JakartaGreater.com - Forum Militer
Jun 142018
 

Jakartagreater.com – Beberapa waktu lalu, majalah National Interest, Amerika Serikat (AS) mengklaim bahwa Jet tempur generasi kelima Su-57 Rusia, sepertinya tidak akan menggantikan kemampuan pesawat tempur generasi keempat Su-35 S dalam hal karakteristik kinerja.

Sputniknews.com mencoba mengkonfirmasi kemampuan Jet tempur Su-57 Rusia. Berbicara kepada Sputniknews.com, yang dirilis 1-6-2018, mantan pilot uji Rusia, Magomed Tolboyev, memuji Jet tempur siluman superioritas udara Sukhoi Su-57 sebagai “masa depan penerbangan tempur Rusia” dan pesawat yang diciptakan dengan bantuan teknologi paling canggih.

Dia ingat bahwa Su-57 mampu terbang dalam mode non-afterburning pada kecepatan Supersonik jelajah 1.600 kilometer (994 mil) per jam.

“Sebuah penerbangan afterburning membuat pemborosan bahan bakar besar, dan Su-57 dapat mengembangkan kecepatan jelajah tanpa menggunakan afterburner. Tidak satu pun di dunia dapat mencapai ini, baik Perancis maupun Inggris, Rolls-Royce atau Pratt & Whitney,” ujar Toloboyev.

Dia mencatat bahwa “apa yang ditunjukkan kepada masyarakat umum hanyalah puncak gunung es dan sisanya hanya tersedia bagi kami – profesional, pilot penguji dan kepemimpinan militer negara.”

“Pengetahuan ini adalah informasi rahasia, itulah mengapa masa depan Su-57 tidak boleh didiskusikan oleh para amatir dari media,” ia menyimpulkan.

Pernyataan Tolobuyev muncul setelah staf The National Interest mengklaim dalam artikel mereka bahwa “Su-57 tidak memiliki masa depan yang sangat cerah” karena pesawat perang itu diduga didasarkan pada “sistem yang dikembangkan untuk” pesawat tempur Su-35 S generasi keempat Rusia.

Penerbangan uji pertama Su-57 berlangsung di bandara Zhukovsky pada 5 Desember 2017. Tes terbang kemudian dilanjutkan pada Februari 2018 dan pesawat itu melakukan debutnya di Parade Hari Kemenangan pada 9 Mei di Lapangan Merah Moskow.

Su-57 dilengkapi dengan sistem avionik state-of-the-art yang mampu melakukan perhitungan medan perang otonom, yang memungkinkannya untuk membantu pilot. Selain itu, pesawat ini dilengkapi dengan Active Airborne Phased Array Radar, yang memungkinkan Su-57 dengan cepat mendeteksi target udara, darat dan laut.

Bagikan :

  14 Responses to “Masa Depan Su-57 Bukan Subyek Diskusi Publik”

  1.  

    Tuh Kan Su-57 tidak memiliki masa
    depan yang sangat cerah

  2.  

    Itu hampir sama spt yg dikatakan Bang Ipul yg sdh ganti profesi jadi agen pulsa.

    Beliau mengatakan “pernyataan media barat itu cmn salah satu propaganda utk memancing tanggapan dr pihak militer rusia”

    Bang ipul jg menyatakan kekecewaan nya setelah membeli rokok di kasir indomarem, tp malah ditawarin pulsa “Lah memangnya saya ngidupin rokok pake kuota?”. Begitu kira2 tanggapan kekecewaan dr bang ipul.

  3.  

    memang su 57 yg terbang kemarin blm full stealth, karna yg full stealth msh dalam proses

    hahhaahaaaa

  4.  

    Tgl diadu aja ma f22, klu f35 anggap sebagai anak bawang agar bs diketahui mn yg terbaik!he3

  5.  
  6.  

    Jelas lah mana pernah pihah barat memuji kemampuan alutista Rusia…

  7.  

    mungkin warjger lg mmberikan pertanyaan ke aming lee kalleee

    hahhaahaaaa

  8.  

    mungkin pemghuni warjager lainnya lg mmberikan pertanyaan keaming lee, mengapa msh dirahasiakan pria trsebut

    hahhaahaaaa

  9.  

    mungkin penghuni warjager lainnya lg mmberikan pertanyaan keaming lee, mengapa msh dirahasiakan pria trsebut

    hahhaahaaaa

  10.  

    sprti biasa, mungkin penghuni warjager lainnya lg mmberikan pertanyaan keaming lee, mengapa msh dirahasiakan pria trsebut

    hahhaahaaaa

 Leave a Reply