Oct 312014
 

oleh: Letjen Brian Ashley “Ash” Power,

Kepala Operasi GabunganPasukan Pertahanan Australia


image001

Tentara dari unit Pasukan Barat Laut Australia dalam formasi patroli di Pulau Astell di Wilayah Utara pada bulan Juli 2013. Unit ini memakai keahlian Aborijin kuno untuk membantu patroli pantai barat laut yang luas. [Reuters]

Sebagai negara pulau terbesar di Bumi tetapi menjadi benua terkecil, geografi unik Australia memainkan peran berarti dalam memformulasikan kebijakan pertahanan dan implementasi praktis arah pemerintah bagi keamanan negara. Ukuran dan lokasi benua Australia menimbulkan tantangan-tantangan unik untuk mengamankan negara dan, yang terpenting, kepentingan-kepentingan vitalnya.

Di Australia, ada dua aliran pemikiran lama tentang strategi untuk mendukung pertahanan tanah air. Keduanya telah menunjukkan keunggulannya dari waktu ke waktu sejak Perang Dunia II, sering sebagai akibat dari kenyataan keras lingkungan fiskal global.

Pendekatan kontinentalis menjadikan Australian Defence Force (ADF) atau Pasukan Pertahanan Australia mengandalkan “celah udara-laut” sebagai rintangan terbesar untuk menyerang, yang menyebut medan berat wilayah utara, populasi yang jarang, dan garis pantai yang sangat luas. Sementara itu, mereka yang menyetujui pendekatan ekspedisi berusaha memfokuskan upaya di lepas pantai sebelum musuh dapat memengaruhi keamanan Australia. Realitas sulit dari keadaan saat ini menyebabkan Australia mengambil sedikit dari kedua aliran ini. Mengandalkan pada tirani jarak untuk manfaat strategis atau “menyerang mereka di sana sebelum mereka datang ke sini” secara terpisah mungkin slogan dari zaman silam. ADF perlu untuk mampu memakai kedua pendekatan ini secara bersamaan.

Pertahankan, Cegat, dan Kalahkan
Kepala Angkatan Laut Laksamana Muda Ray Griggs berkata bahwa keterkaitan dunia dan “luasnya perdagangan laut” berarti Australia sebagai negara harus mempertimbangkan tidak hanya tanah airnya secara fisik tetapi juga garis-garis komunikasinya yang vital dalam setiap kebijakan pertahanan. Bagi negara pulau yang berdiri pada dua dari tiga samudra terbesar dunia, akses ke sumber daya milik bersama untuk perdagangan, komunikasi, dan perjalanan global menjadi prasyarat mutlak.

Australia Defense White Paper atau Buku Putih Pertahanan Australia yang diterbitkan pada bulan Mei 2013 mengidentifikasikan empat kepentingan strategis:

Dari kepentingan strategis ini, pemerintah Australia telah menjabarkan dengan gamblang empat tugas pokok ADF. Tugas prioritas tertinggi memerlukan ADF untuk mencegat dan, bila perlu, mengalahkan serangan bersenjata terhadap Australia tanpa harus mengandalkan pada pasukan pendukung dari negara lain. Dalam semangat “abad maritim” yang baru-baru ini dibuat, dasar dari Principal Task One bagi ADF ialah strategi laut untuk mengontrol pendekatan laut dan udara bagi daratan Australia, serta melindungi kepentingan-kepentingan vital dan massa daratan di dalam wilayah kedaulatan Australia.

Hal ini bukan sekedar tugas pertahanan, seperti yang dijelaskan oleh buku putih tersebut. Pada kasus ancaman atas kedaulatan Australia, ADF siap dan mampu mencegat ancaman-ancaman terhadap tanah airnya atau mengalahkan setiap serbuan yang ditujukan pada pemerintahan. Aksi permusuhan ini termasuk serangan terhadap lokasi-lokasi pangkalan musuh atau pasukan yang dalam perjalanan, serta memperoleh dan mempertahankan kontrol pendekatan-pendekatan penting. Hal ini termasuk pengerahan yang cepat dari pasukan daratan untuk mengamankan wilayah lepas pantai, infrastruktur, dan fasilitas-fasilitas untuk mengusir akses musuh pada lokasi-lokasi yang digelar di dalam lingkungan Australia. Buku putih itu juga mengakui bahwa Australia dan ADF perlu arsitektur intelijen yang komprehensif untuk memahami lingkungan global yang berubah dengan cepat dan untuk memantau potensi ancaman bagi kedaulatan nasional.

Tentara Australia dan Filipina membawa jerigen air di Ormoc City, Filipina pada bulan Desember 2013 untuk para korban yang selamat dari Topan Haiyan, yang dikenal sebagai Topan Yolanda di Filipina. [Reuters]

Tentara Australia dan Filipina membawa jerigen air di Ormoc City, Filipina pada bulan Desember 2013 untuk para korban yang selamat dari Topan Haiyan, yang dikenal sebagai Topan Yolanda di Filipina. [Reuters]

Persiapan dan Pelaksanaan
Australia pantas untuk membanggakan diri atas prestasi personel ADF dalam operasi-operasi lepas pantai dalam dekade yang lalu. Kemampuan untuk berkumpul sebagai sebuah kekuatan gabungan yang benar-benar terpadu dalam skenario konflik berintensitas tinggi dapat menjadi penting bagi kelangsungan negara kami. Untuk alasan ini, ADF menjalankan serangkaian latihan peperangan gabungan dan koalisi setiap tahunnya. Latihan seperti rangkaian Talisman Sabre dua tahunan menguji personel ADF dalam skenario kompleks dan multidimensi yang mendorong para komandan dan personel pada batas-batas mereka di seluruh bidang laut, darat, udara, ruang angkasa, dan dunia maya. Serangkaian kegiatan komando pasca-latihan dan perencanaan mendahului Latihan Talisman Sabre untuk memastikan personel tetap Markas Besar Satuan Tugas Gabungan Australia tetap yang terdepan dalam bidang mereka .

