Oct 012014
 
KRI John Lie (JOL-358) dan KRI Usman Harun (USH-359) yang baru tiba melaksanakan latihan formasi di Perairan Karimunjawa, Jateng, Minggu (28/9). [Antara/Joko Sulistyo] -

KRI John Lie (JOL-358) dan KRI Usman Harun (USH-359) yang baru tiba melaksanakan latihan formasi di Perairan Karimunjawa, Jateng, Minggu (28/9). [Antara/Joko Sulistyo] –

Untuk pembangunan alutsista Angkatan Laut, kita sebenarnya lebih unggul. Kenapa saya katakan demikian, karena teknologi yang kita miliki bukan sekedar prototipe dan perawatan, melainkan sudah mampu membuat dan memproduksinya.

Hal itu bukan given, tetapi berdasarkan visi yang dituangkan dalam pola kerja. Kala itu, atas perintah Presiden Pembangunan kita, Pak Soeharto, dipilihlah pemuda pemuda cerdas untuk peningkatan kemajuan pembuatan alutsista dalam kemandirian pertahanan. Salah satunya Pak Habibie. Selain kita menghasilkan N250 dari Jerman, kita juga mendapat ilmu dalam dunia pembuatan kapal terutama untuk tempur, maka dihasilkanlah Fast PatroL Boat 57meter (FPB57M).

Inilah cikal bakal KCR 40 meter hingga 60 meter. Seiring kemajuan teknologi dan tekanan teknologi dari negara lain, kita berusaha bekerja sama dengan negara lain, karena untuk maju kita tidak bisa menggunakan teknologi yang itu-itu saja. Kita kerjasama dengan Korea Selatan dalam pembuatan LPD yaitu kapal pendukung strategis yang mampu membawa ratusan tentara, 13 tank dan pendudkung lainnya. Inilah cikal bakal kita dalam membuat LST, LHD (yang juga ilmu pembuatannya diterapkan dalam FPB dan kapal tangker STAR50).

Berangkat dari ilmu pembuatan kapal tipe tersebut kita coba lebih maju lagi dalam pembuatan kelas frigate degan memperluas kerjasama yaitu dengan negara Belanda (begitu juga proyek refurbished KRI USMAN HARUN dari inggris) dari hasil kerja sama ini kita akan membuat cikal bakal frigate rasa nusantara atau biasa dikenal dengan PKR. Tapi selama ini kita hanya fokus di alutsista laut yang di atas permukaan.

Betul, kita menghadapi dilema untuk ilmu pembuatan kapal selam ini. Kita baru bisa menguasai kapal selam mini atau kecil (midget). Untuk yang lebih besar kelasnya kita belum sanggup. Oleh karena itu kita melanjutkan kerjasama dengan Korea Selatan setelah berhasil dalam pembuatan LPD. Yang paling membingungkan dari alutsista ini, selain dari ilmunya, untuk keberadaan kuantitas dari kapal selam yang dimiliki Indonesia juga sangat misteri. Karena jumlahnya yang diketahui cuma dua. Sungguh hal yang fenomenal bila dalam kerjasama ini kita bisa menghasilkan kapal selam yang deterannya lumayan diperhitungkan.

Dari ulasan dan paparan saya di atas, kita bisa ambil kesimpulan, setidaknya kita bisa menguasai ilmu dan membuat rangka sampai body (HULL), tetapi kita belum bisa membuat mesin dan persenjataannya, padahal itu lah jiwa dan pendukung utama dalam pembuatan kapal perang. Meski demikian gap itu bisa kita atasi sementara dengan menggunakan solusi Menteri Pertahanan yang membeli sambil mengupayakan agar ilmu pembuatan persenjataan kapal perang dapat kita kuasai seperti ketika kita mendapat kerjasama dengan Perusahaan CMI Belgia dalam membuat senjata api, mulai dari pistol, senapan serbu (SS1, SS2 dan SS3) hingga sekarang kita telah sepakat membuat Canon atau Turret Tank.

Untuk bisa membuat persenjataan kapal perang, ilmunya tidaklah mudah didapat, karena ilmu pengolahan logamnya tidak semudah seperti pembuatan bodi kapal perang dan panser. Belum lagi ilmu mekanis dalam pengisian rudal-rudal ke dalam canon atau turet kapal perang dan ilmu elektronika komponen dalam membidik target secara manual maupun otomatis. Oleh karena itu, saran saya ilmu ini kita cari dengan cara kerjasama dengan salah satu primary enemy, yaitu China.

