Jul 122014
 

image

Indonesia akan memiliki 24 pesawat tempur F-16 setara Block 52. Perinciannya, 5 buah pesawat F-16D (kursi ganda) dan 19 pesawat F-16C kursi tunggal.

Pengadaan 24 pesawat F16 C/D-52ID dalam Proyek ‘Peace Bima Sena II’ ini merupakan kerjasama antara Pemerintah AS dan Indonesia berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 2012. Pesawat F-16 C/D ini merupakan pesawat bekas hibah dari US Coast Guard yang telah diupgrade menjadi setara Block 52.

Upgrade pesawat dilakukan dengan menambah berbagai perlengkapan. TNI AU mengklaim pesawat ini pun seperti nyaris pesawat baru gres dari pabrik.

“Seluruh pesawat menjalani upgrading dan refurbished rangka serta sistem avionic dan persenjataan di Ogden Air Logistics Center yang berada di Hill AFB, Odgen, Utah. Rangka pesawat diperkuat, jaringan kabel dan elektronik baru dipasang, semua sistem lama direkondisi menjadi baru dan system baru ditambahkan agar pesawat lahir kembali siap menjadi pesawat baru dengan kemampuan jauh lebih hebat dari saat kelahirannya,” kata Kadispen TNI AU Marsekal Hadi Tjahjanto.

Pelatihan Khusus para Pilot
Tidak cuma memesan pesawat F-16 dari Amerika Serikat. TNI AU juga mengirim para pilotnya berlatih ke sana. Enam instruktur penerbang tempur F-16 A/B Skadron Udara 3 TNI AU saat ini sedang mengikuti latihan konversi pesawat F-16 C/D Block 52ID di Tucson ANG Base Arizona.

Di bawah pimpinan Letkol Pnb Firman ‘Foxhound’ Dwi Cahyono (40 th). Para instruktur penerbang ini menjalani latihan ‘Differential Training’ F-16 C/D di Tucson Arizona? mulai tanggal 30 Juni hingga 11 juli 2014.

Mereka adalah Mayor Pnb Anjar ‘Beagle’ Legowo (38), Mayor Pnb Bambang ‘Bramble’ Apriyanto (34). Selain itu Kapten Pnb Pandu ‘Hornet’ Eka Prayoga (31), Kapten Pnb Anwar ‘Weasel’ Sovie (30 th) dan Kapten Pnb Bambang ‘Sphynx’ Yudhistira (30).

Merekalah yang kelak akan membawa pulang pesawat terbaru TNI AU ini. Kemudian menjadi instruktur untuk para penerbang tempur TNI AU di Lanud Iswahjudi.

image

Penerbangan panjang ke Madiun
Tiga buah pesawat F-16 C/D 52ID pesanan TNI AU telah selesai. Pada 15 Juli mendatang, dua orang penerbang TNI AU akan ikut dalam penerbangan jarak jauh tiga pesawat pertama yang akan dikirim ke Indonesia. Yaitu sebuah pesawat F-16 C (kursi tunggal) dengan nomer ekor TS 1625 dan dua pesawat F-16 D (kursi ganda) dengan nomer ekor TS 1623 dan TS 1621.

Selama perjalanan ketiga pesawat akan terbang melintasi Samudera Pasifik dengan? melaksanakan ‘air refueling’ atau pengisian bahan bakar di udara dari pesawat tanker KC 135 milik USAF.

Rencananya penerbangan dimulai dengan take off dari Hill AFB, Utah pada pikul 11.00 menuju Eilsen AFB Alaska (4 jam 23 menit). Selanjutnya tanggal 17 Juli dari Eilsen AFB Alaska menuju Andersen AFB Guam (9 jam 40 menit). Dan leg terakhir tanggal 20 Juli dari Guam langsung menuju Lanud Iswahyudi Madiun (5 jam 16 menit).

Ketiga pesawat direncanakan akan mendarat di Madiun pada tanggal 20 Juli 2014 pukul 11.16 WIB.

F16CD

Persenjataan
TNI AU mengklaim, dalam operasi udara niscaya kemampuan pesawat ini cukup handal. Untuk urusan pertempuran udara, mampu membawa rudal jarak pendek AIM-9 Sidewinder P-4/L/M dan IRIS-T (NATO). Lalu rudal jarak sedang AIM-120 AMRAAM-C.

Sedangkan untuk sasaran darat dan perairan, pesawat ini membawa persenjataan kanon 20 mm, bomb standar MK 81/82/83/84, Laser Guided Bomb Paveway, JDAM (GPS Bomb), Bom anti runway Durandal, rudal AGM-65 Maverick K2. Ada juga rudal AGM-84 Harpoon (anti kapal) dan rudal AGM-88 HARM (anti radar).

