Nov 102014
 
Radar KFX-C103-iA Korea menggunakan active electronically scanned array (AESA)/ active phased array radar dan sistem sensor optik  "Electro-Optical Distributed Aperture System"  EODAS. Sistem EODAS dari KFX tempur-C103-iA diatur di depan kokpit kaca depan. Desain ini mirip dengan tata letak pada Su-30/35 atau tempur SU T-50 Rusia

Radar KFX-C103-iA Korea menggunakan active electronically scanned array (AESA)/ active phased array radar dan sistem sensor optik “Electro-Optical Distributed Aperture System” EODAS. Sistem EODAS dari KFX tempur-C103-iA diatur di depan kokpit kaca depan. Desain ini mirip dengan tata letak pada Su-30/35 atau tempur SU T-50 Rusia

Jakarta – Impian pemerintah untuk memproduksi pesawat tempur buatan dalam negeri tampaknya masih memerlukan waktu yang cukup lama. Kepala Perencanaan PT Dirgantara Indonesia, Sonny Saleh Ibrahim, mengatakan, realisasi pembuatan pesawat tempur tipe KF-X itu belum akan terwujud dalam waktu dekat. “Karena untuk penelitian awalnya saja butuh waktu lama,” ujar dia kepada Tempo di Kemayoran, Jakarta, Jumat, 7 November 2014.

Sonny mengatakan, saat ini pemerintah melalui Kementerian Pertahanan tengah menjajaki kemungkinan produksi pesawat tempur bersama Korea Selatan. Kedua Negara sepakat membagi rata modal yang diperlukan untuk investasi awal. PT DI disebutnya ditunjuk sebagai kontraktor dari pihak Indonesia.

Proses penelitian awal yang berlangsung sejak 2010 sebenarnya sudah rampung pada 2012. PT DI bersama kontraktor asal Korea Selatan sudah membuat preliminary design alias desain awal pesawat tempur. Hasilnya, penelitian itu menghasilkan dua opsi penggunaan mesin, yakni dual-engine dan single-engine.

Kementerian Pertahanan lebih cenderung menginginkan penggunaan dual-engine. Sebab, teknologi tersebut memungkinkan pesawat menjadi lebih lincah dan bertenaga. Hal itu juga menjamin superioritas pesawat tempur di udara menjadi lebih tinggi. “Selain itu, jika salah satu mesin mati masih ada mesin lain jadi masih bisa terbang,” ujar dia.

Namun, pemerintah Korea Selatan lebih menginginkan proyek bersama itu untuk memproduksi pesawat bermesin tunggal. Namun Sonny mengaku tidak tahu alasan pemerintah Negeri Gingseng itu lebih menginginkan satu mesin saja. “Padahal dari sisi teknologi jelas lebih unggul dual-engine,” kata dia.

Nantinya pemilihan mesin itu akan dibahas bersama antara pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan. Jika kedua pihak tak menemukan kata sepakat, bukan tidak mungkin kerja sama tersebut akan dihentikan. “Tapi itu kewenangan Kementerian Pertahanan, kami cuma kontraktor saja,” ujarnya.

Saat ini, pihak Korea Selatan masih menunda kelanjutan kerja sama tersebut. Hal itu tak lepas dari pergantian presiden yang terjadi tahun 2013 lalu. Meski begitu, PT DI disebutnya terus melakukan penelitian sendiri tanpa mitranya di Korea Selatan. Jika tak terealisasi, perusahaan pelat merah itu menyatakan siap melanjutkan proyek militer tersebut.

Nantinya jika desain awal disetujui, tahap selanjutnya adalah mematangkan desain tersebut hingga siap diproduksi. Tahap finalisasi desain itu sendiri paling cepat membutuhkan waktu 8 tahun hingga benar-benar siap. Artinya, desain akhir pesawat tempur KF-X itu baru selesai tahun 2022 mendatang. “Karena memang investasi untuk pesawat tempur ini membutuhkan waktu sekitar 50 tahun,” ujarnya.

