May 132016
 

Pentagon – Korps Marinir AS berniat meningkatkan sensor dan kemampuan serangan presisi seluruh pesawat tanker / transportasi KC-130J super Hercules dan Armada tiltroyor MV-22 Osprey, dengan menerapkan konsep “Harvest Hawk”untuk membuat kedua pesawat lebih multi- misi, ujar wakil komandan Korps Marinir AS kepada USNI News pekan ini.

Letnan Jenderal Jon Davis mengatakan rencana penerbangan Marinir ‘berikutnya akan mencakup upgrade ke-79 pesawat C-130Js ke platform Harvest Hawk. Hercules Airborne Weapon Kit (HAWK) meliputi modifikasi pesawat – instalasi baru bola sensor MX-20 dengan penanda laser pada hidung pesawat, dan pemasangan pod peperangan elektronik – serta pasokan senjata hellfire, Griffin dan rudal serangan presisi Viper.

image

Intrepid Tiger pod sudah diinstal pada AV-8B Harrier dan F / A-18 Hornets, dan Korps Marinir bermaksud untuk menempatkan pod pada pesawat C-130Js, V-22 dan helikopter serang H-1. Letjen Davis mengatakan pod adalah “alat dengan kemampuan yang sangat baik, memberi kita kemampuan jamming, kemampuan peperangan elektronik untuk tidak hanya [self] -protection tetapi yang lebih penting bahwa orang-orang di darat dapat memanipulasi dan beroperasi. Ini arsitektur terbuka sehingga mereka dapat mengontrol sistem senjata dari darat.”

Davis mengatakan 10 pesawat C-130J sudah dimodifikasi dengan awal Harvest Hawk kit dan akan menerima bola sensor yang ditingkatkan, dan sisanya dari armada akan melakukan modifikasi Harvest Hawk penuh di bawah rencana armada pesawat Marinir berikutnya, yang sedang dikembangkan sekarang.

UDMC juga merencanakan apa yang disebut Davis disebut “Osprey Hawk,” yang akan memberikan peningkatan bola sensor yang sama dengan penanda laser, jamming pod dan dipandu laser amunisi, serta Pengisian Sistem Air (VARS) V-22 untuk memungkinkan kemampuan pesawat Osprey untuk mengisi bahan bakar pesawat lain di udara.

Davis mengatakan kemampuan serangan akan menjadi penting untuk V-22, yang selama ini tidak dioptimalkan.

USNI News

Bagikan Artikel :

  18 Responses to “Marinir AS Lengkapi Super Hercules dengan Rudal Hellfire”

  1. wow

    • Itulah alasan knp kita hrs menguasai teknologi pemandu rudal….kl sdh bs bikin rudal sendiri…mw bikin sebanyak apa pun…d taruh d alautsista mn pun g akn ad masalah….

      #sabar menanti

  2. gak moncer nih barang…..

  3. 3 You are posting comments too quickly. Slow down. qiqiqi

  4. Wow.. AC-130 mod ini namanya.. Hhe”

    • Kok ngeyel toh bang@kambing ni…yang itu namanya “harvest hawk”, varian gunship punya us-marines

      Jordania jg memodifikasi cn-235nya mjd pesawat gunship dg memasang kanon 30mm dan menambah cantelan utk pod roket&rudal helfire.

      Prancis juga nggak mau kalah, memodifikasi hercules mereka spy bisa meluncurkan aasm-hammer

  5. mantop…..

  6. yang di paksa dikit itu yang enak

  7. Sbenarnya kita jg bisa bwt kok, bahkan dengan modifikasi ringan pada pesawat CN 235 yg sdh kita produksi sendiri. Sdh ada di pasaran MULTI MISION SYSTEM PALLETS dgn konfigurasi roll on roll off dlm pesawat. Sperti ATK utk platform gunship, ato lockheed martin dgn Dragon shieldnya utk misi ISTAR, Sehingga pesawat dpt menjadi platform intai ato serang presisi hanya dengan menggunakan pallet CDS (container delivery system)

  8. wah.. makin sangar aja

    N235/295 TNI AU yang buat patroli maritim bisa gak dipasang rudal udara ke permukaan, ya ngga usah Rudal Hellfire lah.. yang penting bisa buat ngerudal kapal asing yang mengganggu wilayah NKRI

    • @tedjo

      Bisa banget bang tejo,,,c-295 sudah uji penembakan rudal anti kapal marte lho

      Malah cn-235 punya jordan sdh dimodif jd gunship, dg senjata kanon 30 mm plus pod diatas rumah roda yang bisa mengakomodasi roket dan rudal hellfire

  9. C-295/cn-235 ….kita sudah bisa merakitnya sendiri…mau dimodif apapun kan terserah usernya…(fungsinya dasarnya pengangkut)…kita lihat dulu TOT prototipe Gatling gun dr norinco yang kemaren,semoga lekas berhasil…saya yakin kita akan punya gunship yang kelasnya medium,Dan kedepannya pasti punya C295/cn-235 yang mampu menembakan rudal 400 km(tinggal beli alatnya Dan dipasang beres)…jangan panjang2 ngapain…masalahnya hanya kalau dalam Gatling gun..teknologinya kita belom lulus…baru belajar…,kalau untuk rudal..kita juga baru belajar belom lulus…kita bisa saja beli alatnya Dan dipasang dipesawat…tp kita tergantung reloadnya…padahal kalo untuk rudal reloadnya yg penting…mungkin kita tidak punya bomber2 besar seperti mereka..tp kita mempunyai alat yang bisa menembakan peluru yg kelasnya sama…ibarat hand phone murah,bandel,baterai kuat,tapi PULSA UNLIMITED…

  10. numpang senyum dulu sebentar baca cn 235 di modif jadi gunship ac130 kalau cuma ngasal ngoprek sih bisa tapi itu senjata ngerusak sistem avionik tuh kapal atau ga besar kapal harus sebanding dgn persenjataan pesawat gunship sentahu saya cn235 lebih kecil dari ac 130 kalau pesenjataan terlalu besar recoil tembakan juga besar dan sangat menganggu aerodinamis pesewat yg lg terbang miring khas gunship bisa jatuh tuh kapal apa lagi mau di tambahain rudal yg jarak tembaknya sampai 400km bung bangun dulu tidur

    • kwkwkwk…ya disesuaikan dong gunshipnya…makanya…saya ngomong..yg kelasnya medium…kalau rudal 400 km..kemungkinan pasti bisa…brahmos..aja bisa diangkut dengan sukhoi…tinggal orang2 tehniks yang mikirin…ini hanya pemikiran saya..

  11. Mantaaf ini barang…multi fungsi

  12. Mantabbbb, patut dicontoh tni au/al … tapi beli herky yg banyak dulu

 Leave a Reply