Peralatan Improved Data Modem Link 16 memungkinkan penerbang? melakukan komunikasi tanpa suara hanya menggunakan komunikasi data dengan pesawat lain atau radar darat, radar laut atau radar terbang.

Pesawat juga akan dilengkapi navigation dan targeting pod canggih seperti SniperLitening untuk operasi tempur malam hari, seperti layaknya siang. Di samping itu mampu melaksanakan missi Supression Of Enemy Air Defence (SEAD) untuk menetralisir pertahanan udara musuh.

F16CD52ID

Kemampuan Dog Fight
F-16 C/D Block 52 memiliki sejumlah kelebihan. Baik di persenjataan dan daya jelajah.

TNI AU mengakui memang pesawat F-16 C/D Block 52 dengan daya dorong lebih besar mampu mengangkut senjata lebih berat dan bisa terbang lebih jauh. Namun dalam close combat atau pertempuran udara jarak pendek maka pesawat F-16 TNI AU memiliki kelincahan yang lebih baik dari F-16 Block 52.

Tapi kemenangan di udara tentu tak hanya bergantung pada kelincahan pesawat. Kemampuan pilot dan jenis senjata juga sangat menentukan.

Dilengkapi sistem avionic dan senjata udara modern serta kemampuan daya jangkau operasi lebih dari 700 km, maka pesawat ini sudah cukup memadai untuk menghadang penerbangan gelap atau menghantam sasaran. Baik siang atau malam di semua tempat di luar atau dalam wilayah kedaulatan kita.

(photo: TNI AU)

(photo: TNI AU)

Pangkalan
Pesawat- pesawat F-16 C/D-52ID akan melengkapi kekuatan TNI AU di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun, Jawa Timur, dan Skadron Udara 16 Lanud Rusmin Nuryadin, Pekanbaru.

Menurut pihak TNI AU, kemampuan dan teknologi pesawat ini sudah memadai untuk meningkatkan secara signifikan kemampuan kita dalam manajemen perang udara modern.

TNI AU berharap pada saat pesawat tempur masa depan IFX sudah bisa dioperasikan maka bisa menerapkan berbagai prosedur, taktik, pengalaman dan ilmu yang didapat dari pengoperasian pesawat F-16 C/D 52ID ini.

Pengalaman dan pemahaman dari aplikasi penggunaan teknologi perang udara modern yang didapat akan membantu kita untuk memperbaiki doktrin dan taktik perang udara untuk menjadi tulang punggung kekuatan dirgantara nasional. (Merdeka.com)

  94 Responses to “Mengenal F-16 C/D TNI AU”

  1. Padamu negri!

    • Harm agm88 ikut diboyong kah? ;D
      Apa cuman pesawat aza…?

    • Numpang no. 1

      Bung Jalo atau Bung Eric,

      Kenapa pespur ini mesti ke Alaska dulu?
      Bukankah lebih cepat dan hemat bahan bakar jika lewat Hawaii – Guam daripada Alaska – Guam?
      Apakah ada muatan tertentu yang diangkut dari Alaska?

      Saya buat peta kasarnya di pranala berikut:
      https://lippocikarang.files.wordpress.com/2011/01/rute-f16.jpg

      • coba liatnya pake globe yg 3d

      • kalo hawaii – guam – biak lewati lautan luas alias samudra pasifik, jarak lebih dekat tapi resiko tinggi.
        kalo lewat alaska, dia mo ambil jalur yg dekat dg daratan, kalo ada trouble lbh mudah dpt airport

        • masuk akal. tetapi dekat daratan hanya sepanjang Utah – Alaska – Kepulauan Aleut. Setelah itu jarak dari Kepulauan Aleut ke Guam sama jauhnya dengan jarah Utah – Hawaii yang didominasi lautan

      • @ bung xtrada, klo gak salah itu jg bagian dari uji coba long range flight si elang botak…..sesuai rencana dimari nyang nantinya klo diperlukan bisa tawuran bareng sukro tanpa kedodoran alias keabisan nafas alias running out the fuel…….anggep aja hoak ya……..he,he,he

        • ini lebih masuk akal ๐Ÿ™‚ thank you, bung erich

        • Opinion says kalau hanya utk test long range melewati samudra cukup beresiko mengingat ini pswt single engine. Lebih baik muter2 keliling Indonesia, kalau ada masalah sgr me landasan terdekat.

