Mengenal Pesawat Tempur Su-27KUB

Su-27KUB merupakan varian kursi ganda dari pesawat tempur kursi tunggal Su-27K yang mulai terbang pada tahun 1987 dan secara resmi diterima Angkatan Laut Rusia pada bulan Agustus 1998.

Su-27K dan Su-27KUB memiliki beberapa desain yang sama seperti kombinasi sayap canard, sayap utama dan sayap stabilizer. Perbedaan utama terletak pada dua kursi pilot Su-27KUB yang terletak berdampingan. Desain ini nantinya akan melahirkan varian Su-33 dan Su-34, pesawat tempur pembom taktis yang membentuk tulang punggung Angkatan Laut Rusia.

Su-27KUB atau kepanjangan dari “Korabelny, Uchebno-Boyevoi”, yang berarti “pesawat laut, latih, tempur”. Selain peran utamanya sebagai pesawat tempur, KUB juga digunakan untuk pelatihan, terutama untuk berlatih mengoperasikan pesawat tempur dari dek kapal induk.

Su-27KUB memiliki fitur sayap lipat, radar Phazotron Zhuk (NIIP N-001), dan Optik Positioning System OEPS / OLS-27 yang terletak di depan kokpit. Su-27KUB dilengkapi dengan mesin Saturnus Al-31FU.

Fitur unik lainnya adalah kokpit dengan 2 kursi sejajar , yang disamping memperluas bidang pandang pilot juga untuk mempermudah pengawasan pilot instruktur, yang melatih menerbangkan pesawat tempur dari atas kapal induk. Penerbangan dari kapal induk memiliki risiko yang lebih besar dari penerbangan di tanah. Sayangnya karena kesulitan ekonomi, Rusia membatalkan rencana memproduksi massal Su-27KUB.

Namun menurut beberapa laporan, Su-27KUB mendapat perhatian besar dari Angkatan Laut China, terutama setelah China berhasil membangun pesawat tempur maritim J-15, dan China membutuhkan pesawat latih khusus untuk penerbangan dari kapal induk.

Tidak diketahui apakah China mendapatkan dokumen proyek prototype Su-27KUB dari Ukraina, karena kini China memiliki pesawat tempur varian tandem berjajar yang mirip dengan Su-34 Rusia. Pesawat tersebut digunakan untuk melatih pilot penerbang J-15.

Leave a Reply