Dalam tahun 2014, ADF juga akan melakukan acara pelatihan gabungan, Latihan Northern Shield, di bagian terpencil negara ini. Northern Shield akan membuktikan kemampuan ADF untuk berkonsentrasi sebagai satuan gabungan dan dengan cepat diproyeksikan ke lokasi terpencil untuk mengalahkan serbuan ke dalam daratan Australia dan mencegat aksi dari kekuatan musuh. Namun, yang terpenting skenario Northern Shield akan memperkenalkan kekompleksan penugasan militer-keamanan secara bersamaan pada kedua sisi Australia. Kehebatan dari latihan ini ialah bahwa tantangan-tantangan yang berhubungan dengan penginapan sebuah pasukan di bagian terpencil Australia mirip dengan yang kita hadapi ketika menyebarkan sebuah pasukan di lepas pantai.

Dalam mengembangkan Latihan Northern Shield, ADF telah menyusunnya di dalam sosok pertahanan terkini Australia di seluruh wilayah Barat Laut negara ini — yaitu, kehadiran laut, udara, dan darat yang berkelanjutan yang sering tidak diperhatikan oleh kebanyakan orang Australia. Pentingnya infrastruktur energi lepas pantai yang signifikan, industri sumber daya di darat, rute perdagangan laut, dan wilayah Australia berdaulat yang jauh di Samudra India telah sangat dikenali oleh ADF, yang telah mempertahankan kehadirannya di kawasan ini selama bertahun-tahun. ADF, yang berkoordinasi erat dengan lembaga federal dan pemerintah negara bagian lainnya, telah menopang susunan pertahanan berlapis yang memaksimalkan ketersediaan platform dan personel.

Di Darat dan Lepas Pantai
Di darat, Regional Force Surveillance Units (RFSU) atau Unit Pengintaian Pasukan Regional Angkatan Darat, yang sebagian besar orang Australia asli yang memiliki hubungan erat dan spiritual dengan tanah air, tetap berjaga-jaga dengan konstan di seluruh pedesaan terpencil. Kemampuan pengintaian berpusat di darat ini bekerja erat dengan komunitas pedalaman dan personel kepolisian negara bagian untuk mengakses pengetahuan lokal daerah-daerah terpencil, termasuk kepulauan lepas pantai di dekat daratan Australia. Dalam banyak hal, RFSU modern adalah generasi baru Pengintai Pantai Australia yang terkenal dari Perang Dunia II. Keterpencilan daerah ini dan iklim dan medan yang khususnya keras menguji baik personel dan peralatan. Semua yang berdinas di dalam organisasi ini meninggalkan jejak mereka di RFSU sebagai di antara yang terbaik dalam karir militer mereka.

Luasnya daratan membawa masalah bagi patroli kecil pengintaian yang berpusat di darat. Ukuran Samudra India yang luas, pada khususnya, meningkatkan kerumitan ini berdasarkan urutan besarnya. Ketika jumlah lalu lintas permukaan laut kemudian ditambahkan pada gambaran pengintaian ini, masalah pertahanan ini, dilihat dengan sekilas, benar-benar mengintimidasi.

Namun, Angkatan Laut dan Udara kami telah menjaga kesadaran menyeluruh atas kawasan ini selama bertahun-tahun tanpa digembar-gemborkan secara terbuka. Bagi mereka, hal ini hanyalah “operasi normal.” Basis Armada Barat di di kapal HMAS Stirling di Fremantle, Australia Barat, menjadi rumah bagi armada permukaan kedua Australia dan juga Satuan Kapal Selam Australia. Setiap kali sebuah kapal meninggalkan pangkalan ini, kapal tersebut berkontribusi pada keseluruhan gambaran pengintaian kawasan ini. Rute patroli dan transit membawa kapal-kapal permukaan dan bawah permukaan melalui infrastruktur energi lepas pantai penting dan di sepanjang rute-rute perdagangan laut utama.

Pendekatan dari armada berpusat di Australia Barat ini sifatnya saling mengisi bagi kehadiran Angkatan Laut yang tetap di bawah Operasi RESOLUTE. Operasi ADF ini mendukung upaya pemerintah Australia yang lebih luas untuk mengamankan Australia dari masuk secara ilegal dan telah menjadi tugas yang terus menerus bagi armada Perahu Patroli Australia, yang didukung oleh kapal besar lain sejak tahun 2001. Kapal-kapal permukaan Angkatan Laut Australia, yang bekerja bersama dengan platform yang diperlengkapi serupa dari Bea Cukai dan Perikanan di bawah Komando Perlindungan Perbatasan, menjadi jalur pertama dalam pengintaian dan perlindungan bagi daratan Australia.

