JakartaGreater.com - Forum Militer
Mar 012018
 

KRI Clurit 641 (TNI AL)

Belawan, Jakartagreater.com – Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasal Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., didampingi Komandan Lantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., melaksanakan peninjauan dan pengecekan terhadap kesiapan Dua Unsur Kapal Cepat Rudal-40 (KCR-40) yaitu KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 yang merupakan unsur dari Satuan Kapal Cepat Komando Armada RI Kawasan Barat (Satkatarmabar) di dermaga Lantamal I Belawan, Medan, Sumatera Utara.

Kedua Unsur ini terlibat dalam kegiatan Patkor Malindo-139/18. Kedua unsur tersebut akan melaksanakan patroli dengan unsur TLDM mulai tanggal 1 Maret sampai 12 Maret 2018.

Peninjaun dan pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan baik Personil maupun materil sehingga dapat mendukung kegiatan patkor tersebut dengan optimal.

Sehari sebelumnya, tepatnya pada hari Rabu 28 Februari 2018, Waasops Kasal membuka secara resmi Kegiatan Patkor Malindo-139/18 di Mako Lantamal I Belawan. Dalam arahannya disampaikan bahwa setiap unsur-unsur yang terlibat Patkor Malindo ini harus mengutamakan keselamatan dalam melaksanakan tugas. Maka dari itu pengecekan ini bertujuan memastikan bahwa seluruh alat-alat utamanya yang berhubungan dengan keselamatan baik Personil maupun materil sudah siap.

Dihadapan Komandan KRI Clurit-641 Mayor Laut (P) Bagus Jatmiko dan Komandan KRI Kujang-642 Mayor Laut (P) Lucky Wuwung, Waasops Kasal menekankan agar seluruh personil dapat menjaga nama baik Bangsa Indonesia khususnya TNI AL pada saat pelaksanaan Patkor Malindo-139/18 tersebut. Tunjukkan yang terbaik dalam melaksanakan kegiatan patkor tersebut, baik pada saat manuver di laut maupun saat kegiatan di Pangkalan.

Turut mendampingi dalam melaksanakan pengecekan terhadap Unsur-unsur Patkor Malindo-139/18 yaitu Dansatrol Lantamal I dan Para Asisten Danlantamal I.

KRI Clurit

KRI Clurit-641 memiliki panjang 44 m dan lebar 8 m serta tinggi kapal 3,4 m, berat 238 ton dengan kecepatan 30 knot, dilengkapi sistem persenjataan modern diantaranya, Sensor Weapon Control (Sewaco), dua unit senapan mesin kaliber 20 mm, meriam kaliber 30 mm serta peluru kendali. Kapal perang ini sangat cocok dengan kondisi alam di perairan wilayah barat yang lautnya tidak begitu dalam dan banyak pulau-pulau, kapal ini digunakan untuk patroli, penyergapan dan perang.

(Dispen Koarmabar).

Bagikan:

  5 Responses to “Memeriksa Kesiapan 2 KCR-40 Satkatarmabar”

  1.  

    Produksi KCR40/60 selanjutnya sdh saatnya ganti desain, tambah speed + power, upgrade armament …

  2.  

    Perlu diperbanyak spesiesnya, biar kecil tapi cabe rawit.

    •  

      Foto article Dan iklan nya……lebih banyak iklan nya…
      Memang betul….design nya KCR 40/60 ini memang membosankan….
      Persenjataan nya juga serba tanggung..
      Lain Kali ….kalau dicek lagi …Sebaiknya sudah lengkap …
      RCWS 30 mm Dan 4 missile launcher nya sudah siap ..
      Chaff Dan machine gun 20 mm sudah Ada …juga …

 Leave a Reply