Melihat Produksi Massal Su-57

10
1581

Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Alexei Krivoruchko, mengunjungi pabrik pesawat Komsomolsk-on-Amur yang diberi nama sesuai nama Yuri.A. Gagarin (KnAAZ) adalah cabang dari JSC “Company” Sukhoi.

Alexei Krivoruchko memeriksa produksi pertama dari pesawat tempur generasi kelima Su-57 (T-50 PAK FA) – sebuah pesawat dengan nomor seri T-50C-1. Jet tempur siluman ini harus diserahkan ke Kementerian Pertahanan Rusia pada akhir tahun 2019.

Menurut Wakil Menteri Pertahanan, pesawat yang diproduksi adalah seri pertama dari produksi missal Su-57 yang kini mulai memiliki β€œkehidupan”, dan kontrol atas kesiapan perusahaan untuk memproduksi serangkaian pesawat Su-57 sedang berlangsung.

“Kami akan mendapatkan pesawat pertama (Su-57) pada akhir tahun ini. Hari ini kami melihat kesiapan pesawat dan kesiapan umum perusahaan untuk produksi massal Su-57”, kata Alexei Krivoruchko yang merasa puas dengan jalannya produksi Su-57 dan berharap semua rencana Pasukan Aerospace Rusia dapat terpenuhi.

“Saya pikir pesawat ini memiliki setidaknya masa aktif 30-40 tahun,” tambahnya. Su-57 memiliki potensi yang sangat besar, yang akan menjadi platform untuk pesawat tempur masa depan.

Pada 22 Agustus 2018 di Forum Teknis-Militer Internasional Kubinka “Army-2018”, Kementerian Pertahanan Rusia dan Perusahaan PJSC Sukhoi menandatangani kontrak untuk memasok Angkatan Bersenjata Rusia dua pesawat tempur generasi kelima dari Su-57 (tail number T-50S -1 dan T-50S-2). Syarat-syarat kontrak adalah dari 2018-2020, dengan pengiriman satu pesawat pada tahun 2019 dan 2020. Kemungkinan pesawat yang di kunjungi oleh A. Krivoruchko adalah Su-57 pertama berdasarkan kontrak ini.

Selanjutnya, pada tahun 2020 direncanakan untuk menandatangani kontrak kedua untuk produksi dan pasokan 13 jet tempur Su-57 lainnya ke Angkatan Udara dan Aerospace Rusia dengan pengiriman dalam periode hingga 2025.

Namun, pada 15 Mei 2019, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan penyesuaian Program Persenjataan Negara untuk 2018–2027 sehubungan dengan peningkatan jumlah jet tempur generasi kelima Su-57 (PAK FA) yang dibeli dari 16 menjadi 76 pesawat pada periode hingga tahun 2027.

Livejournal Bmpd

10 KOMENTAR

      • Kwkwkwkwkwkkk emang lucu, uni eropa ditipu tipu sama si negara pendengki’ sipendengki hasut2 uni eropa sambil maksa2 nawarin pespur endut yg daya jelajahnya ciput, lha jerman mau di tipu2 ame si pendengki mana bisa kata jerman’ kata jerman dr pada beli pespur endut yg daya jelajahnya ciput mending beli FA18 atau thypoon, dua negara yg ogah ame ditipu ame si negara pendengki dengan prodak pespur endut f35 yaitu jerman dan perancis malah join langsung kembangkan pespur gen 6 kwkwkwkwkwkwkkk
        Ya si negara pendengki itu punya pespur siluman f22 dan f35, tp rusia cukup dengan su57 tuk menaklukan keduanya’ meski teknologi siluman su57 tidak sebaik f22 atau f35 tp f22 dan f35 tak akan mampu mengendus su57 karena rusia menemukan solusinya untuk melindungi bagian2 tubuh su57 yg harus dilindungin dr radar aktif dengan cara memasang jaming radar aktif sehingga gelombang elektromagnetik tidak memantul kembali tp dialihkan berbelok keruang kosong sehingga rusia tdk perlu merubah desain su57, selain itu su57 tetep menggunakan dasar radar pasif yg kemampuannya terus meningkat diatas kemampuan radar irbis su35 ditambah sistem2 avionic modern lainnya, su57 jg membawa rudal jarak jauh yg artinya semua teori berimbang dengan pespur siluman si negara pendengki itu, berarti semuanya tergantung siapa yg deluan mengendus dan pespur siapa yg lebih lincah menghindari kemampuan radar lawan, rusia berani produksi masal karena yakin bahwa keunggulan su57 secara teori 50% : 50% dengan pespur siluman si negara pendengki itu, negara yg beli su57 pasti diancam lg ame negara si pendengki itu kwkwkwkwkwkwkwkkk