Apr 062019
 

Sistem Pertahanan Udara A72 Vietnam. (foto :QPVN)

JakartaGreater.com – Bukan hanya Rusia, Amerika dan negara-negara Eropa maju yang bisa membuat sistem persenjataan anti pesawat jarak pendek yang mumpuni. Para insinyur Vietnam juga berhasil menciptakan sistem persenjataan anti pesawat jarak pendek yang mobile meski masih dalam tahap awal.

Sistem Pertahanan Udara A72 Vietnam (foto :QPVN)

Dengan empat peluncur ringan rudal anti pesawat dalam satu modul yang dikendalikan secara otomatis, rudal dapat dilepaskan salvo dalam waktu kurang dari 15 detik dan dapat segera diisi ulang untuk terus memberikan serangan pertahanan udara terhadap target udara yang berjarak dekat seperti helikopter, drone, rudal atau pesawat tempur yang terbang rendah. Sistem Pertahanan Udara ini bernama A72, seperti dikutip dari Baodatviet.vn.

Sistem Pertahanan Udara A72 Vietnam. (foto :QPVN)

Menggunakan sistem elektronik optik yang otomatisasi dengan sistem penjejak kamera untuk siang hari dan infra merah pada malam hari, peluncur rudal dapat dengan cepat dimasukkan informasi target yang terbang rendah dengan lumayan akurat.

Sistem Pertahanan Udara A72 Vietnam. (foto :QPVN)

Meski jauh dari sempurna, setidaknya jika dibandingkan dengan sistem anti pesawat pantsir buatan Rusia, namun bukan tidak mungkin kedepan para insinyur Vietnam dapat mengambangkan sistem “Pantsir Mini”  A72 ini dengan peluncur rudal yang lebih canggih dengan daya jangkau yang lebih panjang dan dikombinasikan dengan canon otomatis berdaya tembak tinggi.

Dengan keberhasilan awal ini, Vietnam berharap dapat membangun kompleks rudal – senjata anti-pesawat canggih dan modern dan memiliki jangkauan yang lebih panjang daripada A72, di masa mendatang.

 Posted by on April 6, 2019

  15 Responses to “Melihat “Pantsir Mini” Rancangan Vietnam”

  1.  

    Seharusnya kita juga punya trio SAM BUK Pantsyir Dan S400/500 komposit

  2.  

    Seharusnya kita iri dengan usaha Vietnam. Usaha kemandirian alutsista tidak cuma perlu SDA dan iptek saja tapi juga perlu kemauan dan sokongan dana.

  3.  

    Nungguin si “petir”kbarnyaaaa???.

  4.  

    meski masih belum sempurna, tapi sudah ada wujudnya, lha kita dari jaman dulu sampai sekarang statusnya masih prototipe roket…

  5.  

    Iri adalah tanggapan yang tidak tepat, sudah jelas-jelas bahwa “mini-pantsir” ini sebenarnya cuma sekelas Mistral sistem Komodo. Kenapa perlu iri pada negara yang tidak secanggih dan semaju Indonesia dalam teknologi militer? Apakah Vietnam punya industri pesawat terbang? Apakah Vietnam mampu untuk memproduksi LPD?

    Tidak jelas sekali, kenapa sih mesti pesimis begitu? Indonesia GDP 1 Triliun, Vietnam GDP 300an milyar. Indonesia sudah punya industri militer 3 matra yang mumpuni, Vietnam belum punya yang se level Indonesia baik dalam kemandirian maupu kuantitas produksi. Ini sudah 2019 bung, Indonesia sudah berkembang pesat dari 10 tahun lalu, hilangkan mentalitas defeatist.

  6.  

    Sehebat apapun Pansir s300 dan s400 yg jd momok bagi NATO dan sekutunya msh kalah di bandingkan rudal startrek dan nasam