          Tujuan ke Alaska bisa jadi utk test performance pada temp super dingin. Misalnya minyak hidrolik servo, minyak pelumas, timing utk heating up dari kondisi sangat ding in sampai ready to flight, kemampuan de-icing pada sayap, ekor saat tercipta bunga2 es yg akan menurunkan gaya angkat sangat drastis dst ….

          Monggo kalau ada yg lain.

          • Emang pilot kita nih demen yang nyerempet2 resiko he..he. Kalo ngomongin soal resiko pilot kita tuh emang gila2, salah satunya terbang fery hawk dari Timtim dengan bahan bakar pas2an. Nah, soal ‘gila’nya ini kayanya menurun dari mbahnya Leo Wattimena yang terbang di kolong jembatan ampera. Overall, pilot tempur ya bukan pilot sipil jadi ya kudu ‘gila’. He..he piss ya joki2 yang dimari.

          • @ bung WH, kemampuan de-icing pada sayap, ekor saat tercipta bunga2 es yg akan menurunkan gaya angkat sangat drastis dst…..asumsi anda nyang ini bisa jg seh, cuman biasanya test tsb umumnya dilakukan didarat ( biasanya pabrikan punya fasilitas tsb ) plus kondisi low temp dialaska ( tempat/rute nyang dileawati elang botak) tidak terlalu ekstreme, mungkin jauh lebih ekstreme inside the CUNIM. jauh2 amat ya nyari cunim di alaska di LCS aja banyak koq………he,he,he

        • Bold eagle elang gagah. Lambang negara USA.Bald = botak.

      • lebih dekat bila lewat alaska bung, sebab pada gambar peta yang bung kasih daerah yang jauh dari equator mengalami distorsi lebih besar. kalo ingin mencoba menghitung, coba bung pake rumus segitiga bola bumi CMIIW

      • Klw liat dari cantelan lau aa buat amram120, kemungkinan ada percobaan rahasia di laut bebas untuk test missil. Biar ga mengganggu keseimbangan kawasan.

  2. Duo

  3. Tess

  4. Siji

  5. Mudah-mudahan Hibah 10 unit lagi diambil saja mumpung gratis. Tidak perlu di upgrade!!!!

  6. Keren ya sandi nama tengahnya.
    Btw itu sandi nama dapetnya gmn ya?

  7. lumayan…

  8. Sempat pesimis dengan kualitas refurbish produk apa pun, baik leopard atau pun F16. Tapi setelah seorang teman mengirimkan mobil dodge tahun 50an miliknya untuk direfurbish di US, melihat hasilnya sungguh mengagumkan. Mobil tua nan kumuh yang selama ini saya lihat di garasinya, kemarin telah menjelma menjadi produk baru dengan design lawas. Ternyata program refurbish sangat jauh berbeda dengan modifikasi mobil tua. Sebuah pengalaman berharga..! Salut buat Dephan dan TNI. Maaf telah keliru memahami makna refurbish..! Hehehe..!

    • selamat malam pak yayan@ cuman mau tanya dikit,,refurbish sama overhoul itu sama gag pak?

      • Kayaknya berbeda deh bung..! Overhaul lebih bersifat sebagai usaha untuk mengembalikan performa, dan hal ini hanya bagian dari sebuah perawatan. Artinya, tidak semua langkah produksi wajib dilakukan kembali. Sedangkan melihat pengalaman mobil teman saya yang direfurbish, proses ini dimulai dengan mengurai semua bagian dari produk jadi yang lawas, menjadi kepingan spare part yang jumlahnya hingga ribuan items. Kemudian semua items ini akan didiagnosa satu persatu untuk diketahui kualitas. Sesudah itu baru diketahui bagian mana saja yang wajib diganti, perlu diganti, wajib diperbaiki, perlu diperbaiki, dan sebaiknya diperbaiki. Pihak bengkel juga akan menawarkan jasa modifikasi dan up grade, sesuai design yang ditawarkan, atau custom design sesuai dengan kesepakatan. Langkah ini disebut sebagai pre production step, karena setelah segalanya deal, langkah produksi baru segera dimasuki. Dalam production step, semua kegiatan memproduksi mobil baru akan dimulai dari langkah nol. Setelah A to Z nya selesai, maka mobil baru bisa dikatakan selesai. Dalam pengerjaan overhaul, sentuhan, pandangan dan penciuman kita masih bisa merasakan aroma produk lamanya. Tapi dalam refurbish, semua indera kita akan mendapatkan sesuatu yang baru..! Luar biasa..! Setidaknya hal ini apabila didasarkan pada pengalaman mobil teman saya, yang kembali kinclong sekinclong mobil yang baru keluar dari dealer. Sama sekali gak ada bau apeknya..! Hehehe..!

