Agu 062019
 

Situbondo  –  Jakartagreater.com, Prajurit  Korps Marinir TNI AL dan Marinir Amerika (USMC) yang terlibat dalam Marine Exercise bagian dari Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2019 menggelar latihan evakuasi medis udara di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir 5 Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, pada Sabtu 3-8-2019.

Dalam latihan yang dipantau langsung oleh Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Letkol Marinir Arip Supriyadi, S.H., M.M., M.Tr.Hanla, Perwira Interpreter Mayor Marinir Anton Waris Kuncoro, Pasiops Yonif 5 Mar Kapten Marinir Haris Tri Purnama dan Pasi Intel Kapten Marinir Yudi Alhudi, S.H., M.H tersebut melibatkan prajurit Marinir Indonesia – Amerika dan satu unit Heli Bell 412 milik Skuadron 400 Wing Udara 2 Puspenerbal dengan Pilot Kapten Laut (P) Rahmat Fetaro Hia dan Copilot Letda Laut (P) Dito Dewantoro.

Letkol Marinir Arip Supriyadi, S.H., M.M., M.Tr.Hanla mengatakan, latihan evakuasi medis udara merupakan latihan yang menitikberatkan penanganan korban, mulai dari prosedur pertolongan pertama, melaksanakan koordinasi menggunakan radio dengan crew heli, membawa korban menuju ke heli dan menyerahkan korban kepada crew heli.

Selain melaksanakan latihan evakuasi medis udara, lanjutnya, prajurit Marinir kedua negara yang tergabung dalam Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2019 juga melaksanakan latihan menembak senapan, GPMG, Sniper, K3 Daewo, menembak malam, Senjata Mesin Berat (SMB), Serangan, Raid Darat, Patroli Tempur, Jungle Survival, Pertahanan dan Perang Kota.

“Latihan Bersama Marinir Indonesia – Amerika ini akan berlangsung hingga 6 Agustus 2019 dan melibatkan 245 prajurit dengan rincian 205 prajurit Korps Marinir TNI AL dan 40 prajurit Marinir Amerika,” pungkasnya. (tnial.mil.id).

Bagikan