Oct 102017
 

Sistem S-400 Rusia di Latakia Suriah (Russia DoD)

Jakartagreater.com. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah menyetujui penjualan sistem pertahanan antirudal THAAD kepada Arab Saudi dengan harga senilai 15 miliar dolar AS (sekitar Rp 202,5 triliun), ujar Pentagon, 6/7/2017. Arab Saudi telah mengajukan permintaan untuk membeli 44 peluncur THAAD beserta 360 peluru kendali, juga stasiun pengendali tembakan dan radar kepada Amerika Serikat.

Menurutย  Military-today.com, THAAD memiliki kemampuan deteksi 450 km dan penghancuran target pada jarak 150-200 km dengan ketinggian 25 km.ย  Adapun UsNews.com, mencatat, THAAD adalah sistem rudal anti balistik yang tidak dirancang untuk melawan rudal balistik antarbenua. THAAD ditujukan untuk rudal di bawah jarak 5.500 km dan di luar 150 km, dengan area perlindungan 200km.

Memiliki sistem pertahanan udara THAAD dengan rudal patriotnya, tidak lantas membuat Arab Saudi tenang. Arab Saudi, juga mengajukan pembelian sistem pertahanan udara jarak jauh S-400 kepada Rusia.

Tanggal 9/10/2017, RT.com melansir berita RIA Novosti mengatakan, Kremlin telah mengkonfirmasi penjualan sistem rudal pertahanan S-400 buatan Rusia ke Arab Saudi. Para ahli mengatakan ini berarti Riyadh, yang secara tradisional merupakan pelanggan AS, sedang mencari alternatif perangkat keras militer.

“Kesepakatan dicapai dengan Kerajaan Arab Saudi untuk memasok sistem pertahanan udara S-400, rudal anti-tank Kornet-EM, sistem TOS-1A, peluncur granat AGS-30 otomatis, Senapan serbu Kalashnikov AK-103 [versi ekspor AK- 47] “, ujar juru bicara Dinas Federal untuk Kerjasama Teknik Militer Rusia, Maria Vorobyova kepada RIA Novosti, dirilis RT.com.

Menurut harian bisnis Kommersant, kontrak senjata baru dengan Arab Saudi bernilai lebih dari $ 3 miliar, yang mana $ 2 miliar yang akan dikeluarkan oleh pemerintah Saudi untuk pembelian S-400. Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengunjungi Moskow pekan lalu, menjadi raja Saudi pertama yang mengunjungi Rusia.

“Pada tahun 2007, ada upaya oleh Rusia dan Arab Saudi untuk menyetujui kerja sama teknis militer, maka pada tahun 2012 … Proses ini sangat sulit karena Arab Saudi telah terhubung erat dengan Amerika Serikat selama bertahun-tahun – keuangan, ekonomi, hubungan politik, “ilmuwan politik Yury Pochta mengatakan kepada Radio Sputnik.

Mengapa Arab Saudi Beli S-400

Meski sulit, Arab Saudi telah memutuskan untuk melakukan diversifikasi pemasok militernya, karena dipahami tidak mau bergantung sepenuhnya kepada Washington.

“Sekalipun pelaksanaan kesepakatan ini akan sulit, masih merupakan pertanda bahwa Arab Saudi menyadari perlunya melakukan diversifikasi kerjasama teknik militer, bahwa masalah keamanan negara sekarang tidak hanya bergantung pada monopoli Amerika Serikat, tetapi juga Rusia. Ini merupakan pengakuan bahwa Rusia adalah mediator penting dalam hubungan Arab Saudi, misalnya dengan Iran. Rusia juga merupakan pemain penting dalam penyelesaian konflik Suriah. Jelas bahwa Arab Saudi perlu melihat sekitar, bahwa ketergantungan hanya ke Amerika Serikat saja menjadi berisiko, “kata Pochta.

