Jan 172019
 

Peluncuran sistem pertahanan dwi-peran untuk pertahanan udara dan anti-permukaan jarak pendek dilengkapi rudal Mistral © MBDA Systems

JakartaGreater.com – Di penghujung 2018, MBDA berhasil menunjukkan penggunaan rudal Mistral terhadap kapal cepat seperti Fast Inshore Attack Craft (FIAC), seperti dilansir dari rilis resmi MBDA Systems pada hari Rabu, 9 Januari 2019.

Sejumlah delegasi asing menghadiri demonstrasi penembakan yang dilakukan dari turret kubah otomatis SIMBAD-RC yang ada di darat terhadap kapal semi-rigid yang dikendalikan dari jarak jauh, lebih dari 3 km di lepas pantai. Skenario itu, dimaksudkan untuk mewakili perlindungan diri kapal terhadap ancaman asimetris (komando atau serangan teroris).

Dalam versi terbarunya saat ini yang berada dalam pelayanan dengan Angkatan Bersenjata Prancis, Mistral adalah rudal pertahanan udara yang dilengkapi dengan pencari infra-merah dan kemampuan pemrosesan gambar canggih yang memungkinkan untuk melibatkan target dengan tanda tangan termal rendah dari jarak jauh (target tersebut termasuk UAV, misil dan kapal cepat), sementara pada saat yang sama juga menawarkan ketahanan yang sangat baik terhadap tindakan balasan.

Sistem pertahanan dwi-peran untuk pertahanan udara dan anti-permukaan jarak pendek dilengkapi rudal Mistral © MBDA Systems

SIMBAD-RC adalah sistem pertahanan udara maritim jarak pendek yang dikendalikan dari jarak jauh, mampu menyediakan kapasitas yang sangat efisien terhadap beragam ancaman, mulai dari pesawat tempur, rudal anti-kapal hingga ancaman kecil seperti UAV hingga jarak maksimum 6,5 kilometer.

Sistem ini mudah dipasang, dan dengan demikian memberikan unit-unit kecil atau kapal pendukung dengan kapasitas pertahanan diri yang sesungguhnya bahkan dapat memastikan pertahanan yang diperkuat bagi jenis kapal permukaan lainnya. Setiap menara mendukung dua rudal Mistral yang siap ditembakkan.

MBDA sukses uji coba kemampuan anti-permukaan dari rudal Mistral © MBDA Systems

Menara dioperasikan dari jarak jauh, memungkinkan operator untuk tetap berada dibawah perlindungan dipusat operasi kapal dengan demikian memastikan ketersediaan operasional yang lebih lama jika terjadi peringatan perang.

“MBDA terus berupaya untuk membantu angkatan bersenjata memanfaatkan investasi mereka secara optimal dalam produk-produk kami”, kata CEO MBDA, Antoine Bouvier.

Bouvier menambahkan bahwa demonstrasi kombinasi SIMBAD-RC Mistral terhadap target permukaan mencerminkan kebijakan MBDA untuk memberikan kapasitas tambahan pada sistem pertahanan untuk melengkapi yang semula dirancang untuk mereka sediakan.