Aug 262014
 

Masuk Wilayah RI, 3 Pesawat Tempur Asing Ditangkap

Tiga pesawat tempur, (Foto: Herawati/SINDOnews).

PAPUA – Penangkapan tiga pesawat tempur jenis T-50 i Golden Eagle, dilakukan oleh pesawat Sukhoi SU-27 dan SU-30 milik TNI AU.

Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Wastum mengatakan, penangkapan tiga pesawat tempur ini dilakukan di atas laut Samudra Pasifik.

Sebelumnya radar jenis Thompson buatan Perancis di Biak menangkap keberadaan pesawat tempur asing yang masuk ke wilayah RI tanpa izin.

Sehingga, TNI AU mengerahkan pesawat pengintai Boeing 737 dan pesawat pengejar Sukhoi SU-27 dan SU-30 ke titik lokasi, di mana pesawat  tempur milik musuh berada.

Selama dua hari dilakukan pengejaran dan T-50 ini selalu luput dari pengejaran pesawat Sukhoi milik TNI AU. Pada hari hari ketiga pesawat asing jenis T-50 i Golden Eagle akhirnya tertangkap.

Kemudian dipaksa mendarat di Biak, di mana pasukan TNI AU telah bersiaga penuh.  Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka operasi kesiapan pekan ketahanan udara.

Dilakukan dalam latihan perkasa D-14 yang akan dilaksanakan setiap tahunnya di berbagai daerah, dan kali ini wilayah Papua mendapatkan pelatihan tersebut.

“Latihan perkasa D-14 ini akan dilakukan setiap tahunnya di empat daerah di Indonesia,” kata Letkol Pnb Wastum di Jayapura, Papua, Selasa (26/8/2014).

“Saat ini di Lanud Manuhua Biak, yang mendapatkan latihan D-14 tersebut. Sedangkan Lanud Jayapura berfungsi sebagai penimbul situasi, di mana tiga pesawat T-50 i Golden Eagle ditempatkan,” imbuhnya.

Dalam pelatihan ini, dikerahkan tiga pesawat tempur terbaru milik TNI AU yaitu T-50 Golden Eagle, sebagai pesawat musuh yang dipusatkan di Base Ops Lanud Jayapura.

Pesawat Sukhoi SU-27 dan SU-30 sebagai pesawat pengejar bermarkaskan di Lanud Biak, selanjutnya Boing 737 sebagai pesawat pengintai juga di tempatkan di Lanud Jayapura.

Selain itu, ada pesawat hercules yang di tempatkan di Lanud Jayapura untuk mengangkut pasukan TNI AU. Simulasi ini dilakukan di Papua sejak 25 hingga 29 Agustus 2014 mendatang. Di atas angkasa antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Biak. (sindonews.com)

  38 Responses to “Latihan Su-27 dan T-50 Indonesia”

  1. subsidi ?

    • Numpang pertamax ya @bung Alugroho
      ngga salah tu 3 hari bwat nangkep T-50 GE, padahal klo ngalahin F-18 hornet aja kayak ny lebih mudah…

      maaf analisa awam,

      • ini kan simulasi latihan,,
        mungkin di adakan untuk kemungkinan terburuk yg mungkin terjadi seperti itu..

        maaf asumsi orang awam..
        salam hangat bung @GW_TIGER 🙂

  2. cuman latihan to… aku pikir beneran

  3. intercept training..

  4. o latihan toooooh.. 🙂

  5. kebetulan banget ya akir2 ini

  6. pelatihan sekaligus untuk mengetahui kesiapan lanud di jayapura. bisa jadi merupakan calon ditempatkannya sukhoi dan golden eagle yg akan datang. siapa tau akan membeli lagi he he he

  7. daerah selatan jatah si sukro..ye..

  8. mantab….

  9. pasti latihanya untuk antisipasi armada ke 7

  10. lanjutkan
    persiapan penambahan armada tempur welcome SU-35 SU34

  11. absen dulu

  12. tak kiro lak tenan………

  13. kok ngga ketangkep2 ya apa ngirit avtur, soalnya radar kita makincanggih jadi jauh jangkauannya. afterburning terus ya bisa2 ngga bisa rtb

  14. ternyata latihan….
    udah mau komment Hajar Bleh…hahahaha….

  15. Biasa nya kalu dah di babar di jkgr…pesawt sukhoi dah didatang dari rusia…he2e…gak tahu seri apa…

  16. Modus nya kyk nya spt latgab AL bareng bbrp Negara di Natuna..

    Abis Latgab diblg Sukhoi yg 3 biji utk sementara dititipin dlu di Biak dgn alasan blablabla.. Pdhal aslinya Sukhoinya dah ikutan balik kanan ke Hasanuddin smntara di Biak msh ada ketinggalan 3 biji Sukhoi. Nah yg ditinggal di Biak itu nnti Sukhoi yg mana.?? :mrgeen:

    Maaf cm analisa ngawur.. 🙂

  17. Sukhoi family yg di Biak kayaknya Su-34/35/50 serta Su-27/30 yg sering ditongolin.

  18. Gak latian dogfight sekalian? Mungkin bung erich bisa kasih pendalaman materi..????

  19. kyknya kl tni au udh mulai byk pespurnya udh mesti dibuatin agressor squadron deh biar lbh ajib.. bisa dimulai dgn memberdayakan f-5e tigerII yg udh lawas.. *maaf, cuma analisa tukang mie ayam.. hehehe..

  20. Saya mengira ini beneran eh taunya latihan doang..

  21. semankin memperjelas..
    maenan blok timur akan menetap di tanah irian..
    pertama latihan ada layangan blok timur
    kemudian dititipkanlah layangan blok timur..
    (secara tulisan sangat mudah dengan kata “dititipkan”..namun untuk sebuah satuan udara angkatan perang,pasti banyak hal kompleks yang dilakukan walau dengan kata titip..)
    selanjutnya adalah berdatangan lah layangan layangan blok timur baik pendamping,pencegat dan pemukul
    maaf..hanya analisa tingkat rendah…
    mohon koreksi
    nuhun

  22. Selalu penasaran sama kata yang dikerengin , apa ya kira kiraa @senior

    Thanks

  23. Bangganya jadi rakyat NKRI…Nusantara semakin besar, kuat & akan semakin kuat…Semoga.

  24. Di artikel su 27/30 sebagai pengejar..tukang pukulnya sapa ayo …

  25. SU 27 mutan ya ndan…ato cuma covernya aja SU 27 tapi rasanya lebih legit….huehehehehehehehe

    Maaf lancang Pendapat tukang cuci piring…

  26. Sejak Kapan Sukhoi Pindah base ke biak ?

  27. Hmmm ato mungkin T-50 sengaja d buat latihan umpan ya? kan bisa aja tuh T-50 sengaja d lawanin heavy fighter utk mmprlancar skill pilotnya jaga2 klo musuh pake heavy fighter sedangkan kita hny bsa mnggunakan alat seadanya d wilayah situ …

    Maaf analisa ngawur hehehe

 Leave a Reply