Rusia juga telah sepakat untuk menyerahkan S-400 ke Turki. Penjualan sistem pertahanan udara ke sekutu AS -Turki dan Arab Saudi- dikritik oleh Washington, namun tidak mempengaruhi hasil kesepakatan tersebut.

S-400 adalah sistem rudal pertahanan udara jarak jauh Rusia yang paling maju. Ini bisa membawa tiga jenis hulu ledak yang dirancang untuk menghancurkan target termasuk pesawat terbang, serta rudal balistik dan jelajah. Sistem ini mampu melacak dan menghancurkan target hingga 300 dan ketinggian 27 kilometer pada saat bersamaan.

  51 Responses to “Mengapa Arab Saudi Beli Sistem Pertahanan Udara S-400 ?”

  1. .bung jimmy g semangat kalo mbah saud belinya dikit..g kaya beli sama usa banyak..oh..mengapa ..mengapa

    • 1- Barusan Saud akan dimasukan daftar hitam oleh nato dan ham karena yaman
      tak mau efek embargo yg saakit
      2-Belajar politik cantik indonesia (Kiri-Kanan)
      3-Ancaman Iran Suriah dan ancaman israel jadi bermain tengah

      • Nah kena embargo juga akhirnya? Itu cuma gertakan atau beneran diterapkan?

        • Gak mungkin diterapkan. Persekutuan US-Saudi udah seperti US-Israel. Bila diembargo, Saudi bisa lari ke Rusia dan itu ancaman langsung terhadap US-NATO-EU. Bila Arab Saudi bersama Bahrain, UAE, bergabung dengan Rusia-Iran-China maka akan terjadi goncangan ekonomi dan politik karena negara2 itu adalah eksportir untuk 80% minyak dunia sekaligus importir nya (China). Arab Saudi dan sekutunya bisa membakar sentimen anti barat lewat OKI yg tentunya akan direspon langsung oleh seluruh umat Islam.

    • Kebayang nggk kalo TNI punya s-400 minimal 5 baterai jakarta-makassar-riau-pontianak-tarakan??… jakarta ibu kota pusat perekonomian nasional, makassar kota terbesar indonesia timur dan tempat skuadron sukhoi tulang punggung udara mesti dijaga,skuadron riau di beckup karena dekat dgn singapura di mana mrk memiliki pesawat f-35 siluman, pontianak dekat natuna skuadron hawk Tempur ringan di beckup agar kuat meladeni pesawat tetangga dan tarakan dekat dgn ambalat serta dekat ALKI.

  2. oh ternyata thaad hanya segitu. selama ini saya kira merupakan lawan langsung s-400. russia memang handal jika berbicara tentang teknologi rudal kelas berat.

    • “Oh ternyata thaad hanya segitu”….
      Heelooooo…bung agato, ini ada org yg remehkan produk anda…xixi kata2nya seolah dia bs bikin…ettt dahhh …hhhhhhhh

    • Supaya loe tau ajja, walau rudal thaad hanya segitu ajjaaa? Itupun kalau akurat
      Eeeeallaaaahh

      Hahhahaaa

      • tentu akurat dong, bu karin…… 15 dari 15 peluru yang diuji tembak, thaad tentu saja memiliki keakuratan yang sangat tinggi, apalagi jika digabung dengan sistem radar AN-TPY 2 yg tidak memiliki jejak radiasi, sehingga tidak bisa di”kunci” oleh rudal anti radiasi lawan kayak KH-31 rudal krypton dan YJ-91, bahkan versi modern dan terbaru KH-31 yg bisa sampai 200km saja tidak bisa mengunci radar AN-TPY 2….

        beda halnya dengan S-400 yg masih pakai radar konvensional yg bisa di”kunci” oleh HARM.

        • Coba sebutkan keakuratan thaad selain menembak gurun pasir disuriah

          Hahhahaaaa

        • Apa pula itu HARM broo??

