Jan 022015
 
Kopaska. ©buku 50 Tahun Emas Satuan Komando Pasukan Katak

Kopaska. ©buku 50 Tahun Emas Satuan Komando Pasukan Katak

Merdeka.com – Personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL saat ini sedang berjibaku mengevakuasi mayat korban AirAsia QZ8501. Mereka juga ditugasi menyelam ke dasar laut untuk mencari bangkai pesawat nahas itu di Perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah.

Tugas yang tidak mudah karena saat ini ombak ganas menerjang dengan ketinggian hingga empat meter. Ditambah cuaca yang tidak menentu, membuat operasi ini jelas tak bisa dilakukan sembarang orang.

Kopaska adalah satuan elite di tubuh Angkatan Laut. Sudah sejak era Trikora tahun 1963 mereka kerap diterjunkan dalam misi setengah mustahil. Tapi itulah pasukan khusus.

Personelnya dipilih dari orang-orang terbaik. Selain berotot kawat dan bertulang besi, mereka juga wajib datang dari Korps Pelaut. Syarat wajib lain harus sudah pernah bertugas di kapal TNI AL selama dua tahun atau lebih.

Kenapa harus pelaut?

Pertama, anggota Pasukan Katak (Paska) harus mengetahui konsep perang laut secara menyeluruh. Misal hendak melakukan misi sabotase atau pembebasan sandera, mereka sudah harus tahu bagian-bagian kapal. Bila bukan pelaut, mereka akan kesulitan mengenal bagian-bagian dalam kapal.

Kedua, jika sudah berpengalaman dalam KRI, insting mereka akan langsung bermain di mana kamar mesin, ruang amunisi, tanki bahan bakar dan sebagainya. Hal ini jelas akan berpengaruh dalam kesuksesan misi.

Latihan pertama yang harus dijalani oleh calon personel Paska adalah hellweek. Latihan yang benar-benar menguras emosi, tenaga dan keringat sampai ke tetes terakhir.

Intip bagaimana para pasukan katak ini digembleng habis:

 

Kopaska

Kopaska

1. Seperti neraka!

Merdeka.com – “Sesuai namanya, seperti neraka! Cukup sekali seumur hidup,” singkat seorang mantan anggota Paska saat ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Dalam buku Kopaska, Spesialis Pertempuran Laut Khusus yang diterbitkan dalam rangka 50 tahun Kopaska, dikupas soal hellweek ini.

Setiap calon Paska tak pernah diberi tahu kapan rangkaian hellweek akan dimulai. Bisa saja tiba-tiba saat mereka belajar di kelas, atau saat tidur terlelap.

Hari pertama minggu neraka ini dibuka dengan ritual melahap nasi komando bersama-sama. Nasi komando adalah hasil blenderan nasi, lauk pauk, telur mentah, minyak ikan dan terasi. Makanan ditaruh dalam satu tempat dan dimakan secara bergiliran. Jika salah satu muntah di tempat itu, maka yang berikutnya tetap harus memakan nasi komando itu sampai tandas.

Sebagai pelepas dahaga, minuman yang diberikan adalah jamu brotowali. Jamu ini memang menyehatkan, tapi mungkin merupakan minuman paling pahit di dunia.

Setiap hari porsi tekanan terus ditambah hingga benar-benar memaksa seseorang untuk bertahan di titik maksimal.

Uniknya selama pendidikan, nama mereka diganti dengan nama hewan laut. Maka nama-nama tongkol, udang, paus, kakap wajib digunakan. Nah, kadang hingga pendidikan selesai, nama ini masih melekat di antara sesama mereka.

Jika tak kuat pendidikan, silakan berhenti. Tak ada paksaan sama sekali untuk mengikuti latihan Paska ini.

Siswa yang gugur atau mengundurkan diri diminta meletakkan topi bajanya di pinggir lapangan. Dari situ kelihatan berapa orang yang telah mengundurkan diri dalam satu angkatan.

 

kopaska.

kopaska.

2. Jalan masih panjang, Bro!

Merdeka.com – Bagaimana dengan yang lulus hellweek? Apakah sudah berakhir semua deraan dan siksaan?

