May 302014
 
Tambang PT Freeport Indonesia

Tambang PT Freeport Indonesia

Jakarta. Belum bisanya PT Freeport Indonesia mengekspor konsentrat, membuat Richard Adkerson sang bos perusahaan asal Amerika Serikat itu, turun tangan dan akan ikut serta dalam perundingan dengan Pemerintah. “Bahkan CEO Freeport McMoran Copper & Gold Inc, dipastikan akan datang ke Indonesia beberapa hari ke depan,” ujar Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung di Jakarta, 28/5/2014.

Masih alotnya perundingan kontrak karya (KK) antara Freeport dan Pemerintah, membuat Freeport sampai saat ini belum bisa mengekpor konsentratnya.

Kedatangan bos Freeport ke Indonesia juga dibenarkan olah Menteri Perindustrian M.S Hidayat, setelah rapat koordinasi kebijakan minerba Rabu malam. “Saya dengar mau ke sini. Dia mau segera bisa cepat ekspor,”. Nantinya, setiap perkembangan kontrak karya tersebut akan terus dilaporkan kepada Presiden agar tahu setiap jengkal progres perundingan tersebut.

Renegosiasi kontrak karya, khususnya Freeport terbilang alot. Pasalnya, perusahaan tambang berinduk Amerika Serikat itu mengajukan besaran pelepasan saham sebesar 20 persen. Sementara pemerintah meminta 51 persen. Selain itu, Freeport yang kontraknya akan berakhir pada 2021, dikabarkan meminta perpanjangan hingga 2041. Raksasa tambang ini sudah beroperasi di Indonesia sejak 1967.

Diputuskan Pemerintahan Mendatang
Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan, renegosiasi kontrak Freeport bukan kewenangan pemerintah saat ini. Apa yang secara intensif dilakukan pemerintah saat ini hanyalah melaksanakan amanat Undang-Undang Minerba. “Ada perbedaan KK (kontrak karya) dan perpanjangan masa kontrak. Mengenai masa perpanjangan kontrak, itu bukan kewenangan pemerintahan yang sekarang. Kami hanya melaksanakan Undang-Undang Minerba,” ujar Chairul Tanjung setelah rapat koordinasi dengan menteri terkait di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian di Jakarta, Rabu (28/5/2014) malam.

Menko Perekonomian yang kerap disapa CT itu menjelaskan, renegosiasi itu bukan kewenangan pemerintah saat ini karena kontrak Freeport baru akan habis pada tahun 2021. Renegosiasi kontrak paling cepat baru bisa dilakukan tahun 2019, seperti yang tertera dalam kontrak. “Itu karena kontrak Freeport habis tahun 2021, paling lambat tahun 2019. Jadi, itu kewenangan pemerintah yang akan datang,” katanya.

Intensifnya pembahasan soal KK dinilai oleh pemerintah sebagai keseriusan agar UU Minerba terlaksana dengan baik. Salah satu poin dari UU Minerba yang terus digenjot pemerintah adalah kewajiban perusahaan tambang untuk meningkatkan nilai tambah barang mentah.

Tambang PT Freeport Indonesia

Tambang PT Freeport Indonesia

Tegakkan Aturan
Sikap yang tegas muncul dari pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik. PT Freeport Indonesia dipastikan tidak diperbolehkan mengekspor ore, sampai pabrik pemurnian bijih mineral (smelter) mereka jadi dan beroperasi.

“Tidak ada ekspor mentah. Enggak boleh. Jadi yang diekspor itu yang sudah diolah,” ucap Jero Wacik, usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu malam (28/5/2014).

Dia mengatakan, saat ini Freeport sudah mempunyai konsentrat yang sudah diolah. Dia mengatakan, dalam rapat tersebut Freeport memohon diberikan izin ekspor konsentrat tersebut selama smelter mereka belum jadi. “Jadi, ekspor mineral mentah nol. Tetap tidak boleh,” kata dia lagi.

Sementara itu, ketika ditanya perihal kadar konsentrat yang sudah diolah PTFI, Jero mengatakan pemerintah tidak akan melonggarkan aturan kadar. “Kadarnya tetap tidak longgar. Cuma dia boleh ekspor konsentrat, tapi kena bea keluar,” jelasnya.

Nantinya, sambung Jero, bea keluar tersebut menurun, sampai dengan nol persen, ketika smelter selesai dibangun dan beroperasi. Sebelumnya pemerintah telah membuat dua aturan turunan sebagai implementasi Undang-undang No.4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (minerba).

Adapun aturan soal besaran kadar pemurnian tertuang dalam Peraturan Menteri No.1 tahun 2014 sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah No.1 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Sementara itu, aturan perihal besaran bea keluar diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No.6/PMK.011/2014, yang dikeluarkan pada 11 Januari 2014 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar. (kompas.com)

Kita lihat nanti hasil pertemuan antara Bos Freeport Richard Adkerson dengan pemerintah. Apakah aturan baru yang memproteksi sumberdaya negara seperti UU nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara yang mengamanatkan penerimaan negara dari sektor tambang, benar-benar serius ditegakkan. Atau, hanya gertak sambal terkait konsumsi politik praktis.

  126 Responses to “Mengukur Konsistensi Indonesia – Freeport”

  1. Premium….

    • Ternyata bener pertamax :mrgreen:

    • salam kenal bung
      premiumnya di kasih oktan boster ya?
      kok jd pertamak….