Para pelaut berbaris di Garden Island di Sydney bulan Oktober 2013 dalam International Fleet Review yang memperingati dirgahayu ke-100 masuknya armada Angkatan Laut Kerajaan Australia ke Pelabuhan Sydney [Reuters]

Para pelaut berbaris di Garden Island di Sydney bulan Oktober 2013 dalam International Fleet Review yang memperingati dirgahayu ke-100 masuknya armada Angkatan Laut Kerajaan Australia ke Pelabuhan Sydney [Reuters]

Kehadiran Darat, Laut, dan Udara
Oleh karena luasnya ukuran area patroli, ditetapkan bahwa tugas ini tidak dapat dilaksanakan oleh kapal permukaan saja. Royal Australian Air Force (RAAF) atau Angkatan Udara Kerajaan Australia menugaskan pesawat patroli laut pada Operasi RESOLUTE, yang secara langsung berkontribusi dalam memahami kawasan ini. Pesawat Orion AP-3C terus menerus beroperasi pada batas-batas ketahanan mereka untuk menopang gambaran pengintaian atas Samudra India. Kadang-kadang, hal ini memerlukan Orion berada lebih dekat dengan daerah patroli atau di wilayah lepas pantai Australia untuk mendukung ketahanan misi yang lebih besar. Pesawat patroli laut bekerja erat dengan pesawat bea cukai yang bertugas pada tugas perlindungan perbatasan. Angkatan Udara juga berkontribusi dalam memahami kawasan ini dengan memakai Jaringan Radar Di atas Horizon Jindalee. Skuadron pelatihan Angkatan Udara di Pangkalan RAAF Pearce di Australia Barat secara rutin bergerak lebih jauh ke utara menuju Pangkalan RAAF Learmonth dan melakukan penempatan unit militer pada instalasi energi lepas pantai dan infrastruktur sumber daya di darat.

Akhirnya, ADF melaksanakan kegiatan pelatihan teratur untuk berlatih kemungkinan-kemungkinan khusus. Perjalanan kapal selam memungkinkan armada permukaan Angkatan Laut dan pesawat patroli laut Angkatan Udara berlatih dengan teratur peperangan anti kapal selam. Kapal-kapal permukaan dengan rutin berada di dekat operasi pelayaran komersial untuk mendukung jalur komunikasi laut. Pasukan Khusus Australia dengan teratur melakukan pelatihan kontraterorisme di lingkungan laut untuk mengamankan infrastruktur energi lepas pantai atau kapal-kapal komersial. Secara keseluruhan, Australia Barat Laut tetap menjadi daerah pelatihan dan operasional yang sibuk bagi ADF. Saya harap daerah itu hanya akan menjadi lebih sibuk saja.

Pendekatan Australia pada pertahanan kawasan Barat Laut digambarkan oleh satu kata: kehadiran. Melalui pengintaian permukaan dan udara yang berkelanjutan dan latihan yang terus menerus terhadap kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi, ADF telah membangun dan mempertahankan pemahaman yang luar biasa terhadap bagian dari negara ini. Namun, kebanyakan upaya ini tidak mendapat perhatian dari rakyat kami, karena terjadi di luar pengamatan mayoritas rakyat Australia. Ini adalah rutinitas sehari-hari yang memungkinkan ADF melindungi tanah airnya dengan efektif. Ini adalah pekerjaan yang dilakukan setiap anggota Pasukan Pertahanan, Tentara, Pelaut, atau Penerbang Australia dengan sangat serius. Taruh kata, mempertahankan negara kami ialah apa yang menjadi tugas pekerjaan kami:

1). Australia yang aman,
2)· Pasifik Selatan dan Timor-Leste yang aman,
3). Indo Pasifik yang stabil,
4). Ketertiban dunia berdasarkan aturan yang stabil

(http://apdforum.com/id)

Kiriman: Akbar Mbojo

  102 Responses to “Strategi Mempertahankan Australia”

  1. jumatan oey

    • Yoooiii…lagi nggoleki sarung..

    • Assalamualaikum wr.wb.
      pertanyaannya, siapa yang di anggap musuh potensial oleh australia?
      kalau Indonesia di anggap musuh ya salah australia sendiri namun kalau di anggap sahabat itu beda lagi.
      permasalahannya australia selalu menganggap Indonesia sebagai ancaman potensial, itu terlihat dari komitmen australia untuk menjain persahabatan seringkali ternodai dengan kasus-kasus yang tidak pantas untuk di katakan sebagai sahabat.
      yang masih segar adalah kasus penyadapan dan imigran.

      kalau salah ya maaf 😀
      maaf oot 😀

      • Anda telah dipaku kunci dari masalah. Faktanya adalah sebagian besar orang Australia hanya tahu Indonesia sebagai kediktatoran ke Utara , dan Bali . Belum ada cukup waktu untuk fakta bahwa Indonesia telah berhasil transisi yang cukup sukses menuju demokrasi untuk menyaring ke dalam persepsi publik Indonesia di Australia .

        Masalahnya adalah bahwa ada kekurangan yang signifikan dari orang ke hubungan orang antara Indonesia dan Australia , kebanyakan orang Australia tidak pernah bertemu orang Indonesia . Itu adalah trik kunci untuk membantu menyelesaikan masalah antara Australia dan Indonesia . Saya ingat ketika saya masih di angkatan udara saya selalu menikmati berinteraksi dengan TNI AU , membuat banyak teman-teman yang saya masih mengunjungi sesering yang aku bisa. Jika kita bisa mendapatkan jauh lebih banyak orang Australia yang belajar di Indonesia dan Indonesia yang belajar di Australia , Anda akan mulai melihat masalah ini mulai membersihkan

        • Assalamualaikum wr.wb.
          Kami tidak menganggap Australia sebagai musuh atau ancaman.
          Namun kami mempertanyakan komitmen Australia dalam menjalin persahabatn dengan Indonesia.
          Dengan tidak mencampuri kepentingan dalam negeri masing-masing negara.
          Namun tetap menjalin sifat pertolongan bila di butuhkan, seperti operasi dalam bencana alam.

