.

Cepat atau lambat ASEAN perlu memandang ke dalam diri mereka sendiri dan berfokus pada diri sendiri dalam rangka mendorong kemajuan bersama. Jalan menuju kesana telah dirintis dengan menciptakan perjanjian kerjasama “Masyarakat Ekonomi ASEAN” yang akan dilakasanakan pada 2015 mendatang. MEA sendiri dirancang untuk dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi ASEAN, menciptakan pasar regional yang berfokus kedalam, menarik investasi masuk serta meningkatkan daya saing ASEAN pada persaingan global. MEA adalah bentuk kesadaran diri ASEAN atas kekuatan yang dimilikinya serta sebentuk upaya untuk mewujudkan potensi tersebut. Pertanyaannya adalah, apa pengaruh MEA pada dunia, serta antara ekonomi ASEAN yang bersatu dan ekonomi ASEAN yang terpecah manakah yang lebih menguntungkan bagi para negara besar?

Bisa dipastikan MEA akan memberikan dampak langsung pada ekonomi dunia serta akan menjadi salah satu pilar yang ikut menopang stabilitas ekonomi dunia. Sejauh mana keberhasilan negara – negara ASEAN menggiring wacana MEA akan ikut mempengaruhi dinamika politik kawasan dan sekitarnya. Sebab soliditas kerjasama antar negara ASEAN akan secara otomatis ikut meningkatkan daya tawar politik ASEAN pada dunia. Yang pada akhirnya dapat digunakan untuk menyelesaikan konflik terkait yaitu LCS. Pada praktiknya akan tergantung pada sejauh mana ASEAN mampu memanfaatkan Amerika dan negara besar lainnya untuk menjadi penyeimbang RRC, dan sejauh mana ASEAN dapat bertahan dari intervensi yang memecah belah. Tentu saja akan ada ongkos yang harus dikeluarkan untuk tujuan itu, hal ini bisa dilihat dari sikap Amerika dan Eropa yang cenderung ‘wait and see’ atas LCS. Pada intinya ASEAN harus dapat memainkan perannya agar tidak terus menjadi bahan permainan pihak luar.
Filipina bersama Vietnam berhadap hadapan secara langsung dengan RRC terkait sengketa LCS, kedua negara ini adalah yang pertama kali akan merasakan imbas LCS. Ditengah aksi diam dunia langkah agresif RRC telah menempatkan keduanya pada posisi yang sulit. Sangat jelas terlihat negara besar tengah memainkan peran “bad cop good cops” untuk memperoleh keuntungan diantara kesempitan kondisi ASEAN. Tujuannya pun sudah jelas, baik sang ‘bad cop’ maupun ‘good cops’ menginginkan “share” atas harta yang terkandung di perut bumi ASEAN.

Secara militer negara – negara ASEAN bukanlah lawan seimbang bagi RRC dan mereka yang kaya tapi lemah akan cenderung ditindas dan dimanfaatkan, yang demikian itu sudah hukum alam. Mengetahui keterbatasan dirinya dan didorong oleh ikatan sejarah, Filipina memutuskan untuk merangkul Amerika sebagai sekutu dalam menghadapi RRC. Tak hanya itu, Filipina juga berusaha merangkul kerjasama sesama negara ASEAN dalam menghadapi RRC terutama Indonesia dan Vietnam. Dengan Vietnam Filipina lebih condong mengharapkan terciptanya kerjasama militer antara kedua negara, mengingat secara geografis Vietnam adalah tetangga yang paling dekat di LCS dan berbagi nasib yang sama pula. Sementara itu tercapainya kesepakatan terkait perbatasan antara Indonesia dan Filipina yang telah berlarut larut selama 20 tahun terakhir. Adalah sebuah bahasa eksplisit dari Filipina untuk meminta bantuan pada Indonesia terkait konflik LCS. Tidak disangkal lagi bahwa sanya Indonesia memiliki peran yang sangat penting sebagai mediator dan stabilisator kawasan.

image

Dalam kaitannya dengan Indonesia bisa dikatakan hubungan Filipina – Indonesia berada pada level moderat. Secara potensi Filipina memandang Indonesia lebih menjanjikan dibanding Vietnam atau negara ASEAN lainnya. Hal ini bisa dilihat minat Filipina untuk membeli produk – produk militer Indonesia dan terutama kecenderungan Filipina untuk mengikuti “jejak” Indonesia. Sebuah sinyalemen yang mengisyaratkan rasa kepercayaan dan keinginan untuk merapat sebagai sahabat NKRI. Namun langkah pendekatan Filipina terhadap Indonesia masih terkesan ragu – ragu dan tidak sepenuh hati. Hal tersebut dapat dilihat dari keputusan Filipina untuk menerima kembali kehadirian militer Amerika di Mindanao yang ditengarai membawa “misi ganda”. Namun patut diduga pula bahwa dari keputusan tersebut Filipina juga mengharapkan paket bantuan militer dari Amerika dan sekutu sebagaimana yang telah diterima Indonesia.
Dapat dipastikan Filipina tidak akan dapat berbuat banyak jika harus berhadapan langsung dalam konflik senjata dengan RRC.

Keputusan Filipina untuk menerima kembali kehadiran militer Amerika adalah solusi paling realistis untuk menambal kelemahan militernya. Oleh karenanya kedatangan armada Amerika di Mindanao disambut bak selayaknya angin segar bagi paru – paru Filipina. Yang kemudian menjadi pertanyaan adalah, jika konflik benar – benar meletus apakah Amerika akan benar – benar mau membantu Filipina menghadapi RRC? Jawaban atas pertanyaan ini akan bergantung pada, seberapa besar nilai ekonomis yang terkandung dalam zona LCS yang dimiliki Filipina dapat menambal biaya perang yang harus dikeluarkan oleh Amerika untuk mempertahankan Filipina. Atau jika Manila dapat memberikan penawaran yang menguntungkan sebagai bayaran atas jasa perlindungan paman Sam. Dalam hal ini, syarat “status sementara” bagi keberadaan pangkalan Amerika di Mindanao mencerminkan kehati – hatian Filipina dalam mengambil sikap. Agaknya Filipina tidak ingin seperti lepas dari mulut singa lalu jatuh kemulut buaya.

Selama ini Filipina masih begitu disibukkan dengan aksi pemberontakan bangsa Moro, sementara musuh berbadan besar telah berdiri didepan pintu. Filipina tidak akan mungkin mampu menghadapi sang agresor dengan tenang selama didalam rumahnya sendiri masih menyisakan pekerjaan yang banyak. Harapan bagi Filipina adalah berdamai dengan siapa saja yang bisa diajak berdamai dan menggandeng siapa saja yang bersedia diajak berkawan, sebagaimana yang telah dicontohkan dengan jelas oleh Indonesia. Karena secara ekonomi dan militer Filipina tidak memiliki kekuatan yaang mantap, maka untuk saat ini strategi politik yang paling tepat bagi Filipina adalah “many friends but share only one common enemy”. Jika Manila mampu merangkul bangsa Moro maka itu akan menjadi doping yang mantap bagi rasa percaya diri Filipina. Yang dibutuhkan hanyalah sedikit dukungan dan asistensi Indonesia, dan jika Filipina dapat mendapatkan dukungan yang lebih luas lagi dari Indonesia. Maka itu akan semakin lebih baik lagi bagi jaminan probabilitas keberhasilan Filipna dalam melewati konflik LCS.

Sementara itu tetangga Filipina di sebelah barat yaitu Vietnam juga mengalami masalah yang kurang lebih serupa, bahkan mungkin lebih memusingkan. Dalam sejarahnya Vietnam sudah sangat kenyang dengan pendudukan, invasi dan agresi asing. Kisah perjalanan Vietnam ditulis penuh dengan cerita ‘perjuangan’ yang heroik dan berdarah darah dalam upayanya melawan asing, dan melawan China adalah termasuk dalam rangkaian kisah perjuangannya. Friksi antara Vietnam – China pertama kali terjadi pada 1979 ketika Vietnam memutuskan menghukum rezim ‘Pol Pot’ yang melakukan pembersihan etnis Viet di Kamboja. Rezim Khmer Merah Kamboja sendiri memiliki hubungan yang dekat dengan RRC, oleh karenanya Tiongkok merasa perlu mempertahankan sekutunya yang tinggal satu di Indochina. Selain itu upaya RRC lebih didorong karena rasa sakit atas tindakan Vietnam yang seperti melupakan segala bantuan Tiongkok pada perjuangan Vietnam merebut kemerdekaannya dari Perancis. Jadilah aksi hukum menghukum ini perang besar Indochina ketiga yang berlarut – larut dari 1979 – 1989.