    • yang dapet pertamax duh senengnya…..
      nah sekarang dibabar ulasannya donk,biar bisa ikutan pinter….

    • apabila pemerintah benar2 berani menegakkan aturan ini, maka harus punya strategi dan kekuatan yang mumpuni di belakang itu..pihak amerika tidak akan tinggal diam sumber kekayaan yang mereka kuras dari bumi Indonesia disunat oleh UU Minerba no 4..apalagi ini di bumi Papua..clue2 sudah banyak disampaikan oleh para kontributor warjag..salam 🙂

    • 50-50 atw nasionalisasi.itu harga yg harus dibayar.Semoga pemerintah yg akan datang lebih kritis dgn aset ini.Sangat penting untuk dikaji ulang.muatan politis hrus kalah dgn kebijakan yg pro rakyat.

      • alangkah baik’a 51-49 bung
        jd Indonesia lebih kuatdalam mengambil keputusan
        iya bung semoga pemerintah selanjutnya bisa lebih kritis dalam menjaga SDA dan lebih mendahulukan kepentingan rakyat
        ohh ya bung Patton, salam kenal
        lama jd SR jd gatel nie tgn pengen ikut diskusi hehehe

  2. ajib ,,,,,,,,,,,
    salam damai

  3. Menjelang akir dri kepemimpinananya, pak sby semakin berani dan tegas 😀

    Biar terlambat asal selamat 😀

  4. Pertamax

  5. harus ..

  6. Wah telat,,

  7. Lanjut..

  8. Hmm kira-kira hasil negosiasi/kebijakan pemerintahan yg kedepan seperti apa ya

  9. Harus seperti itu,ga boleh pilih2 kebijakan.apakah pemerintah yg akan datang bisa tegas seperti ini ? Wallahu a’lam.yg pasti pemerintah bisa ngotot sprti itu pasti ada SESUATU yg bisa di jadiin senjata,entah senjata beneran apa senjata diplomasi.maju terus jgn sampe mundur,..
    Salam NKRI

  10. CT bagus juga ternyata kerjanya
    sangat gesit
    smoga pemimpin nanti memasukan CT dan dahlan yg menrut saya bagus kerjanya

  11. Pengen liat ampe mana pemerintah bs tegas gini . .

  12. setuju 51%,bahkan kalau bisa 70%
    mantaaappp

  13. Hehehehe…….
    Baru tahu ya CT seperti itu……….

    • @ Bung Bagong : Setahu saya CT memang memiliki jiwa nasionalisme yang cukup tinggi, dilihat dari ambisinya untuk mengakuisisi saham peritel besar untuk dijadikan milik Indonesia. Hanya saja jajaran di bawahnya (secara korporasi) yang belum semuanya memahami hal tersebut. Maklum masih dikendalikan uang dan kekayaan bukan idealisme dan prinsip.

  14. wajib 51 % pokoknya..no kompromi

  15. mudah”an presiden yg baru bisa kyk presiden skr, kalem pertamanya lama” gahar siiip pak lanjutkan…

  16. Apakah cuma freeport tambang emas terbesar di indonesia?

    Maaf kalo pertanyaan nya ngawur…
    Maklum dr tukang bubur baru…xixixi
    Malam warjagers semua

  17. Freeport pasti bs kita paksa bikin smelter….mereka dlm kondisi terdesak dimana kalau mereka mengancam akan menutup perusahaan,papa bear dan om panda sudah mangap untuk meneruskan dgn imbalan yg “wow” untuk indonesia….bujukan dgn ROAME (Rongsokan Amerika) gak akan mempan karena kita bs lebih dpt yg lebih baik…..kalau perlu kita batalkan kedatangan Roame dan kita ganti dgn yg lebih baik…tp memang kita membutuhkan Roame itu sbg kamuflase dr yg sebenarnya kita miliki…

    Ada yg lebih mengerikan bagi AS dari kehilangan Freeport….kehilangan kredibilitas…. :mrgreen:

    • kehilangan muka memang lebih atit bung wehrmacht.. hahahaha..
      tugas kita memang untuk pengawalan UU minerba ini.. semoga pemerintah yang baru akan tetap galak menjalankan UU minreba ini meski kena todong pistol di jidat…

      • Masalahnya sy agak ragu dengan semua kandidat presiden bung Ucav….semua visinya masih kelas sales panci bkn kelas marketing building atau apartemen….belum gerbongnya bermasalah semua ngangkut misi misi rendahan…. 😛

        Emang sih tak ada gading yg tak retak,tp kok ya sy masih gak sreg kalo kandidat yg ada blm punya visi misi yg jelas untuk membongkar ekonomi kita sampe ke fondasi dan mendirikan fondasi baru yg kuat untuk menahan beban yg lebih besar dari sekedar makan yaitu kedaulatan dan kehormatan bangsa…

        • PT Freeport sering menjadi donatur CIA, dan rata2 pemimpin nih perusahaan bekas anggota CIA. Yang saya takutkan jika negosiasi batal mereka akan melancarkan operasi kita. Nah yg perlu digalakkan juga adalah kontra intelijen, jika nanti operasi itu berhasil saya akui memang intelijen kita gak kerjo….

