Mar 022014
 
Kunjungan Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Beijing China

Kunjungan Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Beijing China, Januari 2014

Solusi untuk Indonesia dalam masalah Laut China Selatan (LCS) adalah mendatangi China dan menjelaskan batas wilayah Indonesia. China boleh melakukan apapun diluar wilayah indonesia dan Indonesia akan tetap NETRAL.

Kita tidak boleh melupakan peristiwa kelam di saat Indonesia mengalami krisis dan lemah.

Contoh perbuatan Malaysia adalah menikam Indonesia dari belakang :
1. Mencuri Pulau Sipadan dan Ligitan.
2. Mencoba mencaplok Laut Ambalat.
3. Mencoba mencaplok Camar Bulan dan Tanjung Datu.
4. Mengirim inteligen untuk mendukung teroris mengebom Jakarta dan Bali.
5. Melakukan klaim budaya lokal Indonesia
6. Bersinergi dengan Australia untuk memecah wilayah Indonesia.

Kerajaan Malaysia berhasil membodohi pemerintah Indonesia (era Ibu Megawati) dengan mengajak menyelesaikan masalah sengketa Pulau Sipadan dan Ligitan ke PBB. Malaysia tidak pernah berani melakuakan itu di era Presiden Suharto. Malaysia menunggu kondisi Indonesia lemah secara politik dan pertahanan.

Ketika Indonesia diembargo dan dijauhi banyak negara karena tuduhan HAM di Timor Leste, barulah Malaysia mendesak penyelesaian Pulau Sipadan dan Ligitan. Malaysia sebetulnya sudah berhitung.

Setelah Berhasil menganeksasi Pulau Sipadan dan Ligitan, malaysia mencoba peruntungan dengan mencoba mengklaim Blok Ambalat, Camar Bulan dan Tanjung Datu. Walaupun kondisi militer Indonesia masih lemah, Indonesia mencoba untuk bersikap tegas dengan mengirim militer ke wilayah sengketa. Sebenarnya Malaysia sudah BERHASIL, karena sekarang status Blok Ambalat, Camar Bulan dan Tanjung Datu adalah status quo, sama status Sipadan dan Ligitan sebelum dicuri Malaysia. Bukan tidak mungkin nanti ketika Indonesia lemah, mereka akan memaksa mengubah status tersebut menjadi milik Malaysia.

Semestinya SEKARANG adalah waktu yang tepat untuk menyelesaikan batas wilayah dengan Malaysia. Segera buat patok dan pagar permanen di Camar Bulan dan Tanjung Datu, tempatkan pos militer dengan senjata lengkap, manfaatkan wilayah tersebut untuk wisata dan apapun untuk menunjukan eksistensi Indonesia.

Sekarang waktu yang tepat untuk membangun pangkalan militer di Karang Unarang Blok Ambalat, karang itu harus segera direklamasi total menjadi pulau buatan, yang bisa diisi radar, rudal anti kapal permukaan dan anti pesawat. sekarang waktu yang tepat untuk mengexplorasi Blok Ambalat. Segera ambil semua SDA di Ambalat dan manfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.

Karang Unarang, Laut Ambalat

Karang Unarang, Laut Ambalat

Indonesia harus segera bertindak memanfaatkan kondisi LCS yang makin memanas, ketika Malaysia dan sekutunya sibuk menahan China, Indonesia juga harus segera menyelesaikan batas wilayah yang masih dalam status quo dengan diplomasi yang dibarengi unjuk kekuatan militer di wilayah sengketa.

Tetapi harus diperhatikan, dalam menyelesaikan masalah batas wilayah dengan Malaysia, Indonesia TIDAK BOLEH memakai kekuatan china tetapi harus memakai kekuatan Indonesia sendiri. Indonesia tidak boleh menjadi bagian dari china.

Masalah LCS mungkin akan segera menjadi perhatian dan fokus beberapa negara besar. Indonesia seharusnya memanfaatkan isu LCS untuk memperkuat dan mempertegas kedaulatan NKRI.

Indonesia harus NETRAL dan tidak boleh menjadi bagian aliansi China dan juga tidak boleh menjadi bagian aliansi USA.

Indonesia tidak boleh melupakan sejarah invasi militer ke Timor leste. Indonesia dipojokan dan diharuskan mengambil tindakan militer ke Timor Leste karena dikhawatirkan Timor leste bisa menjadi pangkalan kekuatan komunis China dan Uni Soviet. pilihan yang sulit untuk Indonesia. Amerika Serikat, Australia, Malaysia membantu dan menyediakan semua kebutuhan militer untuk invasi ke Timor leste. Akhirnya Indonesia menyerbu Timor Leste dan laju komunis pun tertahan hanya di Vietnam saja.

Tetapi setelah kondisi dunia berubah dan komunis bukan lagi menjadi ancaman, Australia, Inggris, New Zealand memprovokasi kemerdekaan Timor leste. Amerika mengembargo, Malaysia menikam, Provokasi separatis kedaerahan, Provokasi teroris menjadi-jadi, Provokasi kerusuhan karena SARA dan lain-lain.

Sudah jelas sekali bahwa Amerika dan Australia bukanlah sahabat yang baik untuk indonesia. Indonesia tidak boleh terprovokasi dengan hasutan FDSA bahwa China adalah musuh. China adalah ancaman bagi Australia, hegemoni Amerika dan negara yang terlibat langsung di LCS tetapi China belum tentu akan menjadi musuh Indonesia. Indonesia TIDAK BOLEH terlibat di LCS tetapi Indonesia wajib memperkuat pertahanan di Natuna, Perbatasan Kalimantan, semua jalur ALKI, dan di Papua Utara/papua selatan.

