JakartaGreater.com - Forum Militer
Apr 172018
 

Jet tempur F-15i Ra’am Angkatan Udara Israel (IAF) © US Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Israel tidak akan menerima pembatasan apapun demi operasinya di wilayah udara Suriah terhadap ancaman Iran, menurut Menteri Pertahanan Israel, dan berharap bahwa komunikasi dengan Moskow akan membantu untuk menghindari gesekan di udara, seperti dilansir dari laman Ria Novosti.

Pada hari Selasa pagi, serangkaian serangan rudal sekali lagi menargetkan infrastruktur militer Suriah. Pentagon, sebelumnya memimpin serangan terkoordinasi pada 14 April terhadap sasaran-sasaran di Suriah bersama Inggris dan Prancisnya, telah membantah keterlibatannya dalam serangan terbaru.

Israel, yang telah membombardir lapangan udara Tiyas (T-4) di provinsi Homs, Suriah pada tanggal 9 April, juga gagal mengakui pemboman tetangganya.

Namun serangan terbaru terhadap Suriah datang hanya beberapa jam setelah Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman bersumpah untuk terus melindungi kepentingan nasional negara itu melalui pelanggaran wilayah udara Suriah jika diperlukan.

“Kami akan mempertahankan kebebasan beraksi sepenuhnya. Kami tidak akan menerima pembatasan apa pun ketika itu menyangkut pembelaan terhadap kepentingan keamanan kami”, kata Lieberman, yang mencatat bahwa semua opsi ada di atas meja.

Dua jet tempur F-15 Israel menargetkan pangkalan udara T-4 di provinsi Homs, Suriah. Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan setelah serangan mendadak pada 9 April. Jet menembakkan 8 peluru kendali, tetapi 5 diantaranya ditembak jatuh sebelum berhasil menghantam lapangan terbang.

Serangan terhadap pangkalan T-4 terjadi pada saat kritis setelah pihak Barat menuduh pemerintah Suriah dan bersumpah membalas dendam atas dugaan serangan klorin di kota Douma yang dihuni militan pada tanggal 7 April.

Rusia, yang memiliki saluran koordinasi dengan militer Israel untuk dapat menghindari bentrokan dilangit Suriah, menyebut serangan itu sebagai perkembangan yang sangat berbahaya. Moskow juga mencatat sebelumnya bahwa mereka akan menembak jatuh proyektil yang dapat mengancam personil Rusia dilapangan dan akan membalasnya.

Pada hari Senin, Lieberman memuji saluran hotline dekonflikasi Israel-Rusia, mencatat keberhasilan mekanisme yang ditetapkan untuk mencegah setiap “gesekan” di langit Suriah.

“Kami tidak menginginkan provokasi dengan Rusia. Kami memiliki jalur komunikasi terbuka di tingkat perwira senior. Militer Rusia memahami kami dan faktanya adalah bahwa selama bertahun-tahun kami berhasil untuk menghindari perselisihan dengan mereka”, kata Lieberman.

Meskipun menghormati kepentingan Rusia di Suriah, militer Israel akan tetap melawan ancaman Iran diperbatasannya, Lieberman mencatat, mengulangi posisi Tel Aviv bahwa pasukan bersenjata Israel memiliki hak penuh untuk menyerang sasaran yang terkait dengan Iran yang diyakini Israel diperuntukkan bagi Hizbullah Libanon.

“Kami harus melakukan apa yang diperlukan. Kami tidak akan mengizinkan konsolidasi Iran di Suriah”, kata Lieberman. “Kami pun tidak akan mentolerir adanya kekuatan militer Iran yang signifikan di Suriah apalagi dalam bentuk pelabuhan militer dan bandara atau penyebaran persenjataan canggih”.

Berbicara kepada anggota Staf Umum IDF pada hari Senin, Menteri Pertahanan Israel menyerukan agar memperkuat lebih lanjut kesiapan militer Israel untuk bisa mengatasi ancaman Iran.

“Kami menghadapi kenyataan baru, tentara Lebanon, bekerjasama dengan Hizbullah, tentara Suriah, milisi Syiah di Suriah dan diatas mereka ada Iran, semua menjadi satu front melawan Israel”, menurut Lieberman.

Pada hari Senin, Juru Bicara Departemen Luar Negeri Iran Bahram Qassem mengutuk serangan udara Israel di pangkalan udara T-4, mencatat bahwa Israel akan “cepat atau lambat” menerima balasan yang diperlukan atas kejahatan dan agresi mereka.

Bagikan:

  45 Responses to “Menhan Israel: Beraksi di Langit Suriah Adalah Hak Kami”

  1.  

    Asikkk.. Ayo sapa brani gempa balik Israel?

  2.  

    iiihh…. apalagi ini…..

    Jadi orang ko ga tahu diri…… ga punya sopan santun, ora duwe ungah ungguh, ora ngerti sopan santun……

  3.  