Selain sebagai bentuk meredam memanasnya situsi di kawasan, kita juga mendapatkan ilmu dalam persenjataan dari blok timur. Ya, kalau blok barat kita sudah bekerja sama dengan Belgia yang telah lama bekerjasama dan memiliki hubungan emosional dalam pebuatan senjata api. Kini telah berkembang menuju ke canon atau turret yang akan dipakai untuk tank yang sedang kita produksi. Kerjasama pembuatan senjata dengan Belgia masih dalam skala medium dan belum mencapai skala besar, seperti pembuatan persenjataan taktis berat. Indonesia harus menjaga hubungan yang baik dengan Belgia dan semoga ke depannya CMI Belgia mau membuat MOU untuk senjata yang lebih advance. Bagaimana saran PARA SESEPUH mau ditambahkan, silakan.

(by Pengusaha Coto Makassar).

Bagikan Artikel :

  133 Responses to “Membentuk Pola Kemandirian Alutsista Indonesia”

  1. pertamax

  2. absen dulu baru baca….. gimana ya rasanya pertama absen ? baru pertama kali abis lebih sering SR.

  3. mantap

    • sebaiknya tdk cm merangkul blok barat dan blok timur… iran yg non blok jg harus di rangkul.. Iran telah sukses dengan kemandirian alutsistanya walaupun di embargo barat.. saya yakin Iran tdk pelit berbagi teknologi kepada kita..

  4. keduax…. berharap yang terbaik utk TNI

  5. Benar sekali 😀

  6. second

  7. Nyimak

  8. wajib hukumnya kemandirian alutsista

  9. Firts artikel bung Pengusaha Soto Makassar@ kita mau condong ke China yh bung? Permulaan sdh jalan dgn pembuatan rudal C-705.Pak Moel dan pak Poer sdh beri isyarat dgn bolak balik kesana.China bukan kawan dan bukan lawan tapi kita mesti tetap bermain cantik tanpa melupakan kepentingan kita.

  10. keren bung coto makasar…lanjutkan bung…
    bisik2 sukhoi tolong di buka sitik jozzz lah bung kekeke

  11. cintailah produk indonesia seperti kamu mencintai anak kandungmu.

    • cintailah produk indonesia seperti kamu mencintai anak kandungmu.

      ================================

      @bung aero putra, jargon yang keren ..

      Dihari peringatan kesaktian pancasila ini momen yg tepat untuk menyuarakan kembali pancasila sebagai identitas kita INDONESIA sebagai bangsa besar yg bermartabat …

      Ijin copas jargon nya bung …

  12. hadir…

  13. pemerintahan JKw JK akanmembuat perubahan APBN sepanjang sejarah indonesia……..kir kira condong kemana ya……….MEF kena gusur tidak?……..

  14. Tuntut lah ilmu sampai ke negri Tiongkok.

    • Gak mungkin tukang sayurlah wong namanya Raymond, minimal bandar pulsa hahaha, pissss Bung Raymond ..

    • Setuju @bung raymond…bandar tunggal sayur dunia..

    • Salam kenal dan hangat untuk :
      @Bung Mapleaf, di warjag @Bung Diego memang tempat kumpulnya para tukang….dari tukang sapu sampai tukang layangan juga ada.Tukang sayur jaman sekarang sudah komersil kaleeee 🙂
      @Bung MJ,..gak lagi keselek bung MJ… beneran tukang sayur 🙂
      @Bung Semut Geni,…amin…biarpun judulnya tukang sayur tapi kalo mainnya partai besar kan lumayan juga ya bung 🙂

    • analisis yg masuk akal bung,apalagi islam masuk ke indonesia sejak Rasulullah SAW melalui para pedagang arab lebih cepat dari teori yg mengatakan islam masuk mellui pedagang dari gujarat

      • Pada masa itu pelaut yang paling ulung darimana kalau bukan nusantara, memang ada pedagang dari gujarat, tapi bisa jadi mereka menumpang pake kapal dari kita. Nusantara-Jazirah arab bukan hal yang mustahil

        • http://kilasbaliknusantara.blogspot.com/2011/02/jung-nusantara-kapal-induk-di-masa.html

          ….teknologi kapal jung dipelajari bangsa China dari pelaut-pelaut Nusantara, bukan sebaliknya….