        • Setau saya saat pegang maintenance 793 &797 Caterpillar truck di FI dl, kalau overhoul itu spesifik ke komponennya misal engine, power train dst, tapi kalau refurbish itu upgrade seluruh komponen yang ada contoh dari 793B upgrade ke 793C semua komponen kita ganti semua dari engine, power train,wiring, ECM termasuk softwarenya yang tidak diganti hanya chassis-nya saja.dari segi biaya kita hemat 30 sampai 40% dari beli baru dan yang pasti kita bisa extend umur pemakaiannya sampai 40 rb jam

    • bung yayan mksh ya..infonya, kapan artikenya naik bung salam kenal ya dr bumi tuntung pandang (tanah laut,kal sel).

    • Setuju bung Yayan, mungkin saat ini itulah pilihan yg terbaik.
      salah satu kelebihan produk barat adalah kemampuan untuk bisa di General overhaul berulang kali. kalau ada teman-teman yg pernah coba main ke salah satu perusahaan migas nasional mungkin akan menemui engine yg umurnya sebelum Indonesia Merdeka namun tetap bisa running dan jadi andalan. karena setiap sekian ribu jam ada jadwal general overhaul yg mampu mengembalikan kemampuan 100% seperti saat baru dibuat. dan masih mungkin di upgrade dengan teknologi terkini.
      Semoga KFX/IFX segera muncul utk menjaga kemampuan alutsista kita.

    • Wah…dah lama ga baca artikel bung Yayan, rasanya ada yg kurang….
      Saya tunggu artikel selanjutnya,bung…
      Wassalam……hehehe

    • makna refurbish mungkin berbeda dengan modifikasi ya bung…tidak bisa disamakan dengan menghidupkan kembali mobil tua yang sudah tidak bisa jalan..

  9. Sepiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

  10. Sepuluh besar…,mantap..jayalah TNI

  11. Siapa dulu dong presidennya,, SBY emang top penuh sabar dan ahli strategis tujuan sukses.

  12. hadir

  13. Absen dulu

  14. Pertamax plus

  15. Selamat malam bung Yayan di tunggu artikelnya

  16. Assalamualaikum Bung Yayan di tunggu article nya ya Bung..

  17. identification friend or foe (IFF) dari gambar diatas tidak nampak di F-16 52ID sayang banget klo sampai tidak dilengkapi IFF mana pesawat kawan mana lawan..

  18. Kok cat pada body pesawat F-16 52ID agak berbeda dng warna F-16 yg diMiliki TNI-AU yg sekarang..apa nantinya warnanya semua akan diseragamkan kah?..krn klo berbeda bisa langsung ketahuan apa kah yg baru ato yg lama

  19. kok berbeda ya dgn kondisi full 52,.. kira2 kalo dog fight full 52 vs 52ID menang mana ya???

  20. kemarin diwilayah kotaku tulungagung…jam setengah tiga pagi terdengar suara deru pesawat tempur yang liwat berkali kali…!!!!!bagi yg erti,mohon di’comen tentang apa sebenarnya yg terjadi…sekedar patroli tao pelatihan terbang malam….

  21. Permasalahannya sekarang adalah boleh gak Indonesia beli semua persenjataan yg bisa di gendong oleh f16 kita ini. Termasuk maverick.

    • bomb standar MK 81/82/83/84, Laser Guided Bomb Paveway, JDAM (GPS Bomb), Bom anti runway Durandal, rudal AGM-65 Maverick K2. Ada juga rudal AGM-84 Harpoon (anti kapal) dan rudal AGM-88 HARM (anti radar)……….setau ane ini semua juga diakuisisi koq………..he,he,he

      • Mantap bung Erich ๐Ÿ™‚ gimana kabar layangan barunya bung ๐Ÿ™‚

      • Iya bener bung Erich, kita memang mesan tapi barangnya diberikan setelah ada keputusan dari senatnya ASU… Sampai skrg belum ada jawaban, mudah2an pengiriman pertama sudah dilengkapi ya.

        • klo gak salah intip ( kayak sarkem aja suka ngintip ) tinggal beberapa item nyang nunggu keputusan senat diantaranya BLU-107/B Durandal, AGM-88 HARM & AIM-120D amraam ( klo nyang c-5 udah di approved )….
          ….anggap aja hoak ya bung jalo…….he,he,he

          • Oohh sudah ada revisi ya bung erich. Thanks infonya, coba ane nanti coba minta datanya lagi. Kalau MK series dalam negeri 1:1 gak bung??