Dia mengakui jika pembuatan pesawat tempur itu memang tidak bisa dilakukan dengan cepat. Apalagi, pesawat tempur yang digunakan tersebut juga harus disesuai dengan teknologi sehingga harus terus diperbaharui. Salah satu tantangannya adalah menyiapkan material untuk badan pesawat. “Ibaratnya kalau mobil itu ban untuk jalan, kalau pesawat tempur itu body pesawat yang vital,” katanya. (Tempo.Co / Dimas Siregar).

Bagikan :

  105 Responses to “Menanti Pesawat Tempur Impian”

  1.  

    11

  2.  

    petromaaaaax whoaaahahaha 😀

    terharu ane..

  3.  

    2

  4.  

    selamat pagi indomesia

  5.  

    bolak balik aja ni artikel

  6.  

    Ijin Nyimak

  7.  

    Hidup berawal dari mimpi,,,#bondan feat 2black#

    Klo mengejar 2 engine kyk nya, akan memilih Typoon utk plan B nya,,
    Mudah2an semua terlaksana , amin…. Perlu di aminin kan?

    •  

      Klo liat komponen pesawat, rumit bgt ngliat nya,,,
      Wajar klo bth waktu lama,, klo pun tdk jadi dgn KFX, pemerintah bs merekrut tenaga ahli kita di lookhead martin, atau di perusahaan dirgantara lain nya, dgn memanggil semua tenaga ahli kita yg udah berkecimpung diluar, seperti bung ,,,,,,,,, (saya lupa namanya) yg pernah nongol di JKGR,,, merupakan salah satu teknisi lookhead martin,,

      •  

        nickname nya brotosemedi, dia juga pernah bilang kalo proyek ini sulit berkembang (gagal -red)
        dia juga mampir di warung sebelah (kask**)

        kita harus punya rencana b!

        •  

          Wah,, betul bung UA, makasih yah udah mengingatkan,,,
          Biasa nya klo rencana besar itu memang slalu ada plan B/C/D,,, tp semua itu bergantung dari faktor SDM dan Dana,,, dan restu yg Maha Kuasa..

          •  

            Klw tak pikir yaah faktor komponen juga yg jadi kendala dalam pengembangan teknologi kita. Klw industri dasar2 sudah punya kita akan lebih mudah. Untuk SDM sudah cukup mumpuni. Klw dana kita bisa ngutang..hehe:D

  8.  

    Semakin jauh…. perlu terobosan2 cemerlang dari para enginer kita

  9.  

    hadir

  10.  

    Kayaknya program KFX akan tersendat-sendat bahkan bisa bubar jalan.Bersiaplah PT DI untuk menelurkan pespur made in Indonesia

  11.  

    lho, bukannya sudah dipastikan memakai 2 engine?

  12.  

    Indonesiakuuuuu stronggg bingit 😀

  13.  

    Yaaaaaah Caaamboooo’ mi seeeng , Keso’mi , ALLeeeemiii

  14.  

    Welehpweleh, keburu tua gue.

    •  

      Makan pace,kulit manggis,buah mahoni,biar sel kangker hilang,,,plus doa panjang umur biar bisa nglihat pesawat indonesia terbang om,,,,,,hua,,,,ha,,,,ha,,,,,,

  15.  

    Hidup Kemandirian….

  16.  

    Melihat dana yg di butuhkan korsel,
    Melihat sisi waktu yg di butuhkan utk membuat 2 engine,
    Melihat faktor tekanan dari USA ,,
    Kyk nya memang akan down grade di awal, dalam artian
    Awal nya 1 mesin,, sehingga lebih murah buat prototype nya,
    Lebih cepat pengerjaan nya, dan USA jg kyk nya akan mengijinkan, soal nya masih di bawah kemampuan pesawat produk USA, dgn begitu USA tidak akan kehilangan pelanggan nya, seperti contoh kasus nya pespur jepang Mitsubisi,

  17.  

    Perkiraan Dana habis 8 Milyar Dolar dibagi Korea-Indonesia 80-20 dan masih dibagi dalam 3 tahapan, TD phase, EMD phase dan Production. Jadi kalau Indonesia terbebani 2 milyar dolar (max), tentunya dana itu tidak langsung diserahkan diawal semuanya tapi dibagi dulu untuk setiap phase nya. Contoh dari 20% itu untuk TD 2-3%, EMD 7-8% dan Produksi 10%. Kalau proyek KFX/IFX ini gagal di EMD setidaknya kita masih nyimpen dana separuh dari 20% itu.