          bacaan ringan sambil menemani @Bung BJ ngopi

        • Setuju dengan bung raymond, saya pernah baca buku “MAJAPAHIT….” (lupa judul lengkapnya), dibuku itu tertulis bahwa ahli sejarah pun terkadang menafsirkan manuskrip sesuai “kepentingannya” contohnya jika dia condong ke tiongkok, maka akan dibilang bahwa nusantara dulu adalah vasal tiongkok. sebaliknya yang condong ke india n tim-teng, akan bilang kalo kita tunduk ke india ato tim-teng. contohnya adalah utusan nusantara yang bawa hadiah ke kaisar tiongkok, maka ini diartikan bahwa kita tunduk pada kaisar tiongkok. padahal utusan yang dimaksud adalah utusan dagang yang tentunya akan membawa hadiah demi kelancaran diplomasi dagang kala itu, jadi bukan sebagai upeti. buktinya saya juga pernah baca, meskipun utusan2 dari nusantara sudah sering datang ke tiongkok tiap terjadi pergantian dinasti, namun pada kenyataannya tiongkok sendiri pada saat itu tidak mengetahui letak pasti “nusantara”. jadi bukankah akan konyol jika dianggap nusantara dulu “takut” lalu berharap lindungan tiongkok, padahal tingkoknya ndak tahu posisi nusantara 🙂 ingat, sejarah kedatangan armada perang dari daratan tiongkok baru terjadi pada jaman dinasti yuan (mongol) dan dinasti Ming. artinya sejak awal munculnya kerajaan2 di tiongkok sampe jaman dinasti yuan, belum pernah ada expedisi pelayaran besar dari negeri tiongkok menuju nusantara yang berarti klaim “tunduk”-nya negeri2 nusantara pada kaisar2 tiongkok tidaklah benar…

    • Hadist yang di sampaikan bung @ Raymond adalah doif ( lemah ) mungkin bisa di katakan hadist falsu ( maudlu’) hadist ini tidak rasional / tidak bisa di terima akal sehat,maaf ya saya cuma menyampaikan yg sesuai dengan kebenaran dan harus mana hadist dan mana fatwa ( pendapat ulama )

      • YTH @Bung Peno, terimakasih atas infonya,
        1. Kemungkinan yang bung sampaikan benar, memang masih terjadi perdebatan terhadap hadits tersebut tapi terlepas dari itu adalah…
        2. Poin utama yang ingin saya sampaikan berdasarkan sejarah dan fakta yang ada bahwa leluhur kita di Nusantara telah berjaya melebarkan sayapnya di berbagai belahan dunia dan bukan bangsa yang primitif tetapi telah menjadi referensi serta rujukan dibidang keilmuan oleh banyak bangsa lain dan bukan pula bangsa kecil maupun lemah seperti banyak yang telah dituliskan dalam buku-buku sejarah palsu yang beredar.

    • raymond@maaf..inti dan korelasi dr komentar anda terhdp bung kiluan apa ya? Saya krg mengerti krn tdk faham sejarah..apalg sejarah yg di kait2kan dgn agama anda

      • YTH @Bung Frans, dalam agama yang saya imani terdapat sebuah pernyataan “Tuntutlah ilmu meskipun dengan SHIND ” atau yang umum dikatakan adalah “Tuntutlah ilmu sampai negeri China”. Disini terbentuklah banyak interpretasi dimanakah negeri “SHIND” itu? Jadi, berdasarkan fakta2 yang ada…diatas saya mencoba menganalisa dimanakah negeri SHIND tersebut. Terimakasih

    • Assalamualaikum wr.wb.
      menurut pengamatan saya apapun yang di hadistkan oleh rosululloh SAW bilamana baik akan menjadi baik dan bilamana buruk akan menjadi buruk.
      misalnya penaklukkan kerajaan persia yang kala itu sebagai kerajaan kuat. sehingga kerajaan persia saat ini menjadi islam yang kita sebut turki.
      misalnya juga kaum yahudi yang sering berkhianat maka sampai saat ini pun akan berlaku demikian.

      jika ada hadist rosululloh SAW yang menyuruh Tuntutlah ilmu meskipun dengan SHIND (mengutip dr bung raymond). dimanakah negara SHIND?
      maka hal ini dimungkinkan bahwa negara SHIND adalah negara yang di rahmati oleh allah SWT yang berarti penduduknya islam atau mayoritas islam. jika SHIND china maka penduduk china akan banyak islamnya jika penduduk china bukan islam kemungkinanan SHIND yang dimaksud bukan negara china.

