Mar 202015
 
Menhan Ryamizard Ryacudu (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Menhan Ryamizard Ryacudu (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

 

Medan – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengakui Pemerintah menyeleksi ketat penambahan-penambahan alutsista atau alat utama sistem persenjataan untuk mengefektifkan fungsi /kegunaan alat tersebut.

Alutsista yang dibeli adalah alat-alat yang memang berguna dan sudah sangat penting atau diperlukan,” katanya usai ramah tamah dengan Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho dan pemangku kepentingan lainnya di rumah dinas Gubernur Sumut di Medan, Rabu malam.

Dia memberi contoh, peralatan yang penting adalah pesawat berbadan besar yang bisa mengangkat alat berat dan kemudian radar.

Kapal besar pengangkut alat berat itu sangat penting untuk menangani bencana alam di berbagai daerah.

Penanganan bencana alam adalah hal penting karena hal itu menjadi salah satu ancaman nyata bagi keamanan dan ketahanan Indonesia.

Sementara radar di laut juga bisa mendeteksi berbagai bencana seperti kasus Air Asia dan termasuk aksi perompakan atau pencurian hasil laut.

Dia mengakui, penyediaan dan tambahan alutsista itu tidak boleh timpang antar kesatuan/angkatan..

Tetapi harus yang memang berguna sehingga selain tidak menjadi pemborosan, tetapi benar-benar bermanfaat.

Walau tidak salah, tapi saya kira pembelian pesawat untuk dipertunjukan dalam acara-acara tertentu tidak begitu penting,” katanya.

Menhan menegaskan, membeli alat persenjataan jangan hanya karena bagus atau faktor lainnya.

Tetapi, soal kegunaannya untuk mengatasi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang bisa mengancam kesatuan dan persatuan Indonesia.

Apalagi, katanya, ancaman perang terbuka hingga dewasa ini belum nyata dan kemungkinan kecil terjadi di Indonesia.

Tetapi yang nyata sekarang adalah teroris, pelanggaran batas wilayah, pencurian sumber daya alam, penyakit menular dan termasuk narkoba.

“Makanya alutsista untuk kepentingan hal-hal itu yang dinilai tepat untuk dibeli,”katanya.

Selain alutsista, kata Menhan, yang perlu dibenahi dalam kepentingan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia adalah sumber daya manusia.

Alasannya, selain aparat yang sudah pasti atau wajib menjadi petugas memelihara keamanan dan ketahanan negara, warga juga dibutuhkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan negara Indonesia.

“Kalau tidak ada rasa cinta negara di tengah masyarakat, bagaimana peran masyarakat bisa diharapkan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

Untuk menjaga peran besar masyarakat terhadap penjagaan negara, maka ancaman bagi kehancuran SDM harus juga diatasi.

Salah satu ancaman kehancuran SDM adalah narkoba sehingga kasus itu perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak.

Selain menjaga ancaman narkoba, akhlak, moral dan perilaku masyarakat juga harus ditingkatkan.

Terkait perilaku masyarakat itu, kata dia, pihaknya sudah membicarakan serius masalah itu dengan Kementerian Pendidikan dan Agama.

Soal perilaku yang baik misalnya bisa dijadikan penentu penting kelulusan.

Langkah itu dinilai penting karena dewasa ini, moral masyarakat Indonesia dinilai sudah sangat jelek atau buruk. (ANTARA News)

Menhan Fokus Beli Alutsista Berat

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengakui Pemerintah menseleksi ketat penambahan-penambahan alutsista atau alat utama sistem persenjataan untuk mengefektifkan fungsi atau kegunaan alat tersebut.

Menhan akan lebih memfokuskan pembelian pesawat berbadan besar yang bisa mengangkat alat berat dan radar. Menurutnya, penanganan bencana alam adalah hal penting karena hal itu menjadi salah satu ancaman nyata bagi keamanan dan ketahanan Indonesia.

“Kapal besar pengangkut alat berat itu sangat penting untuk menangani bencana alam di berbagai daerah,” katanya usai ramah tamah dengan Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho dan pemangku kepentingan lainnya di rumah dinas Gubernur Sumut di Medan, Rabu (18/3) malam.

