Membangun Kapal Cepat Rudal Berdaya Gempur Mematikan

JakartaGreater   –  Indonesia terus bergerak untuk mempercanggih kapal cepat Rudal KCR-60 agar lebih handal dalam medan peperangan. Untuk itu, kecanggihan KCR-60 pun terus ditingkatkan, melalui produksi batch 1, 2 dan kini batch 3.

Kapal KCR 60 Meter batch #3 memiliki panjang 60 meter, lebar 8,10 meter. Kapal ini mampu mengakomodasi kru sebanyak 55 orang, memiliki berat 500 Ton dan dapat melaju dengan kecepatan maksimal 28 knot pada kondisi full load serta endurance 5 hari, dengan jarak jelajah 2400 Nm pada kecepatan 20 knot.

Penggunaan Rudal mengubah taktik perang laut. Sistem senjata tidak lagi terbatas pada jarak jangkauan meriam dan torpedo kapal perang. Teknologi Rudal menjadi pembeda antara strategi perang laut konvensional dan modern.

Perbedaan antara kanon dan Rudal adalah jarak tembak, fleksibilitas penggunaan, dan daya hancur. Kapal perang yang mengandalkan kanon harus berada dalam jarak tembak target, harus memposisikan haluan kapal agar kanon dapat menembak dengan efektif.

KCR-60 Batch 2, KRI-Kerambit-627 (@PT PAL)

Efek tembakan kanon tidak cukup untuk menghancurkan target dalam waktu singkat, peluru yang ditembakan oleh kanon tidak memiliki pemandu sehingga probabilitas mengenai target rendah.

Target sangat mungkin untuk melakukan manuver menghindar atau melakukan serangan balik, sementara serangan Rudal dapat secara efektif menghancurkan musuh dengan cepat, berapapun dimensinya dapat dihancurkan dengan perhitungan dan strategi yang tepat.

Untuk itu KCR 60 Meter batch 3 memiliki kepabilitas perang anti kapal permukaan (Anti Surface Warfare-ASW), perang anti pesawat udara (Anti Air Warfare-AAW), Electronic Warfare, dan Naval gun fire support.

Dengan ukurannya yang tidak terlalu besar, KCR 60 Meter dengan sistem sensor dan senjata lengkap memiliki daya gempur dan kemampuan peperangan yang mematikan. Rudal memiliki keunggulan daya hancur yang besar, kecepatan subsonik untuk mencapai target, presisi tinggi terhadap target berkat pemandu yang terus dikembangkan dan diperbaharui teknologinya.

FAC-55 Turki

Sama dengan Indonesia, Turki juga terus mengembangkan kapal cepat Rudal atau Fast Attack Craft (FAC 55).

FAC-55 adalah kapal monohull desain siluman yang dirancang untuk melakukan peperangan laut dan patroli di laut lepas, dalam kondisi laut dan cuaca yang berat, yang dilengkapi dengan sistem propulsi turbin gas, sesuai dengan norma / standar angkatan laut.

Desain FAC-55. (@STM)

Dengan kemampuannya seperti Corvette, desain inovatif FAC-55, membuat kapal ini melangkah lebih jauh dari platform serupa yang ada di dunia, terutama dengan efektivitas peperangan permukaan yang superior.

Dengan adanya sistem propulsi turbin gasn dan fitur kapal perang yang mono-hull, membuat kapal FAC 55 dapat mengembangkan kecepatan melebihi 55 knot di laut, bobot perpindahan kapal serang cepat jenis baru ini kira-kira 535 ton, ungkap navyrecognition.com.

Sebelum menggarap FAC-55 Turki juga memiliki FAC-42 yang memiliki panjang 42,8 meter dan lebar 8,8 meter. Drafnya 1,9 meter. Kecepatan maksimum +40 knot sedangkan kecepatan maksimum terus menerus +37 knot.

FAC 42 memiliki bobot 275 ton dan jangkauannya 1.000 NM. FAC 42 dioperasikan oleh 20 awak. Platform ini dapat dilengkapi dengan radar pengintai udara dan permukaan, sistem IFF, sistem pendukung elektronik dan sistem CHAFF / DECOY.

Pilihan senjata termasuk meriam Leonardo 1 x 40 mm, senapan mesin kendali jarak jauh yang distabilkan 2 x 12,7 mm, senapan mesin manual 2 x 12,7 mm, sistem Rudal berpemandu permukaan 2 x 2 SSM MARTE ER (MBDA) dan sistem Rudal pertahanan udara 1×2 SAM SIMBAD RC.

Desain FAC-55. (@STM)

Turki Bergerak ke FAC-55

Perusahaan Defense Technologies Engineering (STM)mengumumkan bahwa Perjanjian Desain Kontrak Turkish Type Assault Boat Project Term-1 (FAC-55) telah ditandatangani dengan Defense Industry Presidency (SSB). In the statement made, “Turkish Type Assault Boat Project Period-1 Contract Design Contract was signed between the Defense Industry Presidency (SSB) pada tanggal 31 Agustus 2020.

FAC55 dijuluki oleh stm.com.tr sebagai “Kapal Serangan Tipe Turki”, yang sejalan dengan kebutuhan Komando Angkatan Laut Turki.

Kemampuan FAC55:

Kecepatan maksimum lebih dari 55 knot
Daya tahan 1000 mil dengan kecepatan ekonomis 20 knot.
Operasi hingga kondisi laut 5.
Lambung dan superstruktur baja non-magnetis.
Pengurangan penampang radar (RCS).
Reduced Infrared Signature (IR).
Jejak akustik dan magnetik berkurang.

Dimensi Utama
Panjang Keseluruhan: 62,67 meter
Panjang Garis Air: 55,98 meter
Lebar Maksimum: 9,84 meter
Draf: 1,68 meter

Tonase
Perpindahan: 535 ton

Kecepatan & Daya Tahan
Kecepatan Maksimum: 55+ knot
Kecepatan Ekonomis: 18 knot
Daya tahan: 1000 nm dengan kecepatan 20 knot
750 nm dengan kecepatan 50 knot

Kapasitas Tangki
Bahan bakar: 90 ton
Air Tawar: 8 ton

Pembangkit Listrik: generator diesel 3 x 200 kW

Kapal 1 x RHIB

Sensor dan Senjata

Radar Pengawasan 3D / IFF
Radar Navigasi ARPA / LPI
E/O Director
Sistem Komunikasi HF / VHF / UHF
1 x Radar STING
Kanon 1 x 76 mm
2 x 12,7 mm STAMP
1 x RAM
8 x Rudal Harpoon
2 x Umpan CHAFF

Penggerak Utama
COGAG 28 MW
3 x water jet.

Akomodasi
Akomodasi nyaman untuk 34 kru
Galai, perlengkapan kering, ruang pembekuan, ruang lemari / ruang makan, kantor, CIC dll.
Lama tinggal di laut: 7 hari.

Kemampuan Pertumbuhan Kapal.
Sensor dan senjata khusus
Akomodasi yang Lebih Tinggi

*Foto: Desain FAC-55 Turki.(@Savunma TR)

Satu pemikiran pada “Membangun Kapal Cepat Rudal Berdaya Gempur Mematikan”

Tinggalkan komentar