Belum bro! Masih panjang sekali perjalanan sang calon pasukan katak ini.

Begitu lulus mereka wajib mengikuti sekolah penembak. Calon Paska dikenalkan berbagai macam senjata, mulai dari pistol, senapan serbu, hingga senapan sniper. Mereka juga diajari berbagai macam teknik tembak reaksi, antiteror dan akurasi.

Selanjutnya siswa menempuh latihan komando gunung hutan dan longmarch di Karang Tekok. Disambung lintas medan ke Ijen, Situbondo, Bromo hingga Surabaya.

Lolos komando, giliran latihan terjun harus dijalani. Mulai terjun statis, HALO, HAHO wajib diikuti para siswa Paska. Setelah itu mereka digembleng aneka praktik demolisi dan pertempuran bawah laut khusus. Latihan dilanjutkan dengan praktik intelijen di Banyuwangi dan Malang.

Total rangkaian seluruh pendidikan ini makan waktu 10 hingga 12 bulan. Setelah lulus barulah mereka berhak mengenakan brevet Pasukan Katak dan baret merah.

Tan Hana Wighna Tan Sirna, tak ada rintangan yang tak bisa diatasi!

Sumber : Merdeka.com

  45 Responses to “Mengintip latihan ‘hellweek’ Kopaska TNI AL yang bikin merinding”

  1.  

    HELLWEEK. SEREM JUGA PENGGEMBLENGAN PRAJURIT KITA.

  2.  

    test

  3.  

    Jaya veva jaya mahe..
    NKRI tetap jaya

  4.  

    Melihat kemampuan mereka yg sedemikian Namun sepertinya mengalami kesulitan tinggi dalam mengevakuasi korban saya jadi berpikir pantas saja kemungkinan korban selamat sangat kecil

    •  

      Itu karena atasan mereka saja yg melempem. Coba anda tanya ke anggota kopaskanya di lapangan, keadaan apapun mereka siap kalau sudah ada perintah. Ombak 2-3 meter udah seperti sarapan pagi buat mereka. Namanya pasukan khusus itu sudah siap tempur di medan apapun, meskipun nyawa jd taruhannya. Anda tau apa yg dulu dikatakan sintong panjaitan di depan prajuritnya saat membebaskan sandra pesawat garuda woyla?…”nyawa para sandra itu lebih penting dari nyawaku dan nyawamu. Kita harus siap mati karena kita sudah jadi tentara”.

  5.  

    Jales veva jaya mahe..
    NKRI tetap jaya

  6.  

    sangat2 menyeramkan.. ga heran klw bnyk yg gagal dlm pendidikan pasukan khusus.. ” kami tak takut salah. kami tak takut kalah. kami tak takut jatuh. kami tak takut mati. takut mati, mati saja “

  7.  

    Klo di adu dngn PLA menang mana ya ?

  8.  

    Merinding juga,Semoga gajinya diatas 10juta

  9.  

    Nasi+lauk pauk+telur mentah+minyak ikan+terasi..
    Diblenderrr..serr..serrrr…

    Hayooo ada yg mauu???
    Kalo mau dan lulus..ntar wajib pake nick ikan..Tongkol..Paus..dsb
    Mungkin mbah tongkol..mbah paus..
    Atauuu..Prof dr ir Tongkol Msc.Mba., atauu..bung reaper hunter jd tongkol hunter Atauu..bung pecinta wanita jd pecinta tongkol (atau tongkol wanita??)

    Dsb..dsb..

    Peace bung bung semuaa..

    •  

      perlu ada menu kopaska di kantin/cafe mabes tni al nich….hehehehe piss

    •  

      Menunya ganti2..kadang nasi + cumi mentah…..tujuannya untuk survival di laut. Kalo tugas di darat masih banyak daun2an dan umbi2an…..kalo di laut yg ada kan binatang laut. Jadi mereka harus bisa makan ikan, cumi, bahkan ubur mentah……
      Yg bagi orang darat pasti bikin muntah….padahal bergizi tinggi…….
      Kopaska kan enggak mungkin tugas bawa. rangsel gede …kayak raider/rajawali…

    •  

      udah pernah gua, waktu ospek di AAL Bumimoro Surabaya, enak bro, kalo ngak percaya coba sendiri 🙂

  10.  

    ngeri dan waktu berlatih juga lama.
    darat, laut dan udara maju terus kopaska.