          • itu yang ngerinya bung Jalo.. USA gak mungkin melepaskan hegemoninya di indonesia tanpa perlawanan.. mudah-mudahan kontra intelejen kita gak kalah langkah dari CIA..
            kalau saja semua rakyat, pemerintah, parlemen, dan TNI menyuarakan hal yang sama.. “Tolak Agresor” “Take it or Leave it” “Kedaulatan NKRI harga MATI” “loe JUAL gw BELI” dan “Loe SENGGOL gw BACOK” insya Allah kita bisa menghadapinya.. tp justru itulah yang tersulit…

        • yah.. gimana lgi dong bung wehrmacht, capres nya cuman dua.. kita hanya bisa memilih yang terbaik dari dua itu.. hehehe…

        • Iya bener, kekhawatiran itu sudah terjadisetiap pemilu kok. Kalau masih terjadi yg perlu disalahkan adalah belum ada anti dot dari pemerintah dari kasus2 yg sudah2. Jadi kelihatan tidak ada niat untuk membangun negeri tapi cuman fokus menjadikan partainya tersohor aja.

    • Iya bener bung Wehr, sekarang yg harus diperjuangkan juga adalah Pemerintah mewajibkan PT Freeport menjalankan divestasi 51 persen sahamnya seperti tertuang dalam UU Nomer 4 Tahun 2009. Apalagi mereka sudah melakukan penambangan bawah tanah, jadi kita harus paksa mereka. 😀

      • Harus,harus dan harus bung jalo….itu yg sy maksud keberanian untuk membongkar fondasi ekonomi dan mendirikan fondasi baru untuk menahan beban yg lebih besar…kita pasti bs bung karena bargaining power kita luar biasa….belon yg sdh nunggu di luar ruangan siap mengambil alih kalo perundingan gagal :mrgreen:

        Ngomong2 banyak yg nyari bung jalo tuh di artikel KCR 60…monggo di bezoek dulu bung 😀

      • Setuju Om @jalo.
        Oya maaf neh Om @jalo, mau nanya sedikit keluar dari topik. Maaf mau bangeet.

        Untuk lontong2 kita, kira2 berapa ya list/info (hoax) yg gabung di Latgab Situbondo kali ini? Trus pada lewat perairan Situbondo ga bung?
        Saya bbrp hari mantengin di pinggir pantai kok ga nemu penampakannya…
        Thanks Om @jalo.
        Sundul Bung @ps juga aaah…

      • Mohon pencerahannya Bung Jalo…..

        Menurut Bung Jalo, tindakan apa yg bisa Negara lakukan agar CIA tidak bisa seenak perutnya menurinkantampuk pimpinan RI yang tidak disukainya, seperti kasus 66 n 98?….

        Maturnuwin sebelumnya…….

    • Freeport ini bukan sekedar ekonomi tapi lebih merupakan pertaruhan politik dan keamanan bagi AS sendiri. Mereka akan mengupayakan segala cara agar sebisa mungkin Freeport tetap berada dalam genggamannya, Papua juga akan terus dipanasi dan tidak mungkin hanya karena emas sekian ratus kilogram, secara ekonomis Freeport di Papua untungnya tidak seberapa jika hanya mengandalkan emas. Tapi upaya, dana yang digelontorkan untuk menjaga Freeport begitu besar. Ada kandungan lebih bernilai dibanding emas dan perak, berupa logam jarang yang penting bagi industri pertahanan negara.

  18. pak sby berani tegas mungkin karena TNI sudah kuat dan punya senjata andalan..
    kita sekarang punya daya tawar tinggi..
    lo tinggal di indonesia,jadi harus nurut aturan gua,lo kaga mau ,pergi sono..
    mungkin begitu,hehehehe..

  19. Assalammualaikum wr.wb
    slamat malm warjager semua…
    Klo puput sangt setuju dengn adanya Undang2 minerba ne…krna Kita tdk hanya mengexpor bahan mentah sj,nanti klo bahan sudh jadi/setngh jd di kirm lg ke Indonesia.dan put jg setuju dengn Mentri ESDM Bp.Jero wajik yg tegas Pt.Frefort tdk di berbolehkn expor ore.sampai smelter jd beroperasi,dengn di bukanya smelter maka akn membuka lapangn pekerjaan nantinya,dan Kita tdk akn atw paling tdk meminimalisir “kecolongan” SDA kita yg secara mentah2 terbawa export.krna dengn adanya smelter pula nanti akn terpilah-pilah mana kandungn tembaganya,emasnya mungkn bhkn uraniumnya.mungkn awalnya sngt berat mewujudkn sampai merealisasikannya penuh dengn Pro dan Kontra krna menyangkt kepentingan asing dan kepentingan kantong oknum/pejabat yg menjadi kaki tangannya.tp kedepannya ini akn menjadi Investasi jangka panjang yg sngt menguntungkn Bangsa.dan Puput berharap semoga anggota DPR yg br terpilih bs bnr2 menampung aspirasi rakyat.btw pemilu legislatif kemaren puput ngga nyobls cz kurng bulan untk untk punya hak pilih.tp di Pilpres nanti insya ALLAH boleh nyoblos,cz udh punya KTP.He…he…he.dan Puput jg berharp siapapun yg jd RI 1 adalh benar2 pemimpin yg bs menjaga amandemen UUD 1945.ma’af klo ada yg salah,cz opini Pelajar…mohon bimbingan dr para sesepuh dan warjager semua,cz Puput msh newbie dan dlm thb belajar.dan ma’af jg klo slama ne Puput di warjag banyak tanya2 ngalor ngidul kata om bagong dan 315.krna puput memang sm seX tdk tahu!mungkin jd pelajaran jg buat put lebih banyk nyimak dan belajr ajlah sebelum komen.