Secara geografis Vietnam berbagi perbatasan darat dan laut dengan RRC, menjadikan Vietnam benar – benar bertatapan langsung dengan RRC dalam konflik LCS. Jika konflik benar – benar meletus maka baku hantam diantara milliter kedua negara akan terjadi di darat, laut dan udara. Mesikupun perdamaian antara Vietnam dan RRC telah dicapai pada 1990, kedua negara masih memendam rasa ketidak percayaan antara satu sama lain. Untuk menanggapi perkembangan militer RRC, walaupun secara terbatas, dalam dua dasawarsa terakhir Vietnam telah melakukan pembelian alut sista besar besaran pada Rusia. Dari rombongan Su-30 di udara hingga kawanan kapal selam Kilo Class di laut. Dari jauh hari Vietnam telah menyadari bahwa dendam berdarah Tiongkok tidak akan hilang begitu saja melalui sebuah perjanjian damai. Klaim RRC atas LCS yang didasarkan pada catatan zaman kerajaan ribuan tahun di masa lampau semakin menguatkan kecurigaan Vietnam.

Protester holds a placard which reads, "nation first" while marching during an anti-China protest on a street in Hanoi

Sejak digelarnya kebijakan ‘Do Moi’ pada 1986 yang menjadikan sistem ekonomi Vietnam lebih terbuka dan liberal. Tingkat pertumbuhan ekonomi Vietnam melonjak drastis hingga menduduki peringkat tertinggi kedua didunia setelah China. GDP Vietnam tidak lagi bertumpu pada pertanian semata, namun telah berkembang pada sektor – sektor industri lainnya sehingga mengundang arus investasi asing masuk. Indonesia pun tidak ketinggalan berinvestasi di Vietnam, yang terbaru dan terbesar adalah pembangunan pabrik semen milik PT.Semen Gresik (persero)Tbk. Menjadikan Indonesia sebagai salah satu relasi penting bagi Vietnam dalam kerja sama ekonomi, dan Vietnam mengapresiasinya dengan menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kedua selain bahasa Inggris, bahasa Jepang dan bahasa Mandarin. Lebih jauh lagi hubungan antara Indonesia dan Vietnam telah terbentuk sejak 1986 dan hingga sakarang Vietnam memandang Indonesia sebagai “saudara tua” yang dihormati. Tercapainya kesepakatan pada 2003 terkait perbatasan bernilai strategis di antara kedua negara menjadi momentum terbesar hubungan baik Indonesia dan Vietnam. Namun hubungan yang bersifat khusus seperti dalam bidang kemiliteran tidak ditemukan jejak yang signifikan diantara kedua negara. Namun tidak menutup kemungkinan bahwasanya Vietnam juga mengharapkan hubungan itu dari Indonesia,..

Salah satu yang patut diperhatikan dalam perindustrian Vietnam adalah investor asing yang berinvestasi pada industri pertambangan strategis seperti minyak dan REM, dimana sebagian besar dari sektor strategis itu digeluti oleh para investor Jepang. Dalam hal ini industri pertambangan REM adalah yang paling penting dan krusial bagi Jepang sebab bersentuhan langsung dengan industri elektronik teknologi tinggi di main land Jepang. REM sendiri adalah bahan baku utama dalam pembuatan chip- chip komputer. Dengan banyaknya industri strategis Jepang yang beroperasi di Vietnam dan sehubungan dengan semakin memanasnya hubungan Vietnam – RRC terkait LCS. Timbul pertanyaan yaitu, apakah Jepang akan membiarkan Vietnam jatuh pada RRC dengan resiko kehilangan industri vitalnya? Jika melihat GDP Vietnam yang baru berkisar pada angka $300 miliar dengan anggaran pertahanan pada kisaran 2,5% – 3%, lalu menghubungkannya dengan aktifitas belanja militer Vietnam. Muncul lagi pertanyaan, dari mana Vietnam mendapatkan dana tambahan belanja militernya?

Sejarah Vietnam yang penuh dengan peperangan melawan asing agaknya telah terbawa hingga masa kini, ada semacam rasa ketidak percayaan kepada pihak luar yang kental pada diri Vietnam. Hingga kini tidak ditemukan aliansi strategis antara Vietnam dan pihak luar, yang ada hanyalah hubungan kedekatan yang bersifat mutual atau simbolis. Terkait dengan LCS hampur bisa dipastikan Vietnam akan menolak untuk mendekati atau didekati oleh Amerika, karena sejarah tidak berbohong dan masih pula menyisakan luka. Sementara Rusia sendiriterlihat lebih berpihak kepada RRC serta memberi kesan kuat ‘cuci tangan’ dari LCS. Maka sebagaimana Filipina, peluang terbesar Vietnam ada pada kerjasama antar negara kawasan. Dan meskipun rasa percaya diri Vietnam sangat tinggi, namun sendirian saja mempertahankan Paracel dari China kecil sekali kemungkinannya bagi Vietnam untuk berhasil. Mungkin Vietnam harus mulai belajar menurunkan ambisinya dan bersikap lebih rendah hati, sebab sifat keras kepala dan harga diri buta tidak akan memberikan apapun.

image

Salah satu langkah yang dapat ditempuh Vietnam adalah dengan menarik pihak luar untuk ikut masuk ke dalam konflik tanpa harus Vietnam sendiri yang mengundangnya. Yaitu dengan memainkan kartu diplomasi dan kepentingan ekonomi sebagai alat untuk “memaksakan” bantuan atau dengan melebarkan skala konflik agar menyebar di seluruh kawasan sehingga negara kawasan mau tidak mau akan ikut terlibat. Dengan langkah tersebut Vietnam akan dapat memaksa pihak ketiga untuk masuk kedalam konflik tanpa harus membayar ongkos bantuan, dan strategi ini sangat mungkin dilakukan oleh Vietnam mengingat potensi Vietnam untuk menjadi negara pertama yang akan terlibat dalam konflik terbuka dengan RRC.

Skenario ini tentu saja akan sangat berdampak pada Indonesia sebab posisi Natuna yang menjorok ke utara sangat rawan terkena imbas konflik. Terlebih lagi dengan adanya rencana TNI untuk menempatkan pangkalan militer di Natuna, satu saja langkah yang salah maka Indonesia akan ikut berenang dalam riak konflik LCS. Selain menarik Indonesia masuk kedalam, Vietnam juga dapat menarik Malaysia serta menarik Amerika melalui Filipina. Dengan melebarkan konflik ke banyak negara maka tidak akan mudah bagi RRC untuk menduduki LCS tanpa perjuangan, sekaligus memastikan RRC tidak akan keluar dari LCS tanpa berdarah darah.
(by STMJ).

Berbagi

  154 Responses to “MAP of CONFLICT SERIES : Analisa Umum Pasifik (5)”

  1.  

    Mantab analisanya

  2.  

    u1

  3.  

    Indonesia pasti bisa

  4.  

    Wah ulasan yang
    menarik.. mantap

  5.  

    Hmmm….komen dulu baru baca…hehehehe

  6.  

    Salam kenal… para warjager sekalian

  7.  

    Ulasan yg sangat bagus [email protected]…Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa peran INDONESIA sangat penting di kawasan..suka atau tidak suka negara dikawasan asean harus mengakui kemampuan negara ini dlm kancah internasional…walaupun alutsistanya blm terllalu maximal namun mempunyai kekuatan DIPLOMASI yg tidak bisa diremehkan.. memenangkan perang tdk selalu dg jalan perang dg DIPLOMASI pun bisa memenangkan perang..!! SOFT POWER harus selalu dikedepankan dlm hubungan antar negara walaupun terkesan mengalah/penakut lah namun berdampak sangat besar& positiv untuk keseimbangan sebuah kawasan..sejatinya peperangan adalah jalan terakhir..!! INDONESIA telah memulainya dg itu semua serta tidak lupa dg peran ALUTSISTA nya yg mulai dg program MEF nya…salah satu bukti kebesaran bangsa ini untuk menjadi bangsa pengayom di kancah internasional pada umumnya dan asean khususnya…NKRI HARGA MATI..!!!