Sementara itu, Menhan melihat radar di laut juga bisa berfungsi untuk mendeteksi berbagai bencana, termasuk aksi perompakan atau pencurian hasil laut. (Rimanews)

 

Tak Tertarik Alutsista Tempur, Menhan Pilih Kemanusiaan daripada Perang

LangkawiMenteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku tak tertarik meningkatkan alutsista Indonesia, khususnya untuk perang. Dirinya lebih tertarik membeli peralatan SAR untuk bencana alam.

“Saya lebih condong (beli) untuk kemanusiaan. Nggak ada lagi bunuh-bunuhan kita ini ya. Kemanusiaan,” kata Ryamizard saat diwawancarai wartawan di acara Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA), Malaysia, Rabu (18/3/2015).

Pesawat terbang, helikopter untuk ngangkut (saat) bencana alam, itu yang paling penting. Perang sama siapa kita? Nggak ada perang lagi,” sambung Ryamizard menegaskan seraya tertawa.

Ryamizard mengaku datang ke event LIMA ke-13 untuk melihat-lihat berbagai alutsista modern yang dipamerkan di sana. Ia mengunjungi beberapa booth, seperti booth Rosoboroneexport (Rusia), booth industri pertahanan dirgantara Malaysia, booth perusahaan pertahanan dan keamanan asal Swedia, Saab, dan lain-lain.

“Mana yang bagus dilihat, yang bagus dan bisa transfer teknologi,” imbuh Ryamizard.

Disinggung terkait ketertarikan TNI membeli pesawat tempur Gripen besutan Saab, Ryamizard mengaku tidak tahu menahu. Gripen sendiri334 diketahui merupakan salah satu pesawat tempur yang dilirik TNI untuk menggantikan pesawat F-5E/F Tiger yang memasuki masa pensiun.

Ah, saya nggak tahu (ketertarikan TNI membeli Gripen). Tertarik sih semua tertarik. Lihat Sukhoi tertarik, semua tertarik. Kita cari yang bagus, yang pas untuk kita,” ucap Ryamizard. (news.detik.com)

.

Berita Sebelumnya “soal anggaran pertahanan yang akan ditingkatkan” pada tgl 17/3/2015

Presiden dan Panglima TNI Bahas Kenaikan Anggaran Pertahanan

JAKARTA  Presiden Joko Widodo membahas rencana peningkatan anggaran pertahanan dan kesejahteraan prajurit TNI dengan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Pembicaraan itu dilakukan sambil makan siang bersama di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/3/2015).

“Berbicara soal anggaran pertahanan yang akan ditingkatkan,” kata Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto.

Andi mengungkapkan, peningkatan anggaran pertahanan direncanakan naik menjadi Rp 200 triliun. Saat ini, anggaran pertahanan masih di kisaran Rp 102 triliun. Ia melanjutkan, peningkatan anggaran pertahanan dan kesejahteraan akan dilakukan ketika pertumbuhan ekonomi nasional telah mencapai 7 persen.

Presiden mematok target rencana ini bisa terealisasi pada 2017. “Intinya mengenai anggaran pertahanan, peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Sebagai informasi, dalam pembicaraan Jokowi dengan Panglima dihadiri juga seluruh staf dari Mabes TNI.

Saat kampanye Pilpres 2014, Jokowi menjanjikan peningkatan anggaran pertahanan. Hal itu disampaikan Jokowi menjawab pertanyaan calon presiden Prabowo Subianto mengenai tidak adanya tentara di 300 kabupaten di Indonesia.

Jokowi menjelaskan, anggaran untuk pertahanan Indonesia saat ini mencapai Rp 80 triliun. Jika pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen, Jokowi yakin hingga lima tahun mendatang anggaran untuk pertahanan bisa mencapai tiga kali lipat.(KOMPAS.com )

Note :

Bagaimana menurut pendapat teman teman warjager berita diatas ?