  20. kogabwil segera dibentuk, kapal selam segera dikirim, kcr segera diproduksi.

  21. Lihat nnti pak SBY merapat ke capres mana, berarti itu yg akan beliau percayakan untuk melanjutkan kebijakan”nya yg skrng

  22. kayaknya penulisnya langganan baca JKGR deh.. hahaha
    hayo ngaku deh, siapa yang nulis….

  23. setuju bung @andri cahyadi

  24. Sedikit menyumbang bahan perenungan bung dari tukang dagang keliling:
    Kecil kemungkinannya freeport bikin smelter di indonesia, kenapa?;
    1.kapasitas produksi bahan tambang mentah /tahun yg besar memerlukan smelter yg besar pula sedangkan,
    2.mereka sdh pny smelter sendiri di amrik ,ngapain bangun/punya 2 pabrik skala besar,…. kecuali salah satunya akan di tutup yaitu yg di amrik dan,
    3. pemerintah amrik ga mungkin menutup pabrik di wilayah mereka sendiri, karena bisa berakibat pada pengggembosan ekonomi mereka
    4. freeport tidak ingin diketahui RI jumlah pasti mineral (emas, tembaga,perak,uranium &timah) yg mereka curi /tahun makanya mereka menolak pembangunan smelter di indonesia.
    5.isu ini bukan masalah PT freeport sendiri tp sudah menyentuh masalah ekonomi kemanan nasional AS, jd yg maju berunding pastinya bukan hny bos freeport doang, mungkin John kerry atau bahkan obama sendiri bawa2 isu politik sama sogokan, jadi pemimpin kita harus kuat mental dan iman. INI BUKAN NEGOSIASI DAGANG SAPI SEPERTI YG BIASA MEREKA LAKUKAN, NIH UDAH NEGOSIASI KELAS TINGGI…. HATI-HATI DENGAN AS. Ia akan gunakan segala cara supaya UU minerba tidak diterapkan pada mereka.
    ADa yg mau menambahkan,atau mengkoreksi pendapat saya ?????

    • ini tugas kita untuk mengawal dierlakukan UU minerba ini…
      mudah-mudahan pemimpin kita di masa depan adalah seorang yang saklek dan bermental baja.. tidak mengubah pendirian walau pistol ditodongkan ke kepala beliau…
      just say.. ” take it.. or leave it..”

    • Freeport penting bagi pemilik perusahaannya yang di asu, tapi buat pemerintahnya ini portfolio yang kecil saja. Buat beberapa mantan petinggi mereka mungkin penting juga. Kehilangan sebagian saham freeport buat asu bukan segalanya. Lebih penting menjaga hubungan baik dengan Indonesia. So, pada akhirnya ini akan bisnis deal seperti biasanya.

      kalo smelter kayak INCO gitu dah lama punya kok, jadi nikel yang dikirim ya udah rapi gitu … udah ore bukan tanah.

    • Sy malah khawatir dg pertemuan salah satu kandidat capres dg para duta besar termasuk dubes Usa tempo hari…. Jawaban nya itu ketika d tanya wartawan yg bikin sy curiga…

    • 1. freeport patungan dengan jepang sudah sejak 90an mengoperasikan smelter di gresik, kapasitasnya memang tidak sebesar produksi konsentrat ptfi, sehingga perlu membangun baru sesuai kebijakan baru,
      http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2104616/freeport-akan-segera-bangun-smelter-tembaga

      4. sama seperti RFID yang akan mencegat dan menghitung bbm yang akan masuk tangki setiap ranmor di indonesia, bea cukai dan Sucofindo mencegat dan mengambil sample konsentrat (=komposisi mineral) yang akan dikapalkan ptfi di pelabuhan mereka di amamapare.

      5. seperti posting saya yang lalu, freeport-mcmoran hanya perusahaan anak bawang di amrik (peringkat 156 fortune 500), yang gede itu (dan ada di indonesia) al. exxon mobil, chevron.

      kita memang harus tegas, ketentuan smelter sudah dicanangkan 5 tahun lalu, sangat cukup waktu tersedia untuk membangun, masalahnya hanya satu;

      mereka (bule) tahu persis mental melayu yan mencla mencle, guaaampang banget memberikan ‘KEBIJAKSANAAN’ / dispensasi, jadi ini memang periode transisi yang sangat krusial bagi pemerintah saat ini dan mendatang, learning how to say NO…

  25. Tegakkan UU Minerba jika perlu persulit lg biar freeport MINGGAT. Go to hell perusahaan Agresor Amerika.

    Kita sambut perusahaan2 Om Rusky…
    Imbalannya: Om SU35 1 ska, Om Kilo, Om S400 plus Destroyer. Cukup dah klo sekedar melumat tetangga2 b**gs*t, Malingsialan, Asutralia, Singoporn, PNG.
    geram.com

    • hehehe..hati2 tensinya bung wedus, tetep terkandali yaah, kegeraman bung sm dg sbgn besar anak bangsa ini, tapi apa daya kawanan burung condor lbh powerful dr kita ya? stlah pilpres pun klo sy msh tetep ragu mau dibawa kmn kita ni, quo vadis…