    •  

      Terima kasih bung Ismed,

      Kekuatan diplomasi ASEAN baru diperhitungkan jika ASEAN benar – benar bersatu. Dan walaupun tidak masif tapi kekuatan militer ASEAN bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh, jika dijadikan satu maka itu akan lebih dari armada VII AS. Karena itulah RRC berusaha mematangkan persiapannya sebelum bergerak keseletan. Tentang Indonesia memang harus netral, karena pergeseran posisi Indonesia akan sangat berpengaruh pada situasi Pasifik.

  8.  

    Indonesia akan slalu JAYA 4ever…..
    NKRI harga mati…

  9.  

    ulasan asean-rrc yg menarik…

  10.  

    sabar nunggu koment para sesepuh ,siapin kopi kapal api sama rokok gudang garam surya dulu biar lebih enjoy

  11.  

    Ikut nyimak bung STMJ

    salam

  12.  

    Indahnya melihat kota-kota terbakar 2020 – 2025

    Sudah terlalu lama asean diam sepi, sebentar lagi akan terbakar kota-kota, huru-hara dimana-mana, milisi-milisi sipil akan membuat group untuk mempertahankan kota masing-masing dari gempuran PLA, sedangkan tentara akan berfokus pertahanan Ibukota.

    Itulah gambaran bila PLA mendarat di filiphina. Dan nasib buruk akan menghampiri semenanjung malaysia.

    setelah itu bisa ditebak siapa sasaran selanjutnya, kalau bukan kepulauan NATUNA.

    •  

      indah kepala otak kau mbah…

    •  

      Pesen mbah adalah, Kalaupun indonesia terjun ke dalam perang laut china selatan, maka itu harus dilakukan di fase-fase akhir pertempuran setelah china kalah dan babak belur di Laut Timor dan sekitar selat makasar. Itupun hanya bersifat Hit and run, karena pada dasarnya china masih kuat meskipun mereka terluka.

      China sanggup mengirimkan bala bantuan dan mesin perang yang tidak akan ada habisnya. Jadi sifat perang kita pada china hanyalah menunjukkan wibawa. Bisa diberi nama Operasi militernya adalah “Operasi Jaga Wibawa 2025”

    •  

      hoii bowo tidak ada cerita perang.bangsa indonesia bangsa yang tidak suka perang.perang hanya akan membawa kepada kehancuran dan kemusnahan.yang menang jadi arang yang kalah jadi abu.kamu enak anak aja nyuruh orang perang sementara kamu mauya lari sembunyi kalau perang.tiru bisma meskipun sudah tua kalau perang berada di garis depan.Sesuai watak leluhur bangsa indonesia cinta damai tidak suka perang dan berusaha menjaga perdamaian dunia.KAMU ANGGAP SAYA PENGECUT? SAYA JAWAB “TIDAK”!!!.DOKTRIN PERANG INDONESIA HANYA SATU YAITU BANGSA INDONESIA AKAN (PASTI) PERANG JIKA ADA SEJENGKAL WILAYAH NKRI YANG DIRAMPAS NEGARA LAIN.BOWO untuk kamu ketahui saya adalah serdadu perang adalah bagian hidup saya tapi perang itu tidak bisa seenak2 udel kowe.

    •  

      @mbak bowo, sampeyan ribut ribut ngajak perang apa sudah tahu seperti apa itu yang namanya perang? coba baca buku autobiografi milik Guy Sajer yang judulnya. Forgotten Soldier. biar sampeyan bisa ngerti dengan jelas dan gak cuma koar koar tidak jelas.

  13.  

    Yang menarik dari konflik lcs ini adalah masing-masing pihak yang berkonflik ingin menarik indonesia untuk terjun di konflik tersebut, baik philipina, vietnam dan cina. Beberapa kunjungan pejabat militer kita ke cina dan vietnam dan kunjungan sby ke philipina dan presiden cina ke indonesia thn kemarin.

    Starting point konflik lcs adalah ketika dukungan indonesia mulai terbentuk ataupun sinyal indonesia utk bersikap netral adalah posisi yg bisa mendorong cina utk memulai konflik di lcs.

    Letak geopolitik indonesia cukup strategis ditambah kemampuan ekonomi dan populasinya. Menyadari betapa posisi kita cukup strategis tsb, sudah sepatutnya kita selalu harus berwaspada terhadap kepentingan asing yang mau memecah belah dan menguasai indonesia, tanah air kita.

    •  

      bener dek Ihsan, Negeri ini sudah saatnya menjadi negeri petarung, menjadi negeri yang diperhitungkan, berbaris semua ke Utara 2022, jayalah NKRI dan jayalah sekutu yang saling bahu membahu 2022.

    •  

      Saya sependapat dengan anda bung Ihsan, posisi Indonesia bisa menjadi salah satu pemicu meletusnya LCS. Poinnya diatas adalah kekhawatiran duo Filipina dan Vietnam jangan sampai merembes kearah Indonesia, tapi jangan pula Indoneia berdiam diri membiarkan ASEAN diacak acak. Sebab jika utara sudah kocar kacir, cepat atau lambat posisi Indonesia akan terjepit 2 negara besar, itu gawat.

  14.  

    ulasan yang menarik tapi lebih baik indonesia cuek aja dah selesaikan dl mslh perbatasan dg m alay, perkuat otot tni g usah sok pahlawan d lcs lebih bagus cari celah yg bs menguntungkan bangsa indonesia. Dari dulu saya pesimis sama asean yang tdk bs menjembatani konflik sesama anggota apalagi menghadapi cina…

    •  

      setuju.jangan mau terlibat.berusaha untuk jadi juru damai.kalau mereka tidak mau terserah.jika mereka nekat perang silahkan tapi jangan bikin acara di halaman rumah kita.siapa yang nekat masuk hajar. yang paling utama sekali PERKUAT ALUTSISTA SEMAKSIMAL MUNGKIN BAIK IMPOR MAUPUN LANGKAH LANGKAH KEMANDIRIAN.jangan biarka malingsial dll kembali mencaplok NKRI.

  15.  

    lbh baik INA menjadi ketua PBB karna kebijakan INA di luar sana banyak ditiru
    saat sang pemegang veto memilih menekan negara dngan embargo dan militer etapi INA hanya 1 yaitu diplomatik

    •  

      INA bayk ditiru itu dari pandangan kita dan dunia..
      kalau dari pandangan mele …seluruh dunia meniru yg dia lakukan…mele no 1 dunia
      negara paling…..
      negara ter…..
      negara pemrakarsa….
      negara pencetus….
      negara contoh….
      negara hub….
      negara pusat…..
      negara panutan…
      negara no.1 …..
      dll dll negara teramat sangat paling no,1

      •  

        mele?
        malaysia maksudnya bung?

        gk boleh gitu lah
        biarkan mereka menganggap seperti itu dan biar dunia yg menilai
        toh kita dah tau kan bosok2nya jadi gk usah di umbar
        hehe

    •  

      Masih ketua PBB bung Love INA sejak jaman bung Karno hingga sekarang. Cuma sekjennya aja yang gonta-ganti. Saya kok berpikir kalau pak SBY layak menggantikan posisi ketua PBB. 😀

      •  

        iya maksud saya sekjen
        haha
        *daritadi mikir kofi annan itu ketua atau apa
        haha

        kalo yg menggantikannya ku suka sama pemikiran menlu kita
        mantap itu bung sanjaya

    •  

      Baiklah sekarang kita buat voting, yang setuju wakil Indonesia menjadi ketua PBB harap absen disini 😀

  16.  

    Ijin nyimak bung

  17.  

    mantap bung STMJ. salam NKRI

  18.  

    Atau indonesia malah bersikap seakan cuci tangan seperti rusia, karena bila di bandingkan dgn vietnam atau filipina negara indonesia lebih banyak punya ‘kepentingan’ dgn china. Maaf cuma pendapat

    •  

      Jika Indonesia ikut ikutan cuci tangan, ASEAN bisa kacau balau bung Nugraha. Code of Conduct yang digagas Indonesia adalah salah satu bentuk campur tangan Indonesia dalam permasalahan ini.

      •  

        biarin aja.sudah jelas jelas ada beberapa anggota ASEAN yang menikam bangsa kita dari belakang selalu ingin mengacau dan merampas sebagian wilayah NKRI.iya toh?

        •  

          Pak Raden, waktu SD dulu saya pernah mendengar kata “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”. Sebenarnya ASEAN itu satu rumpun, kalau sampai kocar kacir pada akhirnya Indonesia juga yang repot.

  19.  