          • HARM itu kalok bu karin sama saya satu ruangan karena bukan muhrim HARM namanya……..xixixi ๐Ÿ˜†

          • Bung ruskye nanti muaaaarah kalau anda belum sunat

            Hahhahaaa

          • hihihi,,,,,,ah payah admin yg satu ini…udah ditantangin dogfight malah kabur….memang benar kata bung colibri,,,,bu karin cuma bisa manuver defensif sambil keluarin chaff-flare-chaff-flare plus jamming……hihi

            apalagi ketawanya itu loch…..mungkin ini yang dimaksud bung rusak eh ruskey….ketawa bahagia nan sejahtera………ah elu min mentang2 udah dpt duit banyak…jadi lupa yaa untuk mencerdaskan rakyat indonesia. huhuhu

  3. Jawaban nya simple…krn saudi punya kemauan dan uang…kelar perkara !!!

    • saya turut PRIHATIN lihat jawaban anda, kalau mereka punya kemauan dan uang….nah kalo kita juga sama punya kemauan, uang, krupuk juga punya….banyak melimpah …. tapi kok……yg disono kgk mau terima yah….saya PRIHATIN…… ๐Ÿ˜†

  4. Perduli amat dgn bani saud
    Kuatnya bani saud akan menyusahkan bangsa arab

  5. Jawab : Karena dia suka !!

  6. S400 nya mnt bakal di pasang di Cilacap ???

  7. Ini saat yg tepat Indonesia beli S400 dan tentu beli thaad biar amrik gak cemburu, tentunya beli thaad hanya beberapa biji aja lah …

    ๐Ÿ˜€

  8. MUNGKIN SAJA BELI S-400 BUAT NGELAWAN JET BUATAN BARAT BELI THAAD BUAT NGELAWAN JET BUATAN RUSIA PUNYAAN IRAN ATO MUNGKIN BELI DARI RUSIA BIAR ANTI EMBARGO HIHIHI MUNGKIN SAJA LO YA YANG PASTI TANPA BASA BASI TAU2 DAH KEBELI AJA INDONESIA KAPAN NYUSULNYA YA LUMAYAN BUAT LINDUNGI IBUKOTA KALO THAAD CUKUP MINAT AJA GK USAH BELI JUGA BAGUS HAHAHA

    • Coba menhan ditelpon dulu bro, jgn lupa panglima TNI diminta bikin program pengadaan darurat pertahanan dari rudal balistik dlm persiapan menjaga adanya rudal nyasar saat perang korut vs amerika

      Secepatnya ya bro…

  9. S400 tdk bisa disaingi thaad yg sekarang, baik kecepatan, ketepatan akurasi, jangkauan radar, menembak jatuh rudal balistik, merontokkan pesawat siluman, harga yg murah… This real fact

    Inilah mencerdaskan Indonesia, bukan demennya menyanjung negara idola tp suka banget menjelekin Indonesia

    Ente seh cuma kaum alay yg lg cari jatidiri lupa adab yg ngaku2 sebagai orang Indonesia… Huehuehue

    • tuh anak2 alay yg belum SuNAT..
      kaga ngerti apa2 bung@boomerang88..
      yang penting eksis.. komen update.. teriak2…
      mohon dimaklumi….
      sebentar lagi kalo udah SUNAT mungkin nggak lagi begitu……..

      bhuuaahahahahaha…………

    • klo bung bumerang cerdas maka coba babarkan disini perbandingan thaad dgn s400… jgn cm blg alay…alay… klu ente jg g bs berarti ente jablay alay….

      • Membeberkan? Gimana kalau uji coba nyata S400 dgn f35? Sy akan mencoba mengakomodasi S400 dan anda mengakomodasi f35, gimana bung? Jika ini terjadi maka akan mencerdaskan Indonesia bahkan dunia…

        • tul supaya adil di adu s400 vs f35 dan THAAD vs SU57..
          gimana bung,…
          kalo menurut sayah yang menang pasti persib…..xixi

          • Maaf sy tidak bisa mengakomodasi Su57, mungkin disini warjager ada yg bisa? Mungkin aja bung ceuricangkas bisa kale?