China segera akan membuat pangkalan di Timor Leste. Indonesia harus segera memperkuat kekuatan TNI di perbatasan NTT-TL dengan jarak yang wajar.

Diagram of the first and second island chains of China

Diagram of the first and second island chains of China

Sekarang semua terfokus di kekuatan China di LCS dan pangkalan China di Timor leste, ini saat yang tepat untuk memperkuat kedaulatan Indonesia di Papua. Segera lakuan operasi militer terbatas untuk melenyapkan separatis bersenjata di Papua, lakukan transmigrasi besar-besaran dari penduduk padat ke Papua. {akukan pembangunan menyeluruh di Papua. Usahakan dalam waktu 10 tahun penduduk papua mayoritas berasal dari NTT/NTB, Maluku, Bugis, Bali, Sumatera dan Jawa. pembanguan Papua juga harus adil dan menyeluruh untuk semua orang yang tinggal di Papua.

Sekali lagi Indonesia harus NETRAL. Indonesia tidak boleh menjadi kacungnya amerika dan juga tidak boleh menjadi kacungnya China. INDONESIA HARUS TETAP NETRAL BAHKAN SEKALIPUN CHINA MELAKUKAN INVANSI KE SABAH, SERAWAK DAN BRUNEI, INDONESIA HARUS TETAP NETRAL. Indonesia bukan pagarnya Australia dan juga bukan ujung tombaknya China. (by Mbah Moel 01/03/2014)

Bagikan Artikel :

  54 Responses to “Segitiga Indonesia, Malaysia dan China”

  1.  

    siippppp embah moel… harus netral..!! pancasila…!! sekali layar terkembang surut kami berpantang
    maju indonesiaku

  2.  

    Saya tidak setuju dengan paragraf pertama. Sebagai negara besar dan kuat kita justru harus memiliki sikap yang jelas. Hanya karena sekarang Cina tidak mengusik teritori kita apakah kita akan membiarkan LCS berkembang menjadi bola liar? Negara2 ASEAN (termasuk Indonesia) harus bersatu untuk menghadapi Cina.

    Masih sakit hati dengan sikap Malaysia di masa lalu? Ini contoh sikap negara yang kekanak-kanakan? Andai negara-negara Eropa bersikap demikian terhadap Jerman ek-Nazi maka Eropa tidak akan sekuat sekarang. Terbukti sekarang Jerman eks-Nazi justru menjadi motor perekonomian dan teknologi Eropa.

    Justru kalau Indonesia inginmenjadi negara besar maka Indonesia harus berani mengimbangi dominasi Cina di Asia Tenggara. Cina sekarang menjadikan Myanmar, Laos, Kamboja dan mungkin sebentar lagi Timor Leste sebagai sekutu mereka? Apakah ini secara geopolitik menguntungkan Indonesia?

    Jika kemudian Cina berhasil memperluas dan memperkuat teritorinya di LCS dan menjadikan negara-negara ASEN sebagai proxy bukankah akan mempersempit ruang gerak Indonesia dan ASEAN?

    Saya justru melihat masalah LCS ini justru menjadi peluang kita untuk menjadi kekuatan regional dengan menyatukan negara-ngara ASEAN menghadang ekspansi Cina. Kita harus melihat jauh ke depan bukan selalu menengok ke belakang. Jasmerah (jangan sampai melupakan sejarah) memang penting. Tetapi Jasmedan (jangan sampai melupakan masa depan) lebih penting lagi.

    LCS adalah panggung Indonesia di masa depan. Untuk itu Indonesia harus berperan aktif, tidak boleh egois atau pragmatis.

    •  

      apa anda lupa bung perkataan sang putra fajar bung?
      JASMERAH uy

    •  

      Negara kecil di sekeliling Indonesia hanya sekumpulan negara munafik dan boneka barat dan timur, biarkan mereka sibuk dengan urusan mereka masing2. Sudah cukup pahit rasanya di tusuk,,, setelah kita mengirim ribuan guru ke malaysia, wisatawan ke singapore, pelajar ke ausi. Apa yang mereka balas bung…? Disaat kita lemah ekonomi dan militer mereka malah mengambil pulau kita, mengklaim budaya kita, melanggar batas negara kita, membunuh saudara kita yg merantau kesana, mendukung separatis, melepaskan timtim, mengirim teroris… ASEAN itu seharusnya seperti Unieropa saling membantu dan bekerja sama, bukan saling menindas. Sekarang lihat,,, setelah ekonomi kita tumbuh pesat, militer kita maju,,, dan mereka dikasi balasannya oleh tuhan… mereka memohon untuk minta bantuan kita. TANPA ASEAN INDONESIA BISA MAJU… INDONESIA PUNYA SEGALANYA, LEBIH BAIK KITA PERKUAT EKONOMI, MILITER dan SEJAHTERAKAN RAKYAT DARI PADA MENGURUS MEREKA YG TIDAK TAU TERIMAKASIH. Bukannya kita dendam, tapi kita harus belajar dari sejarah, pengalaman… JASMERAH !!! (NKRI HARGA MATI), ALAM TAKAMBANG JADI GURU

    •  

      Saya tidak setuju anda menyebut kita kekanak-kanakan. Sampai sekarang pun malaysia masih berniat untuk mencaplok bklok ambalat, tanjung datu dan camar bulan. Kita hrs waspada dan lbh agresif dlm hal batas wilayah kita.