      menurut saya hadist rosululloh SAW itu bisa pesan ataupun doa atau keduanya.

      kalau salah ya maaf 😀
      maaf oot 😀

      • nah…ini yang klop dg pendapat saudara raymond.

        nusantara kan penduduknya terbesar beragama islam…sekarang ini dan kemungkinan juga waktu zaman demak, oajang dan mataram. ya kan…? klop dah.

        jadi SHIND itu bukan negeri china, karena islam disana sangat minoritas…dan sekarang adalah negeri komunis yang anti tuhan…jadi mana mungkin di ridoi ALLAH…dan dijadikan rujukan oleh Rasululah?

    • saya tidak sependapat bung, soale shin dalam bahasa arab memang berarti china. silahkan cek di kamus bahasa arab

  15. mudah2an RI cepat bisa buat PKR 1054 …..

  16. mudah2an RI cepat bisa buat PKR 1054 …..salam kenal para warjager

  17. Absen

  18. Ketika MRLF tidak diminati karena ada “bug”, justru di situ ada peluang emas. Dengan membantu menghilangkan “bug” berarti putra bangsa juga berkesempatan mempelajari desain dan teknis MRLF tersebut.
    Setiap kesulitan, ada kemudahan.

  19. ping..!!!

  20. like

  21. manyap.jadi lapar,mumpung ada coto makasar

  22. Bagus lanjut lg

  23. hemmmmz..artikel yg menarik..bangga dgn NKRI..

  24. satu lagi yang harus dipelajari adalah : permintaan TOT juga harus dibuatkan dana tambahan buat investasi peralatan yang dibutuhkan. jangan pas mau produksi ternyata alatnya tidak memadai.

    “Ingat kasus KS oleh PT PAL”. ribut2 kok di Due Time. apa memang maunya diproduksi semuanya di SK ? demi apakah ?

  25. Mau tanya Dihh….. TNI punya pesawat Hercules berapa ya???? mohon pencerahanyaa…. mksh

  26. Top

    • Bung @Ronggolawe, nick name anda kok sama dengan Nick name saya? pdahal tanggal 1 oktober saya tdk pernah memberikan komentar di artikel ini. Bagaimana nih Admin JKGR?

  27. Nyimak

  28. selamat atas artikel pertamanya bung PCM. teruslah menulis dan mengulas..salam

  29. nais artikel bung coto makasar
    wah sayang dl wkt mau kunjungan dinas ke makasar ga jadi akhrnya ke kalbar,kaltim dan medan,
    kapan2 mampir lah mudah2 dapat coto gratis hehehe…

    Kita kerjasama dengan Korea
    Selatan dalam pembuatan LPD yaitu
    kapal pendukung strategis yang
    mampu membawa ratusan tentara,
    13 tank dan pendudkung lainnya.

    jumlah LPD TNI itu yg slalu jadi was was tetangga,walaupun ga punya kapal induk,tapi kalau LPD dlm jumlah banyak,ya mobilisasinya besar-besar

    LPD ngangkut ratusan anggota,eh lha kalau si lare sarkem yg ngangkut ya cuma si lare yg jantan,yg diangkut lainya ya cewek mbahenol.hehe

    cuma opini n canda
    maaf cucu lancang

  30. Tumben nih orang gak nulis tentang hoax
    biasanya cinta banget ma hoax

  31. Bung PCTM ini kayaknya orang militer juga ya?,,maaf lancang

  32. Setubuh bung LS!
    Sekali mesin tetap mesin!
    Hidup mesin!
    Hidup mesin!
    He.he.he..
    Salam kenal bung LS.

  33. Klo ahli pesawat dr Indonesia kan Prof Habibie, klo ahli kapal dr Indonesia siapa ya?

  34. Setuju ama Bung LS…..

  35. Yup bener bung LS, mesin adalah faktor utama. Saya lihat sendiri, mesin UAV buatan kita masih menggunakan mesin dri China. Darintahun 2010 sampai sekarang tim kita masih bingung membuat mesin UAV itu cuman bisa membuat konverter aja. Itu baru UAV, belum pesawat tempur.

    Untuk teknologi baja khusus untuk tank, kita memang sudah kerjasama dngan Korea. Dulu Krakatau Steel meminta izin agar bisa mrlakukan RnD terkait masalah material ini, sayang gak disetujui fan akhirnya dipilih opsi ToT dengan Korea (posco)….