  22. Tuh kan bener dugaan saya…1625 itu bagian dari 1613 sampe 1636 …piye cak Nar….. ? Nang ngendi wae sampean cak….

  23. hahahaha…..f16 bobrok di bilang bgus…tetap kalah dr pnya thailan apalgi singaporn…. petinggi kita mmg udh jadi penjilat ulung dr dulu, benarbnr kecewa melihat tampilannya udh usang, coba tmntmn lihat pnya thailand gk usah singapur msh kalah fitur eksteriornya…. muak sekali bung sesepuh kredibilitas kalian dipertanyakan setelah melihat tampilan f16 kuno, saya bnr jadi pesimis mntal sy jdi turun stlh lihat fotonya…..sialan bnr, ayo presiden yg baru nanti datangkan alutsista dr russia saja dan pererat hubungan buat fakta pertahanan bersama russia,china, dan iran, muak…muak…muak f16 konyol dibeli, sontoloyo.

    • anda begitu sewot kali.

    • Bagus banget lagi F 16 52id ! top lagi kalau pilots nya ikut USAF Weapons School! Atau upgrade simulator F16

    • heheheh buat SHOW-OFF doang itu. keren kan kedengeran 24 unit block 52 hahahahahahah

    • Kalo nurut saya pribadi bung, teknologi tinggi itu tidak ada namanya cuman buat show off doang bung ๐Ÿ™‚

      • klo looo nggga bersyukur kluar aja dari
        negri ini SBY itu jadi presiden ngga se
        gampang kata-katamu ini
        24 f-16 ini buat sementara sambil nunggu
        KFX/IFX kita datang
        kiblat k rusia boleeeeeh saja tp saya lebih
        suka produk yg d produksi negara kita
        sendiri
        1 lagi โ€œmuak sekali bung sesepuh melihat
        kredibilitas kalianโ€ ITU MAKSUD KAMU
        APA ??
        hormat saya pada sesepuh warjakger

    • Tergantung sopir dan bengkel nya juga bos. Pistonnya dah kompresi berapa tuh… raptor aza diasepin… wus wus… apalagi cantelannya… f16 masih di batam.. rudal gatotkoconya nya dah nyampe petronas >_< (maksa)

    • terima sajalah, mempertimbangkan keuangan dan anggaran negara sekarang yg diutamakan kuantitas bukan kualitas, keputusan sdh di ambil sdh resiko f16 bekas jd bahan bully militer dan forum militer tetangga bukannya menggetarkan tp mengelikan…terima saja

      • kalau pesawat bekas :v tp klo pilotnya ace gmn bung ??

        minta pendapat ^_^ ??

      • heran saya bung dengan perasaan miris saudara saudara sekalian, pesawat ntu kan hi-tech, apalagi pespur, TNI kita gak cuman ngambil buat ngisi stop gap yang kurang lah bung, kl cuman ngomong soal bekas bekas, gak bisa disamain bung dengan barang bekas yang laen, ini tekno tinggi nyang butuh pemikiran yang panjang baru bisa jadi secara kompleks. apalagi kalo ditangan ahlinya. biarpun bekas tp kl refubish bakalan menakutkan juga bung, kalo mau murah n baru noh jf-17 paling murah kayaknya. tp TNI kita mao kagak? usernya ngerasa sreg gak? harusnya bersyukurlah dengan yang didatangkan oleh pihak kementrian pertahanan dan TNI kita, kalo mao ngadu pespur kayak ngadu ayam, belum tentu tuh pesawat f16 refubish kita kalah. skali lagi saya cuman mohon jangan terlalu ngerendahin pilihan TNI kita, disamping faktor teknologi, di dalamnya juga terkait dengan faktor politik hubungan luar negeri kita.

        kalo banyak kata kata salah mohon maaf ya, mumpung masih bulan suci ๐Ÿ™‚

  24. ????????

  25. klo looo nggga bersyukur kluar aja dari negri ini SBY itu jadi presiden ngga se gampang kata-katamu ini

    24 f-16 ini buat sementara sambil nunggu KFX/IFX kita datang

    kiblat k rusia boleeeeeh saja tp saya lebih suka produk yg d produksi negara kita sendiri

    1 lagi “muak sekali bung sesepuh melihat kredibilitas kalian” ITU MAKSUD KAMU APA ??

    hormat saya pada sesepuh warjakger

  26. populasi iskandar di indonesia dah byk om. ๐Ÿ˜€

  27. mantap!!!