    • bung wedus, kalo misal joinan ma rusia, ane sih kagak mau tuh tambang freeport ditukar dengan SU35 1 ska,Kilo, S400 plus Destroyer,,,,, terlalu murah jika ditukar denga alutsista tersebut, ane lebih milih pembagian hasil yang adil, ato mengikuti pemerintah yang minta 51%, kalo bisa sih lebih,,,,,,, hehehe
      bayangkan untuk tembaga saja keuntungan freepot sekitar Rp 2.682 tliliun/tahun sedangkan emas sekitar Rp 480/tahun bayngkan jika separuh saja dari keuntungan tersebut dalam 2 tahun apa gk lunas tuh semua utang luar negeri trus dengan uang segitu udah dapat berapa banyak alutsista yanga anda sebutkan datas
      http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=9784&type=114#.U4kncfrinqc

  26. Indonesia bisa menekan seperti ini mungkin ada sesuatu yg bisa di bilang mentereng lah dibelakangnya…
    51% sih mantep banget. Kali ini saya bisa artikan kalo Indonesia sudah siap dngan sgala konsekwensinya…. Namun kalo pemerintah kedepan mlempem yo wes, bablas angine…

  27. Sudah saatnya qt bangkit dari penjajahan modern
    NKRI HARGA MATI

  28. Hehehe..iya ya..baru nyadar nih..itu tajuk tulisan siapa yaa..? :mrgreen: apa kran info alutsista dah boleh dibuka dikit buat media mainstream ya.. 😀

  29. Itung itungan aja. Berapa potensi kerugian freeport kalo menurut UU minerba ditambah kehilangan saham 51%. Kalau dibandingkan dengan membiayai kemerdekaan Papua dan penggelaran pasukan untuk mempertahankan kemerdekaan itu meskipun berarti perang dengan Indonesia Vs AS (fpda + nato), kira-kira masih untung ga mereka secara jangka panjang. Memang tambang freeport bukanlah tambang minyak seperti di jazirah arab. Tetapi keuntungan geografis pulau papua dipeta dunia tidak dapat dianggap remeh. Dari semua sisi kita pasti kalah, akan tetapi setidaknya kekalahan kita harus menghasilkan luka cacat pada amerika yang mengancam/mempercepat keruntuhan peradaban mereka.

    • bro Kobu@….kalau sampai berperang dan kita kalah maka bukan hanya Papua saja yg lepas tapi Kepulauan Maluku,Sulawesi,Kalimantan,kepulauan Riau,Bangka Balitung,Sumatra,Bali,dan Nusa Tenggara bakal lepas semua nya,…… jadi kalau boleh jangan jalan perang yg di pilih,apalah arti nya Freeport di banding kan dengan daerah2 tsb,belum lagi kita prediksi kan penderitaan rakyat ketika dan selepas perang…… harap jgn perang

      • Bung@ kilik panji tak akan aku ikhlas kan sejengkal tanah pun. Lepas dr NKRI kalau memang harus perang memang itu adalah jalan yang paling terakhir yang harus dilalui negeri ini,, apa yang akan kita katakan pada anak cucu kita kelak bahwa lepas nya papua karena pembiaran n jiwa penakut yang anda miliki,, semoga tidak banyak warga indonesia yang berpikiran sama dengan anda,,

  30. Soal smelter ini soal konsistensi, dan juga kapabilitas personel kita di pemerintahan yang melakukan negosiasi. Sulit bila kita harus dihadapkan pada kondisi dimana pada saat negosiasi selalu saja mengundang pakar dari kampus, atau malah pensiunan pelaku seperti di tim Minerba.
    Pada kasus smelter bauksit di Tayan Kalbar, akhirnya Pemerintah kita sementara dalam posisi kalah, dan hampir pasti mengijinkan China untuk mengekspor bijih bauksit ke China selama mereka bangun smelter. Bikin smelter disana kan ga gampang, buat jalan di Kalimantan untuk sekedar dapat tekanan titik 6 ton saja perlu waktu 3-4 tahun, belum bangun pembangkit listrik, migrasi pekerja. Jadi China masih dapat menikmati ekspor selama kurun waktu 5-6 tahun ke depan.
    Hal yang sama juga terjadi di Sulawesi Tenggara untuk nikel. Mobilisasi alat dan bahan bangunan hampir ga pernah dipikirkan. Selisih harga semen di Makassar dan Kendari saja bisa 100 ribu per zak.
    Inilah sebenarnya yang musti dipertajam, jangan2 MP3EI yang digadang-gadang itu sebenarnya cuma akal2an yang pada akhirnya semakin membuktikan bahwa Indonesia (baca pemerintahnya) tidak siap dan tidak pernah benar-benar siap untuk membawa Indonesia sebagai negara industri dan bernegosiasi yang sejajar dengan para investor.
    Salam, semoga pemerintah ke depan lebih teliti lagi dan tidak sekedar rajin mengobral janji dan slogan. Bisa ga bisa, tetep memerintah…

  31. Yg jelas, teken perpanjangan kontrak freeport dan sgl kepelikanny urusan pemerintah mndatang. AS dg CIAny lg muter otak ni dg operasi inteligenny, utk ngedukung capres yg siap utk mmbela kepentingan mrk. Maaf agak nyrempet ke Politik dan tanpa menuduh kesalah satu pasangan capres. Ingat dibalik emas mulia, ada uranium. Komoditi termutakhir, yg mnggiurkan.