    Mantap… Ulasan yg bgus dan salam kenal bung STMJ

  20.  

    @ mas STMJ…

    anak ketiga saya (8 tahun) punya kata tersendiri dalam mengekspresikan kekagumannya… dia selalu mengatakan… mentep… xixixi… versi dia atas kata mantap… sembari dia mengangkat jempolnya dan memainkan raut muka menyatakan kekaguman…

    today… i am telling you the same word… mentep… senang bisa berinteraksi dengan anda, teman…

    •  

      Wah anak ketiganya sudah berumur 8 tahun, berarti mas Afiq kira – kira 5-8 tahun diatas saya, saya masih 17+ masih kinyis kinyis hehe.
      Matur nuwun mas Afiq, saya juga senang bisa berinteraksi dengan anda 🙂

  21.  

    Nice artikel bung STMJ muda2an di beri kesehatan untuk artikel2 selanjutnya memang selayaknya jd saudara tertua di asean ttp negara yg mau jng spt maling & upil yg abil enaknya aja. Muda2an pemimpin kedepan menjadikan ri the real brother di asean salam trim

    •  

      Doa yang sama juga untuk anda bung Sam :-D. Yep, kakak besar memang harus tampil berwibawa agar selalu disegani, tidak seperti tetangga sebelah di utara atau si kecil yang konyol di pojokan hehe

  22.  

    mantap ulasannya bung STMJ.. perkara tentang LCS ini tidak bisa disikapi dengan gegabah.. butuh pendekatan yang extra hati-hati.. semoga pemimpin kita kedepan mempunyai diplomatic skill yg mumpuni dan ahli strategi.. agar dapat menemukan langkah tepat untuk Inddonesia dalam menghadapi krisis ini…

    •  

      Apanya yang harus hati-hati ? PERANG YA PERANG.

      Sudah saatnya pemuda indonesia bersiap diri. semangatlah pemuda, berikan nyawamu demi ibu pertiwi.

    •  

      Roger bung UCAV, jangan sampai Indonesia terlalu geser kebarat dan atau ketimur, biar Indonesia tidak ‘kepepet’ blunder seperti Filipina. Terancam karena mulut singa dan mulut buaya dua duanya ada depan pintu rumahnya, yang satu datang tak diundang yang satu lagi datang dengan undangan.

      •  

        itulah bung.. kita gak boleh gegabah.. kita harus menghadapi masalah ini dengan kepala dingin.. dengan kepala dingin, kita bisa mengumpulkan intel, menganalisa, kemudian meracik antidot yang tepat bagi masalah kita.. agar jangan sampai antidot yg kita racik memiliki efek samping yang berbahaya bagi Bangsa kita kedepannya.. semoga pemimpin baru kita kelak bisa stay cool even under pressure.. can think a way out of the problem, even a gun pointed on his head..

    •  

      a real good fighter is not who strike first.. he who lay down and wait to strike at the right moment.. watching enemy carefully and patietnly wait for the moment to come by itself.. when the very moment came, he hit the enemy with every weight behind his back and use their strenght against them to maximize the impact.. when the enemy still in a shock.. he raid the enemy with every arsenal he possesed.. right.. left.. right.. left.. uppercut.. and for finishing blow.. a straight on his face… BAMMM.. K.O.

      •  

        Itu kutipan dari film Rocky bung UCAV? Doyan tinju juga ya hehe

        •  

          hahaha… tau aja bung STMJ.. tapi filosofinya memang cucok untuk di gunakan dalam berperang bung.. yang mengetahui musuhnya seperti ia mengenal dirinya, dan menggunakan kelemahan musuh dengan sebaik-baiknya, dia yang akan keluar sebagai juara.. kayak 30 RPKAD kita yang melawan 3000 milisi di Base Camp mereka.. itu merupakan sebuah contoh ekstrim, bagaimana sebuah informasi tentang kelemahan musuh bisa dimaksimalkan pemanfaatannya..
          jangan asal gebuk aja kayak petuah mbah bowo.. hahaha..

          •  

            Kebetulan saya juga doyan tinju hehe. Sepakat mengenai itu, petarung yang baik adalah yang berkepala dingin, tahu apa yang harus dilakukan dan kapan melakukannya. Move like a butterfly and sting like a bee, lincah bergerak dan sekalinya menusuk sakitnya langsung menyengat. Nah kalau temanya mbah bowo saya tidak minat, lama lama saya gerah juga sampai jadi ikut ikutan nyindir di komen bawah,..

          •  

            hehehe.. kita sama-sam penyuka Boxer type fighter ternyata.. daripada in-fight type fighter yang mengandalkan power dan endurance, kagak cantik mainnya bung.. kalo menang pun sama-sama bonyok.. semoga Presiden kita kedepan adalah seorang Good Tactician..
            no comment deh masalah mbah bowo.. cape.. hahaha..
            selamat malam buat buang STMJ, selamat beristirahat dan beraktifitas esok hari..

  23.  

    analisis bagus tapi sebenernya ndak ada yang baru, dari dulu cina membuat kamboja jadi pivot pointnnya, dan pelan pelan berusaha mengubah demografi politik malaysia, yg lebih menarik ke depan buat saya adalah pandanagn us dan ostrali atas keutuhan indonesa

    •  

      Kamboja menjadi pivot poin China dan menjadi alat melobi Malaysia? Saya tidak paham dan baru tahu sekarang, mohon bung Ahmad jika tidak keberatan bersedia membantu menjelaskan dan saya akan sangat berterima kasih sekali.
      Negara ASEAN insya’Allah akan saya ulas semua, saya menyajikannya satu persatu dimulai dari Vietnam & Filipina dimana poinnya adalah aspek internal, pergerakan umum dan pihak ketiga terkait Viet dan Pinoy. Jika menurut bung Ahmad kurang fresh karena pengetahuan bung Ahmad telah mendahului kami, saya mohon maaf sebelumnya, disini saya juga masih belajar 😀

      •  

        Bung STMJ, salam hangat bung..! Saya coba mengclearkan pernyataan bung Ahmad. Maksud beliau mungkin, setelah China berhasil menjadikan Cambodia sebagai pivot pointnya, kemudian mereka beralih ke Malaysia dan berusaha mengubah demografi politik Malaysia, yang sebelumnya sangat mengenyampingkan etnis China, sekarang agak lebih terbuka. Kalau ini tujuannya, saya rasa itupun masih belum bisa dibilang sukses. Nyatanya konstitusi di Malaysia belum melihat kesetaraan di antara etnis yang ada. Etnis Melayu masih mendapatkan privilege yang oleh etnis lain tidak bisa didapatkan. Adapun sikap US dan Australia terhadap Indonesia, tidak akan menggunakan taktik bergerilya kayak dulu lagi. Selain kita, mereka juga banyak belajar dari kegagalan pasca referendum Timles. Memecah belah Indonesia akan menjadi boomerang bagi US maupun Australia. Dengan kondisi yang terpecah, maka akan memberikan celah pada kekuatan lain untuk turut masuk ke dalam wilayah teritori Pasific yang sekian lama telah berada dalam kontrol US. Bagi US, Pasific itu adalah teritorial mereka. Kita aja yang ngeyel gak pernah mau jadi sekutunya..! Dan saya memang gak mau bersekutu dengan negara manapun, jika tujuannya adalah untuk saling menghancurkan..! Terima kasih, bung..!

        •  

          Terima kasih bung Yayan, merujuk pada pendapat bung Ahmad tentang Kamboja menjadi alat RRC untuk menyusupi malaysia itu yang tidak masuk dalam pemahaman saya. Terlalu out of the box sehingga keluar dari bingkai yang telah ada, penjelasannya sebagai berikut,
          1. Kamboja tidak berbatasan langsung dengan Malaysia, karenanya asimilasi dan interaksi sosial warga negaranya sangat terbatas. Berbeda dengan Thailand yang berbagi perbatasan darat langsung, asimilasi dan interaksi kedua warga negara lebih kental.
          2. Kamboja memang anak didik RRC tapi jangan lupa Kamboja juga adik kecil Indonesia. Secara geografis lokasi Kamboja juga tidak strategis untuk menjadi pivot poin RRC, ada Vietnam dan Thailand disebelahnya yang siap menjadi “tukang gebuk” bila Kamboja macam – macam, dan sejarah tidak berbohong.
          3. Secara ekonomi dan militer Kamboja tidak memiliki pengaruh, apalagi sampai memiliki pengaruh yang dapat mempengaruhi kebijakan politik malaysia (walaupun itu sifatnya gerilya perlahan). Jikalau pun ada peran bagi Kamboja maka itu adalah menjadi “tentara Gurkha” bagi….