  18.  

    dlm beberapa hari ini slu saja artikelx menyangkut masalah pesawat tempur,,mbo ya pikirin jg bgm payung udara jarak sedang atau jauh buat NKRI dong.. ingat kasus suriah ga?sebrpa kuat cba pesawat tempur mrk,,biasa2 ajakan..tp sistem pertahanan udarax sgt kuat smp2 usa mikir buat nyerang mrk..mending saat ini TNI jg buat teote untuk membuat SAM jarak sedang at jauh,,agar negara yg memiliki pesawat tempur yg superioritas jd mikir buat nyerang nkri..

    •  

      nh olang belum nyimak clue hoaxnya buk minah udah nembak 2 pespur dan 7 drone ya xixixixi :mrgreen:

      •  

        gila men…7 drone. waduh..aku sampai ketinggalan berita. bener gan udah sampai 7 drone besar yang berhasil dikandaskan?

        pantesan ASU putus asa sama nih barang….di internet nih barang mau di grounded kan semua. jangan2 karena sudah gak moncer…alias gak ada manfaatnya. udah muahal… (1 barang kemarin kalau gak salah minta dihargain2 billion dollar ya…?) gampang dijatuhin…juga gampang di hack.

    •  

      Klw kira2 saya sudah ada partnya/bagianya masing2 untuk teknologinya rudal SAM klw ngak salah sekarang sedang berjalan.., jadi yaah masih ngeracik bumbunya yg pas..:D

  19.  

    santai ae,ojo buru buru yg penting jadi nh barang.
    desain airframe boleh tuh nyontek F-35 atau Raptor dan untuk mesin sing penting double engine yg daya dorongnya maknyosss

    semangkaaaa 😆

  20.  

    Msh alot ngunyahnya muter” wae. Ttp Optimis walau jalny’ berliku menuju kmandirian.

  21.  

    Diatur aja pak gimana bagusnya, kita tungguin sampe kapanpun. Yg jelas percepat tutupi gap menjelang dirilisnya tu pesawat, tetangga dah mau pake F35..

  22.  

    nyimak aj

  23.  

    Artikel lama cuma d bolak balik aja ama admin jktg

    •  

      Indonesia dan China rupanya telah menyepakati perjanjian pertukaran data satelit. Semua data satelit maritim China, bisa secara bebas diakses dari radar yang secara khusus dirancang oleh para ahli radar Indonesia. Bisa jadi inilah biang kecemburuan yang sesungguhnya. Hadirnya pesawat-pesawat gelap sipil asing yang bisa dengan mudah terendus oleh radar Indonesia, adalah jawaban nyata yang jauh lebih bermakna dari jutaan kata-kata. Sebagaimana diungkapkan oleh seorang wartawan Reuters, kesiagaan Air Guard Indonesia sudah melebihi kemampuan beberapa negara kuat lainnya, dan yang paling mengejutkan adalah saat dia mengungkapkan hasil wawancaranya dengan seorang perwira pengajar di Indonesia Defence University, bahwa siapa pun boleh mencoba ketahanan udara kami saat ini. Kami telah menyiapkan jet pemburu di beberapa titik, bahkan jika perlu, sebuah rudal maut akan meluncur dari belahan dunia lain..! (?)

      petikan dari artikel bung yayan di kebun sebelah.

      •  

        Mf bung kiluan .. D kebun yg sebelah mana y? Info ny donk…

      •  

        bung kiluan mulai bocor nh..awas tar d jepret pke karet gelang..

      •  

        :mrgreen:

      •  

        Itu benar dek kilauan, tp utk 20 thn yg akn dtang.

      •  

        lhah kan sudah begitu kan sejak beberapa tahun yang lalu. aku pikir sejak adanya TDAS dan Soyus, yang mengintegrasikan radar sipil & militer, baik dari barat maupun timur. di tampilkan dalam suatu layar monitor besar… dan bisa di akses oleh mabes. sehingga jika suatu objek trdeteksi radar…akan segera di tampilkan ke display dan bisa di zoom…lalu di analisa dan disimulasikan untuk tindakan selanjutnya.

        pokoknya canggih deh. menurutku, kemungkinan sekarang sudah di integrasikan dg radar kapal TNI AL, mungkin juga mudah2an sudah di integrasikan dg data satelit serta data sonar bawah permukaan laut.

        serta mudah2an sudah di integrasikan dg missil2 kohanudnas…dan arhanudnas…..amin2.

        di amerika aja masih belum segitunya…..USA hanya mampu di film2 doang …

  24.  

