Melihat Lebih Dekat Proyek Kapal Induk Ringan Rusia

57
Desain kapal induk ringan dengan lambung semi-katamaran oleh Krylov Scientific Center, Rusia © Navy Recognition

JakartaGreater.com – Bagian bawah air dari kapal induk ringan memiliki lambung semi-katamaran yang merupakan perbedaan utama dari proyek yang dirancang oleh Krylov Scientific Center, menurut perwakilan organisasi itu kepada TASS, seperti dilansir dari laman Navy Recognition.

“Proyek ini dibedakan oleh bagian bawah air dengan bentuk semi-katamaran. Katamaran sebenarnya berarti dua lambung disatukan oleh platform. Desain ini memiliki dek lebar yang penting untuk kapal induk. Desain menambahkan ruang pada dek penerbangan untuk menambah kemampuan angkut pesawat. Sehingga, kapal induk dengan kapasitas menengah dapat membawa pesawat dalam jumlah banyak”, katanya.

Desain semacam itu tidak pernah digunakan untuk kapal induk. “Perangsang dari kapal induk tersebut berada di bawah garis air”, kata perwakilan Krylov itu.

Desain bagian buritan kapal induk ringan oleh Krylov Scientific Center, Rusia © Navy Recognition

Model kapal induk masa depan itu disajikan untuk pertama kalinya di forum Army-2018. Kapal perang ini dirancang untuk menjaga keberlangsungan pertempuran pasukan serta Grup Angkatan Laut di perairan biru dan hijau dengan menyediakan pertahanan udara dan rudal untuk menghancurkan target udara, permukaan, bawah laut dan pesisir.

Desain bagian buritan kapal induk ringan oleh Krylov Scientific Center, Rusia © Navy Recognition

Bobot standarnya adalah 37.000 ton, dan bobot normal sekitar adalah 40.500 ton, dan bobot penuh adalah 44.000 ton. Kapal induk ringan ini memiliki panjang 304 meter dan konstruksi waterline 260 meter, lebarnya 78 meter dan draftnya 8,5 meter.

Kapal ini akan memiliki kecepatan penuh 28 knot, kecepatan ekonomis 16 knot. Dengan daya jelajah pada kecepatan 16 knot adalah 8.000 mil, peningkatan daya tahan hingga 60 hari. Pembangkit listrik utamanya adalah turbin gas dua poros dengan penggerak listrik parsial dan berkapasitas 81.000 KW atau 110.000 HP. Sistem kelistrikan terdiri dari tiga generator dengan kapasitas total 32 MW (6,3 KV/50Hz).

Kapal induk ringan dilengkapi dengan 4 unit Pantsir-ME © KGNC via Navy Recognition

Persenjataan terdiri dari empat artileri/misil pertahanan udara Pantsir-ME dengan yang dilengkapi sasiun pendeteksi target. Pertahanan anti-torpedo kapal induk ringan dijamin oleh empat peluncur 324 mm. Kapal dapat membawa empat peluncur bom yang dibantu roket, termasuk sarana peperangan elektronika (pernika) aktif dan pasif.

Desain kapal induk ringan Rusia © KGNC via Navy Recognition

Kapal induk dapat membawa 46 pesawat terbang, termasuk 12-14 Su-33, 12-14 MiG-39K /KUB, 4 pesawat peringatan dini, 12-14 helikopter Ka-27. Stok senjata udara hingga 600 ton dan bahan bakar pesawat hingga 2.000 ton.

9 KOMENTAR

    • Maaf ini hanya khayalan saya. Mungkinkah jet bisa dibuat lepas landas dari kapal dengan cara digantung oleh helikopter, setelah mencapai kecepatan tertentu baru dilepas. Begitu juga saat mendarat, digantung dengan helikopter terus diturunkan kekapal. Ini cuma impian saya. Seandainya bisa diwujudkan mungkin suatu saat nanti lpd kelas makasar bisa membawa sukhoi.