          • ( Maaf jika ejaan yang buruk , mencoba mengingat . Saya menggunakan google menerjemahkan kata-kata saya tidak ingat )

            Sayangnya beberapa orang Australia melakukan melihat Indonesia sebagai ancaman , banyak orang prihatin tentang bom Bali mengulangi .

            Persahabatan adalah sulit tidak diragukan lagi , itu sebabnya saya pikir lebih banyak orang berbicara satu sama lain dari kedua negara adalah solusi , mulai memahami satu sama lain sehingga kita bisa menjadi teman . Tapi seperti persahabatan apapun , akan ada argumen di sepanjang jalan .

            Dan ya , saya Australia , menghabiskan dua tahun tinggal di Indonesia dan sekarang tinggal di Korea .

          • the statement below is so weak. you cannot have a diplomatic career 🙂

            “Namun tetap menjalin sifat pertolongan bila di butuhkan, seperti operasi dalam bencana alam.”

          • Assalamuaaikum wr.wb.
            (tidak apa-apa tentang traslate)
            Perencana pelaku bom Bali sendiri bukanlah orang Indonesia.
            Sudah kita ketahui bahwa perencananya adalah berkewarganegaraan Malaysia.
            Dan jangan terpaku oleh pemikiran pelaku bom Bali.
            Banyak orang Indonesia yang lebih toleran daripada pelaku bom Bali.
            Di dalam hubungan bertetangga harus ada kode atau aturan di dalam bertetangga. 🙂

          • Assalamualaikum wr.wb.
            hehehe bung flores di dalam bahasa inggris tidak mengenal pengulangan kata seperti tolong menolong atau dekat-dekat jauh-jauh.
            saya tadi juga bingung mau ngetik gimana untuk mempermudahkannya hehehe

        • translate nih

          • Sepertinya bung @BR bukan warga kita bung @apktntaj. Tapi pingin berkomunikasi menggunakan bahasa indonesia.

        • Anda orang Australia ya?

        • kalo saya fikir Aussie masih menganggap dirinya bangsa kulit putih yg tinggal di wilayah Asia.dgn kemakmuran yg diatas negara tetangga..tingkat kecurigaan akan invasi masih besar.krn apriori tetangga miskin ikut menikmati kekayaan mereka ….tapi seiring kemajuan ekonomi Indonesia..dan mulai bergantungnya Aussie dgn Indonesia dgn pasar yg sgt besar…maka Aussie harus bertransformasi suka tdk suka atau berusaha lebih menjadi Asia Putih…Pilihan itu harus dipilih Aussie ..krn Indonesia lebih memiliki prospek bagus dibandingkan Aussie dimasa depan…dalam soal ketergantungan ekonomi maupun politis…Seperti Belanda yg sekarang relatif diabaikan oleh Indonesia krn perbuatan superior mereka dimasa 2 dekade lalu …yg seakan2 spt majikan Indonesia…negara pemasok mineral selain Aussie skr telah muncul Rusia..apalagi dgn politik Rusia yg beranjak meninggalkan Eropa dan fokus ke Pasifik..dgn mitra utamanya RRC…sesuai realitas pertumbuhan ekonomi dunia saat ini..imho

          • It’s all about different point of views between two countries, in one side The Aussies looked at Indonesia in one eye just like The Bali Bombing, the unstable politic and easy to be chaotic country, many officials who engage in corruption, bureaucracy is not clear, etc. In the other side, The Indonesian looked the Aussies in their abroad political will that were very discriminated in the past.

            For the benefits of both countries in the future, it is very important to change each mindset against the other side / the other country

            maaf bhs linggisnya belepotan, mbah gogel lagi males ditanya, menyannya masih kurang katanya….

    • Welcome bung @BIG RED,(maaf di sini kami terbiasa menyebut nic dengan kata bung), semoga kita bisa berdiskusi dan bertukar pengalaman di sini. .

      • Kalau perlu bung big red dapat menyumbang tulisan apapun tentang indonesia dari sudut pandang orang luar

      • Terima kasih atas sambutan hangat , saya berencana pindah kembali ke Indonesia tahun depan , dan harus mampu berkomunikasi , dan salah satu teman saya menyarankan untuk membaca website ini untuk membantu mendapatkan lebih mahir .

        Aku jatuh cinta dengan Indonesia ketika aku berada di sana dalam latihan dengan angkatan udara , dan pindah ke sana untuk bekerja selama beberapa tahun setelah aku meninggalkan militer Australia . Jadi, jika kalian pernah ingin perspektif mantan Australia angkatan udara insinyur pada apa pun , jangan ragu untuk memberikan saya berteriak .

        • Saya terharu dan bangga sekali dengan ucapan anda bung big red,bangsa luar saja bisa mencitai indonesia kenapa kita tidak. Kami sambut anda dengan tangan terbuka dan tentunya senyuman khas indonesia.
          Banyak sekali yang saya mau tanyakan kepada anda tentang negara kami dan dengan latar belakang pengalaman anda bung big red.

        • Like!Mr Big Red,
          Welcome to our community. Semoga cpet pinter Bhs Indonesia

        • selamat datang bung… bangsa indonesia adalah bangsa yang ramah dan bersahabat…
          austarlia mesti bisa menempatkan dirinya sebagai bagian dari bangsa asia jika ingin berjalan beriringan menuju kemakmuran bersama…. sebab bagi bangsa asia kehormatannya adalah hal yang sangat sakral… terutama bagsa Indonesia …
          salam kenal bung.

          • semoga warga Australia lebih terbuka pikirannya, bisa lebih memahami sesungguhnya Indonesia itu seperti apa.
            Indonesia adalah negara yang sangat bersahabat, tapi bila dikhianati bisa perang !! (tergantung pemimpin sih)

  2. pertama posting 5 besar!!!

