Sep 132017
 

Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo memberi pembekalan kepada siswa Seskoad di Bandung, Jawa Barat, 12/9/2017. (Kodam Pattimura)

Ambon – Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo memberikan pembekalan kepada siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Gedung Seskoad Bandung, Jawa Barat.. Siswa Sekolah Staf dan Komando ini berjumlah 281 orang, terdiri dari 272 siswa regular dan 9 siswa mancanegara,

Materi pengarahan yang disampaikan adalah Kepemimpinan dengan Konsep 5S dan 1T, yaitu Strategy, Structure, System, Skill, Speed, dan Target.

“Saya sudah menerapkan kepemimpinan dengan Konsep 5S dan 1 T selama bertugas, mulai dari Kopassus, Danyonif 741 Kodam IX/Udayana, Danbrigif 3 Kostrad, Danrem 61/SK, Wadanjen Kopassus, Danpaspampres, Danjen Kopassus dan Pangdam XVI/Pattinura,” ujar Mayjen Doni Monardo, Selasa 12-9-2017 di hadapan para siswa Seskoad.

Menurutnya, Strategy bermakna bahwa pemimpin sebelum menjabat telah mempunyai rencana atau angan-angan sehingga sewaktu masuk telah memiliki penilaian. Setiap pemimpin memiliki trik berbeda-beda. Structure adalah organisasi. Walau terkadang terbentur kebijakan pimpinan atas, harus dimanfaatkan untuk kepentingan tugas.

System artinya bekerja dalam sistem, manfaatkan elemen organisasi sehingga tidak ada penyimpangan. Skill, sebagai atasan harus dapat meningkatkan skill anak buah. Caranya, jangan pasrah dengan keadaan. Speed, semua pemimpin tidak tahu berapa lama akan menjabat, dan oleh sebab itu harus berbuat sesuatu sehingga anak buah dapat merasakan ada kesan positif yang didapat.

“Selanjutnya yang penting juga adalah Target. Apa target kita? Satuan ini mau diapakan? Untuk mendapatkan jabatan, kita tidak perlu menjelekkan orang lain, bekerja saja yang baik,” ujar Mayjen Doni Monardo.

Dia juga menyatakan setiap satuan yang dipimpinnya selalu mendapat prestasi yang baik. Contohnya Kodam XVI/Pattimura yang dalam 2 tahun terakhir ini meraih beberapa prestasi, di antaranya Juara Umum 1 Tontangkas TNI AD periode 2 tahun 2016.

Begitu pula prestasi tim tembak dan Yong Moodo semakin meningkat dari tahun 2016 menduduki peringkat bawah, pada tahun 2017 berada di urutan 3 dan 5. “Tingkat pelanggaran prajurit pun semakin menurun pada tahun 2017 ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mayjen Doni Monardo juga menjelaskan tentang program Emas Biru dan Emas Hijau yang terus dikerjakan Kodam XVI/Pattimura dalam merawat perdamaian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku dan Maluku Utara.

Dia mengungkapkan, dibutuhkan data dan kajian yang cukup dalam untuk menggagas “Program Emas” yang menjadi produk unggulan di Kodam XVI/Pattimura itu. Menurut dia, program Emas Biru dan Emas Hijau adalsh bentuk “smart power” melalui pendekatan kesejahteraan (prosperity approach) dan keamanan (security approach) yang seimbang.

Program itu diarahkan untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat kesejahteraan masyarakat melalui usaha pemberdayaan yang dikemas secara baik serta disesuaikan kondisi karakteristik wilayah maupun potensi sumber daya alam yang ada.

Terbukti model pendekatan ini membawa dampak positif antara lain :

  1. Konflik permanen di antara daerah yang berseteru semakin berkurang.
  2. Semakin mencairnya hubungan sosial kemasyarakatan.
  3. Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menyerahkan senjata api kepada aparat TNI-Polri.
  4. Motivasi para pendukung kelompok separatis RMS semakin berkurang atau lemah.
  5. Jaringan laskar jihad menolak radikalisme dan terorisme.
  6. Menggeliatnya pertumbuhan ekonomi di pedesaan dan daerah pinggiran.

“Program ini akan berdampak multi efek yang salah satunya sebagai power plant pertahanan negara, dimana pertahanan negara yang kuat dan hebat adalah rakyat yang sejahtera,” katanya. Sebelumnya, Mayjen Doni Monardo membagikan buku “Cara Kodam XVI/Pattimura Menyelesaikan Konflik” untuk para siswa dan pejabat Seskoad.

Buku berisi artikel-artikel pemberitaan media mengenai kegiatan Kodam XVI/Pattimura itu diberikan untuk tambahan referensi para siswa. Di akhir acara, Danseskoad Mayjen TNI Dody Usodo memberi apresiasi positif serta ucapan terima kasih kepada Mayjen TNI Doni Monardo.

“Semoga materi kepemimpinan yang telah disampaikan Mayjen Doni dapat menjadi bekal para siswa Seskoad dalam memimpin TNI AD di masa yang akan datang,” ujar Mayjen TNI Dody Usodo . (Antara).

 Leave a Reply