Okt 202017
 

Model jet tempur KFX/IFX (photo : DefenseWebTV via Svantana – Defence.pk)

Jakartagreater.com. Model jet tempur KFX/IFX tampil dalam Seoul International Aerospace & Defense Exhibition, Adex 2017 yang berlangsung 17 – 22 October 2017, di Seoul Airport, Korea Selatan.

Event ini menampilkan produk dan pelayanan : pengembangan pertahanan, sistem elektronik pertahanan, mesin, helikopter, suku cadang penerbangan global dan banyak lagi produk dan layanan terkait lainnya.

Salah satu yang ditampilkan di sini adalah model jet tempur KFX yang semakin rinci. Model jet tempur ini ditampilkan, lengkap dengan berbagai persenjataan dan sistem elektronik yang akan mengisi pesawat tempur gen 4,5 ini.

Desain final dari pesawat tempur Korea Aerospace Industries / KF-X/IF-X, diharapkan terwujud pada bulan Juni 2018, di mana saat itu pembuatan desain rinci akan dimulai.

Model jet tempur KFX/IFX (photo : DefenseWebTV via Svantana – Defence.pk)

Jet tempur KFX/IFX akan dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara MBDA Meteor dan Diehl IRIS-T, ujar sumber Departemen pertahanan Korea Selatan, dirilis Aviationweek.com, 12/10/2017.

IRIS-T (Infra Red Imaging System Tail / Thrust Vector-Controlled) adalah program yang dipimpin Jerman untuk mengembangkan rudal udara-ke-udara infra merah jarak pendek untuk menggantikan Sidewinder AIM-9 yang digunakan di beberapa negara anggota NATO. Setiap pesawat yang mampu menembak Sidewinder juga mampu meluncurkan IRIS-T.

Model jet tempur KFX/IFX (photo : DefenseWebTV via Svantana – Defence.pk)

Cobham akan mengirimkan sejumlah unit Peluncur Rudal / Missile Eject Launcher (MEL) ke KAI pada tahun 2020 untuk pesawat tempur KF-X, yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2025. Alat ini adalah long stroke ejection system yang sangat kuat yang memungkinkan pengangkutan dan pelepasan rudal udara-ke-udara jenis Meteor atau AMRAAM tanpa perubahan peran”, ujar Vice President, GM dari Cobham Mission Systems Wimborne, Ken Kota.

Model jet tempur KFX/IFX (photo : DefenseWebTV via Svantana – Defence.pk)

Korea Selatan juga berfokus pada pengembangan radar AESA buatan dalam negeri. Pada tahun 2016, Badan Pembangunan Pertahanan (ADD) yang dikelola negara menandatangani kontrak dengan Hanwha Thales, sebuah perusahaan pertahanan setempat yang kemudian mengganti nama menjadi Hanwha Systems, untuk pembuatan radar. ADD memiliki kesepakatan terpisah untuk mendapatkan bantuan dari Elta Systems Israel dalam menguji prototipe-nya.

Model jet tempur KFX/IFX (photo : DefenseWebTV via Svantana – Defence.pk)

Hanwha mengatakan telah memproduksi prototipe radar pertama yang dimaksudkan untuk didemonstrasikan apakah radar itu cocok dengan pengembangan sistem jet KF-X. Radar AESA sudah dibuat oleh Hanwha Systems yang dibantu oleh Elta Systems Israel.

Model jet tempur KFX/IFX (photo : DefenseWebTV via Svantana – Defence.pk)

Sistem peluncur dan pengangkut senjata mulai disiapkan oleh Cobham Mission Systems, Wimborne, Inggris, yang mampu membawa senjata utama rudal Meteor dan AMRAAM. Kini Korea Selatan sedang berusaha melengkapi sistem senjata KFX, untuk menjadi pesawat modern dan tangguh.

Model jet tempur KFX/IFX (photo : DefenseWebTV via Svantana – Defence.pk)

KF-X/IF-X akan memiliki versi kursi tunggal dan ganda yang didukung oleh dua mesin General Electric F414. Perbaikan / improvement akhir sedang berlangsung, sebelum dilakukannya review desain awal / preliminary design review (PDR), pada pertengahan tahun depan.

Model jet tempur KFX/IFX (photo : DefenseWebTV via Svantana – Defence.pk)

KAI memimpin proyek senilai USD 8 miliar dalam kemitraan dengan Lockheed Martin, dengan Indonesia diharapkan menginvestasikan USD 1 miliar untuk memperoleh teknologi pesawat tempur, pengetahuan teknik produksi, dan opsi untuk mendapatkan hingga 50 pesawat tempur di kemudian hari. Jakarta juga harus mendapat keuntungan dari ekspor pesawat masa depan.

Model jet tempur KFX/IFX (photo : DefenseWebTV via Svantana – Defence.pk)

Kemampuan operasional awal (IOC) pesawat KFX / IFX direncanakan pada tahun 2023 dengan mengusung pesawat tempur generasi 4.5.

Menteri Keuangan Sri Mulyani, 19/10/2017 di Jakarta, mengatakan di internal Komisi I beserta Menteri Pertahanan dan Panglima TNI ada pembahasan penggunaan anggaran, yang salah satunya adalah komitmen pengembangan pesawat tempur KF-X/IF-X bersama Korea Selatan.

Video info KFX/IFX : menit 6:45

 Posted by on Oktober 20, 2017