  3. Tapi mereka tetap GaLau untuk pemiLihan jet fighternya , kayaknya mereka mau meng Akusisi sukhoi 35 juga :mrgreen:

  4. masuk 10 besar…

  5. 10 besar..

  6. absen

  7. semua alki yang diselatan ditutup/blokade,dah belepotan mereka…untuk menyerang dan menduduki pulau kecil,mungkin mereka bisa,dan itupun bsa direbut kembali.tpi untuk menguasai daratan yg lbh luas…silahkan bermimpi…o ya,pangkalan kasel mereka apa benar ada diselatan ?

  8. absen

  9. ternyata naik juga…. terimakasih bung diego…
    salam hangat selalu dari Mbojo/Bima untuk warga JGR…. semoga selalu dalam lindungan Allah..

  10. test

  11. Wkwkwkwkwk, galau nih ye??

  12. Galau 3x..? Citra Scholastika dong.. Wkwkwk

  13. Aborigin dimana kau…kasihan sekali nasibmu.

  14. Ancaman terbesar australia apakah dari utara atau para manusia perahu neh…

    • ancaman terbesar dari Aussie ketika dia tdk bisa menjaga ketenangan P Jawa….bisa dibayangin ketika P Jawa bergolak spt Suriah atau Irak…pengungsi 10 % saja dari Penduduk Jawa ke Aussie..boatpeople..maka Aussie akan karam…boatpeople setengah dari penduduk Aussie…jaid Aussie sangat berkepentingan dgn ketenangan di Pulau Jawa,,,

      • ahhh ngga juga, buktinya selama kita berperang dengan belanda dan jepang, ngga ada tuh pengungsi besar-besaran ke australia, karena orang indonesia lebih cinta negerinya sendiri daripada negara lain

      • Bung Traveller @ opini anda menurut saya menyedihkan jika membandingkan rakyat Indonesia dengan rakyat Irak dan Suriah. Jangan samakan kami dengan rakyat Irak dan Suriah, ketika negeri mereka di landa perang terus mengungsi. Saya yakin rakyat Indonesia bermental pejuang dan akan bersatu berjuang, melawan dan mengusir penjajah sampai tetes darah penghabisan.

  15. Australia itu hidup dari pinggiran. Mereka tidak bisa jauh dari sumber air untuk minum dan makanan. Brisbane, Sydney, Canberra, New South Wales, semuanya ada dipinggir laut. Serangan terhadap Australia akan mendorong pertahanan mereka ke tengah dan itu gurun pasir dan habitat liar. Mereka tidak akan mampu bertahan hidup disana. Mending tertawan hidup dikota besar daripada berjuang hidup di gurun pasir. Strategi yang efektif untuk mengalahkan mereka adalah menyerang kota-kota besar dan menyandera penduduknya. Sebuah serangan teroris dalam skala masif.

    • Dan apa rencana ajaib Anda yang akan memungkinkan Anda untuk mengelola entah bagaimana Wisata ke terdeteksi di sepanjang dasarnya seluruh panjang garis pantai dengan tempur yang diperlukan dan kemampuan logistik untuk meluncurkan invasi kota-kota pantai timur , yang harus saya perhatikan adalah sekitar 1800 km dari Townsville , utara kota / pangkalan militer utama yang paling dan Melbourne ? Hal ini bahkan tidak menyebutkan jarak dari basis mereka di Indonesia ke Townsville .

      Mari kita memberikan skenario terbaik , Indonesia memiliki 16 Sukhoi , yang adalah pesawat bagus, tapi mari kita mengatakan bahwa Anda dapat mengambil 2 neraka bahkan 3 pesawat masing-masing sebelum mereka diturunkan oleh serangan gabungan bentuk Australia F18 ini , angkatan laut persenjataan anti pesawat dan pertahanan udara tanah berbasis , Anda yang tersisa berjuang 47 pesawat modern dengan kekacauan jet tempur sangat usang dan pesawat latih .

      Jadi sekarang bagaimana Anda berencana untuk mendapatkan pasukan ini untuk meluncurkan invasi ini ke kota-kota , sementara ini lain 47 pesawat dan angkatan laut Australia menjatuhkan bom pada transportasi Anda?

      • Assalamualaikum wr.wb.
        saya gagal paham bahasa anda
        seperti bahasa inggris yang di translate saja 😆

        kalau salah ya maaf 😀
        maaf oot 😀

      • kalau seperti itu, berarti titik invasi berada di australia utara (Darwin) sebagai batu pijakan. jika ingin menyerang pantai timur tentunya akan mudah dideteksi oleh mereka. kecuali kita punya armada ks yang bisa meluncurkan rudal ke daratan mereka sebagai efek kejutan. itulah alasan keras mengapa pihak sekutu barat berusaha menghalangi akuisisi kilo class beserta club seriesnya.

      • Masalahnya adalah , semuanya benar-benar , benar-benar jauh dari segala sesuatu . Satunya cara untuk mengejutkan Brisbane , Sydney atau Canberra adalah kapal selam canggih atau stealth bomber sehingga mereka tidak dapat dilihat oleh Radar Jindalee Australia .

        Pada saat ini, Indonesia tidak memiliki peralatan untuk melakukan hal ini ke pantai timur , hanya Darwin .

        • Kenyataannya memang seperti itu, Indonesia tidak memiliki kekuatan untuk menjalankan skenario apapun terhadap okupasi Australia, kecuali kekuatan Indonesia sebesar China. Akan tetapi China Far far away di utara sana. Secara militer, keamanan Australia dari gangguan Indonesia sangat kecil, tetapi keamanan investasi dan ekonomi Australia dapat terimbas dari gejolak Indonesia dan pasifik.