    Tetap optimis aja..selain itu jg harus ada rencana cadangan bila project ini gagal..sebenernya track racord ToT dng KorSel ga jelek2 amat..contoh Kapal Perang LPD Makassar Class & Panser Tarantula..bahkan Kapal perang Makassar Class dapat memenangi tender di Philipina dan Panser Canon Tarantula berbasis Panser Anoa menghasilkan Panser Canon Badak..so semangattt..

    •  

      masalahnya satu korsel blm bisa bikin mesih sendiri, jadi tergantung banget sama us, tapi optimis aja, korsel kemampuan manufactur nya dah bagus, cepat atau lambat pasti mereka bisa, berkaca dari samsung aja udah on par dgn ipone, meski pesawat memang jauh lebih kompleks.

      •  

        BetuL sekaLi bung Banzai , membuat jet tempur sangat Rumit pembuatannya tidak seperti pesawat biasa atau ComersiaL dan pasanger , pembuatan muLai NozLe , wings , fusaLage top and bottom , air intake , wingtaiL and many other ga’ sembarangan?? SaLah sedikit bisa membuat kerusakan atau crack pada bagian air frame jet fighther , begituLah kata bung PR!

  25.  

    walah…butuh waktu 50 tahun untuk pengembangan dari mulai 2012. gila ..itu terlalu lamban untuk sebuah pengembangan teknologi. bisa2 itu pesawat waktu sudah final, sudah out of date. tetangga sudah berjibun pada pakai pesawat gen. 6.0 ….kita masih berkutat pengembangan pesawat gen 4.5.

    barat dan timur aja melakukan pengembangan suatu generasi pesawat nggak nyampai 50 tahun…kok dikita disuruh 50 tahun an. jangan2 ini suatu taktik sisipan dari musuh2 NKRI.

    soalnya kebisaan kita malah selalu menciptakan pesawat lebih cepat dari kebiasaan negara2 barat. contoh N250, dan n235. n219.

    lah kapan kita memulai gen 5.0 dan gen 6.0 kalau …pengembangan gen 4.5 aja butuh 50 tahun.

    •  

      UUD bung aryajawa, ujung2nya duit…

      oktober 1985 usaf mengajukan request for proposal untuk advanced tactical fighter, yang ikut grup northrop dan lockheed
      juni 1990, prototip northrop, yf-23 ditampilkan
      agutus 1990, prototip lockheed, yf-22 ditampilkan
      april 1991, usaf memilih yf-22
      april 1992, test flight yf-22 dimulai
      sept 1997, udah resmi sebagai f-22, First Raptor flight…

      lumayan lama 12 tahun, untuk negara yang berstatus technology leader…

      •  

        sedikit tambahan kawan.. F-22 Raptor pertama kali dioperasikan pada bulan Desember 2005. Program ATF (Advanced Technology Fighter) yang melahirkan F-22 Raptor dimulai pada bulan September 1983. Saat itu kontrak pengembangan desain jet tempur siluman ini diberikan kepada 7 perusahaan. Pada oktober 1986, kontrak pengembangan diberikan kepada dua konsorsium, salah satunya terdiri dari perusahaan Lockheed (kontraktor utama), Boeing, dan General Dynamics. Sementara konsorsium yang lain terdiri dari perusahaan Northrop (kontraktor utama) dan McDonnel Douglas.
        Desain pesawat yang dibuat oleh Northrop dan McDonnel Douglas, sebuah jet tempur siluman yang diberi nama YF-23A, banyak kalangan menjulukinya Black Widow II. Black Widow II diterbangkan pertama kali pada 27 Agustus 1990. Kemudian menyusul desain pesawat hasil rancangan Lockheed, Boeing, dan General Dynamics yang diberi nama YF-22A dengan julukan yang terkenal Lightning II dan diterbangkan perdana pada tanggal 29 September 1990. Dan pada bulan April 1991, desain jet tempur YF-22A yang terpilih untuk dikembangkan lebih lanjut.
        Setelah terjadi pemangkasan anggaran untuk proyek ini, membuat jet tempur F-22A buatan Lockheed dan Boeing (General Dynamics telah menjual divisi tempurnya kepada Lockheed sejak Desember 1992) menjadi lambat diproduksi. Hingga akhirnya dapat dioperasikan perdana pada tahun 2005. 1983 to 2005 = 22 tahun. surprisingly untuk jet tempur sekelas Raptor? 😉