          • sebentar, saya mau kirim telegram dulu ke bung jimmy …

          • Saya yakin para Wajager disini sangat berpengalaman dan memiliki pengetahuan mengenai berbagai macam alutista… dan saya rasa sangat mudah mengakses beberapa data tentang kemampuan tentang THAAD dan S-400, sejauh ini secara langsung tidak pernah ada sejarah bukti unjuk kemampuan keduanya yang bisa di tunjukan terutama dalam perang…
            Lebih mudah mencari artikel tentang kemampuan Iron Dome Israel yang begitu sukses menangkal serangan roket… Rudal Patriot memiliki sejarah menembak jatuh Rudal Scud yg ditembakan Irak dan menembak Drone Squadcopter dan pernah gagal menembak jatuh Drone Suriah…
            Jadi mau di bumbui bombastis seperti apapun, keduanya masih merupakan misteri, dan kalau melihat lebih jauh S-400 memiliki sistem pertahanan berlapis, kalau THAAD memiliki dukungan radar canggih, kemampuan keduanya masih tanda tanya karena tidak ada artikel yang menunjukan kinerja mereka dalam perang beneran…

          • Sudah ada yang di uji coba ?
            diatas sudah saya tulis 15 dari 15 peluru diuji coba dan semua 15 target berhasil dihancurkan.
            https://goo.gl/ARocLb

            bahkan ada video THAAD maupun GBI menghancurkan target uji coba. https://goo.gl/BTz5gU

            jadi gini aja bung yuli, biar adil bung yuli kasih link kesaya video uji coba S-400 atau A-135 nya yg sudah menghantam target uji coba. kalau bisa yg video kamera onboard rudal, supaya yakin rudal tersebut menghantam target.

          • Saya terpaksa mengulangi pernyataan saya, dimana tidak ada bukti dan sejarah dimana didalam situasi perang dimana kedua sistem pertahanan ini digunakan… THAAD memang diujicoba dan berhasil, tetapi uji coba dan situasi perang jelas lain, rudal yang di tangkis dan situasi yang terjadi berhubungan kompleksisitas di medan perang jelas berbeda… saya juga tidak menemukan ada artikel yang menyatakan penggunakan S-400 dalam situasi perang menghadang rudal/pesawat yang menyerang…

            Intinya sampai ada penggunakan langsung dalam perang, jelas apapun itu tidak akan memberikan bukti apapun terhadap kemampuan sistem pertahanan keduanya… atau Battle proven

            Justru Iron Dome yang sudah menunjukan bukti penggunakan dalam menghadang roket2 yang ditembakan ke wilayah Israel…

          • Tapi roket hamas banyak juga yang nggak ketangkis iron drome. padahal itu cuma roket lho!

  10. hm

  11. Karena S-400 lbh baik bahkan terbaik saat ini, Radarnya mampu deteksi hingga 600km,Dlm satu peluncur ada 4 macam Rudal dgn jangkauan 40-120-250-400km dgn kecepatan 14 mach. Sungguh Pilihan Cerdas,KSA..Aman. Indonesia??

  12. belum tentu juga “nggak ” deal bung…

    bhuuaahahaha……

  13. om beliin om….

  14. Dibaca dong isinya jangan judulnya doang… ini kan hanya kamuflase Turki biar USA memberikan THAAD nya ke Turki… Turki sudah melakukan pembayaran uang muka fase awal, mana ada sudah bayar tiba2 batal… kalau masih berupa pembicaraan jelas memungkinkan untuk pembatalan…
    Menurut saya justru Arab Saudi yang memiliki kemungkinan pembatalan, karena belum ada pembayaran

 Leave a Reply