  11.  

    Ekstreem banget harus makan muntahan temenye.!!! Maaantaabb..!!!

    ….NKRI HARGA MATI….

  12.  

    temen sdr saya ada jg, tapi denjaka dari marinir, anehnya orgnya tdk nampak kalo dia tu spesial force

  13.  

    extrem banget dah….. gokil abizzzzz
    SALUT DAN HORMAT buat para kopaska dan denjaka

  14.  

    waduuuhhh….berat niaan yaa..pantess2 mereka menjadi salah satu yg terbaik didunia..lbh baik mandi darah drpd gagal dlm tugas

  15.  

    sy hobby banget renang & nyelam..namun merinding membayangkan dicemplungin dlm kedalaman laut dengan tangan & kaki diikat..mimpipun tidak,,hidihhh…KOPASKA, semoga engkau selalu jaya diamapun berada

  16.  

    KOPASKA “tidak takut salah, tidak takut kalah, tidak takut jatuh, tidak takut mati. Takut mati, mati saja” (y)

  17.  

    ingat kopaska.ingat serka eddy koesbandono posturnya sedang,jalannya tegap tidak petantang petenteng dan selalu bersikap tertib-simpatik.sebagai sesama warga komplek sedati kami biasa diundang menghadiri acara-acara resepsi diskitar komplek.sering diacara semacam itu serka eddylah yang diangap perwira atau lulusan bumi moro,padahal ada juga pak mario-kapten pomal yang kumis&badannya segede gaban.pulangngx biasa kami jadikan bahan becandaan.

    pada dasarnya semua kawah candradimuka rasa(tujuan)nya sama apakah itu dipusdiklat kopaska atau KRI dewa ruci sekalipun

  18.  

    Jangan dibabar semua yach pliss,,takutnya kyk pmain bola kita…tandang sama musuh,,,waktu maen ,,,kalah,,,musuh udah tau strateginya…..maap klo beda

    •  

      Menu latihan SF mungkin negara” lain sudh bisa meraba bung. Cuma setahu saya (cerita temen yang anggota DENJAKA) belum pernah ada anggota SF negara lain yang lolos HellWeek. Paling lama 3 hari sudah angkat tangan.

  19.  

    saya pernah baca,kerasnya pendidikan S.A.S membuat medan perang falkland hanya diangap mainan oleh mereka.barangkali semua pendidikan pasus memang sekeras itu ya.tetanga saya yang baru masuk(mutasi)ke yonif **8 dirgahayu harus masuk malam pendadaran(kenal markas) yang katax sangat keras dimana disitu tidak ada perwira,bintara,tamtama yang ada siapa yang baru&siapa yang lama.tradisi ini dimulai saat mayor.p.subianto jadi komandan disitu.tujuannya membentuk rasa persatuan korps.

  20.  

    Bravo kopaska,bravo TNI

  21.  

    Salut untuk KOPASKA..hidup NKRI

  22.  

    Saya pernah nonton latihan USNavy di natgeo,,hampir sama juga tangan dan kaki diikat dalam air sambil loncat naik turun,,,mungkin ini baru latihan standart buat para paska didunia bagaimana latihan sebenarnya,,??,,,ngeriiiii

  23.  

    pak sempak anggota kopaska ya, atau malah denjaka, kog sepertinya tau banget, hehehehe

  24.  

    Yg berhasil lulus adalah yg benar2 hebat.

  25.  

    Emang kalau latihan di kota gue situbundo karang tekok ngeri banget.salut buat KOPASKA

  26.  

    @sen25.. ya iyalah sehari lgsg 12+ lha wong mreka kan mau nangkep ikan teri.. bukan manusia.. dibaca lagi beritanya bro.. bedakan cara mereka…

 Leave a Reply