  32. Setuju sekali bung andri. Salam

  33. Berita ini terkait dgn artikel2 sbelumnya.. sepertinya Hal Ini yang diantisipasi Bapak Tinggi Besar kalau sewaktu2 mereka mencoba menekan melalui genk Ke 7nya kalau negosiasi mereka temui jalan buntu. Semoga pemimpin kita diberi kekuatan mampu menghadapinya

  34. Pemerintah harus perjuangkan terus uu minerba negosasi sampai 51% walau banyak rintangan menghadang,tapi ketika sampai tahun 2021 dengan kepala tegak sebagai bangsa INDONESIA yg bermental Garuda dan bukan Inlander pemerintah harus berani berkata kami bangsa INDONESIA dapat kelola sendiri bumi papua silakan keluar terima kasih. kita nantikan kontrak karya freeport pasti akan minta diperpanjang ditahun2019.kita akan lihat ditahun tersebut pemimpin kita bermental GARUDA ATAU INLANDER

  35. Freeport ingin menguasai Tambang emas di irian sampai habis baru akan kabur
    menurut nilai ekonomis nya tambang freeport masih mempunya nilai yang sangat marketable hingga 40-100 tahun.hal ini di buktikan dengan penemuan skup titik biji emas baru yang berjarak 10km dari pusat tambang.
    jika dahulu awalpenemuan tambang emas di irian hanya dengan sebuah sendok makan kita mengeruk tanah,maka nilai emas yang didapat dari seukuran sendok adalah 2/3 dari volume tanah tersebut.saat ini di perkirakan masih sekitar 1/3 kandungan emas dari tiap ukuran sendok makan. maka dari itu berita bohong jika freeport akan menutup tambang dan memecat karyawan nya dalam waktu dekat jika pemerintah berkeras memaksakan pembangunan smelter. buktinya:
    1.pada saat negosiasi awal tahun 2011 ketika kedatangan obama,freeport mengajukan nilai perpanjangan kontrak karya hingga 2040,namun hanya di setujui hingga 2020-2021

    2.jika memang di nilai tidak mempunyai nilai ekonomis kenapa freeport meminta kontrak karya hingga 2040, artinya bisa di tebak sendiri..

    3.ahli ahli ITB/UGM menilai nilai kandungan emas di irian cukup untuk 50-100 tahun kedepan,hal ini di buktikan dengan penemuan skup baru yang berjarak 10km dari titik tambang freeport terakhir

    4.sejak tahun 1968 freeport resmi “mencuri” emas di irian jaya dengan kontrak karya panjang dan pembagian hasil yang berat sebelah,gambaran nya bagaimana mungkin negara yang mempunyai sumber tambang hanya mendapat jatah 5% dari keuntungan yang di dapat.

    masih byk faktor x yang terlibat dari bisnis tambang emas ini.sebut saja OPM,Australia,dan isu isu lain yang di buat sebagai penyedap aroma bisnis logam mulia ini

    maaf pendapat pribadi dari seorang office boy
    yang kebetulan mempunyai temen sma yang bekerja di PT.Freeport Indonesia,

  36. Ko jadi inget skenario latgab ya kalo diskenariokan kita diserang negara lain karena ingin merebut sumber daya alam dan energi kita
    Maaf oot

  37. mana ni pasukan rapopo biasa ny byk klo suruh bully pemerintahan yg skrg… tu mbok loe yg memperpanjang kontrak freport,..

  38. percaya gk percaya senjata pamungkas tni sdh nongkrong di bumi cendrawasih nd sdh siap buat bkin para pengacau jdi cacat baik mental atwpun fisik..
    Percayalah…

  39. nyimak dlu..

  40. sundul sambil nyimak

  41. monggo buat mentri anggta dwan yg trhomat saaty ambil tindakn yang tegas demi bangsa dn rkyt..jgn mentingin partai melulu saatya mikirn ank cucu bangsa..baik buruky bangsa ada dpundak kalian..

  42. monggo buat mentri anggta dwan yg trhomat saaty ambil tindakn yang tegas demi bangsa dn rkyt..jgn mentingin partai melulu saatya mikirn ank cucu bangsa..baik buruky bangsa ada dpundak kalian..

  43. Untuk kasus freeport semestinya jauh hari udah disiapkan strategi jitu…mosok yo selamanya kekayaan alam papua di embat ASU…Hati hati ASU sangat licik dan ahli dalam hal tipu menipu…

  44. hemm beranikah pemerintah sm freeport?

    • Kalau cuma sama freeport, pemerintah Indonesia pasti berani mas e. Tetapi yg di hadapi ini adalah kekuatan di belakang freeport, jadi pemerintah harus berhati-hati. 😀

      • Kenapa harus takut?
        Udh berapa banyak nyawa prajurit TNI dan sipil yg hilang demi menjaga eksistensi freeport di papua?
        Belum lagi ancaman desintegrasi NKRI gara2 tuduhan freeport cm menguras kekayaan bumi papua.
        “51 persen smpe kontrak abis 2021, setelah itu silakan you angkat kaki.”
        Mendingan ga di apa2in tuh gunung, daripada terus2an di keruk freeport tapi rakyat Indonesia, khususnya papua tdk dapat apa2, cuma meninggalkan kerusakan lingkungan utk di wariskan pada anak cucunya.

        • Yang saya maksud bukan takut dlam artian itu bung @denino. Tapi lebih bersikap hati-hati dalam tindakan. Dan memang SDA kita harus kembali untuk kepentingan Indonesia, dan kita tunggu pemimpin kita selanjutnya apakah benar-benar sesuai dengan harapan kita dalam penanganan freeport ini.

