Jan 212018
 

Rudal jelajah anti kapal (AShM) RGM-84A Harpoon © US Navy via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Departemen Luar Negeri AS telah mengambil keputusan untuk menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing ke Meksiko untuk rudal permukaan RGM-84L Harpoon Blok II, rudal taktis Rolling Airframe Missile (RAM) Blok II, torpedo ringan MK 54 Mod 0 dengan perkiraan biaya US $ 98,4 juta, seperti diumumkan oleh DSCA. (5/1/2018)

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS atau Defense Security Cooperation Agency (DSCA) telah menyampaikan sertifikasi yang diperlukan dan memberitahukan Kongres tentang kemungkinan penjualan tersebut.

Pemerintah Meksiko telah meminta untuk membeli:

  • 6 rudal peluncur permukaan RGM-84L Harpoon Block II
  • 23 rudal taktis Rolling Airframe Missile (RAM) Block II
  • 6 torpedo ringan MK 54 Mod 0
  • 8 kontainer RAM MK 825 Mod 0
  • 1 RAM Blok 2 MK 44 Mod 4
  • 2 peluncur torpedo tiga tabung SVTT MK 32
  • 250 butir amunisi AA98 25 mm berdaya ledak tinggi dan semi penembus baja
  • 750 butir amunisi latihan A976 25 mm
  • 480 butir amunisi BA22 57 mm berdaya ledak tinggi yang bisa diprogram
  • 960 butir amunisi latihan BA23 57 mm

Termasuk wadah, suku cadang dan perbaikan, peralatan uji dan pendukung, publikasi dan dokumentasi teknis serta pelatihan personil.

Peluncur Rolling Airframe Missile (RAM) RIM-116 © Darkone via Wikimedia Commons

Penjualan yang diusulkan AS ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan mitra strategis. Meksiko telah menjadi mitra yang kuat dalam memberantas kejahatan terorganisir dan organisasi perdagangan narkoba.

Penjualan sistem berbasis kapal perang ke Meksiko akan secara signifikan meningkatkan dan memperkuat kemampuan maritimnya. Meksiko bermaksud menggunakan artikel dan layanan pertahanan ini untuk memodernisasi angkatan bersenjata dan memperluas dukungan angkatan laut dan maritim yang ada untuk memerangi organisasi kriminal.

Meksiko bermaksud menggunakan sistem persenjataan tersebut di kapal kelas Sigma 10514 milik Angkatan Laut Meksiko. Sistem akan memberi peningkatan kemampuan dalam pertahanan yang efektif terhadap jalur laut kritis.

Penjualan yang diusulkan dari sistem serta dukungan ini akan meningkatkan potensi kemitraan maritim Meksiko dan menyesuaikan kemampuannya dengan angkatan laut regional yang ada. Meksiko belum pernah membeli sistem ini sebelumnya. Meksiko tidak akan kesulitan menyerap peralatan ini ke dalam angkatan bersenjatanya.

Penjualan peralatan yang diusulkan tersebut tidak akan mengubah keseimbangan dasar militer di wilayah itu. Peralatan akan disediakan dari persediaan AS. Tak ada kesepakatan offset yang diusulkan sehubungan dengan potensi penjualan ini.

  17 Responses to “Meksiko Borong Rudal dan Torpedo dari Amerika”

  1.  

    Udah borong apa masih diminta sumbang buat bayar tembok ya? Ayo bantu AS dong, siapin kotak amal, gegara bangun tembok abis duitnya… kesian kan…

  2.  

    wah salut buat Mexico … Sigma 10514 nya diisi sista gahar neh !
    hampir 100jt dollar buat ngisi 1 kapal perang,
    kita perlu jg membandingkan dg isian PKR PAL, sy tetep pengen PKR pake Aster 15/30 utk hanud, di buritan tambah RAM buatan Jerman

  3.  

    Meksimo baik hati, mungkin kasihan sama pemerintah amerika yg tdk punya duit maka diborong rudalnya

    ğŸ˜Ž

  4.  

    belum beruntung

  5.  

    Kok pesan harpoon cuma 6 biji doank.? Cuma utk 1 kapal.?

  6.  

    ini karena negara2 Arab yang tidak mau memberikan bantuan kepada UNRWA (Badan Pengungsi Palestina) jadi banyak yang keluar uang Amerika belum termasuk bantuan kepada Mesir, Yordania dan negara2 Arab lainnya yang menghabiskan miliaran DOLLAR.
    alasan selalu mendukung dan barisan depan untuk PALESTINA tapi nyatanya 50 negara2 Arab dibandingkan sama AMERIKA masih kalah yang 50 negara2 Arab memberikan bantuan sama badan pengungsi PALESTINA.
    RUSIA dan CHINA seperti tidak mau tau sama sekali yang terpenting negara nya Makmur.
    itu lah tugas berat negara UNITED STATES OF AMERICA sebagai negara ADIDAYA, ADI KUASA, KSATRIA, PERKASA, DEWAAAAA, SUPER POWER. militer negara sendiri belum kelar urusannya harus berjuang untuk memikirkan kehidupan negara2 lain seperti negara2 Arab dan terutama PALESTINA yang menyerap bantuan AS sebesar 60 juta US dollar.pada hal PALESTINA selalu menentang AMERIKA. itu lah baik dan perhatian nya AMERIKA kepada negara2 lain. belum lagi MESIR dan YORDANIA yang setiap tahun dapat bantuan dari AMERIKA. negara2 kaya minyak seperti ARAB SAUDI dan negara2 kaya GAS seperti RUSIA tidur semua atau tiarap semua seperti tidak mau tahu………..