    Kenyataannya, kalau dihitung2 dana yg dikeluarkan lebih mahal dibanding RnD. Tapi memang keuntungannya kita dapat dana segar dalam pembangunan fasilitas, tapi secara waktu kita rugi. Karena kenyataannya kita baru dapat hasil produksi setelah 5 tahun, menunggu mereka mensuplly ke negara mereka. Padahala tuh pabrik berada di negara kita, kalau kita mau harus beli dengan harga import lagi.

    • iya bang jalo..
      krasteel dah berusaha tapi emang ntu teknologi kunci dari sebuah industri yg kagak mudah dikasihkan..
      pasti ada harga yg harus dibayar dari sebuah tot yg mungkin hasilnya ntar mangsih tarap dasar..n kita kagak bakal bisa menyaingi ato menyamai dari negara pemberi teknologi..

      china yg dah nguasai caranya pun mangsih belon mampu bikin baja kayak buatan jepang ato jerman..

      ntah dgn konsorsium bentukan kamarentah ato apa kek..dari situ ane harap kita bisa nguasai teknologi metalurgi, cara bikin cetakan n ngecor mesin..bikin hardware, ngecipta n ngerangke alat elektronik (mungkin yg enih udah cuman belon laku)..tinggal paduin ma bodi mobil pesawat kapal yg kita dah bisa buat..entuh semua terlaksana, mungkin kita dah bisa disebut benar2 mandiri alutsista..kagak gampang n kagak murah, tapi kalo berhasil, manfaatnta juga dirasain ma masarakat luas..

      saran ane kalo mo cepet kita berani nyulik ahli mesin dari negri miyabi..ahli mesin dari negrinya anjelica ebbi juga top..ato sekalian nyulik bapaknya shasa grey, ajib tuh ilmu mesinnya kekekekek 😆

      sori bang jalo, guyon hihihi..

      salam kenal pak guru, peluk cium muaaach..

      • Streess

      • sesudah kita tahu campuran logam apa aja sbg bahan baku pembuat mesin dan hardware2 yg lain, konsumsi mineral kita pasti akan meningkat tajam, shg kita bakal pelit ekspor mineral, setelah itu asing yg biasa beli mineral dari kita jadi sesak nafas, pastinya mereka tak tinggal diam… he.. he..

        tetapi itulah yang harus kita perjuang kan bukan?

      • @bung sarkem

        gimana mau nyulik enjinir luar kem,lha wong gaji ahli enjinir dlm negeri ae masih eman2,kcuali gajine bapak terhormat di gedung ijo mau sumbangin 50% buat nambahin gaji2 ahli enjinir br bs kem.

        hahaha

        maaf cucu lancang

      • Emang bener bung lare sarkem metarlugi emang sangat penting pengusaannya.. Soalnya temen saya pernah ada job kenegeri miyabi crita sperti bgni. “Saya heran di jpan ini ukuran piston kecil d 50mm bisa mempunyai kekuatan setara dengan yg diindonesia dengan d 200mm untuk mesin press Dan tidak patah.. Emang joss logamnya.hehe.:D

        • Betul bung. Di jepang sana ada ilmuan kita yang menemukan alat pemadat materi dari sebesar lemari menjadi sekecil bola kaki. Saya lupa nama beliau, tetapi sekitar 4-5 th lalu pernah di undang di tv *n*. Dan disana kemampuannya dihargai sekali.

      • tenang @lara sarkem jangan seteres dan sembarangan peluk cium.dari situs gunung padang sebentar lagi bangsa ini akan mendapat teknologi tinggi warisan leluhur bangsa atlantis.di situ tertanam rahasia teknologi canggih pembuatan mesin,elektronik persenjataan nuklir luar angkasa dll yang jauh lebih maju dari teknologi yang ada sekarang.bukan lagi cetakan baja yang kuat tapi sudah perubahan baja jadi gas atau sebaliknya.teknologi Pespur bukan lagi generasi ke 5 tapi sudah generasi ke 20+++ seperti pesawat UFO.PERSENJATAAN sudah sistem laser kayak film predator.