  28. Kalo bisa nambah lagi 24 biar pas 48 atau setara 4 ska kecil (12 pespur)….sambil nunggu ifx kelar kan masih lama. Biar aman udara NKRI

  29. Yang jelas pandailah untuk slalu bersyukur,itu kuncinya rekan2…

  30. Kalau sy melihatnya lebih pada untuk menjaga keseimbangan kawasan saja. Coba kita bayangkan kalau kita ngeborong layangannya ruski, kemudian digadang2kan. Demam tak kira2 tu tetangga. Sudah pasti kita dituduh sebagai negara yg memicu perlombaan senjata. Kita tidak mau itu. Pemerintah sudah cukup hati2 dengan nafsu tetangga menambah alutsistanya.
    Kemudian dalam soal militer, tidak mungkin semuanya dibuka. Tentu Ada yg dirahasiakan.

  31. Kalo menurut ane F-16 52ID nya bagus kok ๐Ÿ˜€ karna satuan pemukul yg sebenar nya kan bukan om falcon ini..kenapa harus diperdebatkan :mrgreen:

  32. ah .. untuk kebijakan ambil f16 saya rasa payah.. ga ada efek’y bwt tetangga.. awas kalo melanggar ham ntr di embargo lagi..!! itu yg rakyat takutin..

  33. ngeri juga denger’y..

  34. Setuju bung @SU27, cuma buat ronda doang cari yg irit, pespur pemukulnya bukan yg ini kok. Mohon pencerahan para sesepuh. Moga sehat2 semua dan salam NKRI

  35. barang lawas saja dimaknai hebat. Lawas ya lawas saja.

  36. Asu : ni gua kasih elang,diup grade..lumayan kan gue baek..ongkos upgrade ma sampeyan…@kita : matur nuwun nggeh…@asu :tapiii kalau lo pake buat bom tu opm,elangnya gua ambil lagi.senjatanya yg dah lo beli,boleh lo simpen,kali aja da gunanya buat ngelawan usaf di papua..key.. Ojo bandel..!!

    • Ato buat ngebom ular2 yg pesimis dg f16 ini… Barang udah mo dateng kok msh pada ribut ini ribut itu… Yg jelas fungsinya tuh buat ngeronda, buat penggebuknya tetap si sukro… Muga2 pengganti f5 nanti jadi su35 biar nambah armada penggebuknya…

  37. F 16ID itu low cost kwtimbang sukhoi..jd buat patroli cocok, ntar kl gawat br sukhoi yg turun, jd dr sisi budget lbh hemat dan manfaat ttp dapet. Kl pun kedepan budget naik ya gpp

    • Sepertinya bukan buat patroli deh..kalau patroli mending pakai t50i lagian kalau patroli buat apa di upgrade jadi block 52?

      • T50i tugas utamanya trainer nggantiin hawk mk53, dgn tugas sampingan serang darat dan tempur udara terbatas, apalagi armada t50i kita blum dilengkapi radar…jadi smtara fokus trainer dlu lah

  38. Kita patut berbangga hati punya presiden yg visioner demi kemajuan dan martabat dan harga diri bangsa. Bapak SBY telah membangun pondasi dasar yg kuat,, pondasi ekonomi yg kuat, pondasi militer yg kuat dan bergeliat dan pondasi politik luar negeri yg soft dan smart,,, Tuhan telah mengutus Bapa SBY untuk membangun bangsa ini,, cacian dan makian dan penghinaan di terima dengan sabar dan tegar demi cita2 untuk membangun bangsa supaya tidak di sepelekan oleh bangsa lain. Semoga bapa SBY panjang umur dan sehat selalu,, amin.

  39. Wah itu bener atau kaga kan kita tdk tau ….ada pepatah ” IT IS BETTER TO SEE ONCE THAN TO HEAR A HUNDRED TIMES”

  40. Bung Erich, transkrip soal F-16 yg kemarin ternyata banyak “Off The Record” jadi maaf tidak bisa disampaikan di mari…. Pokoknya ada dualisme dalam pengadaan tersebut… Sebagai gantinya saya kasih sedikit transkripan waktu Rapat antara komisi I, Kemenkeu, Bapenas, Kemenhan, dll…

    Ketua Komisi I DPR – RI :
    Itu doโ€™a biar cepat meninggalkan kita atau bagaimana?

