Agu 262017
 

Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid menggelar Seminar Kebangsaan di Sudan.

Darfur – Dalam rangka memberikan wawasan dan memupuk semangat kebangsaan, Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Sudan, beberapa waktu lalu menggelar “Seminar Kebangsaan” kepada para mahasiswa-mahasiswi, pemuda-pemudi, dan masyarakat Indonesia yang bekerja di Sudan, di Gedung Pertemuan Kedubes RI di ibu kota Sudan, Khartoum.

Komandan Satgas Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. sebagai narasumber mengatakan tujuan dari Seminar Kebangsaan ini untuk mengingatkan kembali pemuda-pemudi, mahasiswa-mahasiswi dan masyarakat yang sadar akan masa depan bangsa Indonesia.

Menurutnya, perkembangan masalah sosial, ekonomi, politik dewasa ini mengancam eksistensi kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia termasuk aksi-aksi sekelompok maupun golongan masyarakat yang menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa.

Letkol Inf Syamsul Alam mengatakan membangun keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bisa dilaksanakan secara parsial melainkan membutuhkan peran segenap komponen bangsa yang ada. “Peran tersebut harus dimulai sejak dini dan memberikan dasar serta pandangan hidup yang lebih universal,” ujar Letkol Inf Syamsul Alam .

“Bangsa Indonesia harus mempunyai Integritas dan Kreadibilitas yang kuat dalam memainkan perannya sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat, dimana Bhinneka Tunggal Ika menjadi agenda penting yang harus kita laksanakan bersama-sama,” jelas Dansatgas Konga Konga XXXV-C/Unamid.

Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid menggelar Seminar Kebangsaan di Sudan.

Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. menyampaikan bahwa tiap-tiap elemen bangsa harus berbuat yang terbaik untuk bangsanya, dimana mahasiswa yang kelak akan menjadi calon pemimpin bangsa, harus mempunyai wawasan yang luas dan dapat melakukan hal-hal yang positif untuk bangsanya. Apapun itu profesinya dikemudian hari nanti.

“Lakukan hubungan komunikasi yang terjalin dengan baik serta penuh semangat kebhinekaan sehingga menghasilkan suasana kehidupan masyarakat yang kondusif, dengan dasar hukum yang telah diatur di dalam Pancasila dan UUD 1945, yang apabila diterapkan di negara ini dengan benar, pasti akan maju dan berkembang ditambah lagi Sumber Daya Manusia (SDM) mahasiswa yang berwawasan maju, dan semua ini adalah bagian dari semangat kita dalam membangun bangsa Indonesia,” tegas Letkol Inf Syamsul Alam.

Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid menggelar Seminar Kebangsaan di Sudan

Diakhir seminar diadakan tanya jawab kepada para audiensi yang hadir mengikuti kegiatan ceramah “Seminar Kebangsaan” yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Ke-72 Kemerdekaan RI di Kedutaan Besar Indonesia untuk Sudan, Khartoum.

Ikut hadir dalam acara tersebut ini, Dubes RI untuk Sudan Bapak Drs. Burhanuddin Badruzzaman, Staf Kedutaan, dan beberapa Perwira Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid. 25-8-2017.

  4 Responses to “Memupuk Semangat Kebangsaan di Pertemuan Khartoum”

  1.  

    kok ada ya mahasiswa indonesia yg belajar disitu.?? Memangnya Sudan mempunyai universitas unggulan ya.??

  2.  

    Kok ada jg ya yg belajar ke Sudan yg notabene masih konflik, tapi bagus jg ada kegiatan ini untuk memupuk rasa cinta tanah air dan mereka pulang tidak sebagai teroris!