        • Semoga ada jg baja yg bs buat org bangun dr angan2

        • satu lagi kita persenjataan sudah menggunakan MCISW..anda tau apa itu MCISW BUNG? bahasa orang ujung kulonya yaitu Mind control integreted system weapons.artinya?ah terjemahan aja sendiri ya.namun cluenya kira2 begini saya kasih tahu.MCISW adalah: sistem pengendalian alutsista yang menggunakan gelombang pikiran.jadi operasional alutsista tidak lagi menggunakan eperator langsung pencet tarik sana sini tapi di kendalikan dengan gellombang otak di pusat komando pertahanan nasional.tidak ada yang sanggup menandingi kita di bumi ini tidak juga ASU dan gangnya apalagi cuma ipin upin club.tapi susahnya kita akan menghadapi tantangan dari GALAXY lain nun jauh dari sistim tata surya kita.siap anda bung?siap tidak anda harus siap..

        • Komeng yang mencerahkan.seharusnya ini bisa jadi artikel.ha ha ha.

          IMHO saya si tukang tenung.

        • Teknologi mengubah nasib dari miskin jadi kaya secara instan semoga bisa didapat juga dari gunung padang bung 😀

          ngimpi kok nganti ngiler sampean.

        • Sebentar lagi kita akan menghadapi perang antar galaxy.laser adalah senjata standar.nuklir,proyektil,amunisi2 mesiu tidak jamanya lagi

        • saya percaya gan…mohon minta petunjuknya. itu warisan2 leluhur..dalam bahasa jawa ? atau bahasa jawa kawi (sanskerta…bukan sankrit)?

          terimaksi atas petunjuknya.
          salam sejahtera dan salam NKRI

        • ini kah yang diburu dan diincar oleh sukhoi dg tebaknnya adanya gelombang elektromagnetik yang merupakan ciri dan perkembangan teknologi nano field yang sampai sekarang tidak bisa dipecahkan oleh ahli2 nanoteknology sukoi. untuk membuat innovasi teknologi radar yang sangat maju?

  36. Yup setujuh Bung, mesin2………, ingat industri otomotif, dah dari dulu ndak ada mesin buatan diri sendiri.

  37. Maaf mau tanya, kalo rudal pertahanan udara yg digunakan di KRI Bung Tomo Class itu jenis rudal apa yaaa????

  38. pesen coto 1 mas,ehh sama esteh GPL :mrgreen:

  39. Ulasan yang bagus bung pengusaha coto makasar

    • coba liatt… cocor bebeknya gak nampak tuh, hehe

      • lihat di akhir video ada tulisan ==> Jakarta, 3 Oktober 2010. tpi di youtubenya Published 4 Okt 2013. Tulisan keterangan di yutube: GELADI BERSIH 1 (SATU) ACARA HUT TNI ke 68 di LANUD HALIM PERDANA KUSUMA, JAKARTA TIMUR.. Itu yg bener tahun 2010 atau 2013 atau 2014? haha

  40. BA…BI…BU…BA….ini artikel apaan !!!

    • Saran utk admin: Tolong admin seleksi lg artikel yg msuk, jgn sampai forum JKGR yg bsar, ramai dan pernah jd rujukan situs pertahanan internasional dimasuki artikel yg tdk berkelas dan tdk mencerahkan kek artikel di atas.

  41. di hadiri pak moeldoko…

  42. Bung Tomo Class sementara di babar oleh panglima TNI dan Pangarmatin

    Jaya TNI

  43. Berkarya terus @pcm, sy kira cukup bagus, apalagi sbg pemula. Jangan hiraukan @Yonhap sepertinya mematikan karakter orang ya.was

    • tabah ya bung.. orng yg kyak yonhap ni yg bikin bangsa kita susah maju.. bikin ngk bisa, ngritik nya ngk ketulungan.. dah ngritik nga sopan lagi.. sayangnya orng kyak gini bnyak d negara kita…
      btw.. nice artikel bung @pcm.
      dtnggu artikel lainnya.. slam hngat buat anda dan kluarga dari rang padang

  44. bkn mau beli su 35,tp pilihannya byk salah satunya su35,yg lain tdk sempat di tampilkan mungkin krn durasi

  45. BUNG Gue Dan BUNG Diego
    Ane sudah kirim Surcin di PM Group JKGF
    Monggo diangkat 😀

  46. bung pengusaha coto makasar @Saat ini user sudah oke. Tinggal menunggu keputusan pemangku kebijakan. Untuk mengatasi F35 Australia & singapura hanya Su35 BM yang mampu. Untuk waktunya kita sama-sama mendoakan agar cepat terealisasi.

  47. Selamat bung pengusaha coto makassar, artikelnya dimuat.trus berkarya dan jangan henti ikut memberikan pencerahan kapada smua wajager…

 Leave a Reply