    Menteri Pertahanan :
    Sedikit mengenai F-16, itu disebut memang waktu rapat DPR itu diminta untuk setara blok 52. Kami
    akan refer kepada Raker tanggal 25 Oktober 2011, antara Menhan, Panglima TNI, dan Komisi I DPR,
    di situ sudah jelas bahwa polanya FMS, upgrade setara blok 52, walaupun waktu itu ada satu
    perdebatan antara blok 32-52, akhirnya ktia sepakat untuk membangun upgrade F-16 itu setara
    dengan blok 52. Artinya memang ini mungkin ada implikasinya ke biaya, tapi memang artinya ini akan
    memberikan efek defferrence yang cukup besar. Dan ini saya kira sesuai dengan keinginan dari DPR
    Komisi I bahwa F-16 kita adalah F-16 yang cukup modern.

    Lalu di sini ada yang menyampaikan, ada pihak ketiga, yang kami maksudkan pihak ketiga adalah
    FMS-nya G2G, pihak ketiga dalam arti kata engine, engine itu tidak bisa dibuat oleh Government of
    United States, jadi engine itu musti dengan …Pihak ketiganya yang membuat engine dari F-16 yaitu

    Kemudian untuk avionic. Avionic-nya tidak bisa dibuat oleh Government of United States, yang
    membuat adalah BAE. Jadi di sini yang kami maksudkan third party-nya adalah BAE.
    Kemudian untuk airframe, airframeini dilakukan di .. yaitu di Salt Lake City yang memang dalam
    pekerjaannya itu adalah melakukan satu perbaikan atau improvisasi airframe dari pesawat-pesawat
    tempur. Dan ini adalah dimaksud dengan pihak ketiga. Jadi pihak ketiga dalam arti kata suppliers
    atau agen, dsb. Tapi ini adalah mereka yang memang berkecimpung khusus di bidang masingmasing
    terutama di hal engine avionic dan airframe.

    Stake credit Rusia memang dalam hal ini waktu itu ditandatangani di Moskow di hadapan bapak
    Presiden adalah 1 miliar. Tapi tidak harus ini dipakai semua, yang terbesar sebetulnya 70-80%
    dipakai untuk pembelian kapal selam Rusia karena kapal selam Rusia tidak jadi kita beli karena
    melalui proses bidding sehingga tentu juga stake credit. Ini tidak banyak bisa kita pakai dan memang
    ada hal-hal lain sehingga penggunaan stake creditini juga tidak mudah karena juga tentu yang
    memberi stake credit ini juga akan meminta ikatan-ikatan tertentu dengan kita. Namun demikian,
    pemberian stake credit juga akan tetap kita pakai terutama dalam penyediaan BMP3 F, Avionic
    Sukhoi dan untuk peralatan-peralatan Sukhoi yang lain, persenjataan Sukhoi.. Tapi ini pun masih
    melalui satu proses yang harus kita lalui nanti selalu dengan Peraturan Perundang-undangan.
    Khusus ada beberapa hal saya kira ini nanti saya minta untuk dibahas antara Panja Alusista dengan
    tim HLC ini ada hal yang spesifik seperti pertanyaan Pak Ahmad Musani mengenai Yuffie yang dari
    Filipina. Saya kira ini nanti akan dibahas karena ini sudah cukup detail, barangkali nanti ada hal-hal
    yang perlu disampaikan secara khusus, mungkin tidak dibahas di forum ini, tapi di forum HLC dengan
    Panja Alutsista, juga mengenai local content, yang secara rinci nanti kaitannya local content dengan
    seberapa besar PSP (Penetapan Sumber Pembiayaan) yang telah diberikan Menteri Keuangan.
    Apalagi ini kaitannya dengan TOT (Transfer of Technology), off track, off set,trade off, dan joint
    product.

    Bapak Ketua, ada tiga konklusi yang kita ingin sampaikan sebagai konklusi dari pertemuan ini.
    1. Sesuai dengan undangan rapat kita, alokasi anggaran dari TNI dan pencabutan tanda
    bintang. Ini kami mengusulkan untuk dibahas, tentu kami berharap disetujui, tapi untuk
    baiknya untuk bisa dibahas dalam Raker khusus nantinya antara Tim HLC dan Alutsista
    sesuai dengan hasil rapat Komisi I DPR-RI dengan Menhan-TNI, pada tanggal 24 Januari
    2012.