      Dlm konflik lcs kita hrs bersifat netral. Kalau mjd fasilisator perdamain oke, tapi kalau ikut terjun ke dalam konflik, buat apa. Malah kita seharusnya bisa pintar dan mengambil keuntungan dlm. Konflik lcs ini. Cina pasti menginginkan kita tetap netral, shg mereka akan memprioritaskan kerjasamanya dgn kita utk mendapatkan pengaruhnya ke indonesia agar tdk ikut campur dlm lcs.

      Saat ini yang harus kita lakukan adalah memperkuat diri kita, segera menuntaskan masalah perbatasan kita dgn malaysia, timtim dan papua nuginie dgn cara menunjukan eksistensi kita scr de facto disana. Kita tdk boleh mengulang kesalahan kita pd waktu masalah sipadan ligitan

      Belajar dari masalah ukrania, kita hrs memperkuat persatuan dan kesatuan, memperketat aktifitas NGO asing dgn cara mengkontrol arus dana mereka, buat peraturan dlm masalah NGO ini yg lbh ketat dan sanksi pentupan dan penyitaan asset mereka kalo melanggar hukum

      •  

        …Malaysia sudah kena sanksi akibat sipadan ligitan belum?…

        Tahun 2002, Mahkamah Internasional / International Court Justice yang merupakan badan PBB, memutuskan bahwa kedua pulau itu milik jiran,

        INTERNATIONAL COURT FINDS THAT SOVEREIGNTY OVER ISLANDS
        OF LIGITAN AND SIPADAN BELONGS TO MALAYSIA

        THE HAGUE, 17 December (ICJ) — The International Court of Justice, principal judicial organ of the United Nations, has today given Judgment in the case concerning Sovereignty over Pulau Ligitan and Pulau Sipadan (Indonesia/Malaysia).

        In its Judgment, which is final, without appeal and binding for the Parties, the Court finds, by 16 votes to 1, that “sovereignty over Pulau Ligitan and Pulau Sipadan belongs to Malaysia”. Ligitan and Sipadan are two very small islands located in the Celebes Sea, off the north-east coast of the island of Borneo.

        http://www.un.org/News/Press/docs/2002/ICJ605.doc.htm

        Pemerintah RI telah menerima dan menghormati putusan ini.
        Kita telah mengambil hikmah dari kejadian ini dengan lebih memperhatikan pulau2 terdepan, termasuk membentuk satgaspam puter Marinir, Mungkin ini yang paling penting bagi kita terkait kasus ini…

        Pertimbangan ICJ :

        As evidence of its effective administration of the islands, Malaysia cites inter alia the measures taken by the North Borneo authorities to regulate and control the collecting of turtle eggs on Ligitan and Sipadan, an activity of some economic significance in the area at the time. It relies on the Turtle Preservation Ordinance of 1917 and maintains that the Ordinance “was applied until the 1950s at least” in the area of the two disputed islands. It further invokes the fact that the authorities of the colony of North Borneo constructed a lighthouse on Sipadan in 1962 and another on Ligitan in 1963, that those lighthouses exist to this day and that they have been maintained by Malaysian authorities since its independence. The Court notes that “the activities relied upon by Malaysia are modest in number but they are diverse in character and include legislative, administrative and quasi-judicial acts. They cover a considerable period of time and show a pattern revealing an intention to exercise State functions in respect of the two islands in the context of the administration of a wider range of islands”. The Court further states that “at the time when these activities were carried out, neither Indonesia nor its predecessor, the Netherlands, ever expressed its disagreement or protest”

        bung Diego, ada baiknya press release ICJ ini dibuat thread tersendiri, karena kasus ini masih sering diungkit lagi dalam format “mal merebut sipadan ligitan” dan seakan2 terus menjadi ganjalan…

        •  

          Malaysia dan Indonesia ini unik…spt Amrik dan Kanada…sgt mirip he7x..Amrik dan Kanada..pernah terlibat perang berkali2.(malah lebih hebat krn Inggris/Kanada pernah membakar Gedung Putih)…tapi kalo ada musuh bersama sangat kompak spt PD1 dan PD2..kedua negara saling membahu melawan Jerman…Nasioanalis garis keras Kanada pernah juga membenci Amrik sampe thn 1970, benci dgn dominasi Amrik.tapi akhirnya sadar ketika data bahwa 45% Investasi Kanada berasal dari Amrik…..saya yakin dgn adanya MEA :masyarakat ekonomi Asean..perlahan2 stigma negatif antar penduduk akan surut..mudah2an jalur hubungan antar negara yg erat masalah akan selesai dgn sendirinya timbul trust antar penduduk…ada pepatah tak kenal maka tak sayang…hubungan negara biasalah naik turun..tapi biasanya hubungan antar penduduk justru makin akrab saja..

    •  

      Netral pilihan tepat,malay,singaporn dan aushit ?????? tdk pernah menghargai nkri S???????????????????? sekali bukan tetangga ?????? baik(cenderung jahat)

      •  

        Kemungkinan banyak yg belum pernah ke Singapura dan Aussie…shg begitu bencinya..padahal kalo ada sdh kesana..yg ada dapati orang Indonesia yg kerja dikantor2(bukan PRT : yg sering diekspos)…malah orang WNI yg permanen residen disana..akibat kerusuhan rasial 98)….Pengusaha Indonesia juga banyak berkantor disana..Duit Indonesia(seandainya duit itu berpaspor) di Singapura 200 bilyun USD dalam bentuk properti 40 bilyun selebihnya direkening bank2…Aussie jg banyak rekan sekolah SMAku skr tinggal disana..orang Aussie sgt humble menerima warga Indonesia , krn merasa dekat secara lokasi/psikologis..dan banyak warga sana yg menikah dgn orang Indonesia..masalah Aussie nolak yg dari Afrika dan Timur Tengah , India serta Myanmar krn mereka tdk nyaman(ini info dari warga Aussie sendiri)..pemerintah sana dengar suara konstituen mereka..alasan mereka krn banyak warga tersebut eksklusif dan memaksakan adat mereka di Aussie dan juga kurang mampu beradaptasi…lagipula mereka jg mencurigai ada agenda terselubung dgn imigran2..(who knows) terutama yg dari Timur Tengah..selain saingan bagi para pekerja kasar Aussie sendiri dari klas aborigin..yg sensitif harus diperhatikan…jadi lihatlah bothside,…imho