        •  

          Tiongkok lebih cepat

        •  

          saya tambahin lagi kawan, hingga tahun ini f-22 masih belum sempurna, atau 33 tahun sejak petinggi USAF pertamakali berpikir tentang pesawat pengganti f-15.

          USAF memutuskan untuk mulai mencari pengganti air superiority fighter f-15 yang dituangkan dalam request for information / rfi pada juni 1981 untuk Advanced Tactical Fighter (ATF) dan ditujukan kepada perusahaan2 kontraktor pertahanan.

          tahun 1983 kongres menyediakan dana bagi studi ‘concept definition’ yang diberikan kepada 7 perancang airframe (Boeing, General Dynamics, Grumman, Lockheed, McDonnell Douglas, Northrop dan Rockwell) serta 2 pembuat mesin (General Electric dan Pratt & Whitney).

          mei 1983 kedua pembuat mesin menerima request for proposal / rfp bagi mesin yang disebut Joint Advanced Fighter Engine (JAFE), sementara rfp bagi ATF dikeluarkan september 1985.

          Boeing, General Dynamics, Lockheed, Northrop, dan McDonnell Douglas memasukkan proposal.

          pada oktober 1986 Lockheed dan Northrop terpilih untuk melaksanakan fase demonstrasi/validasi selama 50 bulan
          yang berujung pada yf-22 dan yf-23.

          setelah masuk dinas aktif 2005, pada 2012 f-22 mendapatkan upgrade ‘Increment 3.1’ yang menambahkan fungsi mapping pada radar pesawat dan kemampuan targetting yang lebih akurat.
          f-22 masih belum bisa menembakkan AIM-9X.

          tahun ini dijadwalkan pemasangan multi-function data-link,
          atau 33 tahun setelah rfi pertamakali dikeluarkan…

          •  

            denger2 malah F22 diperintahkan di grounded kan. karena banyak kasus jatuhnya F22 yang mengakibatkan kematian pada pilot. karena pasokan oksigen ke pilot sering macet.

            selidik punya selidik ..ternyata karena kesalahan design kokpit….lhah pesawat F22 nya aja sudah ribuan. mau di renovasi kokpitnya….sampai kapakn itu selesai?

  26.  

    saya ikut jemaah yang optimis, walau kenyataannya masih belum jelas di depan nanti……

  27.  

    ..miris memang,utk biaya ekperimennya saja kalau dibelikan krupuk mungkin sdh menutupi monas.. Bhkn blum trlihat wujudnya bgmana. Mngknkah ada indikasi kekuatan2 asing yg tdk ingin indonesia mnjadi sperti cina dan india?. Jelas mungkin!. Indonesia bukan cina walau jumlah penduduk tergolong padat didunia. Indonesia adalah negara besar dgn umat islam sbg mayoritas. Bs dibayangkan bila indonesia menjadi sprti cina atau india…. Sementara iran yg lebih kecil dari indonesia namun mampu mandiri alusistanya saja mereka sdh gelisah,apalagi bila indonesia menjadi iran baru,cina baru,india baru… Betapa takut dan kuatirnya mereka!. Mnkn kita bs menyiapkan langkah cadangan agar jgn “Sampai Uang Habis,Barangnya Tiada”..~ salam indonesia.

  28.  

    skrg ngemengnya buat generasi 4,5 lah tp mungkin nanti realisasinya lgsg ke generasi 5 kan dah ky raptor tu bentuknya, tinggal nyesuaikan teknologinya, … kalo jadi n bisa terwujud

  29.  

    kalau untuk generasi 4,5 butuh waktu lama ngapain/….