Disatu sisi “anggaran pertahanan yang akan ditingkatkan” dan disisi lain menurut pendapat  Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yg mengaku tak tertarik meningkatkan alutsista Indonesia, khususnya untuk perang. Menhan lebih tertarik membeli peralatan SAR untuk bencana alam. Bagaimana dengan target MEF II ?

 Posted by on March 20, 2015

  103 Responses to “Menhan akui seleksi ketat penambahan alutsista”

  1.  

    Menhan bicara spt ini nggak pantas, mungkin dulu salah kamar nih…harusnya Mensos atau Men daerah tertinggal…..aduuuhh…capekk deehh…kayaknya ilmu militernya sdh hilang…

  2.  

    Pak Menhan sampe brkunjung ke LIMA menurut sy pasti ada yg ”dieksekusi” di sana..

  3.  

    Perkataan pk menhan dlm forum internasional dapat diartikan relatif. Tapi tugas utama seorang menhan sy kira adalah bagaimana mengkondisikan ketahanan nasional. Dlm bntuk keupayaan utk mandiri dlm alutsista dlm negri beserta aset2 pendukung (sucad,bbm, dll)

  4.  

    Semestinya kita d Lima langkawi tdk saja sbg penonton/pembeli. Sy berharap bagaimana kt bs membawa anoa aps2, anoa ifv, badak pindad fire support vehicle, PT pal kcr 40, 60.. mybe someday, i always pray and hopes for this moment. Amien yaa rabbal alamien..

  5.  

    Diplomasi lembek dan merendahkan diri justru melemahkan spirit dan daya juang tentara serta rakyat. Kepentingan nasional musti diutamakan, buat apa pujian terhadap person dengan mempertaruhkan negara. Perkembangan geopolitik musti disikapi dengan cerdas dan tidak plintar plintir…jangan ketipu terus donk, masak kalah cerdik dengan tetangga.

  6.  

    Saya yakin target MEF 2 pasti tercapai….

    Ga mungkinlah seorang jenderal (purn) yg menjabat sebagai menhan akan secara terbuka menceritakan rencana ke depan pertahanan negara meskipun itu tdk secara gamblang……

    MOU berjibun n dah numpuk dg banyak negara sudah dibuat n sifatnya jangka panjang n bernilai strategis. So, yakin bgt MEF 2 akan terpenuhi.

  7.  

    saya kira MENHAN nggak tahu makna si vis pacem para bellum, wajar zaman SBY nggak di angkat jadi apa2, saya kira pengangkatan menhan sudah di kaji scr mendalam oleh presiden sekarang, ternyata hasilnya kaya gini. LEMES tok gak ada spirit sama sekali

  8.  

    Pak menhan SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN .. jagalah NKRI …

  9.  

    Iya…maubperang sama sapa juga…?

    Besok2…malaysia trobos trus lwt udara..n pindah2 patok.singapur…ambil pasir trus hingga pulau2 indo hilang…aussie trobos laut indo…n taro pengungsi di indo….lalu bakar2 kapal nelayan indo.

    Nah papua nugini…yg militernya biasa2 pun berani membantu opm. Wong opm bentar2 larinya ke papua nugini…wkwkwk..

    Ntar pas perang LCS meletus…indonesia cuma mengirim pesawat besar utk pengungsi…kapal n helli utk SAR.lalu natuna diambil cina…hhe.. kacau dah… ujung2nya ditawarin utang IMF tuk beli alat perang mendadak. Haddech…

  10.  

    ucapan pak RR itu jujur n polos…jd ga usah ada yg berandai2 ato mengatakan kamuflase..dana 102T itu akan lebih banyak terserap ke alut SAR..siap siap kecewa aj.

  11.  

    ” mau perang sama siapa kita ??? ” :
    1. Apa tidak tahu negara kita sudah terkepung oleh pangkalan militer negara2 asing yang sdh mengokang senjata nya mengarah ke jidat RI.dari Darwin, P.Cocos, P. Cristmas, dll.
    2. Malon sudah mulai melengkapi dgn pespur Rafale, menambah armada laut dgn kapal litoral combat.
    3. Singaporn skuadron pespur nya segambreng ditambah dgn F-35 dr kapal induk siap menerkam.
    4. PLA segitu agresif nya di LCS, apa RI bisa melindungi diri dr akibat konflik LCS.