    2. Sertifikasi tanah, kami setuju untuk ini diselesaikan di level BPN, karena ini sesuai juga
    dengan hasil RDP antara Kemhan-TNI, pajak aset tanah dan rumah dinas pada tanggal 28
    Juli 2010. Jadi kalau ini bisa diminta BPN untuk menyelesaikan ini, apakah ini dalam suatu
    pola umum dengan Kementerian-kementerian yang lain, tetapi sebagai pilot project adalah
    sertifikasi yang ada di aset-aset Kementerian Pertahanan dan TNI, saya kira ini cukup baik.
    Jadi mungkin tidak spesifik untuk diselesaikan Kementerian Pertahanan-TNI, tapi secara
    umum untuk aset-aset tanah di Kementerian lain juga ada. Tapi kami siap untuk jadi pioneer,
    untuk menjadi pilot project bagi pelaksanaan yang akan dilakukan nanti usulan kita secara
    keputusan politik kepada DPR.

    3. Mengenai BBM, BBM ini pada awal dari kabinet ini pada waktu itu hutang kita 5 triliun. Waktu
    itu sudah bisa diselesaikan dan saya masih ingat ada usulan agar BBM ini nantinya jatahnya
    diberikan kepada Kemhan-TNI ini tidak dalam bentuk monetary value, dalam bentuk kuota,
    karena kalau diberikan dalam bentuk kuota, begitu harga minyak naik dua kali lipat maka
    volume BBM yang didapatkan oleh Kemhan-TNI adalah separuhnya, dan itu artinya mereka
    tidak bisa melakukan operasi baik itu patroli darat, udara, laut yang membutuhkan BBM.
    Jadi kami usulkan untuk ini dibuatkan saja alokasinya dalam bentuk quantum, quantum itu
    volume. Dari bentuk hitung-hitungan, ini saya belum konsultasi dengan staf, tapi saya masih
    ingat betul bahwa kalau kita hitung ekuivalennya itu dibutuhkan oleh TNI sekitar 500.000 Kilo
    Liter BBM. Sekarang ini subsidi BBM sekitar 40-41 juta Kilo Liter, jadi sebetulnya kalau ini
    mau ditambahkan dalam satu alokasi subsidi BBM yang nanti akan dibahas di Panja asumsi,
    itu tambahnya 500.000 Kilo Liter.Kalau nanti ditetapkan sekitar 40-41 juta Kilo Liter ditambah
    500.000 Kilo Liter.

    Jadi saya usulkan dari pihak kami Kemhan-TNI, dan tadi saya sudah menyampaikan ini ke
    Menteri Keuangan untuk yang ketiga ini usulan kami agar ditetapkan dalam asumsi quantum
    untuk kuota kita. Karena kalau tidak, hutang kita sudah 5 triliun lagi, dan ujung-ujungnya nanti
    yang pusing Menteri Keuangan. Jadi ini juga mengurang beban Menteri Keuangan karena
    dengan fluktuasi harga minyak…kita ini ikut mencarikan solusi bagi Menteri Keuangan. Beliau
    ini orang baik soalnya, jadi itu saran kami, pak.

    Enggar :
    Ketua, boleh sedikit?

    Ketua Komisi I DPR – RI :
    Silahkan,Pak Enggar.

    Enggar :
    Baik, terima kasih. Klarifikasi saja pak, mengenai avionik itu pembicaran kami waktu itu adalah
    Lockeheed Martin, Lockeheed Martin adalah arsitek dari itu. Saya hanya mau klarifikasi waktu
    dengan HLC dan Panja Alutsista, itu kita lakukan ada beberapa alternatif tapi tidak spesifik untuk itu.
    Biarlah nanti kita detail karena itu urusan kita saja.

    Menteri Pertahanan :
    Ternyata betul, pak. Saya koreksi karena ini dari blok 32 ke 52..kalau waktu itu permintaan DPR
    setara ke 52, maka betul itu musti ke Lockeheed Martin, saya masih berpikir ke blok 32.

  41. Saya masih belum paham dengan maksud refurbished ini. apakah hanya pergantian komponen yang dah sampai batas pemakain atau bener2 ganti menyeluruh?. kalau yang dimaksud pergantian menyeluruh dan upgrade malah bagus deh bisa dibilang siluman. kalau pecinta otomotif bilang mungkin seperti CB diganti mesin Tiger atau hanya seperti pergantian komponen yang di upgrade.

  42. Sedikit menjelaskan kepada teman-teman sekalian, bahwa yang dilaksankan pada pesawat adalah 3 hal penting yaitu upgrade structural, upgrade avionic (setara dengan blok 52) dan overhaul engine. Dengan kegiatan yang disebut regenerisasi maka akan memperpanjang usia pakai pesawat (service life) dan meingkatkan teknologi pesawat terutama dalam hal avionic. Demikian semoga bisa mencerahkan.

 Leave a Reply