  30.  

    Biasalah banyak negara lain yang tidak ingin indonesia maju,,,, unsur politik juga kayaknya.

  31.  

    mandek ni yee.. kalau begitu buat apa mock-up KFX/IFX kemarin tuh dipajang dan buka stand pameran segala di indo-defence 2014. it was silly!

    •  

      itu namanya dog and pony show bung Papa 🙂 Atawa bisa juga smoke and mirror show 😛

    •  

      mock up buat bukti pengeluaran duit yg sdh bejibun ….. hehehe
      salam bung PapaAugusta

      •  

        Bung b4ikinkun & Bung Den Bdg..ha ha ha. banyak yg tidak singkron berita dari Pt DI, media, maupun dari Panglima itu sendiri masih ditutup-tutupi, tidak mau terbuka apa yg sebenarnya terjadi, malu mungkin.

        •  

          Dari awal saya yg kurang percaya dengan project ini, mungkin bisa komentar2 yg dulu. Karena saya tahu ini program politis, saat pergantian pemimpin langsung begini, itu sudah saya prediksi. Makanya dulu Kepala Peneliti kita yg belajar ke Korea ikut juga dalam project LFX.

          •  

            jadi intinya 20% dapet ape donk kite kawan? (pahitnya gini deh apa sih yg kita dapat dari uang yg sudah dikeluarkan). sekarang tinggal tunggu deh andaipun berlanjut akan stop sampai titik dan tahap mana.
            LFX sendiri progress nya gimana bung, tergantung progress dari KF/IF X juga berarti ya? data yg didapat saling “cross data” apa cuma copy-an dari KF/IF X saja?

          •  

            Nanti lihat satu per satu proyek2 bermasalaha akan muncul di publik. Dari purpose dan komponennya berbeda bung, design juga berbeda. Tapi sebenrnya LFX itu project pelajaran untuk ilmuwan2 baru mengenai dasar2 pesawat tempur. Gak tahunya jadi ramai gitu dan banyak yg tertarik karena speknya sama dengan kebutuhan geografis kita.

    •  

      Saya jadi ingat kasus F-35 yang sebelum produk ada sudah dibuat iklan pemasarannya sampai lobi ke negara-negara yang berminat untuk inden dan buat komitmen pembelian. Sekarang satu persatu negara mulai mundur atau mengurangi komitmen pembelian mereka ke Lockheed, pemerintah Amerika sendiri sudah mulai gerah karena uang habis barang masih belum sempurna, triliunan dolar uang rakyat hasil pajak seperti dibuang ke laut.

  32.  

    proyek pesawat tempur ala syahrini..maju mundur cantik,cantik.

  33.  

    :mrgreen:

  34.  

    Bung wehrmacth klw pesawat impianku.. Manuver seperti SU, bisa tembak kebelakang, bisa ngerem udara, bisa manuver cobra, high speed pakai double engine terbaru SU 35, stealth like Raptor/F35, radar terbaru F35/SU35. Bisa ngak terwujud bung…:D. Pasti gen 5.5 + ini yaah bung.

  35.  

    Bingung…katanya udah fix pake dual engine dan beritanya skrng masuk tahap finalisasi bentuk bodynya mau pake type sayap konvesional ato pake type sayap delta…trus kmaren udah dipajang bentuk pesawatnya kyak F-22 raptor di Indo Defense… nah trus perkembangannya gmna?

  36.  

    dikadalin lg dah indonesia sm org luar, duit kita dimakan dah sm org korea.

  37.  

    Bau-baunya si Paman yang rewel .. hehe ..

  38.  

    Menurut saya IFX akan gagal atau berubah drastis dari rancangan awalnya, kemajuan perkembangan pesawat tempur dan teknologi penguasaan udara sudah sedemikian majunya sehingga di tahun 2022 pesawat generasi ke-5 bisa jadi sudah akan jauh berbeda dari gambaran saat ini.

    Bahkan AS sendiri saat ini sudah tidak akan memproduksi F-22 diluar yang sudah diproduksi sampai sekarang, kendala yang timbul diantaranya pilot yang kehilangan ingatan saat terbang karena disinyalir keracunan oksigen, fitur stealth yang obsolete, hingga biaya pemeliharaan dan produksi yang terlampau tinggi.

