JakartaGreater.com - Forum Militer
Apr 152018
 

Detail Serangan Arsenal Kimia di Suriah. (photo: U.S. Dept of Defense – @DeptofDefense)

Washington, Jakartagreater.com – Angkatan udara dan laut AS, Inggris dan Prancis melancarkan serangan terhadap arsenal senjata kimia pemerintah Suriah sebagai pembalasan atas penggunaan senjata semacam itu pada warga sipil, ujar Menteri Pertahanan Amerika Serikat James N. Mattis dan Pimpinan Kepala Staf Gabungan Jenderal Marinir Joe Dunford, pada konferensi pers Pentagon, 13-4-2018 malam, dirilis defense.gov.

“Sebagaimana dunia tahu, rakyat Suriah telah sangat menderita di bawah kebrutalan berkepanjangan rezim Assad,” kata sekretaris itu. “Pada 7 April 2018, rejim memutuskan untuk kembali menentang norma-norma orang beradab yang menunjukkan ketidakpedulian terhadap hukum internasional dengan menggunakan senjata kimia untuk membunuh wanita, anak-anak dan orang-orang tak berdosa lainnya. Kami dan sekutu kami menemukan kekejaman ini tidak bisa dimaafkan. ”

Presiden Donald J. Trump memerintahkan penyerangan untuk menghentikan rezim menggunakan senjata tidak manusiawi seperti itu lagi. Mattis mengatakan menghentikan kekejaman adalah kepentingan nasional vital Amerika Serikat.

Fasilitas Penelitian dan Pengembangan

Serangan-serangan itu menyerang fasilitas penelitian, pengembangan, dan produksi senjata kimia milik pemimpin Suriah Bashar Assad. Penyerangan malam ini jauh lebih keras daripada yang tahun lalu, ketika Amerika Serikat meluncurkan 58 Rudal terhadap pangkalan udara Shayrat menyusul terjadinya serangan kimia.

“Jelas, rezim Assad tidak mendapatkan pesan itu tahun lalu,” kata Mattis.

Penyerangan sekarang mengirim pesan yang sangat jelas kepada para pemimpin Suriah “bahwa mereka tidak harus melakukan serangan senjata kimia lain yang akan mereka pertanggungjawabkan,” kata sekretaris.

Mattis menekankan bahwa serangan diarahkan terhadap rezim Suriah, dan para perencana serangan berusaha keras untuk menghindari korban sipil dan asing. “Ini adalah waktu bagi semua negara beradab untuk segera bersatu untuk mengakhiri perang saudara Suriah dengan mendukung proses perdamaian Jenewa yang didukung PBB,” kata sekretaris itu.

Tiga kekuatan negara diintegrasikan di seluruh perencanaan dan pelaksanaan operasi, kata Jenderal Dunford. “Target yang dipukul dan dihancurkan secara khusus terkait dengan program senjata kimia rezim Suriah,” katanya.

Target pertama adalah pusat penelitian ilmiah di daerah Damaskus yang lebih besar. Fasilitas militer merupakan pusat penelitian, pengembangan, produksi dan pengujian agen kimia dan biologi, kata jenderal itu. Target kedua adalah fasilitas penyimpanan senjata kimia di sebelah barat Homs. “Kami menilai ini adalah lokasi utama dari sarin Suriah dan peralatan produksi prekursor,” katanya. “Target ketiga … berisi fasilitas penyimpanan senjata kimia dan pos komando penting.”

Kapal penjelajah rudal USS Monterey menembakkan rudal Tomahawk di wilayah operasi Armada ke-5 AS, 14 April 2018. (U.S. Navy photo by Lt. j.g Matthew Daniels)

Degradasi Jangka Panjang

Penyerangan harus menghasilkan degradasi jangka panjang kemampuan perang kimia dan biologi Suriah, kata Jenderal Dunford. “Penyerangan itu bukan hanya pesan yang kuat kepada rezim bahwa tindakan mereka tidak bisa dimaafkan, tetapi juga menimbulkan kerusakan maksimum tanpa risiko yang tidak perlu bagi warga sipil,” kata Jenderal Dunford.

Penyerangan itu juga direncanakan untuk mengurangi risiko bagi pasukan Rusia yang mendukung rezim Assad, kata Jenderal Dunford.

Lebih dari 2 kali lipat jumlah persenjataan yang digunakan dalam serangan tahun lalu digunakan dalam hal ini, kata Jenderal Dunford. Dia mengatakan ada laporan ada aksi dari anti-pesawat Suriah, tetapi terlalu dini untuk menilai efektivitasnya. Tidak ada korban dari sekutu.

Penyerangan ini dimaksudkan untuk menghalangi Assad dari merencanakan serangan lain, dan pasukan sekutu siap untuk melanjutkan aksi jika Assad terus menggunakan senjata terlarang ini, kata Mattis. (Defense.gov).

Bagikan:

  30 Responses to “Mattis dan Dunford tentang Serangan ke Arsenal Kimia Suriah”

  1.  

    cuma bisa ngakak

  2.  

    Di sini menunjukan betapa pentingnya rudal pertahanan udara di setipa negara!!!!!!!!!!!!!!!!

  3.  

    2017 –> 50++ tomahawk
    2018 –> 100++ tomahawk, jassm-er, scalp-eg, mdcn, strom shadow.
    2019 –> 200++ railgun
    2020 –> 300++ hypermega particle cannon
    2021 –> 400++ blaster cannon
    2022 –> 500++ satelit ion cannon

  4.  

    https://dunia.tempo.co/read/1079796/gambar-satelit-tunjukkan-instalasi-militer-suriah-rusak-parah nih tomahawk bahaya kan ada yang gak ketangkis dan di rahasiain pemerintah suriah dan russia tuh #indonesiakrisisrudal

  5.  