    Bakar menyan dulu, mengundang para penghuni dunia fana. Biar bergentayangan memeriahkan suasana.

  4.  

    Pantesan Rusia mau kasih S-300 ke Suriah… Hla ternyata Israel makin tengil begitu…

  5.  

    jadi kepikiran terus, itu rudal sekutu + israhel sebagian kena sergap senjata anti misil punya Suriah, Rusia blm buka kartu, mungkin pake Pantsyr atau sistem rudal dibawah kualitas S300 atau jg mungkin Rusia sdh gelar sebagian kecil sistem S300 menggunakan rudal jarak sedang nya.

    Suriah perlu dilengkapi rudal jelajah darat ke darat, rudal anti pswt + rudal darat kepermukaan laut utk membalas serangan rudal dari negara manapun, sbg negara berdaulat punya hak membalas, hutang duit bayar pake duit, hutang darah bayar pake darah, hutang kehancuran bayar dg menghancurkan semua agressor nya.

  6.  

    Berarti dikeroyok 4 negara ini…iran harus ngirim BUKnya..secara diam2 ke suriah kayakna..

  7.  

    setujuuuuu … uuppsss tapi nasib duit setoran nya bgmana ?

  8.  

    Mak jleb bung. Pantas saja as tidak mau memberi 4 inti teknologinya dalam proyek kfx. Dilema antara mengejar kemandirian ataukah membeli saja tanpa bisa mengembangkan pespur sendiri. Semoga Indonesia bisa meneruskan proyek ifx, dengan atau tanpa korsel.

  9.  

    Ada pertanyaan yang muncul dibenak saya:

    Bagaimana dengan kesungguhan pemimpin negara (periode saat ini) dalam program kemandirian alutsista… Padahal menurut saya, pemimpin sebelumnya telah “membuka jalan”… Apakah ada “skenario” menghambat program tersebut dengan memperlambat pembayaran biaya atau hal lain…

    Ini juga termasuk memperlambat negosiasi pengadaan Su-35 kemarin dengan alasan ini itu yang mengalihkan bahwa pihak Rusia yang sengaja melakukan… Padahal menurut saya yg terjadi adalah sebaliknya… Ada aktor intelektual bermain disini…

    Dan seandainya program Changbogo belum berjalan, mungkin juga akan dihambat oleh “mereka”…

  10.  

    Mana pertanggung jawabannya Agato sama Tukang Ngitung PhD yang mendewa-dewakan Amerika.. sekarang kabur entah kemana..??!!.. xixixi..

  11.  

    Yang diminta khan 1,85 T ?

    Coba bandingkan antara R-APBN 2018 dengan APBN 2018 untuk anggaran pertahanan.

    Cukup nggak selisihnya untuk bayar 1,85 T ?

    Silakan cari sendiri link-nya. Jangan minta disuapin link terus kayak bayi.

    Si Gravit dari Jane’s sebagaimana itu yang pakai nama Rahman dari Jane’s itu sering ngawur dan tidak akurat dalam pemberitaannya.

    Yang jelas IFX bakal jalan terus entah sama siapa yang pasti bukan sama Rusia.

    Because they (Russians) are reluctant to transfer their technology to us.

  12.  

    Sumbernya Janes, Meragukan sekali…
    List di Kemenkeu sudah masuk, Teknisi plus Insyinyur makin Nambah, dll
    Mungkin ini politik pembisnis Jet Fighter disana supaya kita beli aja pesawat tanpa Kemandirian dan mereka gamau kehilangan Pasar secara area kita terkenal Luas…
    Yang lucunya kenapa India yang sangat Dekat sama Rusia aja bahkan di tawari pemindahan pabrikan F16, dll yang jelas2akan membuat diketahuinya seluk beluk pesawat itu baik Technologynya, dll
    Salam The Real Tanpa NAMA 🙂

  13.  

    Buang hajat di langit israhell juga hak kami! LOL

  14.  

    Jika Hitler di hidupkan lagi dan menyusun kekuatan baru, sudah pasti peta Israel menjadi negara Palestina.

  15.  

    Setali tiga uang alias 11/12 AS-Israhell merasa jumawa seenak2nya menginjak2 kedaulatan negara lain dgn melecehkan hukum Internasional, PBB hy alat saja bagi mereka!

  16.  

    Kirimkan rudal master satan, supaya israel ypt sudah cukup makan saja syukur dr pada diburu master satan trbirat birit.
    Kapan saja jk pespur israel ypt masuk wiliyah suriah tanpa ijin? Jadikan itupespur puing puing

    Hahaahaahaaaa

  17.  

    Ane dukung Mr. Netanyahu. Lebih baik berdamai dengan Yahudi daripada Berdamai dengan Shi’ah Komunis. Hhhhhhhhhh

 Leave a Reply