    •  

      “kekanak-kanakan”

      anda tu yang kekanakan kanakan coment ORA MUTU…

      lupakan begitu aja tanpa ada sanksi hebat bener anda seorang “resi’,”wali” atau pendeta..

      benar kata bung2 diatas
      Jerman dapat hukuman emang lalu malaysia…

      memang dengan membantu ASEAN sipadan ligitan dikembalikan, Harta korupsi disingapura dikembalikan..

      tidak usah koment jika anda TIDAK PUNYA PIKIRAN

      ma’af bung diego agak kesal karena xtrada bikin saya meradang

    •  

      saya tidak sependapat

    •  

      realistis saja:
      kita punya apa untuk menyaingi dominasi china & asu? semangat bambu runtjing? mana cukup bung..

      jika soal pemulihan jerman setelah ww2 jadi patokan anda, berarti anda kurang piknik! Rezim Nazi itu digulung habis sampe tinggal bersisa rakyatnya. end of story!

      Belajarlah dari swedia, spanyol, potugal bahkan swiss.. ditengah eropa sedang porak poranda, mereka diperlakukan bak gadis cantik yang diperebutkan. semua karena sikap netral mereka yang teguh

  3.  

    Memang RI harus “Netral” karena seluruh kekuataan saat ini sedang sibuk menghadapi Pemilu 2014. Tahun politik 2014, sangat menyita konsentrasi dan waktu. Kalau waktu dan konsentrasi masih harus dibagi ke peperangan, konsekwensinya, Pemilu 2014 bakal gagal atau sedikitnya terganggu. Gagal atau terganggu, bukan lagi menjadi persoalan bagi rezim sekarang. Karena toh rezim SBY akan berakhir pada 20 Oktober 2014.
    nah yg dikawatirkan penggantinya nanti..apakah pro NKRI atau Pro negri dongeng(rezim barat)

    Ambil contoh Malingsial,singecet dan Australala bukan hanya melakukan pelanggaran batas di sepanjang wilayah perbatasan Kalimantan saja. Itupun tak pernah digubris armada tempur Indonesia.

    Dalam situasi dimana kelengkapan Alutsista menuju pertahanan masih terbatas,Jangan-jangan kesiapan tempur itu hanya untuk memenuhi kebutuhan saja,bukanya penyeimbang negara kawasan.

    Disamping masalah politik yg tidak bisa bersatu antar partai saling menjatuhkan, Defisit anggaran tak bisa dihindarkan lagi.yaitu jalan menuju aman adalah “Netral” sambil memperkuat alutsista biar menjadi macan asia tenggara.(nunggu gunung meletus.com)

  4.  

    yah.. ko’ artikelny jadi ke provokasi.. 🙁
    harusnya warjag menjaga content artikel tetep kritis, cerdas, akurat, dan netral.

  5.  

    Indonesia wajib “netral” dalam artian “netral” untuk menjaga kepentingan dan kelangsungan hidupnya sendiri…..maka wajib menyeimbangkan kekuatan2 global yang mau masuk ke Indobesia. Krn dari dulu Indonesia menjadi incaran kekuatan global krn SDA-nya dan posisinya yg strategis secara geografis lalu lintas dunia baik laut maupun udara. Sudah lama semenjak orde baru kita dibawah kungkungan blok barat dg menyedot SDA mentah kita minyak bumi dikelola perusahaan asing dan dimonopoli lewat singaporn, freeport yg cuma dapat royalti harga royalti tanah bukan emas dll….singaporn dan malay takut Indonesia menjadi kuat krn khawatir jalur lalulintas laut dan udara dikuasai Indonesia kalau indonesia bangkit dg pelabuhan yg modern dan besar…mau jd apa singapura krn kalau kita ada pelabuhan laut besar di aceh dan investasi di aceh dibuka maka perusahaan contoh mobil jepang akan bisa menghemat biaya pengiriman export 1/2 perjalanan ke eropa n us krn pabrik mobil dan pelabuhan yg memadai sudah ada di aceh….singaporn n malay akan miskin. Kita harus menyeimbangkan kekuatan yg masuk ke Indonesia demi ke -“netral”-an untuk kepentingan dan kemakmuran Indonesia serta keselamatan hidup bangsa kita. Ken mereka yang butuh kita ….bukan kita yg butuh mereka krn seperti yg disebut diatas SDA kita yang melimpah dan posisi strategis kita sehingga kalo kita kuat Singaporn dan malay akan miskin…dan australia tidak hisa seenaknya lewat nyebrang Indonesia. Makanya kita sengaja dilemahkan…..ingat kalo kita kuat merekq mati…jd kita jgn sampai tergantung dg salah satu blok hra seimbang demi kwmandirian dan kejayaan Indonesia

    •  

      Lebih setuju lagi Indonesia mendukung dan mendorong agar Thailan segera membangun terusan Kra dan Indonesia ikut menjdai kontraktor bersama China

      •  

        Ide cemerlang Bung Herman Sutikno. Pembangunan terusan Kra Thailand harus didukung oleh indonesia. Selain mendukung pembangunan terusan Kra, Indonesia juga harus melakukan pembangunan pulau Sabang menjadi pelabuhan alternative dengan dilengkapi sarana perbaikan kapal, BBM dan air tawar.