          NB: Beda dong menghadapi freeport saja dibanding dengan freeport dkk.

  45. Hak pengelolaan freeport harus berada ditangan indonesia sebab: 1.kerusakan lingkungan akan ditimpakan kepada pemerintah indonesia dan masyarakat papua akan merasakan dampaknya. 2.memutus mata rantai pengaruh dari operasi freeport seperti pemberian dana bagi pejabat,kepala suku dan masyarakat untuk lepas dari nkri. 3.meminimalkan korupsi yg terjadi dipapua.4. Menghilangkan citra buruk dimata dunia disebabkan operasi intelijen yg dilakukan cia.kita harus menyiapkan kontra intelijen.5.menurunkan penyakit aids dan penyakit masyarakat yg akan menghancurkan moral dan keturunan yg sehat,dan menyebabkan biaya yg tinggi untuk kesehatan.

  46. Capres yang sanggup untuk mengatakan “TIDAK” pada mamarika, WAJIB KITA PILH

  47. Berharap renegosiasi kontrak karya yang habis ditahun 2021 dengan PT Freeport nantinya lebih menguntungkan bangsa Indonesia, puluhan tahun (1967) mereka mengeruk kekayaan bumi cendrawasih dengan tidak menghasilkan keuntungan yang adil bagi rakyat indonesia kususnya masyarakat papua. Renegosiasi kontrak karya ini adalah momentum agar kehidupan masyarakat papua dan rakyat indonesia yang akan datang lebih baik dari saat ini. Dan semoga pemimpin terpilih kita nanti adalah presiden yang cinta pada bangsa dan rakyatnya sendiri bukan pada rakyat/bangsa lain.

    INDONESIA JAYA..

  48. Coba Masih ada Bung Karno ! paling tuh PT di strika. haha

  49. Opsi yg lain… pemerintah RI bisa menyelenggarakan lelang pengelolaan FREEPORT setelah masa kontrak yg sekarang berakhir.dgn memasukkan persyaratan yg sesuai dgn UU dan kepentingan negara.seperti 51% kepemilikan negara,bagi keuntungan yg “benar” utk negara,kepedulian terhadap pembangunan di Papua dll. Pihak Pemda dan DPRD harus dilibatkan dalam penyusuan kriteria ini sehingga masyarakat Papua megetahui bahwa Pemerintah RI sedang berjuang demi kesejahteraan saudara2 di Papua dan NKRI.Kemudian peserta lelang adalah freeport dan investor lain dr papa bear dan om panda.jadi ada keseimbangan kekuatan. Lelang dimulai thn 2019 sesuai kontrak.tapi persiapannya bisa dilakukan mulai SEKARANG.Termasuk perkuatan TNI utk mengawal kepentingan negara dan intelejen utk menangkal praktek2 curang dr dinas2 intelejen asing yg mencoba ngerecokin.Lobi2 pemerintah jelas diperlukan.Dukungan rakyat Papua dan NKRI sangat PENTING utk memenangkan negosiasi dgn negara2 calon investor.
    Dengan cara diatas ssaya pikir kita bisa main CANTIK utk merebut FREEPORT kembali dan melindungi kepentingan Papua dan NKRI. IMHO.

    • Nambah… jangan lupa utk memasukkan syarat pengelolaan bersama yg melibatkan perusahaan dalam negeri atau BUMN. Setelah kontrak baru selesai perusahaan in harus bisa mengambil alih pengelolaannya menjadi 100% oleh putra putri bangsa Indonesia. IMHO.

  50. salam hangat tuk semuanya…
    WAHH…… clue dan tulisanya mirip hasil diskusi di jakartagreater.com, atau benar2 penulisnya dari warjag.
    yah… hanya penulisnya yang tahu…

  51. Semoga pemerintahan yang akan datang dapat tegas mengenai masalah freeport demi kemakmuran rakyat, tidak mementingkan perut sendiri. Kalau bisa di Nasionalisasi saja. Salam NKRI

  52. pejabat kita kalau di kasih uang 5 kontainer atau dapat fee bulananan/tahunan dari freeport kira2 apa yang akan terjadi???

    apa kabar blok gas tangguh papua yang di jual ke china seharga 3,5 dollar per MMBTU, padahal harga gas di dalam negeri aja sudah 10 dollar per MMBTU, dan harga gas di pasar internasional adalah 18 dollar per MMBTU

    jadi kepada saudara2 yang mencintai negeri ini pilihlah presiden yang pro kepada indonesia,

    jangan pernah melupakan sejarah….

  53. Ada yg belum diketahui oleh masyarakat luas bahwa di timika ada kompleks tempat tinggal khusus para bule yg bekerja di freport dan dengar2nya di kompleks tersebut ada juga bangunan utk tempat tinggal agen CIA.

  54. Dan atau FBI, ada market khusus yg bisa diakses oleh bule2 dan org2 tertentu yg menguntungkan freport, mrk diberi kartu khusus.

  55. Bung danu@ mohon analisa atau opininya berita diatas…

    • Kalau pemerintah minta 30 persen saya rasa bener bahwa pemerintah kita masih takut dengan Amerika. Lalu gimana dengan Divestasi 51 persen saham sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2012 tentang Kewajiban Divestasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 51 persen. Itu yg harus diperjuangkan, jangan bilang KemenESDM sudah tunduk dengan Freeport, shit-lah…

      • Hehe….sebenarnya faktor penghalang apa sih bung jalo@ sehingga pemerintah masih teekesan “takut” dengan freeport…?

