Mar 212019
 

F-15X (foto:Breaking Defence)

JakartaGreater.com – Permintaan Pentagon pada tahun 2020 untuk membeli delapan pesawat tempur F-15 Eagle adalah bukti dari fleksibilitas F-15. Hampir lima puluh tahun setelah penerbangan pertamanya, F-15 masih relevan di medan perang modern, membuktikan nilai platform F-15 yang terus mampu ditingkatkan dengan teknologi terbaru.

F-15 sebelumnya diyakini oleh para pengamat akan mati setelah masuknya F-35 Joint Strike Fighter, namun kini F-15 sedang memulai hidup kedua sebagai tandem pesawat tempur generasi kelima.

Sebagaiman ditulis di FlightGlobal, ” Unlikely Renaissance”, membahas bagaimana jet tempur F-15, yang pertama kali terbang pada tahun 1972, menjalani karir kedua lima puluh tahun kemudian dan dapat bertugas lebih lanjut dengan Angkatan Udara AS hingga delapan puluh tahun kemudian.

Pentagon meminta dana untuk pembelian delapan pesawat tempur F-15X pada tahun 2020, dengan total pembelian 80 jet dalam lima tahun.

F-15 pada awalnya dirancang sebagai pesawat tempur superioritas udara, bertugas bersama Angkatan Udara AS pada akhir tahun 1970-an. Dilengkapi dengan radar yang kuat, tenaga mesin yang cukup untuk melesatkan jet untuk mendaki lurus ke atas dan membawa hingga delapan rudal udara ke udara, F-15 dirancang untuk menyapu langit pesawat musuh.

Versi yang lebih baru, F-15E Strike Eagle diadaptasi untuk mampu berperan melakukan misi udara ke udara dan udara ke darat.

F-15E terbukti populer dengan sekutu AS, bahkan setelah Angkatan Udara AS berhenti membeli F-15, dengan negara-negara seperti Israel, Singapura, Korea, Arab Saudi, dan Qatar. Negara-negara ini mendanai serangkaian upgrade F-15 hingga sekarang akan diintegrasikan ke dalam jet tempur F-15X baru yang merupakan bagian dari anggaran Angkatan Udara AS tahun 2020.

Selain biaya pengembangan yang sudah dibayarkan, Flight Global mengidentifikasi alasan lain mengapa F-15X lebih masuk akal: Pesawat tempur F-15 akan lebih murah untuk beroperasi per jam daripada F-35. Ini juga akan menyederhanakan pelatihan, dimana pilot F-15C, F15-D, dan F-15E saat ini akan dapat dengan mudah beralih ke F-15EX dengan pelatihan ulang yang minimal. F-15EX juga dapat membawa senjata berat dan besar yang tidak bisa dilakukan F-35.

PopularMechanics

  8 Responses to “Mengapa F-15 Tetap Kuat Setelah 50 Tahun ?”

  1.  

    Borong

  2.  

    Egk kapok mau di embargo lg

  3.  

    Sukhoi SU35 & SU27 nggk usah “mimpi” yg katanya kemaren bisa nge-lock Jet Tempur generasi ke-5 F22 Raptor… sempet geli juga saya baca artikelnya, generasi ke-4 bisa ngelock generasi ke-5 yg pada hakikatnya sudah Stealth ???,
    Lebih baik Sukhoi SU35 & SU27 “sparing” saja dulu ama F15 E Strike Eagle

  4.  

    Mantap kabeh brarti