    Mengamati perilaku AS dan sekutunya di Timur Tengah, terutama serangan di Irak dengan alasan produksi senjata nuklir (alasan yang terpublikasi) menunjukkan AS dan sekutunya adalah negara yg bisa menghalalkan segala cara, agar segala keinginannya tercapai, arogansi dan dominasi sepihak dalam urusan global tidak diganggu.

    Kata kunci agresi AS, Inggris dan Perancis ke Suriah adalah pemakaian senjata kimia. Tapi dari awal hingga yg terakhir AS tidak bisa membuktikan bahwa Suriah telah memakai senjata tersebut. Bahkan PBB. Karena kalau benar seperti tuduhan AS dan sekutunya, bukannya AS bisa mendapatkan mandat dari PBB untuk memberi pelajaran kepada Suriah? Bukankah itu yang membuat AS frustasi?

    •  

      Tdk ada negara bar bar yg menghalalkan sgl cara d dunia kecuali negara Barbarika & kroco2nya… bom kimia hanya akal2an Barbarika untuk bisa menyerang Suriah…. terbukti 1 minggu sblm kejadian bom kimia… bomber B-1B sdh d siapkan terlebih dahulu d Qatar….

  6.  

    “Sebagaimana dunia tahu, rakyat Suriah telah sangat menderita di bawah kebrutalan berkepanjangan rezim Assad,” kata sekretaris itu. “Pada 7 April 2018, rejim memutuskan untuk kembali menentang norma-norma orang beradab yang menunjukkan ketidakpedulian terhadap hukum internasional dengan menggunakan senjata kimia untuk membunuh wanita, anak-anak dan orang-orang tak berdosa lainnya. Kami dan sekutu kami menemukan kekejaman ini tidak bisa dimaafkan. ”

    Sama sekli tidak menyebutkan kekejaman ISIS… dan rudal sejenis Tomahawk tidak ada yang diluncurkan kearah ISIS…

  7.  

    Semua sdh diskenariokan dan diplot sutradara aka dalang dimulai dgn Arab Spring, cuma masyarakat TimTeng dan Afrika mau diadu domba demi megaproyek Israhell Raya!

  8.  

    Penyerbuan Suriah & Irak bisa kita ambil hikmah nya, sdh saatnya Indonesia punya tameng anti misil balistik …
    AL hrs punya sekelas Aster 30, Millennium Gun, Pantsyr M kaprang
    AU hrs punya sekelas S400, Pantsyr, Skyshield dll
    AD hrs punya sekelas S400, Pantsyr, Skyshield dll

    •  

      Sbenarnya punya S300 saja gak papa kog,cuman harus komplit,s300+BUK+skhyshield,S300+S350+tipe 90 (oerlikon 35mm lisensi rhainmetal utk china,manual tapi ini),..kan jadi tahu fungsinya penggunannya, tulang punggungnya tetap yg “SAM MEDIUM”yg berkemampuan menangkal rudal,S300,sebagai pengisi gap yg kosong pas harus reload/atau pembersihan sisa2 rudal yg masih menerobos masuk,atau juga malah dibalik tembakan dulu S300 dr awal,sisa dhajar yg medium+pantyr/skyshield,S300 langsung posisi reload,…nah dari kejadian kemaren cari “SAM MEDIUM” yg sudah terbukti 1.kemampuannya, 2.yg murah reloadnya,..sekali lagi reloadnya,..sistemnya mahal dikit gak papa, 3,beli yg paketan bisa 12× reload,(kalo menurut bung seno 12 tembakan cegatan hanya akan hajar 6 sasaran)…nah..bukannya fans boy dipihak satunya, tapi kalo jaga spot SAM pas reload saya pilih pantsir,dia dibekali 16 rudal jarak 20km dan moda machine gun, skyshield bagus,dia akan hajar rudal yg datang,tapi dia tidak akan dapat mengusir pesawatnya jika jaraknya dekat kecuali dikombo sama startrek kita,..(stratrek cuman 7 km rangenya),..ingat korea selatan saja bekerja sama dengan rusia maka lahirlah S350 VITYAS,…mungkin dia produksi sendiri rudalnya,jadi yah reloadnya tak terhingga…korsel kelihatan sekali dia dapat menilai rapatnya SAM buatan rusia tsb fungsi sebagai tulang punggung(workhorses),ada yg bilang formasi SAM nato 4+1,maksutnya gimana ya?..misal: 1 long SAM dijaga 4 medium sam,1 medium SAM dijaga 4 short SAM??…begitukah?..yaah semua yg saya omongin diatas..dengan catatan yg serang bisa nembakin 100 rudal setara tomw hanya sebagai pengecoh atau “iseng2 berhadiah”…jadi ya setara US kekuatannya..bisa gabungan 3 -4 negara,bisa 2 negara,bisa jga 1 negara..saya yakin bapak2 TNI kita pasti dapat berita yg lebih akurat,..dan tahu apa yg harus direncanakan utk pembalanjaan..JAYALAH SELALU NKRI SAMPAI DIAKHIR JAMAN!!…AAMIIN!!.. ALLOHUAKBAR!!..

  9.  

    Senjata kimia sekedar akal2 kaum barbar, jika punya hati pasti tahu itu tidak benar dan bela yg benar bukan pemerintah kanibal barbar

    https://www.facebook.com/groups/globalskywatch/permalink/10160337589855302/

 Leave a Reply