Sep 092012
 

Tank Marder Jerman (Upgrade)

Tank Marder Jerman (Upgrade)

Wujud tank medium Indonesia yang merujuk kepada IFV/ Tank Marder 1A3 Jerman semakin mendekati kenyataan. Pemerintah Indonesia telah mengajukan permohonan resmi kepada pemerintah Jerman, agar mengirimkan 4 tank Leopard 2 dan 4 Marder 1A3, untuk ujicoba di Indonesia. Permohonan ini diajukan Indonesia pada bulan Juli 2012, ujar pihak Kementerian Pertahanan Jerman. Pemesanan 8 tank Jerman ini, merupakan bagian dari rencana Indonesia untuk membeli sekitar 100 MBT Leopard 2 dan 4 Marder 1A3.

Walau sempat memicu polemik, pembelian tank Leopard 2 dan Marder ini tampaknya akan terlaksana sebagaimana mestinya. Masalah pembelian itu telah dibahas Presiden SBY dan Kanselir Jerman Angela Merkel, awal Juli 2012 di Jakarta. Partai Hijau Jerman memang sempat menolak penjualan Tank Leopard 2 ke Indonesia terkait isu pelanggaran HAM di masa lalu. Namun Partai Hijau hanya partai minoritas di Jerman.

Perusahaan ternama Jerman, Rheinmetall sebenarnya telah mendisain Infantry fighting vehicle (IFV) Marder menjadi Tank canon 105mm dan siap menjualnya ke berbagai negara. Dengan demikian, Indonesia tidak perlu lagi riset yang rumit untuk menggabungkan IFV Marder dengan turet Canon 105mm.


Jalan cerita Tank Medium Pindad Indonesia, tampaknya mengikuti jejak panser Anoa yang sukses. Panser Anoa Indonesia merujuk kepada model panser VAB Renault Perancis. Dan Panser Anoa Indonesia, bisa dikatakan membanggakan dan mulai dimintai beberapa negara Asia dan Afrika.

Jika hendak meniru, tirulah produk yang benar benar paten. Panser Anoa sudah membuktikannya. Melihat rekam jejak itu, seharusnya proyek panser medium pindad yang merujuk kepada Marder 1A3, akan gilang gemilang, setidaknya akan membuat rakyat Indonesia tersenyum.

Panser Anoa

Tidak ada negara di dunia ini yang meragukan kendaraan tempur maupun lapis baja buatan Jerman. Bahkan Amerika Serikat hingga Israel ikut mengandalkan alutsista buatan Jerman itu. Jadi, kita tunggu saja wujud tank medium Pindad nanti.

Ada perkembangan yang menarik, terkait kerjasama RI dengan Jerman.

Tiga light frigate Nakhoda Ragam Class Indonesia kini di-repowering/ di-upgrade di Lursen Jerman. Bersamaan dengan itu Indonesia sedang membuat Kapal Cepat Rudal KCR 60 di PT PAL Surabaya. Kemungkinan CMS (Combat management System) dari KCR 60 itu digarap di Jerman, dengan syarat adanya transfer of technology bagi Indonesia. Sementara sistem rudalnya, tetap merujuk ke China.

KCR- 60

Dengan demikian, dari Jerman, kita akan kedatangan 100 MBT Leopard 2, cikal bakal Tank Medium Indonesia (Marder Model) dan 3 Light Frigat Nakhoda Ragam Class yang telah di-repowering (JKGR).

  10 Responses to “Marder Jerman Model Tank Medium Pindad”

  1. JAKARTA – Pemerintah Indonesia menjajaki kemungkinan melakukan kerja sama alih teknologi pembuatan tank medium dengan Jerman sebagai bagian dari pengadaan 100 unit tank tempur utama (MBT) Leopard.

    Jika proses ini lancar, Indonesia ke depan bakal memproduksi tank medium merujuk pada Marder 1A3 milik Jerman. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Eris Herryanto mengatakan, pemerintah sekarang ini dalam proses pembicaraan agar bisa dilakukan kerja sama alih teknologi pembuatan tank medium Marder 1A3 dari Jerman.“Semua pembelian alat utama sistem senjata (alutsista) ada transfer of technology (alih teknologi/ToT),” tandas Eris di Jakarta kemarin.

    Meskipun sekarang ini Indonesia tidak sedang melakukan pembelian tank medium tersebut, proses alih teknologi tetap memungkinkan dilakukan.Hanya, hal itu bergantung proses pembicaraan antarkedua negara. “Ini masih proses. Itu nanti merupakan bagian dari pengadaan MBT Leopard,”katanya. Dia mengaku, pemerintah telah mengajukan permohonan resmi kepada pemerintah Jerman agar hal tersebut disetujui.“ Kita masih akan bicarakan lagi ke mereka.Saya belum bisa menyampaikan keputusannya,” imbuh Eris.

    http://www.seputar-indonesia.com/edi…iew/525055/34/

  2. Kirain beli Marder hanya beberapa biji untuk dipretelin / dijadikan acuan reverse engineering bagi tank medium Pindad, ternyata banyak nih…

  3. Akhirnya datang juga Leopard 2A4 & Leopard 2 Revolution….

  4. Info terbaru sudahh ditandatangani kontrak pembelian dgn rheimental tinggal persetujuan pemerintah jerman..
    Dann belumm ada kejelasan berapa jumlah yangg didapatkan oleh TNI AD.

    • “Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan perusahaan Jerman Rheinmetall Defence akhirnya menandatangani nota kesepahaman terkait pengadaan Main Battle Tank (MBT) Leopard di Jakarta, Kamis (8/11/2012)”

      itu MoU mas Satrio, masih niat, masih ada pembicaan lebih lanjut, masih 50-50, bisa batal sewaktu-waktu tanpa beban

      Kalau “kontrak” sudah pasti, ada pasal-pasal yang mengikat secara hukum, ada deadline, ada denda, dst…

    • ada masalah di parlemen jerman yg belum ok, tinggal kuat2an lobi industri ke parlemen. itu 2ndhand leo 2A4 dan yg di upgrd jadi Revo masih jauh dr pasti. (just in case) siap2 banting stir ke T90S.

      • Lhaa iyaa terlanjur kondang tuk memiliki leo sudahh koar” ne petinggi TNI dann menyiakan praasarana tuk batalyonnya dikalimantan sampai Gagal malu maluin aja.

        Kadang para petinggi TNI kepedean ne me release alutsista yg bakalan dibeli..
        Astros dann caesar jugaa baru ditandatangani dlm indodefence ..udah dipamerin di HUT TNI..
        Semogaa Leo jdi dimiliki oleh TNI AD terlanjur Ci?t? masalahnya

  5. Ayo jangan ragu demi indonesiaku yang kuat dan disegani dunia . Kita bangsa yg besar sdh saatnya bangkit melawan kesombongan negara kecil yg suka menghina bangsa indonesia. Bukan untuk menantang berperang tapi untuk kekuatan demi menjaga keutuhan NKRI agar tidak dijarah negara lain seperti sipadan ligitan. Okay setuju

  6. Langkah tepat dari pemerintah, semoga di MEF 2 batch 2 pembelian leo 2a6 + revo bisa 200 unit dan marder 100 unit guna memenuhi minimum essential force dan dapat di tempatkan di natuna, ambalat, kalimantan, papua, ntt, riau, dan jakarta

 Leave a Reply