        • betul Mr. BR. jika kami punya kilo berikut club s pasti akan membuka opsi-opsi yang lebih beragam.

        • china sangat tertarik dengan australia terkait earth rare yang bejibun di bawah tanahnya dan benua es di bawahnya.

        • Jindalee ya… hummmm. Matikan aja atau sabot dolo tuh jindale barang 3 minggu … kan jadi buta dan tuli tuh. 😀

        • Kobo dasarnya mengatakan pikiran saya pada situasi di atas . Australia dan Indonesia tidak kemampuan untuk benar conqure sama lain pada saat ini . Indonesia bisa melakukan beberapa kerusakan serius pada ekonomi Australia dengan menghalangi perdagangan Australia , tapi kemudian Anda akan marah China , Jepang dan Korea yang semuanya menggunakan banyak batubara Australia , besi dan makanan . Belum lagi Amerika, yang bisa mengalahkan Australia dan Indonesia bekerja sama !

          Juga , China masih jauh lebih tertarik pada kedua sumber daya domestik dan Asia Tengah , tidak dapat menenggelamkan kapal selama perang .

          Sejauh melanggar dan menyabotase radar , saya kira Anda bisa mengandalkan membobol beberapa lokasi yang paling berat dilindungi di Australia dengan penyusup , cara yang sangat berisiko untuk pergi meskipun.

        • Konteks militer Indonesia menyerang ke Aussie sangat jauh.itu membuat Indonesia tdk populer….Indonesia hanya perlu mengabaikan Aussie saja itu sdh cukup membuat pukulan berat thd ekonomi Aussie…jujur saja Indonesia kedepan memiliki bargaining lebih baik ketimbang Aussie thd Indonesia…baik dibidang politik maupun ekonomi…

        • Assalamualaikum wr.wb.
          bung Big Red, jangan takut dengan tekanan amerika.
          seperti pada sejarah bahwa negara yang menyombongkan diri sebagai negara terkuat maka negara itu akan hancur karena kesombongannya.

        • Bagaimana dengan kri klewang class bung?
          Kedepan nya mgkn saja kri klewang bisa dikembang kan utk bs meluncurkan rudal jelajah utk serangan ke darat,
          bukan kah kri klewang ultra stealth ya? Berarti gak bisa di endus jindalee kan?
          Maaf kalau salah loh ya, cuma opini tukang jaga malam

        • Posisi strategis Indonesia membuat beberapa opsi buruk untuk Australi. salah satunya dalam jalur tranportasi laut yang masih menjadi jalur utama distribusi. kapal-kapal Australia akan sangat sulit melewati area samudra hindia walaupun dari cocos juga tetap bisa mengancam Indonesia. Terlebih jika area Indonesia Timur sudah punya kekuatan tempur yang mumpuni, dibantu dengan beberapa negara satelit di polynesia, tentunya bisa memutus jalur perdagangan australia. Namun untuk mencapai hal itu perlu biaya yang sangat besar.

  16. Siapa yg gila mau invasi Ossie. Justru mereka yg sekarang berlagak mau jadi under sherif-nya Asu di Asia Pasific. Ini yang harus kita tentang.

    • china maybe

    • so…. sebenarnya kenapa kira-kira australi begitu gundah…. sementara mereka anggota FPDA…. lalu kemudian ada hal yang ganjil menurut saya yang perlu kita perhatikan bersama dari tulisan di atas…yaitu strategi australia yang kedua… tetapi dalam bentuk perang proxi dan asimetris…….

      akibat ketakutan yang sangat itu… mereka memantau dan menetapkan provinsi2 strategis yang menjadi basis penyaluran bantuan mereka saat ini..

  17. tetangga yg mulai gerah

  18. Australia Ngeri Kekuatan Militer Indonesia
    Sono Rumekso – 04 August 2014

    HEAD TO HEAD kekuatan militer Indonesia dan Australia pernah ditulis dalam laman lensaindonesia.com pada November 2013 tahun lalu. Secara matematis Indonesia jauh lebih unggul baik dari segi personel maupun kekuatan militer yang dimiliki. Indonesia memiliki 470 ribu personel militer, 400 unit tank, 139 unit kapal perang dan 531 pesawat militer termasuk helikopter tempur. Sementara Australia hanya memiliki 59 ribu personel militer, 59 unit tank, 94 unit kapal perang dan 483 pesawat militer termasuk helikopter.

    Sebuah lembaga kredibel, Global Fire Power (GFP) pada tahun 2013 mengatakan kekuatan militer Indonesia berada di peringkat 15 sementara Australia di peringkat 23. Pemeringkatan didasarkan pada power index yang terdiri dari 40 indikator seperti peralatan dan personel militer.

    Marsda TNI (purn) Prayitno Ramelan dalam laman TNI-AU mengatakan bahwa angkatan udara Australia atau Royal Australian Air Force sangat gundah dengan kekuatan militer Indonesia. Modernisasi angkatan udara Indonesia sangat mengejutkan Australia. Ingat saat latihan militer bersama yang diberi nama pitch black 2012 antara Indonesia dan Australia, F-18F super hornet RAAF dipecundangi oleh Su-30TNI AU Indonesia. Padahal RAAF punya slogan firt look, first shoot dan first kill, tapi tidak berkutik di tangan TNI AU. Belum lagi rencana Indonesia membeli 180 pesawat tempur Su-35S dari Rusia. Australia bertambah ngeri dengan kekuatan Indonesia.

