Feb 172019
 

JakartaGreater.com – “Armenia dapat membeli lebih banyak jet tempur multiperan Su-30SM dari Rusia”, kata Menteri Pertahanan Armenia David Tonoyan di dalam briefing pada hari Rabu, 13 Februari. Sebelumnya, Armenia memesan 4 jet tempur Su-30SM dari Rusia, seperti dilansir dari laman TASS hari Rabu.

“Ya, kami tidak berencana untuk terbatas hanya oleh empat unit peralatan militer jenis ini”, menurut Tonoyan menanggapi pertanyaan tentang apakah Armenia ada rencana untuk membeli pesawat tempur Su-30SM tambahan.

Menurutnya, “pejuang yang sudah dibeli akan dikirim ke negara dalam batas waktu yang ditentukan sesuai perjanjian.” “Hari ini, Su-30SM adalah pejuang multifungsi modern terbaik, dan inilah mengapa kami ingin mendapatkannya,” tambah menteri.

Jet tempur Su-30SM alias Flanker-C Angkatan Udara Rusia © Alan Wilson via Wikimedia Commons

Tentang Su-30SM

Jet tempur multiperan Su-30SM (S = Serial, M = Modern) yang menurut klasifikasi NATO disebut Flanker-H, dirancang untuk memenangkan supremasi di angkasa dan untuk serangan target darat dan permukaan. Pesawat ini memiliki sirip horisontal di depan dan pendorong yang dapat dikendalikan.

Sirip horisontal menjadikan pesawat super manuver. Pejuang Su-30SM membawa radar multifungsi Bars. Ia memiliki berbagai macam senjata, termasuk rudal udara-ke-udara dan persenjataan udara-ke-permukaan presisi tinggi; unit bom terarah dan berpemandu serta senapan GSH-30-1 30 mm. Berat maksimum persenjataan yang mampu digotongnya adalah 8.000 kg.

Berat lepas landas maksimum Su-30SM adalah 34.500 kg. Panjang pesawat adalah 21,9 meter. Tingginya sekitar 6,36 meter. Kecepatan maksimum adalah 2.125 km / jam atau 2 kali kecepatan suara (Mach 2.0). Radius pertarungan optimal adalah 1.500 km.

Su-30SM ini dilengkapi sistem pengisian bahan bakar udara, sistem radio navigasi jauh dan sistem pendukung kehidupan yang telah ditingkatkan, memungkinkan jet tempur untuk melakukan misi pelatihan tempur yang jauh dari lapangan terbang atau pangkalan.

Su-30SM dapat digunakan untuk melatih pilot untuk pesawat tempur kursi tunggal perspektif. Pesawat juga telah dibangun untuk Angkatan Udara Rusia sejak 2012. Pesawat Su-30SM diadopsi untuk digunakan pada tahun 2018. Mereka turut ambil bagian dalam operasi tempur Rusia di Suriah.

jakartagreater.com