        • Bung Java, masih banyak oknum yg bermental korup. Saya dulu sangat percaya Rudi Rubiandini bmelalui program2nya bisa membawa kemandirian industri minyak kita, beliau punya banyak program yg bagus dan beliau adalah salah satu orang pintar yg kita punya. Dan kenyataanya beliau ditangkap KPK karena apa, saya jadi optimis dengan Kementrian yg namanya ESDM mosok 30 persen, Kemenkoperekonomian sudah mengatakan minimal harus 51 persen malah diturunin menjadi 30 persen, maksudnya apa coba KemenESDM ini. Jadi sudah ketahuan mereka sudah menjilat sepatunya bos Freeport.

      • padahal waktu debat antara rudi rubiandini dengan mantan menlu kwik kian gie sengit. Tadinya saya merasa mengapa beliau sulit sekali mengembangkan kampanye migas mandiri kita bung jalo. Waktu yang disasar pengembangan proyek di kalimantan. eh malah akhirnya ditangkap KPK. Semoga tidak ada main api freeport ini dalam peninjauan kontrak karyanya…

    • saya tidak menguasai detail legal formal kontrak ptfi dengan pemerintah, tapi dari adanya tarik ulur prosentase itu tercermin lemah / tidak terpikirkannya masalah divestasi dalam kontrak yang ada, harusnya kan

      dirinci, pada tahun sekian harus dilakukan divestasi sebanyak x1 % , sekian tahun kemudian x2 % sehingga prosesnya otomatis, tidak perlu negosiasi lagi
      divestasi baru terpikirkan belakangan dan dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2012 seperti ditulis bung Jalo, sehingga perlu negosiasi.

      yang penting sekarang adalah menetapkan deadline bagi beroperasinya smelter baru ptfi, jika terlambat akan dikenakan denda harian yang tinggi.
      tanpa denda, akan muncul 1,001 alasan teknis yang akan mengulur2 proses konstruksi…

  56. Iya bener kesimpulan teman anda bung raka, saya rasa semua yg berkunjung baik oknum pejabat, wartawan, pemerintah daerah, dll itu semua sudah disuap apalgi Freeport itu dilindungi aparat negara kita. Beberapa teman2 dari mahasiswa pernah mau membuat riset disana termasuk penambangan dalam tanah atau underground dan juga masalah limbah tapi mereka ditekan melalui aparat pemerintah kita. Nah silahkan teman2 berikan kesimpulan sendiri, 😀

  57. aduh bagai mana ini, kontrak akan habis tahun 2021 bagai mana jika indonesia menasionalisasi frepot pasti sepionase sepionase tingkat tinggi akan menerpa indonesia sementara intelejen kita masih di bawah mereka dan jika tidak dinasionalisasi pemerintah indonesia, maka mereka akan mengeruk lagi emas di papua sampai habis, bagai mana ini solusinya???colek sesepuh jkgrtr

  58. Sepakat, karena baru bulan kemarin teman saya yg habis ngukur salah satu sungai di enarotali, bawa emas segede kelereng hampir sekeresek kecil. Dan dia bilang, tinggal mungut aja di sungai itu…

  59. tukang bocore dtang. alamat …

  60. bung java,

    hitung2an bisnisnya sih gampang banget, cuman kalau pertimbangan politis dilibatkan masalahnya langsung jadi benang kusut mbulet ruwet gak karuan…

    kontrak bagi hasil / production sharing contract hasil pemikiran kita itu brilian dan dicontek dimana2,
    http://casdiraku.wordpress.com/page/2/

    walaupun ilmu2 geofisika dan seismik/mikroseismik sudah canggih, eksplorasi migas tetap merupakan pertaruhan resiko tinggi biaya tinggi.
    chevron akan mempertaruhkan rp 120T, jika gagal semua amblas, saat mereka pamitan kita basa basi menghibur ‘better luck next time’…

    tapi kalau sukses 85% buat kita, biaya yang mereka kelurkan diganti melalui cost recovery.
    kurang menguntungkan apa lagi?

    jelas kita gak mampu mempertaruhkan 120 T wong anggaran pertahanan aja disunat.
    sebaliknya, dana yang 85% mungkin bisa merealisasikan impian2 alutsista yang bagi sebagian teman kita sudah kebablasan dan terbawa2 hingga di siang bolong…

  61. konsep meneg bumn untuk pertamina yang mengeksploitasi semua minyak dan gas bumi Indonesia juga jitu dan jempolan.

    kata kuncinya ‘eksploitasi’, ambil mana2 yang udah jadi/mateng dan pasti, berikan porsi eksplorasi yang beresiko tinggi ke bule2 yang berkocek tebal.

    jadi saat PSC berakhir, kita ambil barang jadinya, beri ke pertamina, 100% hasil masuk ke kantong kita (untuk tambah2 beli alutsista lagi).

    makanya bagi yang masih bingung 7 keliling ketika kontrak blok mahakam akan berakhir, apalagi memecat dirut pertamina yang menyatakan siap mengelola/mengeksploitasi blok cepu sendiri lalu memperpanjang psc exxon mobil, hanya ada satu kata, S O N T O L O Y O…

  62. hayo yaa ketauan SARA 🙂

  63. waduh…. jangan 2 washington post menyusul….

 Leave a Reply