        Pembangunan terusan Kra akan membantu mengurangi ketergantungan dunia internasional pada selat malaka. pembangunan terusan Kra akan membawa perubahan luar biasa untuk wilayah ASEAN minimal 5 – 10 tahun setelah pembangunannya selesai.

        •  

          SALAM KENAL,
          Tahun 1978, TNI pernah menutup Selat Malaka dengan modus latihan perang-perangan.
          Tahun 1988, TNI juga pernah menutup Selat Sunda juga dengan modus latihan perang-perangan. Tak lama kemudian, Jepang bersedia membeli minyak mentah dari Indonesia dan gaji PNS/TNI/Polri naik drastis. 😀
          Tahun 1998, rezim yang memerintahkan penutupan ke dua selat tersebut tumbang secara misterius – sebelumnya, tahun 1995 TNI menggelar Latgab di Natuna, ini terbesar dalam sejarah TNI.

          KESIMPULAN
          TNI dan Pemerintah RI terbukti siap dalam menghadapi protes komunitas dunia ketika menutup perairannya/SLOC-nya, masalahnya adalah rakyat tidak siap menerima serangan balik dari pihak-pihak yang terancam oleh kemampuan TNI dan Pemerintah RI dalam mengeksploitasi kapabilitas instrumen polugri dan potensi geostrategisnya.

  6.  

    Tentang penanganan papua :
    Setuju operasi terbatas pemberantasan spatatis, tapi transmigrasi rasanya akan byk penolakan dr kalangan asli papua. Lebih baik hidupkan lagi konsep pengembangan kawasan ekonomi terpadu (kapet) yang pernah dicanangkan jaman suharto adalah kapet biak. Bisa diperluas ke kawasan lain papua spt sorong dan merauke.
    Persoalan harga barang tinggi di papua adl masalah rantai distribusi /transportasi yg sangat jauh, yang tentunya dibebankan konsumen. Hal ini jg salah satu pemicu kegerahan orang papua. Bahkan tiket pesawat jakarta-jayapura lebih mahal daripada jakarta-hongkong. Memang ada alternatif kapal laut tapi tdk efektif untuk bisnis krn lama waktu tempuh.
    Kapet-kapet yang dibangun di Papua tentumya disesuaikan dengan penyerapan pasar/konsumen. Kapet Biak dapat menghasilkan barang-barang yang dapat diserap oleh daerah sekitar papua belahan tengah (wamena sekitarnya) dan papua belahan utara mulai jayapura sekitarnya, paniai sekitarnya sampai dengan kepala burung bahkan maluku. Dan ingat dalam rangka menarik negara2 kawasan pasifik, kita bisa mulai dari perdagangan ini. Dengan barang murah dan kualitas bagus.
    Persiapan kapet memang tdk mudah, berita bagusnya lahan yang luas masih banyak tersedia dan pelepasan lahan juga relatif mudah, yang terberat adalah kesiapan penyediaan energi dan lagi2 jalur distribusi menjangkau kawasan terpencil. Harus ada badan khusus yg punya wewenang dan tugas mengatur hal ini semacam badan otorita.
    Dg demikian akan lebih elegan kedatangan para migran ke papua karena terserap di berbagai industri yang didirikan ini.
    Bila satu kapet sudah berjalan dan roda ekonomi berputar akan sangat mudah direplikasi di kawasan lain spt sorong/timika atau di merauke.
    Bravo Indonesia!

    •  

      Anda benar Bung Dikwij. Pembanguan di Papua dan juga di wilayah indonesia lainnya memang harus melibatkan pemerintah daerah tersebut. Pemerintah pusat hanya bisa memberikan supervisi dan pengawasan saja. Intinya Pemerintah pusat dan Pemerintah daerah harus saling bekerja sama membangun NKRI

      •  

        Setuju bung @al … itulah wujud Dari penjelmaan kolonial di jaman ini. Dan itulah yg dilakukan oz di png, menciptakan kondisi dimana orang hidup dalam tempurung, membatasi kemajuan berpikir penduduk dg cara membatasi akses pendidikan dan kebebasan, menciptakan ketergantungan yg tinggi terhadap induk semang di semua sektor. Bahkan tercipta suasana tdk normal kota2 besarnya krn adanya gang kriminal bersenjata yg org menyebut ‘raskul’. Bila malam tiba suasana kota bak kota mati krn takut gang ini.
        Padahal Bung, tanah di sepanjang pegunungan Papua dari kepala sampai dg ekor penuh dengan kekayaan mineral. Kemana lagi kekayaan ini mengalir kalau bukan ke neg induk semang.
        Kembali ke Papua, segera perkuat pertahanan di sini dan diperlukan kontra intelegent yg memadai untuk menangkal informasi miring yg sengaja dihembuskan pihak luar terhadap Papua. Sambil terus per kokoh sendi-sendi kehidupan ekonomi dan kehidupan berbangsa Indonesia.
        Bila rakyat yang menikmati kemajuan semakin banyak dan merata, maka semakin sedikit peluang unsur separatis berkembang dan lama2 akan mati.

