Mar 232017
 

Sean Costello, CEO DCNS Australia

Kurang dari setahun setelah pembuat kapal DCNS Perancis terpilih untuk menyediakan 12 unit kapal selam generasi berikutnya untuk Angkatan Laut Australia (RAN – Royal Australian Navy), dalam program yang menelan biaya sekitar AUD 50 miliar (USD 38 miliar), kepala eksekutif (CEO) DCNS Australia telah mengundurkan diri, sebagaimana dilansir dari Adelaide Now.

Pengunduran diri Sean Costello yang berbasis di Adelaide, Australia pada hari Jumat, 17 Maret, merupakan sebuah langkah yang mungkin sangat mengejutkan bagi komunitas pertahanan Australia dan Perancis.

Sean Costello adalah manajer eksekutif umum  di ASC sebelum ia menjadi kepala staf Menteri Pertahanan Australia, David Johnston, yang terkenal menyatakan bahwa galangan kapal Australia Selatan tidak bisa dipercaya untuk membangun kano.

Sean Costello kemudian mengambil jabatan di DCNS Australia, berjuang dan akhirnya memenangkan kontrak untuk membangun 12 unit kapal selam di Australia Selatan.

Sementara ia dipuji karena memenangkan kontrak itu, ada juga kisah yang diceritakan oleh Gedung Parlemen (Gedung DPR) tentang emosinya saat di kantor Senator Johnston.

Ia terlibat dalam keributan setelah menerima tagihan untuk makan siang yang melibatkan dirinya, Senator Johnston dan kepala industri pertahanan yang membocorkan bersama dua staf lainnya dari kantor DPR tersebut.

Kebocoran tersebut ditafsirkan sebagai upaya untuk merusak nama baik Sean Costello dan Senator Johnston. Penasihat kunci pemerintah dan mantan jenderal Jim Molan dilaporkan berhenti setelah bentrok dengan Costello.

Menteri Industri Pertahanan Australia, Christopher Pyne mengatakan bahwa ia sangat menikmati bekerjasama dengan dia dan berharap itu adalah yang baik baginya.

“Hal-hal seperti ini tidak akan berdampak pada proyek kapal selam atau pengaturan kami dengan DCNS. Saya berharap untuk bekerja dengan CEO baru ketika mereka dipilih oleh DCNS”, kata Christopher Pyne.

Kepala operasional Brent Clark akan menjadi “Chief Executive Officer” sementara menggantikan Sean Costello. Bent Clark memiliki sejarah panjang dalam memberikan program pada raksasa pertahanan termasuk BAE dan Thales. Dia juga awak kapal selam di Angkatan Laut Australia selama lebih dari satu dekade.

DCNS dalam sebuah siaran persn mengatakan bahwa ada yang tidak biasa dalam perubahan kepemimpinan. “Sepanjang kehidupan program sebesar ini, akan ada beberapa perubahan kepribadian dan ini adalah proses yang normal untuk setiap program besar”, katanya.

DCNS amat yakin bahwa bekerjasama dengan para mitra Commonwealth of Australia dan Lockheed Martin, itu akan memberikan kapal selam regional yang unggul dan menyadari ambisi pemerintah untuk kemampuan kapal selam yang berdaulat.

DCNS memberkati mantan CEO atas usahanya dan mengirimkan salam kepada Sean Costello dan keluarganya untuk peran apa pun yang ia pilih untuk dilakukan selanjutnya.

Ada sejumlah bisikan bahwa Sean Costello bertujuan untuk terjun dalam dunia politik federal, namun hingga saat ini dia belum menunjukkan kecenderungan untuk menjadi seorang politikus. Di situs jejaring sosial LinkedIn ia telah mencatatkan dirinya sebagai “konsultan independen”.

  11 Responses to “Mengejutkan, CEO DCNS Australia Mengundurkan Diri”

  1. Sampurasun…
    Selamat pagi Warjager..

  2. Selamat pgi juga bung patih..salam kenal bung patih..

  3. Selamat pagi juga bung Patih, selamat beraktifitas dan sukses slalu! Klu dsn ada gak ya pejabat yg mundur klu merasa tidak mampu? Dah ketahuan korupsi aja ogah mundur gak ada punya rasa malu.

  4. Kok hilang komen2 yg td ya?

  5. Mantap PP infonya, akhirnya,..”sesuai kontrak yang disepakati”…mudah2 sdh ttd dan tinggal kirim.

  6. entah kenapa ekspor dcns terutama kapal selam sebagian besar selalu diwarnai skandal2 dan korupsi

  7. Ya karna mereka (dcns) korup

 Leave a Reply