          Harga diri malaysia itu tinggi dan mereka sifatnya saklek. Kebijakan politik mereka juga sudah sangat jelas, maka bagi RRC mendekati malay bisa dibilang sia – sia. Dan bila melihat perkembangan situasi terakhir, mencoba merubah demografi malay (khususnya dengan menggunakan Kamboja) hanyalah upaya buang buang waktu dan tenaga karena itu adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan pada masa damai. Singkatnya sangat tidak mencerminkan kecantikan strategi Tiongkok. Oleh karena itulah saya berharap bung Ahmad bisa ikut membantu menjelaskan, saya tidak keberatan bila diberi pencerahan ilmu biar saya bisa sedikit lebih pandai dan paham,..

  24.  

    25

  25.  

    Skarang lihat di global kartini2 polwan dan tni di global tv ada gegana. Linud tni ad dll

  26.  

    Jika kita bersikap netral, apakah ada jaminan china tidak mengusik kita? Dalam PD 2, negara2 skandinavia juga bersikap netral tapi kita sama2 tahu apa yg terjadi pada mereka

    •  

      Bung [email protected] Saya tidak khawatir bung, karna saya percaya bahwa baik China, Rusia dan negara2 Barat melihat dan memperhitungkan Indonesia sebagai kekuatan yang kompleks. Dan salah satu yang mereka harus perhitungkan adalah socio-religious dimana Indonesia sebagai negara yang memiliki populasi muslim mayoritas dan terbesar di dunia memiliki kemampuan untuk menggalang dukungan manpower yang besar kalau terjadi perang terbuka, ini tidak lain karna keaktifan populasi nya dalam mengikuti kejadian2 dan aktifitas2 keislaman diseluruh dunia, sehingga apa yang dinamakan islamic brotherhood terlihat kentara dimata negara2 lain.

      Saya tidak tahu grand strategi petinggi2 kita apa untk menghadapi kemungkinan perang besar dimasa depan, tetapi kalau sudah masalah eksistensi apapun harus kita halalkan untuk tetap hidup sebagai bangsa yang merdeka.

  27.  

    Jika kita bersikap netral, apakah ada jaminan china tidak mengusik kita? Dalam PD 2, negara2 skandinavia juga bersikap netral tapi kita sama2 tahu apa yg kemudian terjadi pada mereka

  28.  

    ASEAN akan damai kalo president RI ada yg mau blusukan ke pasar2 tradisional di ASEAN & tiongkok he……he……

  29.  

    Saya bingung mau komen apa, tapi thanks untuk sharingnya bung STMJ. 😀
    Analisa mahasiswa Universitas Pertahanan, 😀

    •  

      Sama – sama bung Jalo, 😀

      Nah yang ini saya simpan buat bung Jalo, apa bung Jalo tidak penasaran kemana Filipina akan berpihak. Mereka sadar betul kedatangan AS di Mindanao membawa misi ganda dan bila melihat bagaimana mereka berusaha mendekati kita, pertanyaannya kelak Pinoy akan lebih memilih siapa, Indonesia atau Mamarika? Karenamata AS tidak hanya mengarah ke utara tapi juga keselatan, dan mereka tahu itu.

      Tentang Vietnam, pernyataan dubes Viet terkait pemilu Indonesia yang berkata “Semoga pemimpin berikutnya tidak melupakan hubungan yang telah lama terjalin diantara kedua negara”. Pernyataan ini kurang lebih menyiratkan 3 hal;
      1. Trauma masa lalu Vietnam yang sulit mempercayai / menaruh kepercayaan pada negara lain.
      2. Bahwasanya telah ada hubungan tertentu selain hubungan motif mutualisme diantara kedua negara.
      3. Harapan Vietnam untuk merapat dengan Indonesia.
      Tebersit pertanyaan dalam pikiran saya, apakah Vietnam sudah menghubungi Indonesia untuk mengadakan hubungan lebih lanjut terkait LCS. Mungkin bung Jalo atau bung yang lain bisa menambahkan

  30.  

    no. 30

  31.  

    Konflik LCS sebenarnya hanya pembuka gerbang perang dunia ketiga…. siapa yang menginginkan… jawabnya ASU dan konco2nya. Selama negara2 di Asia Pasifik mampu menahan diri dan tidak mengikuti alur cerita pakde sam, perang itu hanya retorika.
    Kalaupun singapura, malaysia, papua nugini, dan australia yang antek ASU berusaha membangkitkan gejolak LCS, sudah dapat diprediksi mereka tidak akan turun langsung ke medan peperangan. Mereka tidak cukup nyali untuk bertarung, yang mereka inginkan adalah perang tanpa kehadiran mereka, maka adu domba, rekayasa dan fitnah akan selalu dimainkan.
    Mari kita kawal pilpres, siapapun yang terpilih untuk memimpin negeri ini sudah seharusnya menempatkan kepentingan bangsa dan negaranya diatas kepentingan pribadi atau golongannya. Siapapun itu wajib mempertahankan NKRI dari sabang sampai merauke dari miangas sampai rote, kalau perlu satukan lagi wilayah2 yang lepas untuk kembali kepangkuan ibu pertiwi.
    Indonesia negara non blok, tidak beraliansi dengan manapun, tidak memihak blok manapun, maka perkuatan nasionalisme rakyat dan TNI adalah wajib dan harus terus digalakkan.
    Jika pemimpin nanti berusaha membelokkan, memecah belah atau menggadaikan harkat dan martabat bangsa Indonesia, kita sudah tahu anti dotnya. Salam NKRI.

  32.  

    Mbah tidak ingin pemuda negeri ini bersantai santai saja, ber asyik-asyik pemudanya dengan pergaulan bebas, balapan liar, hobynya pacaran, nonton sinetron yang ngak penting, rambutnya acak-acakan, pakai anting. APA-APAAN INI. BAGAIMANA BISA MELAWAN PLA DI MASA DEPAN BILA PEMUDANYA KEBANYAKAN NONTON SINETRON !!!!!

    kirim semua pemuda model diatas bila LCS meletus, berikan mereka sepucuk senjata dan 30 butir peluru, jika mereka ingin hidup dan pulang ke rumah suruh rebut senjata PLA, bila kabur mundur tembak saja dengan tentara reguler yang dibelakang.

    Mbah yakin dengan itu semua bangsa indonesia akan bermental baja.

    •  

      Setuju mbah, sebaiknya generasi kita membentuk karakter fasisme baru. Militan, tipikal, stereotipik.

    •  

      Hmmm abis liat film nya tentang sniper rusia pas perang stalingrad ya mbah..

    •  

      Masih bisa dibina mbah bowo…pemuda kita dasarnya emang bangsa pejuang kok…gak perlu ala vassily zaitsev di film enemy at the gates gitu…kita bkn bangsa tak bertuhan begitu…apalagi bangsa yg tuhannya uang di utara sana…

      Nasionalisme itu dr hati bkn dipaksakan…kalau waktunya tiba jangankan laki tulen,banci jg akan angkat senjata…gak usah kawatir…

      •  

        Mbah ini tidak berbicara tentang operasi receh receh dan remeh temeh………. Mbah ini berbiacara tentang Teater Laut China selatan yang akan menjadi kuburan bagi berjuta-juta korban jiwa. Jauh lebih besar dari konflik perang dunia kedua 1939-1945 di pasific.

  33.  

    Mbah ingin ngasi tips pertempuran melawan PLA.

    1. Biarkan kota-kota kosong saat PLA akan menyerang, karena jumlah tentara PLA dan mesin perang mereka yang bersifat masif maka PLA harus dilawan dengan taktik perang gerilya dan perang yang berlarut larut dan tentara kita ahli dalam hal itu.
    2. Serang dan lari, dan jangan meladeni pertempuran langsung.
    3. Bakar kota-kota dengan bumi hangus maka PLA tidak akan berhasrat menyerang lebih dalam lagi.
    4. Awas bahaya waspadai kapal selam mereka. Prediksi mbah yang mengatakan dalam 3 hari armada laut kita akan lumpuh didasarkan pada masivenya jumlah kapal selam siluman mereka, dan pasti kapal selam mereka bukan tandingan kapal fregate kita, apalagi korvet.
    5. segera ungsikan rakyat ke tempat yang aman, prioritas adalah selamatkan rakyat dulu baru bertempur.

