Latihan Su-27 dan T-50 Indonesia

38
122

Masuk Wilayah RI, 3 Pesawat Tempur Asing Ditangkap

Tiga pesawat tempur, (Foto: Herawati/SINDOnews).

PAPUA – Penangkapan tiga pesawat tempur jenis T-50 i Golden Eagle, dilakukan oleh pesawat Sukhoi SU-27 dan SU-30 milik TNI AU.

Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Wastum mengatakan, penangkapan tiga pesawat tempur ini dilakukan di atas laut Samudra Pasifik.

Sebelumnya radar jenis Thompson buatan Perancis di Biak menangkap keberadaan pesawat tempur asing yang masuk ke wilayah RI tanpa izin.

Sehingga, TNI AU mengerahkan pesawat pengintai Boeing 737 dan pesawat pengejar Sukhoi SU-27 dan SU-30 ke titik lokasi, di mana pesawat  tempur milik musuh berada.

Selama dua hari dilakukan pengejaran dan T-50 ini selalu luput dari pengejaran pesawat Sukhoi milik TNI AU. Pada hari hari ketiga pesawat asing jenis T-50 i Golden Eagle akhirnya tertangkap.

Kemudian dipaksa mendarat di Biak, di mana pasukan TNI AU telah bersiaga penuh.  Simulasi tersebut dilakukan dalam rangka operasi kesiapan pekan ketahanan udara.

Dilakukan dalam latihan perkasa D-14 yang akan dilaksanakan setiap tahunnya di berbagai daerah, dan kali ini wilayah Papua mendapatkan pelatihan tersebut.

“Latihan perkasa D-14 ini akan dilakukan setiap tahunnya di empat daerah di Indonesia,” kata Letkol Pnb Wastum di Jayapura, Papua, Selasa (26/8/2014).

“Saat ini di Lanud Manuhua Biak, yang mendapatkan latihan D-14 tersebut. Sedangkan Lanud Jayapura berfungsi sebagai penimbul situasi, di mana tiga pesawat T-50 i Golden Eagle ditempatkan,” imbuhnya.

Dalam pelatihan ini, dikerahkan tiga pesawat tempur terbaru milik TNI AU yaitu T-50 Golden Eagle, sebagai pesawat musuh yang dipusatkan di Base Ops Lanud Jayapura.

Pesawat Sukhoi SU-27 dan SU-30 sebagai pesawat pengejar bermarkaskan di Lanud Biak, selanjutnya Boing 737 sebagai pesawat pengintai juga di tempatkan di Lanud Jayapura.

Selain itu, ada pesawat hercules yang di tempatkan di Lanud Jayapura untuk mengangkut pasukan TNI AU. Simulasi ini dilakukan di Papua sejak 25 hingga 29 Agustus 2014 mendatang. Di atas angkasa antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Biak. (sindonews.com)

38 KOMENTAR

  1. Modus nya kyk nya spt latgab AL bareng bbrp Negara di Natuna..

    Abis Latgab diblg Sukhoi yg 3 biji utk sementara dititipin dlu di Biak dgn alasan blablabla.. Pdhal aslinya Sukhoinya dah ikutan balik kanan ke Hasanuddin smntara di Biak msh ada ketinggalan 3 biji Sukhoi. Nah yg ditinggal di Biak itu nnti Sukhoi yg mana.?? :mrgeen:

    Maaf cm analisa ngawur.. 🙂

  2. semankin memperjelas..
    maenan blok timur akan menetap di tanah irian..
    pertama latihan ada layangan blok timur
    kemudian dititipkanlah layangan blok timur..
    (secara tulisan sangat mudah dengan kata “dititipkan”..namun untuk sebuah satuan udara angkatan perang,pasti banyak hal kompleks yang dilakukan walau dengan kata titip..)
    selanjutnya adalah berdatangan lah layangan layangan blok timur baik pendamping,pencegat dan pemukul
    maaf..hanya analisa tingkat rendah…
    mohon koreksi
    nuhun

  3. Hmmm ato mungkin T-50 sengaja d buat latihan umpan ya? kan bisa aja tuh T-50 sengaja d lawanin heavy fighter utk mmprlancar skill pilotnya jaga2 klo musuh pake heavy fighter sedangkan kita hny bsa mnggunakan alat seadanya d wilayah situ …

    Maaf analisa ngawur hehehe