      •  

        tapi kan memang tdk semuanya info itu salahkan : pejabat Indonesia bersihkah…..di Papua korupsi itu masif baik pejabat yg dikirim dari pusat yg non Papua maupun Papua sendiri…baik sipil maupun berseragam jg bermain…kalo Pejabat bersih Papua dgn dana otonomi daerah yg lumayan besar pasti jg sdh lompat2 ekonominya…orang Papua baru dijanji pelabuhan dan bandara bagus sama Jokowi mereka sdh dukung/senang..mudah2an terealisasi supaya tdk kecewa….jalan2lah ke Papua..tdk semua daerah Papua itu muram…hanya bbrp daerah kecil…masih lebih banyak daerah Papua..yg ingin maju dibawah NKRI..lagipula seandainya Aussie hebat pasti PNG sdh diatas Papua berkali..padahal tdk juga…11/12 ji kata orang Makassar…

  7.  

    Saya stuju dng artikel mbah moel, krn stlah saya baca keseluruhan dr isi artikel, saya tdk menemukan adanya keharusan indonesia utk berpihak kpd cina terkait dng isu LCS, slain itu dlm artikel tsb ditekankan ttg bgmpun kondisi politik negara2 yg bersengketa dng cina terkait isu LCS, indonesia tetap netral dan memperkuat posisi di perbatasan darat dan air serta menambah alutsistanya, ttg kaitannya dng adanya komemt indonesia hrs sbg penyeimbang dng alasan utk menahan cina terkait sengketa Laut Cina Selatan menurut saya malah keliru, dlm posisinya sbg negara non blok tdk dibenarkan indonesia menjadi penyeimbang dng alsan menahan militer cina, jng krn indonesia adlh negara non blok shg tanpa mempedulikan kondisi indonesia yg saat ini sdg menghadapi negara2 yg tdk menghargai kedaulatan indonesia dng berbagai cara,strategi, dan tanpa mempedulikan utk memperkuat pulau2 terluar dan daerah2 yg berbatas dng negara lain, serta tdk memper kuat daerah yg berbatas dng negara lain juga menambah,mengadakan,meneliti,mengembangkan dan memproduksi alutsista yg berkuakitas utk 3 matra, cyber defense, dan utk mengamankan jalur informasi, jaringan internet dan transkrip telp atau telekomunikasi.

  8.  

    Saya stuju dng mbah moel, utk camar bulan dan tanjung batu diperkuat, slain ditmpt2 tsb, perlu jg ditmptkan paling tdk antara 2 kompi – 1 batalion di kepulauan Nias, di pulau karimun jawa, di pulau yg terletak di selatan malang, di pulau kaimana yg termaruk daerah administratif plng selatan dr timika atau pulau papua, perlu ditmptkan 1-2 batalion msg2 di kepulauan aru dan morotai,1 batalion di pulau2 terluar dr NTT, NTB,

    •  

      pembangunan jangan lupa bung
      masa iya pulau terluar isinya TNI semua
      ada rakyat sipil juga kan
      bangun jalan,rumah sakit,sekolah dll
      nah tenaganya bisa dari TNI,sekalian TNI bisa lebih akrab dengan rakyat
      rakyat senang TNI senang semua senang

  9.  

    saya tidak setuju koment x-trada dia seakan pro barat…………..kita harus netral………

  10.  

    setuju bunk.. mulai sekarang fokuz kita harus pada pembangunan, terutama pelabuhan2. skrng khan progress pembangunan tambahan tandon BBM, itu juga sebagai penyuplai kapal2 perdagangan yg ngetem di batam. peningkatan kapasitas pelabuhan di daerah aceh dan batam trus dilakukan. secara otonomi pemerintah aceh harus juga ambil kebijakan dengan pembangunan pelabuhan disana sebagai transit ini akan mempercepat pengambil alihan jalur perdagangan disana.:D

  11.  

    Terima kasih dan mohon maaf untuk Admin Jakartagreater.com. mohon maaf karena tata bahasa saya kurang sopan dan tidak sesuai dengan aturan berbahasa yang benar.

  12.  

    Tenang saja Malaysia termasuk umpan dalam LCS, biarkan saja Malaysia di caplok PLA jangan dibela sama sekali. Setelah PLAN bergerak ke selatan dan bertempur habis-habisan dengan anggota asean dan Australia, maka russia dan jepang siap membuka front Baru menyerang china di Utara.

    •  

      dengan serangan kapal tanker nya ya mbah bowo…
      seperti komentar yang lalu.
      ( mbah ngapain sih perang bawa kapal tanker,apa asal ada kata tank nya itu berarti peralatan militer.. saya curiga septik tank Sama mbah artinya bungker pertahanan ya mbah.)

  13.  

    gue stuju mbah moel,,,
    RI harus NETRAL

  14.  

    …China boleh melakukan apapun diluar wilayah indonesia dan Indonesia akan tetap NETRAL…

    Kurang tepat jika dilihat RI termasuk paling aktif menyusun dan mendorong diadopsinya Code of Conduct dalam penyelesaian sengketa LCS.

    Belakang taiwan malah nyontek ide ini dan mengusulkan Code of Conduct untuk East China Sea.

    Taiwan President Ma Ying-jeou has suggested that Tokyo, Beijing and his own government negotiate a code of conduct outlining measures to avoid deadly mishaps during tests of military strength over control of the East China Sea. His idea is similar to a code discussed in Southeast Asia since 2012 to smooth competing claims in the South China Sea.

    http://www.voanews.com/content/taiwan-flexes-diplomatic-wings-for-east-china-sea/1862102.html

  15.  

    Gue dukung aja Bung…

  16.  

