Jan 212017
 

Presiden AS, Donald Trump (@realDonaldTrump)

Jakarta – Pakar hubungan internasional dari Universitas Padjajaran Teuku Rezasyah berpendapat pemerintah dapat memanfaatkan kepemimpinan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk turut mewujudkan poros maritim.

“Pada masa kepemimpinan Obama, pengaruh Amerika di kawasan Asia Pasifik vakum, seperti tidak dipedulikan. Makanya China muncul, termasuk dengan klaimnya di Laut China Selatan dan Timur,” ujar Reza di Jakarta, Sabtu, 21/1/2017.

Kini kemunculan China untuk menjadi negara “super power” direspon oleh Trump dengan reaksi keras berupa ancaman eskalasi militer.

Hal ini seharusnya menjadi peluang bagi pemerintah Indonesia untuk menawarkan investasi dan pengembangan infrastruktur poros maritim yang dinilai masih belum terlalu kuat.

“Ada beberapa daerah yang belum dikembangkan, ini bisa menjadi celah untuk bekerja sama dengan Trump mengingat keinginannya menghentikan hegemoni China di Asia Pasifik,” ujar Reza.

Meski pun demikian, untuk memutuskan apakah pemerintah akan bekerja sama dengan China atau Amerika, memerlukan kajian yang mendalam dan sikap waspada.

Ketua Ikatan Alumni Hubungan Internasional (Ikahi) Universitas Padjajaran Irman G Lanti berpendapat Indonesia harus menentukan sikap sebelum berpihak pada salah satu negara.

“Trump sudah tidak lagi memandang China sebagai ancaman, tapi sudah sebagai lawan. Trump akan keras ke sini, kita harus melihat keuntungan dan kerugiannya,” ujar Irman pada kesempatan yang sama.

Dia menilai selama ini Presiden Joko Widodo dalam menjalin hubungan dengan China terlihat hanya sebatas hubungan perdagangan dan investasi, tidak ada hubungan diplomatis secara kuat.

“Dalam kasus ini Trump akan melihat apakah Indonesia kawan atau lawan, sedangkan Indonesia dan China hanya ada kepentingan perdagangan, bukan hubungan diplomasi yang pasti. Oleh karenanya pemerintah harus terbuka, tentukan sikap secara jelas China,” ujar Irman G Lanti.

Antara

  7 Responses to “Memanfaatkan Peluang Indonesia di Kepemimpinan Trump”

  1. masih misterius si trum ini

  2. Manfaatkan peluang ini dan kembangkan poros maritim mumpung ada waktu

  3. ada feeling gak enak dia berakhir seperti jfk yg kebijakannya sama bertentangan dgn elit2 politik usa malah lebih parah dgn bulatnya gempuran media usa

  4. Perang China Vs Amerika semoga benar-benar kejadian, seperti apa yang diperkirakan.. Trump gendeng sudah pasang kuda-kuda…
    Tapi kenapa yang di undang kemarin Harry Tanu Bukan pak Presiden, ya misterinya..

    • kalo cina perang sama amrik ya jelas yg rugi negara2 asia tenggara/asean bung.cangkeman,china akan mengungsi dgn alasan mencari suaka..dan dari situlah justru china akan menyebarkan lebih dari 1 milyar penduduknya karena di tiongkok sudah overload,..kurang sandang pangan dan papan.,,jin ping jg ngap ngapan ngasih makan rakyatnya yg lebih dari 2 milyar banyaknya…
      itu pendapat saya,..hehehehe salam bung cangkeman

      • Rupanya bung ini belum pernah mendengarkan penjelasan panglima TNI, apakah yang harus dilakukan TNI jika orang cina berani membanjiri wilayah Indonesia, sering-sering baca bung biar lebih cerdas

  5. Aq sangat mendukung jika as perang sama Cina

 Leave a Reply