Melihat Pabrik Ranpur P-6 ATAV di Kawasan Tangerang

73
Pengiriman batch pertama Rantis P6 All Terrain Assault Vehicle (ATAV) pesanan Kopassus. (defence.pk/Jakartans@PkDef)
Pengiriman batch pertama Rantis P6 All Terrain Assault Vehicle (ATAV) pesanan Kopassus. (defence.pk/Jakartans@PkDef)

Di sebuah bangunan yang mirip pabrik pada umumnya, PT. Sentra Surya Ekajaya melahirkan berbagai jenis kendaraan tempur dan taktis. Salah satunya adalah kendaraan taktis P-6 ATAV.

melihat-pabrik-ranpur-p-6-atav-di-kawasan-tangerang-2
Tempat produksi PT. SSE berada di kawasan Tangerang, Banten. Dengan jumlah personel 50 orang, PT. SSE mampu membuat sekitar 30 ranpur setiap tahunnya. Saat ini, PT. SSE sedang menyelesaikan 18 unit P-6 ATAV pesanan Kopassus dan 11 unit P-2 pesanan Tentara Nasional Indonesia.

Rantis P-6 All Terain Assault Vehicle (ATAV) merupakan kendaraan yang didesain dan diproduksi untuk pasukan khusus TNI. Sebelum memproduksi kendaraan ini, para enginer PT. SSE mendengarkan secara seksama keinginan dari Passus TNI.

melihat-pabrik-ranpur-p-6-atav-di-kawasan-tangerang-3
PT. SSE menggunakan bahan-bahan nomor satu untuk memenuhi permintaan sebuah kendaraan taktis yang lincah, kuat, dan bisa diandalkan.

Menggunakan mesin lokal, P-6 diharuskan kuat dengan perbandingan power to weight ratio mencapai 56 HP/ton. Tak heran jika kemudian P-6 mampu bergerak dengan lincah.

Dengan bobot sekitar 2 ton, mobilisasi P-6 juga terbilang mudah. Kendaraan ini bisa dibawa menggunakan Hercules atau digantung ke Helikopter.

melihat-pabrik-ranpur-p-6-atav-di-kawasan-tangerang-4
Kendaraan P-6 memiliki 4 titik untuk pemasangan senjata. Senjata yang bisa digotong mulai dari senapan mesin sedang sekelas GPMG hingga Minimi. Jika diperlukan, P-6 juga bisa dipasang peluru kendali ringan seperi ATGM atau MANPADS.

Sumber: ARCinc

35 KOMENTAR

  1. bohong tuhh paling dibilang mesin lokal . indonesia belum punya pabrik otomotif yg bisa buat mesin mobil . kalau ngerakit , itu baru saya percaya.

    saya juga anak otomotif dan anak smk . kebanyakan mobil buatan esemka . mesinnya jepang or korsel . jadi lebih murah . tapi kalau ganti merek tambah mahal.

    pindad aja mesin mobilnya dikirim dari prancis kalau tidak salah tuhh komodo.

    • Harusnya Pindad akusisi ASEMKA atau buat produk komersil sendiri biar bisa ngebantu keuangan pindad.. biar ga trlalu trgantunga sama pemerintah..

      Kaya yg udah dilakuin beberapa negara maju.. kaya jepang (Mitsubishi), korsel (Hyundai),,india (Tata motor).. dgn pengalaman dan kualitas produk pindad dlm membuat kendaraan militer.. pasti masyarakat indonesia & dunia banyak yg percaya dan mau beli produk Pindad.. apalagi produk militer lebih sulit dibanding produk komersil..

      Sebenernya ini peluang buat pindad dan pemerintah utk mewujudkan mobil nasional dgn brand yg dimiliki pindad memudahkan penjualan produk komersil pindad.. dibanding mengakusisi produk tetangga yg udah koleps..

  2. Mobil ini isinya cuma roll bar, setir, dashboard berikut isinya (import juga speedometer dll nya), mesin (import juga), suspensi (import juga), run flat tire (import juga), mur baut as roda (import juga), beberapa potong plat besi (not armored protection steel). Pengalaman saya di *****mobil Hi**, salah satu pabrikan truk jepang di Indo, untuk mur baut as roda masih import. Produk lokal tidak kuat. Selama mur, baut, mesin, masih import atau assembling buatan luar negri, jangan mimpi unt buat pespur, ranpur, dan pur-pur lainnya secara mandiri.