    Beginilah hasilnya Bung… kalo mau jadi pegawai masih ada praktek sogok menyogok

  17.  

    jika melihat perkembangan di asia tenggara,khususnya LCS tidak salah jika di prediksi konflik LCS tingal menunggu waktu meledak,ibarat sebuah gunung meletus tingal menungu waktunya.tentu saja hal ini membuat negara negara di asia tenggara dan yang bersinggungan dengan LCS tentu mempersiapkan dirinya masing masing, salah satu caranya adalah dengan belanja militer dan peningkatan persenjataan untuk kemungkinan berperang.
    Sebuah penelitian pernah di tuangkan pada sebuah diskusi dimana negara negara LCS sangat takut dengan kemampuan militer cina saat ini. terutama cina mulai dikenal sebagai negara yang banyak membeli perlengkapan tempur modern dan mengembangkan produk militernya sendiri walau dari hasil membajak teknologi negara lain.negara lain yang sangat takut dengan kemampuan peningkatan militer cina adalah india,kenapa demikian? karena cina sangat erat menjalin hubungan militer dengan pakistan.sedangkan pakistan adalah musuh sejati india sampai saat ini.berdasar info belanja militer terbaru india telah membelanjakan uang senilai $ 8,1 milliar dollar buat setahun kedepan
    sedangkan rata rata belanja militer negara negara ASEAN dan Pasifik sekitar 9 miliar dollar sampai dengan 12 miliar dollar dalam kurun waktu 2012 sampai dengan 2013 dan awal 2014.
    sedangkan untuk cina import militer terbesarnya berasal dari rusia dan meningkat lebih dari 50% dari tahun 2012 sampai dengan 2013.hal ini faktor hubungan baik cina dan rusia yang sangat deket sehingga militer cina sangat mengandalkan rusia untuk memodernisasi militer nya.
    sementara amerika serikat tetap yang terbesar untuk export militernya ke asia.hal ini di tandai dengan rencana akuisisi F35 Australia, dan Singapura, serta hibah F16 bekas dan Apache kepada indonesia..
    untuk rusia , export perangkat militer terbesar nya ke cina adalah penjualan 100-200 unit mesin saturn untuk sukhoy “versi cina” dimana telah mengembangkan versi tersendiri dari sukhoy tersebut.
    sementara untuk indonesia hanya “berencana” membeli 2 unit KS Killo class projeck 878 atau 636 dan S300 serta 37 unit Tank marinir, dari rusia.diluar itu indonesia hanya membeli 16 unit T-50 Golden Eagle dari Korea selatan.

    Konflik kepentingan yang terjadi

    Melesatnya militer cina dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, turut memicu perlombaan senjata di negara negara sekitar nya sehingga mengubah situasi politik kawasan asia,terutama asia selatan,tengah,timur dan tenggara.seorang peneliti dari Universitas Indonesia mengatakan, “tingal menungu waktu nya militer cina akan melewati kemampuan militer amerika,cepat atau lambat pasti terjadi , kecuali perekonomian cina di hancurkan terlebih dahulu oleh amerika serikat.karena jika tidak ada uang maka tidak ada belanja militer dan modernisasi alat alat tempur militer.karena boleh dibilang saat ini cina telah menumpuk persenjataannya sehingga menjadi yang terkuat di asia.hal ini mirip Jerman sebelum perang dunia 1 dan 2 ( World War 1 dan World II) dimana saat itu persenjataan Jerman telah melewati perancis,belanda,dan inggris, jerman hanya kalah persenjataan oleh inggris pada kapal perang lautnya.dan kapal induk.seperti halnya jepang pada tahun 1939-1944 kemampuan militer jepang nomor 4 di dunia saat itu,amerika,rusia,jerman,jepang,inggris,perancis adalah super power pada saat itu.,saat ini tidak ada yang tidak mungkin dibuat oleh cina,dari korek api sampai pesawat luar angkasa sudah dikuasai cina.tingal menungu waktu cina is new super power di dunia

    Perkembangan Cina saat ini:

    1.cina dengan militer telah membuat paranoid negara negara tetangga nya karena cina sedang menumpuk persenjataannya dan belanja militer yang sangat besar dan terus meningkat

    2.memicu perlombaan senjata oleh negara negara sekitarnya sehingga pembelian senjata juga dilakukan oleh negara tetangganya karena mau tidak mau jika konflik terjadi persiapan harus di mulai dari militer yang kuat

    3.cina mengklaim LCS dan menetapkan ADIZ. sebagai warisan wilayah leluhurnya yang harus di kuasai kembali tanpa peduli perbatasaan wilayah tetangganya,Jepang dan Korea selatan memanas

    4.modernisasi militer cina cepat atau lambat akan menjadi saingan utama amerika serikat dan rusia dalam dunia militer baik untuk riset ataupun export ke seluruh dunia

    sehingga bagaimana dengan Indonesia? Non Blok/Netral adalah pilihan bagus, namun bertindak cerdas dan strategi yang baik juga harus di buat,tiada kawan abadi dan tiada musuh abadi, realitas yang ada saat ini cina,rusia, adalah kawan,sedangkan singapura,australia,PNG,malaysia saat ini musuh dalam selimut yang berpura pura baik dan dekat padahal mereka menikam dari belakang. maka bergaul lah dengan bijak dengan cina dan rusia serta mamfaatkan hubungan yang sangat baik ini untuk kemajuan bangsa.

  18.  