    •  

      @ mbah bowo

      kenapa segitu ribet..mbah..?
      biar gampang…GUNAKAN PAYUNG PERLINDUNGAN DARI USA,,,selesaikan…

      santai aja mbah

      •  

        Tiap kali perang pemenangnya jelas, Negara2x besar sementara ikan2x kecilpada mati menggelepar. Semestinya Indonesia mampu menggerakkan kembali kekuatan setara GNB dulu.Bikin pax ASEAN gitu, jangan sampai terjebak segitiga besar mamarika papa rusky. apalagikokoh panda IMHO 😀

    •  

      ngopo diungsikan mbah
      mana mau ikut gebukinlah………
      nusantara gitu lo””””’
      salam damai mbah

      •  

        Kasian pak rakyat, Rakyat di ungsikan dulu, kota-kota di bumihanguskan bila PLAN sudah mendarat, itu strategi yang tepat, seperti zaman revolusi dulu, yakni bandung lautan api.

    •  

      Klo tips dari mbah saya yg veteran klo ngelawan PLA nih mbah:
      1. Sebelum mereka sampai di kota kota, kita hancurkan diperjalanan mbah. Jadi kota nggak perlu dikosongin. Kekuatan kita juga massive kok mbah. Klo perlu klo PLA berencana menyerang, kita buat nggak jadi menyerang.
      2. Abis nyerang nggak perlu lari mbah, cape klo lari-larian. Kita tinggal duduk dan mencet tombol doang sambil makan singkong keju plus wedang jahe kok nyerangnya.
      3. Kota-kota nggak perlu dibakar mbah kan PLA nya nggak nyampe kota (tips1). yang punya dan bangun siapa kok si mbah yg maen bakar-bakar aja rumah, toko, bangunan orang.
      4. Tenang mbah, klo PLA baru punya nya kapal selam siluman, kita dah punya siluman benerannya dalam jumlah massive mbah, genderuwo, kuntilanak, tuyul, kalong wewe, sundelbolong, dan masih banyak yg lainnya mbah. Klo nggak percaya kita punya the real siluman di tanah air kita, silahkan dateng ke menara saidah Jl. Gatot Subroto mbah.
      5. Rakyat nggak perlu diungsikan kemana-mana mbah. Kan perangnya bukan di tanah air kita mbah, tp di perjalanan atau bila perlu diteras rumah musuh.

      Begitu mbah bowo tips dari mbah saya yg veteran. Gitu aja kok repot mbah….slam damai mbah

      •  

        Teruslah bercanda-canda. Sampai tiba akhirnya nanti konflik pecah, baru kabur pontang panting anda.

        •  

          Mbah kali yang banyak bercanda. Cerna dulu tips nya, baru comment. Klo konflik pecah sya nggak akan lari dan ngumpet dibarisan paling belakang kaya mbah. Merdeka dan jaya atau mati mbah. Semakin mbah banyak comment, semakin keliatan agenda yang mbah bawa.

          1. Serang musuh sebelum sampai ke kota2 kita, menggunakan kekuatan pre emptive strike mbah. Klo perlu dibuat tdk jadi menyerang, gunakan kekuatan intelijen untuk sabotase, ekonomi, kekuatan militer, dll sebagai bargaining power.
          2. Kalo perang ya waktunya sekarang mumpung blum perang kita siapkan senjata jarak jauh, balistic missile, uav, sotong, sea ghost dan yg lainnya. Jadi tinggal pencet tombol mbah sambil makan singkong keju, dan wedang jahe mbah.
          3,4,5 dah jelas mbah. Klo belum jelas, nanti saya bantu tanyain mbah saya yg veteran buat jelasin lg

    •  

      semakin jelas siapa dirimu… nick name mbah bowo

    •  

      santai aja mbah, jangan terlalu serius, belanda masih jauh. ngopi dan udut aja dulu… ( kalo nggak dilarang dokter )….. 😀

      •  

        mbah ngak ingin ngopi, mbah ingin perang dan bakar-bakaran. semua harus terbakar, mayat bergelimpangan, dan rakyat jadi pemenenang melawan PLA.

      •  

        gimana mbah,propagandanya udah selesai?

      •  

        Temen-temen Warjager, Biarpun Mbah Bowo ini kadang menjengkelkan, Tapi harus tetap kita hargai pendapatnya, ya.. walau hari ini bilang A besok bilang B dan selalu begitu..
        tapi kalau soal perang mbah ini selalu dibarisan paling depan.
        Bukan paling depan dalam menyerang musuh, tapi paling depan untuk kabur dan melarikan diri…..
        mbah.. tunggu… jangan kabur…

    •  

      Tenang mbah…begini ceritanya bila PLA Menyerang Indonesia simak baik2 ya mbahh…
      PLA/cina membayangkan jika China terpaksa hrs menyerang Indonesia, berapa
      kerugian yg hrs dipikul pihak China dan berapa keuntungan pihak Indonesia dari
      kehadiran tentara China disana.
      Begitu memasuki perairan dataran Indonesia, mereka akan dihadang pihak bea cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan perang tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti mereka hrs menyediakan ?uang damai?, coba hitung berapa besarnya jika bawaannya sedemikian banyak.
      Kemudian mereka mendirikan base camp militer, bisa ditebak disekitar base
      camp pasti akan dikelilingi oleh penjual bakso, tukang es kelapa, lapak VCD
      bajakan, sampai obral cel-dam Rp. 10.000/3 pcs. Belum lagi para pengusaha komedi puter bakal ikut mangkal disekitar base camp juga. Kemudian kendaraan-kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari Dinas Perparkiran Daerah. Jika dua jam pertama per kendaraan dikenakan Rp. 10.000,- (maklum tarif orang wisman), berapa yang hrs dibayar China kalau kendaraan & tank hrs parkir selama sebulan.
      Sepanjang jalan ke lokasi base camp pasukan China hrs menghadapi para Mr.Cepek yang berlagak memperbaiki jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaraan tempur dan tank hrs membelok atau melewati pertigaan mereka hrs menyiapkan recehan untuk para Mr. Cepek tsb.
      Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika hrs berkonvoi, krn
      konvoi yg berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, pengemis dan anak-anak jalanan. Ini berarti hrs mengeluarkan recehan lagi. Belum lagi
      jika di jalan bertemu polisi yang sedang bokek, udah pasti kena semprit krn
      konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa uang damai yang hrs dikeluarkan.
      Di base camp militer , tentara China sudah pasti nggak bisa tidur, karena
      nyamuknya, Masya Allah, gede-gede kayak vampire
      Malam hari di hutan yang sepi mereka akan dikunjungi para wanita yang tertawa dan menangis. Harusnya mereka senang karena bisa berkencan dengan wanita-wanita ini. Tapi kesenangan tersebut akan sirna begitu saja melihat para wanita ini punya bolong besar di punggungnya.
      Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena di sungai banyak dilalui
      ?rudal kuning? yang ditembakkan penduduk setempat dari ?flying helicopter? alias WC terapung di atas sungai.
      Pasukan China juga tidak bisa jauh-jauh dari peralatan perangnya, krn disekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempreteli peralatan perang canggih yang mereka bawa. Meleng sedikit saja tank canggih mereka bakal siap dikiloin. Belum lagi para curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya siap merebut kendaraan perang mereka yang kalau didempul dan dicat ulang bisa dijual mahal ke anak-anak orang kaya yang pengen gaya-gayaan.
      Dan yang lebih menyedihkan lagi badan pasukan China akan jamuran karena tidak bisa berganti pakaian. Kalau berani nekat menjemur pakaiannya dan meleng sedikit saja, besok pakaian mereka sudah mejeng di pasar Jatinegara di lapak-lapak pakaian bekas.
      Peralatan telekomunikasi mereka juga harus dijaga ketat, karena para
      bandit Kapak Merah sudah mengincar peralatan canggih itu. Dan mereka juga
      hrs membayar sewa tanah yang digunakan untuk base camp kepada Haji Husin, Haji Mamat dan Engkong Jai? para pemilik tanah.
      Di samping itu mereka juga harus minta izin kepada RT/RW dan kelurahan
      setempat. Bayangkan berapa meja yang harus dilalui dan berapa banyak dana
      yang harus disiapkan untuk meng-amplopi pejabat-pejabat ini. Para komandan di pasukan China ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para prajuritnya yang banyak menyelinap keluar base camp buat nonton dangdut di RW terdekat, katanya ada Inul di sana.
      Membayangkan ini semua, akhirnya China memutuskan TIDAK AKAN MENYERANG INDONESIA!!!!!