    Kegundahan Australia saat ini sangat wajar. Pada tahun 1961, Tu-16 AURI mampu mampu mencapai daratan Australia dan tidak terdeteksi sama sekali. Waktu itu memang bagian dari perang urat syaraf yang dilakukan untuk menakuti Australia. Kemampuan intelijen udara Indonesia juga sangat lihai dalam melihat peta dan kekuatan musuh potensial baik di tingkat regional maupun global.

    Indonesia mestinya berani menunjukkan sikap yang tegas terhadap negara yang merendahkan Indonesia. Australia tidak hanya sekali, tetapi sudah beberapa kali. Perlu tindakan yang lebih konkrit dari seorang Kepala Negara, tidak hanya imbauan, saran dan permintaan yang bisa jadi hanya dianggap sesuatu yang tidak penting untuk ditanggapi oleh Negara lain. Australia adalah contoh nyatanya.

    Sumber: Forum Kompasiana

    • Menurut analisa munsypedia, Jika terjadi perang satu lawan satu kemungkinan indonesia menang lebih besar, ini bisa dilihat dari perbandingan peringkat militer kedua negara tersebut [ Baca : Daftar Kekuatan Militer Negara-Negara Di Dunia Tahun 2013 ] Selain itu Indonesia juga mempunyai pengalaman perang yang lebih banyak [ Baca : 30 Tentara Hantu Indonesia Kalahkan 3.000 Gerilyawan Kongo ] kedua negara pernah terlibat perang sebelumnya ketika lepasnya timor leste. Selain itu indonesia juga mempunyai sejarah dan nasionalisme yang lebih besar, ini terbukti dari sejarah heroik bangsa indonesia mengusir penjajah yang juga menjadi motivasi lebih. ditambah lagi dengan adanya KOPASSUS yang kehebatannya sudah diakui dunia [ Baca : Kopassus Pasukan Elite Indonesia Terkuat Di Dunia ] jika dilihat dari peralatan tempur, australia jauh lebih unggul dari indonesia.

      • Tergantng bung bp.besar…kalau single kita memang bs menang…tp untuk berapa lama?kita bs menekuk australia jika kita bs melakukan blitzkrieg dlm waktu tigahari terhadap 3 center of gravity australia: radar jindalee,pangkalan udara australia berikut asetnya dan jalur komunikasi australia…AL australia tdk perlu dikhawatirkan karena tanpa dukungan udara mereka adl.sitting duck bg ALRI…

        Masalahnya setelah itu bagaimana kita bs mempertahankan kemenangan karena kawan kawannya pasti segera tiba…Australia terlalu luas untuk dipertahankan…seperti normandia,siapa yg cb mempertahankan semua front akan lemah di semua front (frederick the great) Maka kita hrs pintar2 menebak dmana kawan kawannya akan menyerang…

        Peperangan bkn ilmu matematis…peperangan adl.ketajaman intuisi alias feeling…itulah kenapa peperangan adl.salah satu seni…

        • bilama peperangan itu timbul kita jangan sampai melakukan pendudukan, skenario yang paling mungkin adalah dengan mengadakan blitzkrieg bung @Wehrmacht, selanjutnya menyeret para petinggi mereka kedalam meja perundingan untuk mengakui kekalahan & kesalahan mereka.

          dan sebagai hukuman , kasarannya kita bisa meminta pampasan perang dari mereka berupa sekian USD atau emas sekian ton setiap tahun.

        • Menginvasi australia adalah hal yang sulit, karna pertahanan mereka berada di garis luar,dan dengan kondisi militer kita seperti skarang ini. Yang di perlukan adalah pergerakan senyap ke depan pertahanan mereka dan melancarkan serangan ke jantung australia. Cukup dengan serangan kejut itu sudah menjadi pukulan telak bagi australia.menggunakan kekuatan udara apalagi darat sangat tidak mungkin bahkan hanya menjadi bumerang buat kita dengan kondisi militer kita seperti sekarang.

  19. Mari qt dukung kemerdekaan bangsa aborigin.

  20. mantab infonya..

  21. Sotoy pasti belum pernah main ke Australia deh, Sydney Melbourne kota yang harus di contoh oleh Jakarta, bekasi Dan kota besar Indonesia lainnya. Mahasiswa2 Indonesia pada betah dan banyak yg tinggal di sana.
    Waktu di Melbourne saya naik angkutan umum dan kebingungan, takut nyasar tiba2 ada nenek nyamperin saya : where do u want to go, don’t worry after 3 more stop u will be there…ramah sama orang Asia …banyak orang Indonesia yang tinggal di ausie..

    • izin ngelike bung blackhawkdown.
      memang banyak gelombang antar hubungan dua negara tetangga ini tapi masih banyak juga yang kita patut contoh dari negri kangguru tersebut seperti yang di sebutkan bung blackhawk di atas

      salam kenal bung blackhawkdown.

    • sikap pemerintahannya belum tentu mencerminkan kondisi rakyatnya.

