JakartaGreater.com - Forum Militer
Mar 242017
 


Berbagai proses uji materiil meliputi uji munisi dan senjata, uji pelumas, uji kendaraan taktis dan kendaraan tempur, uji accu dan solar cell, serta berbagai uji perlengkapan latihan perorangan serta pengembangan dan pengujian materiil Alutsista TNI Angkatan Darat dilakukan di Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislibangad), Batujajar, Bandung.


Kepala Laboratorium Dislitbangad Letkol Cpl. Simon P. Kamlasi mengatakan bahwa Laboratorium uji Dislitbangad tidak hanya menguji materiil yang telah dikembangkan oleh TNI Angkatan Darat, tetapi juga melakukan uji materiil hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh akademisi dan peneliti di luar TNI Angkatan Darat.


Letkol Simon P. Kamlasi menjelaskan bahwa Dislitbangad membuka peluang kepada seluruh pihak termasuk Perguruan Tinggi Keteknikan seperti ITB dan ITS untuk bersama Dislitbangad untuk penelitian dan pengembangan Alutsista TNI khususnya TNI Angkatan Darat.


Selain melakukan uji materiil, Laboratorium Uji Dislitbangad juga melakukan sertifikasi terhadap materiil yang telah lulus pengujian untuk diproduksi massal dan digunakan bagi kepentingan Angkatan Darat.

Sumber: tniad.mil.id

Bagikan :

  39 Responses to “Laboratorium Uji Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat”

  1.  

    mantap

  2.  

    itu yang 60% apa ya?

  3.  

    Ntu kayaknya bner nunjukin elevasi..logikane bila bidang tegak di hitung 100%, maka 60% adalah sudut kemiringan..mungkin masih ada persen2 yg laen,.40% ato mlah 80%.. wkwkwk

    •  

      Hahahah… satu lagi kena jebakan betmen nih 😛

    •  

      Ini saya jawab dng logika jg ya boss. Kalo tegak itu 90 derajat adalah 100%. Berarti 50% nya adalah 45 derajat. Lha 60 % nya adalah 55 derajat boss. Coba diambil mistar busur kemiringan 55 derajat itu seberapa curamnya.!…xixixi

      •  

        Heheheh..

        tanjakan 100% itu 45 derajat, artinya sumbu y : sumbu x = 1 (x100%).

        http://i.imgur.com/iwhXmZI.jpg

        Mana ada mobil bisa nanjak lebih curam dari 45 derajat?

        heheheh..

        •  

          Itu dia yg gue bilang, kalo dia pake logika tegak lurus itu 100 %, berati 50% kan 55 derajat. Bisa lewat nda dng kondisi securam itu.? Iya kalo kondisi jalannya mulus, lha kalo perbukitan bebatuan.?….xixixi

        •  

          Jika 100% adalah 45 derajat, maka 10% adalah 4.5 derajat, jika 60%, ya dikali aja 4.5×6. Hasilnya 27 derajat

          Gitu aja kok repot

      •  

        Ada, motor gua.

        Loh kok 55 derajat?

        Jika 100% adalah 90 derajat, maka 10% adalah 9 derajat, jika 60%, ya dikali aja 9×6, hasilnya 54, berarti 54 derajat tuh kemiringannya,

        •  

          Heiisshhhh…tambah ngawur… yo wes karep mu.
          Repot iki….dikasi tau kok ngeyel. Motor ente memang hebat bisa digeber di tanjakan 54 derajat….xixixi

          •  

            Itukan jika 90 derajat adalah 100%. Tapi jika 45 derajat adalah 100%, berarti 60% adalah 27 derajat.

            Motor gua emang keren, bisa nanjak 54 derajat, hasilnya jungkir balik dan luka2 😆

  4.  

    60 % itu semacam ukuran gaya hambat tanjakan gradeability 60%……ini untuk tes traksi rasio yg berhubungan karakteristik traksi mobil untuk kondisi rasio gigi standar serta hasil redesign dengan berbagai tingkat kecepatan…berdasar dari teori progressi geometry…..satuanya biasanya (kN)Kilonewton….denger 2 gitu biar lebih jelas tanya R&D dealer truk hheheheh…

  5.  

    Yang gambar no 2 apa ya ? Mungkin warjager ada yang tahu ?

  6.  

    Disitu ada juga gak ya alat uji kualitas material logam (metalurgi)?

  7.  

    Weleh2 :

    60% = 0,6

    Tan 0,6 =

  8.  

    Sorry salah…

    Lagi ngantuk, bukan pakai tangen. Tapi perkiraan sudutnya pakai ini :

    (0,6 x 360) – 180 = 36

    Itu hanya perkiraan saja, tidak pakai tabel.

    Kalau pake tabel 30 derajat itu sekitar 57% dan 35 derajat sekitar 70%.

    Jadi sudutnya antara 30 – 36.

  9.  

    Tes

  10.  

    Wes takon ae dislitbangad

  11.  

    😮

 Leave a Reply