    •  

      Yo Ganti kita juga nyerang ke wilayah PLA to mbah mbah.. mosok diam diri dihalamam rumah?? daratannya kan luas dan rakyatnya PLA kan banyak masak g bisa?? tapi kanggo opo to mabh perang?? koq sampean seneng ngajak masyarakat kita berpikiran perang?? sing mbok karepno indonesia kuwi opo to mbah?? sing jujur wae wis tuwir..

  34.  

    Perang selalu merupakan opsi terakhir, Seingat aku kejayaan Majapahit dulu tidak selalu ditempuh dengan jalan peperangan. beberapa menggunakan pendekatan diplomatis.

    •  

      betul bung.. justru startegi dipolmasi inilah yang dipakai mahapatih gajahmada untuk membangaun kebersamaan dengan kerajaan kerajaan lainnya demi kebesaran, kejayaan dan perastuan nusantara.. dan memang kekuatan diplomasi majapahit didukung juga dengan kekuatan ekonomi dan kekuatan militernya pada zaman itu salah satunya memiliki pasukan khusus bhayangkara, hal ini bisa dilihat di situs trowulan dengan adanya kolam segaran untuk menggembleng pasukan majapahit.. maaf bung kalo kurang / salah mohon dikoreksi

  35.  

    Nice article @bung STMJ..Salam kenal..

  36.  

    Analisa yang bagus bung STMJ. Dari artikel 1 sampe 5 menjadi suatu analisis yang komplit. Intinya dari seluruh gambaran itu, Indonesia harus bisa memainkan perannya dengan baik. Saya tertarik dengan ulasan tentang Vietnam. Kalau bung STMJ sebagai ahli strategi di pihak Vietman, bisa makin rumit itu konflik LCS 🙂

    •  

      Masih belum komplit bung, negara – negara yang lain kan masih belum dibahas 😀
      Kalau saya menjadi ahli strategi Viet,.. kasihan mereka bung diarsiteki orang yang kurang kompeten hehe. Btw terima kasih, salam hangat untuk anda bung Riosoka.

  37.  

    Ada 4 warga yang berkumpul bersama, warga A B C dan D. Warga A netral tidak memihak siapapun sedangkan warga B condong pada warga D. Untuk mengarahkan warga A agar secara halus memihak pada warga D dan berkonfrontasi buta dengan warga C. Maka warga B mengunggah wacana menyerah pada warga C, tentu saja warga A tidak mau dan timbulah semangat emosinya pada warga B dan C. Begitu mendapatkan perhatian warga A yang perlu dilakukan oleh warga B adalah mengipasi warga A dan menempatkan diri seolah – olah bersama warga A. Dengan sendirinya warga B telah mengarahkan warga A secara tidak sadar memihak pada warga D lalu mengkonfrontasi warga C, dan dengan cantiknya membuat dirinya diterima kembali oleh warga A,…

    Lelucon pengangguran, apa tidak capek, saya saja capek membacanya,… 🙁

    •  

      Mantap Bung. Tapi warga C kan gak diam aja bung. Kl warga C cerdik, dia harus start awal untuk mendapatkan perhatian warga A dan juga dengan segala cara berupaya merubah warga D supaya memusuhi warga B. Nah lho.. sekarang warga mana yang sendirian 🙂

    •  

      Betul bung STMJ, terlalu vulgar apa yang dilakukan orang ini. Saya yang awam pun sedikitnya bisa menebak itikad tujuan orang itu. Sayangnya warga negara kita sendiri yang melakukannya. Tp memang sejak jaman perjuangan kemerdekaan, pasti selalu saja ada musuh dalam selimut, orang kita yang berfihak pada kepentingan asing. Good article bung, banyak membuka pemikiran saya terhadap kawasan regional.

  38.  

    Pemikiran Mbah bowo dpt diartikan dlm beberapa hal : 1. Ngetes utk mengetahui ide strategis apa saja yg dpt digunakan oleh indonesia utk hadapi PLA, atau negara lain yg bermain di air keruh, 2. Kalau mbah bowo adalah agen dr PLA atau sonora atau sonotan, mungkin indonesia perlu melibatkan suku2 kanibal utk menghabisi jenasah musuh guna melemahkan moril musuh dan utk memperlihatkan bhw indonesia bisa membalas serangan dng bengis, selain itu alutsista perlu diperbanyak, para mahasiswa, pns, buruh, preman, purnawirawan serta pelajar perlu dibekali ilmu militer trmasuk ilmu bela diri, dng melihat minat dan kemampuan org, ilmu utk membedakan tanaman dan hewan beracun atau tidak, cara mencari makanan di hutan seadanya. Ilmu utk mencari tanaman dan akar2an utk obat herbal, ilmu geografi, dsbnya.

  39.  

    Kalau beritanya benar, kita harus minta resep cara bikin-nya ke om ruskie

  40.  

    menurutku kita tidak perlu terjun ke konflik LCS, biarkan LCS menjadi urusan negara2 yang berkonflik itu sendiri, tugas kita adalah menjadi hakim garis saja menjaga agar tanah kita tidak di lewati atau di jadikan pangkalan tentara amerika, jangan sampai udara kita di jadikan lalulintas pesawat amerika yang berpangkalan di christmes island. kalo salah ya maap…

    •  

      Dalam sepak bola, baik wasit maupun hakim garis kerap mendapat tuduhan “curang” dan meskipun tidak ikut bermain sering pula kebagian bogem mentah, kalau sudah begitu bagaimana bung Gunturgen?

  41.  

    Qui desiderat pacem, bellum praeparat; nemo provocare ne offendere audet quem intelliget superiorem esse pugnaturem.

    “Siapapun yg mau damai bersiaplah perang.Tidak akan ada yang mau mengancam atau mengganggu siapapun yang lebih kuat”

    Jadi kalau mau tidur nyenyak tumpuklah alutsista sebanyak mungkin, bakar jiwa nasionalisme sepanas mungkin dan buang jauh jauh pikiran bahwa kedaulatan itu murah meriah…mahal bung!

    •  

      “Tidak akan ada yang mau mengancam atau mengganggu siapapun yang lebih kuat”, itu adalah bahasa hukum alam yang paling logis. Hanya saja orang yang badannya besar kakinya pasti ikut besar, dan kaki yang besar akan cenderung menginjak kaki orang disebelahnya walaupun tidak disengaja. Secara psikologis, seseorang akan merasa terancam bila melihat ada orang lain yang lebih kuat darinya (menjelaskan kasus Malaysia). Harapan saya Indonesia jangan menjadi seperti Kumbakarna, walaupun pribadinya baik tapi kekuatan dan tampang raksasanya membuat orang takut. Tapi jadilah seperti Arjunasasrabahu, raja agung yang ganteng, berwibawa, disegani dan sakti mandraguna hehe

      •  

        He he nampak kasar ya bung STMJ…memang sy percaya bahwa mein kampf yg didasarkan pd teori darwin (survival of the fittest) telah menjadi buku saku semua pemerintahan di dunia secara implisit…di depan publik kita mengutuk hitler tp secara tdk sadar kita menjalankan ajarannya….

        Jadi? 😀

        •  

          saya setuju mas Wehrmacht…

          ada banyak hal yang kita bisa pelajari dari sejarah Hitler membakar semangat rakyatnya…

          sayang si kumis itu terlalu otoriter dan tidak memberikan banyak ruang gerak bagi perwiranya…

          yang bikin heran… kok Goering bisa tetap dapat angin yach… walaupun kinerjanya jelek…

          •  

            menarik mas Wehrmacht…

            andai Reinhard Heydrich nggak keburu dihabis partisan… sejarah invasi Jerman mungkin akan berbeda…

            menurut mas Wehrmacht sendiri bagaimana ?