    Ada pakar yang menyatakan bahwa fitur stealth adalah mustahil, stealth tidak dapat dicapai dengan teknologi saat ini dan kita masih jauh dalam upaya mencapai penguasaan teknologi stealth yang sejati yaitu kondisi dimana kita bisa melihat lawan namun lawan sama sekali tidak dapat melihat kita. Russia cukup pandai dalam berkonsentrasi mengembangkan teknologi radar yang memiliki kemampuan jangkau lebih jauh dan mampu mengendus pesawat “stealth” sehingga dapat memiliki kemampuan “first look first kill” mereka kelihatannya tidak terlalu mengejar fitur stealth pada T-50 Pakfa atau sangat berhati-hati dan ingin membuat pesawat dengan fitur stealth yang sesungguhnya (tidak dapat dilihat oleh radar apapun).

  39.  

    Jika proyek kfx gagal, gimana kalo coba membeli pespur siluman J31 tiongkok barang 1 ato 2 pespur dulu, itupun kalo bisa hanya beli cangkangnya/body nya doang tanpa jeroan radar avionik dn mesin, beli pretelan body trus dirakit sendiri sambil dioprek pake jeroan Su35 berikut mesinnya, lha kalo sukses kan manteb tuh … Pespur siluman mutan racikan dalem negri yg kemampuannya bisa melebihi si pespur siluman raptor, krn daya jangkau radar su35 melampaui raptor.
    Gimana … Juooss kan !
    Itung” sambil belajar ngerakit sambil ngoprek pespur siluman gitu loh …
    Inovasi … dan inovasi terus …

  40.  

    Melaui Airbus Transport International, salah satu divisi perusahaan bagian dari Airbus Group telah lama menjalin kerjasama dengan PT DI diantaranya kerjasama produksi bersama dan Transfer of Technology (ToT) pembuatan pesawat CN295. Kerjasama tersebut diharapkan terus berlanjut dan pihak Airbus Transport International akan selalu menunggu serta siap mendukung sepenuhnya setiap ada permintaan kerjasama dari Indonesia.

    Dalam kesempatan yang baik tersebut pihak Airbus Transport International juga menawarkan kerjasama pembangunan pesawat angkut untuk mendukung bantuan angkutan peralatan berat dan juga kerjasama pengembangan sistem pesawat tanpa awak (UAV).

    Selain itu, Airbus Group melalui divisi Airbus Helicopters juga menyatakan siap mendukung kemajuan teknologi di Indonesia. Sejauh ini Airbus Helicopters telah menjalin kerjasama dengan PT DI dalam pembangunan helikopter baik untuk kepentingan militer maupun komersil.

    ——->>>> Sedangkan melalui Eurofighter Typhoon yang juga merupakan divisi dari Airbus Group menyatakan siap mendukung program pengembangan pesawat tempur KFX/IFX khususnya dalam peningkatam system assembly di PT DI, Bandung.

    sumber: DMC

  41.  

    Inilah yg ditakutkan ternyata korea hanya membuat berbagai alasan saja untuk mengulur ngulur waktu dan ujung2nya minta duit lagi, tapi nantinya proyek tsb tetap saja tidak akan dikerjakan dengan membuat alasan2 baru, dilain pihak Indonesia sudah dikepung oleh F-35 Aushit & Singaporn, inilah sebenarnya skenario yang dirancang oleh ASu dkk,…………MIKIIIRRR !!!

  42.  

    Beli Typhoon atau Gripen E yang ada ToTnya itung2 plan B

  43.  

    ditakdirkan untuk plan b

  44.  

    semoga berhasil “Maju Terus Demi NKRI”

  45.  

    kira2 rusia mau nggak ya bantu teknologi ifx misal avionik dan mesinnya buat di pasang di ifx

  46.  

    feeling saya program kfx/ifx bisa berhenti di tengah jalan

  47.  

    moga moga LFX open lagi jika kfx/ifx kaya siput jalan nya

  48.  

    knpa ga nanya aja ke gatot gaca dia bisa terebang juga

 Leave a Reply