    • itu contoh streotipe/labelling bangsa dimata bangsa lain….di Indonesia jg antar suku sering melabel sikap atau gaya masing2 suku…padahal itu menunjukkan kekurangkenalan kita dgn suku/bangsa tersebut…penyakit ini umum ditiap bangsa…obatnya hanya satu …travelling…dan open mindset jadi gw sangat mendukung televisi Indonesia..selalu memuat acara travelling sebagai salah satu acara…yg menarik baik wisata maupun kuliner…

    • Hehehe betul jga ramah rakyat nya…so yg selalu mengusik papua barat tu gimana cerita nya…

      • Pemerintahnya bung @wijaya + para politikus (dr australia sendiri maupun ASU dan kroni2nya) ketakutan akan indonesia menjadi bangsa besar (ekonomi, militer, rakyat yg bersatu) juga kepentingan akan sda di bumi NKRI khususnya papua…

  22. Tentara Aussie terlihat kuat krn adanya backup alutsista maupun tambahan personil dri US dan UK..tpi efek nya tentara Aussie sendiri harus nurut kpd US..contohnya saja tentara Aussie harus dikorbankan demi membantu US dan UK di perang di Afganistan maupun perang di Irak. sebuah harga yg mahal yg hrus dibayar demi citra negara yg kuat

  23. jawabannya hanya satu buat RI.. pasang rudal nuklir long range ..
    100 menghadap aussie 100 menghadap negeri para jiran yang culas dan lancang…
    merapat ke russia, mereka punya banyak stock rudal nuclear …
    habis perkara…

  24. Indonesia memang butuh alutsista yg menggentarkan, bukan alutsista yg menggelikan, walaupun dimulai dari sedikit, akhirnya akan tambah banyak. Daripada langsung banyak tetapi cuma bikin geli. Xixixixixi.

  25. bung bapak besar@ , cakemx keren ,top anda cocok jd mc atw penulis

    klu aku sbgi ank nkri dn warga dunia sangat menghargai dn menghormati kedaulatan aus..,apapun yg dilakukanx baik menyangkut pertahanan tuk menjaga kedaulatanx ..itu kewajibanx , tpi aus..tak punya hak utk mencampuri dn melanggar batas kedaulatan negara lain..
    jgn usik warga nkri dimanapun berada dn jgn langgar kedaulatan nkri , maka nkri akan sangat menghormati aus..tpi jika aus bertindak sebaliknya , terlepas kekurangan dn kelebihan nkri maka strategi apapun , dn cara apapun akan km lakukan termasuk bersekutu sm jin laut yg muslin atw mengadaikan kekayaan nkri demi menghancur

  26. Hmm semakin kita menyadari bahwa Republik Indonesia membutuhkan lebih dari 12 skadron tempur, minimal 20 fregat, dan lebih dari 12 kapal selam bersenjata lengkap

  27. Menurut saya ancaman yg sbnarnya bukan datang dari militer kita tapi dari segi ekonomi australia sendiri,. Australia takut kalau terjadi konflik dengan indonesia yg secara otomatis bisa melumpuhkan sektor ekonominya sendiri.karna indonesia adalah pintu perekonomianya australia.jadi intinya ya australia punya perasaan terlalu takut dengan indonesia.makanya segala cara di tempuh australia untuk mengetahui rencana kita dari waktu ke waktu

  28. ..menghancurkan musuh2 nkri titik
    nkri musti tegak dn hebat dn keselamatan rakyak ,ank dn cucu lebih yg utama , klu aus dn kurca dn ci nya bekangan ..
    1 . kapal penjelajah sekelas minimal kirov wajib 4 unit termasuk isi dalamnya
    tu 22 4 unit termasuk isi luarnya
    3. destroyer , 2 unit +++
    4. s 300 dn s 400 dn buk minah
    5.jin rafale 1 ska
    6. su 34 1 ska
    7. su 35 1 ska
    cukuplah tuk jg nkri

    hanya berharap , harap dn harap
    klu poros maritim dunia disamping satelit harus apa lagi ya ? yg terutama tni jgn gentar harus berani dn bernyali jgn byk cuap2 ..bikin malu

  29. logis banget….

  30. Pada gila perang amat yaa…ckxkxk woyyyy ga usah deh mikir mau invaSi. Terserah kalo Ausi anggap Indonesia ancaman. Damai itu indah, Contoh pak SBY walau zaman beliau otot TNI mulai terlihat tapi beliau tetap memiliki konsep One Thousand friends, zero enemy. Walau kita kuat nanti tapi jangan angkuh dan sombong Ama tetangga kecuali kalo tetangganya songong barulah munculkan yg ghoib ghoib biar mlotot semua tuh.

  31. perkuat ekonomi… pakai produk dlm negeri untuk menghemat devisa dngn bgtu kita akn mnnjdi bangsa yg besar yg akn d segani oleh bangsa2 barat…smgaa 5 thn kdpan ekonomi kita smakin mningkat.. maaf gk nyambung

  32. Langsung like bung @bb…

  33. utk indonesia pakfa T 50 + su 47 target kedepannya, utk su 35 udah berjalan, ngebut benjut senggol bacok.

  34. Aushit itu paranoid, apa maksud dan tujuan nya mendirikan pangkalan ,militer di Darwin, pulau cocos P.cristmass dll, serta pembangunan berbagai radar yang ditujukan ke Indonesia ???
    Jelas disitu lebih ditujukan ke Indonesia dari pada china atau lainnya, dan tindakan seperti itu jelas merupakan tindakan yang tidak bersahabat dengan Indonesia !!!

  35. Adalah hak suatu negara untuk memperkuat setiap jengkal wilayah dalam rangka meningkatkan kewaspadaan,boleh kita waspada dan curiga asal tdk menuduh apa yg tdk dilakukan negara lain,Indonesia bertubi-tubi diserang dan digoyang keamananya jg menjadikan pengalaman dlm menangani setiap ancaman,jgn heran kl NKRI kini semakin hebat setiap waktu. Rusia pernah berucap seranglah Indonesia maka kamu akan tau kehebatannya,kl negara kuat saja sdh mengakui,knp anak bangsa msh saja meragukan kekuatan kami ,jgn jd org yg hanya pandai berucap tp pandailah berfikir dan bertindak. IMHO

  36. aero putra@setubuh bung

 Leave a Reply