          •  

            Heydrich gak akan mengubah apapun dlm sejarah invasi jerman karena dia cm jagal garis belakang yg beraninya sama rakyat tak berdosa…bkn rahasia lg kalau SD yg dipimpinnya menciptakan teror setelah pasukan reguler jerman, wehrmacht sdh jauh maju lebih kedepan sehingga gestapo yg dipimpinnya bs seenaknya di daerah pendudukan…kalau ada wehrmacht disitu pasti gerombolan heydrich tdk akan berani macam macam karena tentara wehrmacht sangat membenci kelakuan brutal gembong gembong Nazi…

            Wehrmacht yg memenangkan pertempuran….SD dan Gestapo tdk ada hubungannya dgn kemenangan kemenangan jerman…mereka hanya penikmat murni…

          •  

            terima kasih mas Wehrmacht…

            saya semakin memahami sejarah dengan penjelasan mas Wehrmacht…

            jangan bosan ngebantuin saya yach… saya butuh sudut pandang yang berbeda… dan mas Wehrmacht amat membantu untuk itu…

            selamat beristirahat mas….

      •  

        saya setuju dengan bung STMJ disini.. apabila kita bangun militer secara besar-besaran dan terbuka.. maka meski niat kita hanya untuk self defence, negara di sekitar kawasan akan merasa terancam dan memicu arm race, negara2 adidaya pun akan merasa terancam hegemoninya, adn melakukan segala upaya untuk melemahkan kita…

        mending seperti yang tengah dilakukan pemerintah kita sekarang.. melengkapi sebuah alutsista dengan belanja dari beberapa pabrikan dalam membeli sebuah alutsista, sebagai contoh, indonesia membeli Pespur dari 4 pabrikan sekaligus.. Sukhoi, Eurofighter, Dassault, dan Lockheed Martin.. apabila kontrak pembelian disertai perjanjian dimana pembelian diarahasiakan dari pihak luar, maka setiap negara/blok hanya memiliki informasi utuh tentang pesawat yang dibeli dari mereka saja, sedangkan yang dibeli dari pabrikan lain mereka hanya bisa menebak-nebak.. jadi informasi peta kekuatan indonesia yang diketahui pihak luar tidak utuh.. apalagi sekarang kita telah merintis kemandirian dalam memproduksi alutsista, maka dalam waktu yg tidak begitu jauh, pihak luar hanya bisa menerka, dan menebak-nebak apa yg dimiliki indonesia dan itu yang saya maksud dengan sakti mandraguna..

        Terlihat santun namun ketika terancam, keris sakti mandra guna dan senjata pusaka sekelas pusaka para dewa siap melumpuhkan musuh-musuhnya…
        seperti KS dan Kapur tetangga yang sering kena cilukba oleh hantu-hantu laut kita karena menganggap remeh indonesia..

      •  

        Dalam kemiliteran itu berlaku umum bung Wehrmacht, siapa saja pasti menginginkan postur ototnya besar dan kuat. Namun dalam ranah politik internasional setiap negara tidak bisa begitu saja menampillkan bentuk wajahnya, Amerika yang durjana saja masih berusaha menutupi wajahnya dengan topeng paman tampan yang ramah dan baik hati, persis seperti Sengkuni.
        Katakanlah Indonesia, selama ini tetap berusaha bersikap santun dan ramah walaupun sebenarnya sering menggerutu juga. Segala pengadaan alut sista Indonesia hanya menjadi konsumsi sendiri, tidak ditebar pamerkan untuk memaksakan wibawa pada kawasan. Hasilnya, situasi kawasan menjadi stabil dan Indonesia memperoleh penghormatan sebagai kakak besar yang diandalkan. Hanya ketika terancam atau diancam sajalah Indonesia menunjukkan jati dirinya, dan sikap itu semakin mendorong penghormatan negara lain pada kita. Indonesia sukses menjadi sang Arjunasasrabahu, prabu agung sakti mandraguna yang disegani dan dihormati 😀

        •  

          bung STMJ…..Arjunasasrabahu memiliki kekuasaaan hampir 2/3 wilayah bumi,mengedepankan musyawarah dalam setiap konflik,melebihi pencapaian s,sesaji rajasuyanya puntadewaa
          dan seribu raja pun takluk saat sang prabu dan patihnya menunjukkan kesaktiannya dan kehebatannya
          sebuah penggambaran yg sangat baik bung
          sabar seperti yudistira
          agung seperti arjuna sasrabahu
          sesakti putra bima
          secendekia arjuna
          tekun dan ulet layaknya nakula sadewa

          bravo bung STMJ dan bung wer

  42.  

    Ulasan yg sangat menarik bung STMJ di tunggu sambungannya krn konflik LCS ini masih akan panjang

    Menurut saya posisi Indonesia selama ini sudah baik dalam penyeimbang di kawasan ASEAN walopun ada anggota sesama ASEAN yg berulang kali berulah kpd Indonesia…ini akan menjadi salah satu PR besar bagi RI 1 yg baru utk berhati-hati mengambil sikap kedepan guna mengambil arah kebijakan/sikap Indonesia menghadapi Konflik2 yg sudah terjadi atau yg akan diwilayah ASEAN. jangan sampai terbawa ke satu kubu tetap Harus “Netral” dengan catatan selama kubu2 tersebut tidak menggangu wilyah NKRI
    Sebagai negara “Penyeimbang” alangkah baik militer kita juga segara diperkuat ini demi mencegah hal2 yg tidak kita inginkan terjadi kedepan. kekuatan militer yg baik juga membuat Diplomasi kita bertambah kuat utk dijadikan salah satu alat tawar bagi Indonesia dalam hubungan Diplomasi trhadap negara2 lain.
    ini hanya pemikiran seorang yg masih belajar..Salam NKRI

  43.  

    Benar bung Sastro, jika konflik pecah akan sulit menerapkan diplomasi tanpa didukung ‘hard power” yang memadai. Imho, saya rasa untuk itulah Indonesia membekali diri dengan belanja alut sista yang terkesan “jor joran” kata orang Jawa.

    •  

      komik yg bagus bung stmj
      salam damai
      setuju dgn apa yg dilakukan pemerintah ri
      bukan buat nyenyak tidur buat adu otot
      jgn mengharap negara mnapun klo ada penawaran
      yg lebih bagus pasti balek arah,
      jgn jg selalu musuin tetangga kita,apapun mereka
      yg pasti buat rakyatnya
      maka dari itu bangunlah negara kita agar kita
      kuatkan ekonomi,militer maka mereka akan datang
      kepada kita………
      tetangga; ayah jadikan aku menjadi salah satu negara bagain darimu

      presiden ri; oke tp saya mo ngomong dlu sama dpr

      dpr ri; ya udah pre kita jadikan asean NUSANTARA

      guyonan bung,tp pengenya kayak gitu”””heeeeeeeee

  44.  

    inilah resikonya bila jadi negara ‘NON BLOK’,bila bisa diajak berkawan akan dibantu kekurangannya tapi bila menolak akan dihancurkan melalui proganda2 terselubung.indonesia akan tetap menjaga hubungan dgn PANDA,BERUANG,AMRIK &EROPA demi kestabilitas keutuhan NKRI.disamping itu indonesia jua akan terus meneror negara2 tetangganya yang dianggap menganggu taopun yg memcoba membuat huruhara dinegara ini & sebagai sebuah bangsa,indonesia ta pernah ragu dlm tertindak..palagi semua negara2 maju telah mengikatkan diri dalam tali persahabatan.

    •  

      Ini catatan pidato pak prabowo

      Kita akan menjadi Macan Asia kembali, bahkan lebih dari itu, kita menjadi Garuda yang bangkit,
      Garuda yang terbang dengan kehormatan, bangsa yang aman, bangsa yang damai karena kuat
      bukan damai karena dijajah. Bangsa yang berdaulat dinegerinya sendiri, berdaulat dibidang ekonomi,
      berdaulat dibidang politik, berdaulat dibidang kebudayaan. Bangsa yang hormat kepada leluhurnya,
      bangsa yang bangga kepada sejarahnya, kepada budayanya, kepada adat istiadatnya. Bangsa ber
      Bhinneka Tunggal Ika.

      Jadi berkaca sedikit. Garuda yang terbang dengan kehormatan, bangsa yang aman, bangsa yang damai karena kuat, bukan damai karena di jajah.

      Moga bisa membantu pemahaman anda. Bukan nyuruh milih prabowo lho ya. Kita ambil bagusnya dari siapapun itu.

  45.  

    ijin nyimak bung STMJ
    MATUR NUWUN

  46.  

    Sesungguhnya Indonesia adalah negara yg besar, oleh karena itu dibutuhkan alutsista yg besar pula guna melindungi dirinya sendiri dari segala gangguan pihak asing. Semoga Indonesia kedepannya menjadi negara adidaya baru yg disegani oleh segala bangsa dimuka bumi ini.
    Jayalah NKRI.

 Leave a Reply