  12.  

    usul Pak Presiden ,

    ada tambahan Menteri bencana alam dan badan SAR bapak RR Yth

    •  

      Setuju kalo perlu bapak RR dan TEP di resufle saja sering bikin blunder.Keduanya sering kacau kalau ngomong,habis udah sepuh ,ganti aja sama TB Hasanudin dan Safrie Sjamsoedin lebih nasionalis dan visioner.

  13.  

    Waduh kok mlempem nih menhan..
    Keadaam damai nukan menkadi alasan buat kita untk tidak memiliki mesin perang yang tangguh..
    Inget gk kita dijajah sma jepang ma belanda dikira gara2 kita gak cinta damai.. kita dijajah karena pda wktu itu kita lemah dan tertinggal dr bngsa eropa di berbagai sektor..
    Istilah gampangnya seorang preman akan lebih segan untuk mngganggu orang yg memilki hdan besar dan kuat dr pada mengganggu orang yg bdanya kcil..

  14.  

    semoga omongan menhan benar dalam realitanya bahwa tidak akan beli pesawat fighter,tp pesawat angkut untuk bencana alam & kemanusiaan .
    hihihihihi,,,, makan hati kalau itu benaran terjadi
    dikampung q ada org bawa golok,blm pernah tebas leher org,tp liat dia bawa golok aja org dah pada segan,so .. kalaupun tdak terjadi perang tp diplomatik negara kita lebih di dengar negara lain kalau alutsista kita modern ,busanya pun sangat berarti :v ,11-12 itu urgensi-nya penanggulangan bencana & peningkatan alutsista IMHO..

  15.  

    Beli kapal setara USS Rushmore aja yang banyak bisa perang/bisa sar. Gitu aja koq repot. http://jakartagreater.com/melihat-uss-rushmore-di-manado/

  16.  

    mef2 atau mef 3 indonesia memerlukan kira1angkatan udara 12 skadron pesawat tempur dr bebagai tipe sergap and figter(rafale,tyhon,su35,rafale)sekarang cm ade ada 32 f16,1skadron f16 sisa(9)su27/su30 berjumlah 1skadron,jd kekuragan 6-8 skadron pesawat tempur(kalo hawk,tucano itu untuk coin lah)2-3 skadron pesawat angkut menengah c17 global master atau a400m,atau sejenis nya,helicopter angkutnya dr black hawk atau keluarga mil rusky 100-120buah,helicopter tempurnya +-harus 4-5 skadroon(48-60pesawat)sistem arhanud kire 4-6batere s300 atau s400 atau patriot,,hq16dan ribuan rudal pangkul,radar. 2.al kite perlu minimal 12 frigate class sigma(baru 4)3-4 skadron heli patroli,2-3 skkadron pesawat intai,kapal selam10-12 buah(masa kalah ama singapore,malay,vietnam)kapal logistik 6-8buah,3-4skadron heli tempur,300-400 lapis baja baru kyk brt 80 atau sejenisnya,kpl lst(6-8),korvet kira2 24-32 buah baru,dan kapal2 patroli sejenisnya,3 angkatan darat mermelukan tank kyk leo,ambram,armata,t10 sejenisnya kira2 +-400 buah,dah ada 100leo jd kekurangan 300,lapis baja minimal baru kire2 +-1200 buah,tipe baru kurang lebih 300-400 jd kekurangan 600-800
    skadron heli tempur 8-10 skadron (100-120buah)heli angkut berat atau ringan 20-24 skadron(240-300buah)senjata arteleri +-1200 BUAH,mrls kurang lebih 100-120 buah,mef indonesia kalo untuk bertahan kekurang unsur2 laen harap ditulis rekan2 laen,gemane dananya cicil belinya:) iseng doang bro,maaf kalo ada tidak berkenan heheehehehee

 Leave a Reply