Jun 262018
 

JakartaGreater.com – Perancang dan produsen sistem rudal terkemuka asal Eropa, MBDA dan pembuat kendaraan nirawak Milrem Robotics akan mulai mengembangkan kendaraan darat nirawak (UGV) pertama di dunia yang dirancang khusus untuk tujuan anti-tank.

Seperti dilansir dari laman Azeri Defence, proyek gabungan ini akan menampilkan sistem IMPACT (Integrated MMP Precision Attack Combat Turret) dari MBDA yang mana bakal diintegrasikan ke dalam kendaraan darat tanpa awak THeMIS oleh Milrem Robotics.

Sistem tersebut akan dioperasikan dari jarak jauh dan sejalan dengan tujuan utama dari pengembangan sistem untuk menggantikan manusia di medan perang dengan robot yang lebih mampu dan sepertinya ini mengikuti jejak yang telah di ambil oleh Rusia dengan seri Terminatornya.

Kendaraan pendukung infanteri dan juga berperan sebagai anti-tank, BMPT Terminator buatan Rusia

“Salah satu tantangan dalam pertempuran kota adalah menjaga untuk infanteri anti-tank tersembunyi dari peralatan pengawasan musuh yang dapat dengan mudah mendeteksi keberadaan tentara. Tujuan proyek integrasi bersama kami adalah demi mengembangkan sistem yang memiliki jejak panas rendah dan yang paling penting akan membuat infanteri berada pada jarak yang aman”, jelas Brigjen Alar Laneman, penasehat militer di Milrem Robotics.

MMP adalah satu-satunya senjata berpemandu anti-tank generasi ke-5 di dunia, yang sekarang beroperasi di Angkatan Bersenjata Prancis, telah dikembangkan untuk aplikasi yang bisa dipasang dan dilepas serta cocok untuk kendaraan darat tanpa awak (UGV).

Dengan jangkauan 4 km+ dan dua mode pengaktifannya yakni kunci sebelum peluncuran (LOBL) dan kunci setelah peluncuran (LOAL), MMP memberikan THeMIS UGV kemampuan yang tak tertandingi untuk menyerang target di luar jarak pandang.

MMP memungkinkan operasi jarak jauh untuk melibatkan target pertempuran yang sangat diam-diam pada jarak yang lebih jauh dari musuh untuk menangkis tembakan, dari balik perlindungan dan di dalam struktur bangunan.

“Instalasi MMP yang ditempatkan di UGV juga menyediakan kemampuan ISTAR (Intelijen, Pengawasan, Target Akuisisi & Pengintaian) melalui integrasi langsung dengan jaringan C4I, memberikan data intelijen dari peleton di medan perang”, terang penasehat militer MBDA, Kolonel (Purn) Francis Bordachar.

  3 Responses to “MBDA dan Milrem Robotics Akan Kembangkan Wahana Darat Anti-Tank Nirawak”

  1.  

    Berharap inhan dlm negeri mampu membuat hal yg sama dgn inhan yg telah mapan didunia!he3. Perang semakin mahal dgn memakai senjata yg semakin canggih berbanding lurus dgn kemahalannya, lama2 byk yg beralih kesenjata China dgn versi yg lbh murah.

  2.  

    Wah, MBDA bekerjasama dengan Robotik merem-melek ini ya? 😆

  3.  

    Mari kita bahas yg lain…

    Pertanyaan sy adalah lebih cepat sih mana Rudal atgm jika dibandingkan dng Peluru proyektil tank untuk menghancurkan target??