    Terlalu mudah bung sebenarnya untuk menghancurkan negeri liliput seperti singapura, masalahnya kita blom punya pemimpin yang punya visi dan misi jauh ke depan,pemimpin yg brani berkata TIDAK untuk kepentingan asing, maaf saya bkanya merendahkan pemimpin skarang. Selat malaka adalah jantungnya singapura, nah kita harus berfikir, gmn cara mematikan selat malaka tersebut, ok sbnarnya kita jg di untungkan atas hadirnya selat malaka, tpi msh jauh lbih besar yg di dapat singapura. Kita harus paham betul tanpa selat malaka singpuara akan mati kutu, selat malaka adalah jantung perekonomian singapura. Bagaimana mengatasinya,sbnarnya ckup mudah kita bangun pelabuhan sabang mirip pelabuhan yg singpura punya, Kita dorong Thailand untuk segera bangun Terusan kra yg menghubungkan samudera hindia menuju LCS. Tapi besar kemungkinan singapura akan menggagalkan proyek terusan kra Thailand dan pelabuhan sabang. Butuh kepemimpinan yg tegas di kedua negara jika kedua proyek tsbut ingin di jalankan. Oleh karena jika kelak terusan kra dan pelabuhan sabang sdh terbangun akan memengkas jarak 600 mil laut jg untuk menghindari pajak di selat malaka. Dari asumsi ini bisa di tebak, dengan segala cara pihak singapura akan berupaya sekuat tenaga menggagalkan proyek tersebut klw perlu dengan menciptakan konflik internal di skitar lokasi pembangunan. Bisa lihat sendiri apa yg terjadi di Thailand selatan kan dan aceh beberapa waktu lalu, mungkin ada hubungannya jg dengan proyek ini lho……..

  19.  

    terusan kra itu momok buat singapore karena jika terusan itu jadi dibuat maka selat malaka akan berkurang trafik merchant arinenya karena jelas terusan kra lebih ekonomis memotong selat malaka dari samudra hindia…kendala dalam terusan kra selain kerugian singapore adalah konflik antara thailand dan myanmar …. saya rasa thailand dan myanmar akan dikipas2 agar terus berseteru demi gagalya terusan ini

  20.  

    NETRAL sih Boleh-boleh saja ….. Tetapi tentu saja harus ada imbalannya … kembalinya wilayah Sabah, Serawak dab Brunei kepangkuan Indonesia cukup layak kayaknya sebagai imbalan netralitas di LCS ..

  21.  

    Indonesia harus cerdas dengan menentukan/menyusun siapakah musuh sebenarnya dari negara. Kalau bisa dibuatkan daftarnya mungkin musuh negara kita adalah :
    1. Amerika
    2. Australia
    3. Inggris
    4. Malaysia
    5. Singapura
    Itu semua adalah negara munafik dan bukan negara bersahabat. Tahukan anda sifat2 dari munafik….. Jadi kita harus hati2 dalam menjalin hubungan dengan mereka. Tidak perlu kita berkorban untuknya karena mereka hanya menunggu kita lemah lalu kemudian menusuk kita dari belakang.
    Sampai kiamat pun mereka akan mengganggu kita dengan berbagai macam cara. Kita adalah bangsa yang cerdas dan bukan bangsa pekerja keras. Biarkan saja mereka berkonflik dengan china, kita hanya sebagai penonton dan bersifat netral.
    Negara Indonesia tidak butuh mereka, kita sanggup berdiri sendiri dan dunialah yang membutuhkan negara yang bernama Indonesia dengan berbagai kekayaan sda-nya.
    Sekali lagi ke 5 negara diatas adalah musuh yang nyata yang berusaha segala cara untuk menghancurkan indonesia. Jangan kita terpedaya dengan tipu muslihatnya.
    Semoga pemimpin kita nantinya bisa mengambil setiap kebijakan yang ada dengan memperhatikan bahwa kerjasama yang dilakukan oleh ke-5 negara tsb sejatinya sangat merugikan negara Indonesia. WASPADALAH…

  22.  

    Ya china pintar berniaga hingga bisa trans Jakarta di beli udah berapa yg terbakar dan Yang mesianya Yang berkarat.

  23.  

    Usah bicara tentang kekuatan tni kerna bbm indon cuma bertahan 1 hari aja jika berlaku perang.pintar indon

  24.  

    Wong indonesia sing podo nganggur..rak nduwe gawean podo aku sing jumlahe 7 juta….dikirim wae ng singapur langsung raksah kesuen.dimodali senapan serbu plus indomie satu kerdus..saya jamin dua hari – negeri sak upil-singapur sudah dikuasai …

  25.  

    Hebat … tulisannya perlu dicermati dan diketahui oleh bangsa Indonesia, jadi ketahuan negara mana yang benar-benar bersahabat dengan Indnonesia… hidup TNI NKRI

  26.  

    menulis harus menggunakan otak. sekiranya laut china selatan dikuasai china, lambat laung mereka akan menuntut seluruh laut yang ada di selatan termasuk yang dikuasai indonesia. selepas ini, mungkin akan ada peta dengan garis putus-putus yang mencakupi wilayah indonesia. china adalah negara paling biadap dan tidak menghormati undang-undang antarabangsa. mereka bertelingkah dengan kesemua negara jiran mereka seperti jepun, korea selatan, vietnam, india, taiwan, philiphina, malaysia, brunei, mongolia malahan rusia juga mempunya masalah sempadan yg masih tergantung dengan negara china. jika rakyat indonesia berfikir seperti penulis, lambat atau cepat negara indonesia pasti hanya negara yang menguasai daratan. berjiran dengan negara china bukan sesuatu yang bagus. jika laut china selatan dikuasai china, sempadan laut indonesia akan berjiran dengan negara china. pada ketika itu sudah snagt-sangat terlambat untuk menyedari bahawa china bukan jiran yang baik untuk indonesia.

 Leave a Reply