Marinir Latihan Operasi Pendaratan Amfibi

Prajurit Resimen Artileri 2 Marinir melaksanakan menembak senjata berat, (@ Marinir TNI AL)

Jakartagreater –  Ratusan prajurit Angkatan Laut menyerbu pantai Banongan dalam Latihan Operasi Pendaratan Amfibi, Senin 29-6-2020, di Situbondo, Jawa Timur, dalam rangka Latihan Satuan Lanjutan (LSL) II Aspek laut Pasmar 2 tahun 2020, dirilis Situs Marinir TNI AL.

Baca Juga:

Rusia Segera Pamerkan Tiga Jenis Sistem Pantsyr

Selain Jet Tempur, India Butuh Tank T-90 dan Kapal Selam Kilo Rusia

Pasukan Gunung India Dikerahkan, Kuasai Medan Terjal Bersalju

Latihan selama 9 hari berlangsung dari tanggal 23 Juni hingga 01 Juli 2020 yang diikuti 480 Personel Pasmar 2. Latihan ini melibatkan beberapa material tempur: Howitzer 105 mm, BVP-2, KAPA, BTR-50, BMP-3F serta perahu karet bermotor.

Tujuan latihan untuk meningkatkan kemampuan, Kesiapan, profesionalisme serta mentalitas prajurit sebagai pasukan pendarat Amfibi untuk mendukung tugas pokok.

Korps Marinir TNI AL melakukan pembinaan latihan dalam rangka penyiapan kekuatan dan kemampuan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) untuk digunakan oleh Panglima TNI selaku pembina dan pengguna Operasional atas perintah Presiden.

Prajurit Resimen Artileri 2 Marinir melaksanakan menembak senjata berat, (@ Marinir TNI AL)

Baca Juga:

Armada F-22 Raptor AS Kekurangan Mesin

Yunani dan Israel Kerja Sama Bangun Korvet Themistocles Class

Wow, Dua Carrier Strike Group AS Beroperasi di Laut Filipina

Operasi Pendaratan Amfibi diawali oleh para prajurit Batalyon Intai Amfibi dengan melaksanakan Terjun Tempur, Rubber Duck Operation (RDO) dan Pendaratan Khusus (Ratsus) di pantai Gatel, Situbondo.

Seluruh Personel dan matrial tempur Korps Marinir dari Pasmar-2 diangkut menggunakan KRI Teluk ende-517, KRI Sangkurilang-542 TSR, 2 unit Helikopter Bell dan pesawat cassa TNI AL.

Setelah semua Personel dan material sudah mendarat, Howitzer 105 mm melaksanakan penembakan yang dilanjutkan dengan Penyerbuan sasaran oleh Prajurit Infanteri Korps Marinir beserta senjata bantuan Infanteri seperti Mortir 60mm, Mortir 81mm, RPG-7 dan juga GPMJ guna untuk merebut sasaran serta dilaksanakan Penyerbuan dengan lintas helikopter.

2 pemikiran pada “Marinir Latihan Operasi Pendaratan Amfibi”

  1. Makanya sebelum Bastion sempat didaratkan untuk diinstall dinetralkan lah sama persenjataan artileri medan pasukan Marinir, atau misal kita yang masuk ke daerah yg dikuasai lawan, beberapa titik pendaratan serempak dibuat untuk kacaukan konsentrasi baterai Bastion lagian setiap titik pendaratan kan disebar juga ni armor

Tinggalkan komentar