Mar 272017
 

Sebuah jet tempur Rafale dalam pameran LIMA 2017 di Langkawai, Malaysia

Menteri Pertahanan Malaysia Hishamuddin Hussain telah menepis laporan bahwa Dassault Rafale dan Eurofighter Typhoon telah terpilih dalam daftar untuk memenuhi kebutuhan Pesawat Tempur Multiperan (MRCA – Multirole Combat Aircraft) Angkatan Udara Malaysia (TUDM), seperti dilansir dari Defense World.

Ketika ditanya apakah pihaknya akan menetapkan Eurofighter Typhoon dari BAE Systems atau Rafale dari Dassault Aviation, ia mengatakan bahwa Boeing F/A-18E/F Super Hornet dan Saab Gripen “saat ini masih berjalan”.

Sebagaimana dikutip oleh media setempat, The Star yang menyebutkan bahwa Menteri Pertahanan Malaysia telah membuat sebuah komentar dalam konferensi pers penutupan pameran Langkawi International Maritime & Aerospace (LIMA).

Pernyataan Menhan Malaysia datang di tengah spekulasi yang beredar bahwa kompetisi pengadaan jet tempur multiperan yang telah berusia empat tahun telah dipersempit kepada jet tempur buatan Perancis dan Eropa.

Kehadiran SAAB dan Boeing pada acara LIMA 2017 dimana mereka berbicara tentang manfaat relatif dari masing-masing jet tempur lebih lanjut yanng dikonsolidasikan dalam sudut pandah bahwa mereka saat ini masih berjalan.

Dassault Aviation dan BAE Systems, perusahaan terkemuka yang memproduksi Rafale dan Eurofighter masing-masing berkompetisi dan paling aktif dalam hal visibilitas dan PR.

Perwakilan dari Dassault tampak menyerahkan paket hadiah Rafale kepada siapa pun yang memakai seragam militer Malaysia. Rafale juga membawa Sekjen Perbendaraan Negara Dr. Mohd Irwan Serigar Abdullah untuk naik di pesawat dua kursi tersebut. Abdullah kemudian mengatakan kepada media, “Ini adalah pertama kalinya saya menaiki jet tempur dan itu adalah suatu pengalaman yang sangat menyenangkan”.

Mendukung pesawat tersebut, dia mengatakan bahwa Dassault Rafale memiliki kualitas jet tempur modern, yang dilengkapi dengan teknologi terbaru yang membuatnya menjadi platform yang sangat mampu menangani peran udara-ke-udara dan udara-ke-darat.

“Saya berharap Kementerian Pertahanan [Malaysia] akan serius mempertimbangkan untuk mendapatkan pesawat tempur di masa yang akan datang”, katanya seperti dikutip oleh New Straits Times.

Eurofighter dilain pihak memiliki sebuah pesawat tempur pada layar statis dan audio visual serta menghadirkan simulator pada stannya saat perwakilan mereka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Inggris karena telah membawa Typhoon ke Kuala Lumpur.

  85 Responses to “Menhan Malaysia: “Rafale dan Typhoon Tak Masuk Daftar Kompetisi MRCA””

  1. Berarti kemarin cuma isu ya?

    • Cuma rencana karena Ndak da wang

    • mungkin ini juga isu bung heheheh

    • Jadi ingat lagunya Oppie Resah yang berjudul kisah kasih di Cekolah

      Malu aku malu
      Pada anti rasuah
      Yang berbaris di dinding
      Menatapku curiga
      Seakan penuh tanya
      Sedang apa disini
      Menanti Hibah jawabku..

      Sungguh aneh Tak ada Wang
      Takkan terlupa
      Kisah sedih di kawasan
      Dengan si naga

      Banyak masa paling indah
      Masa-masa Tak ada Wang
      Tiada kisah paling indah
      Kisah sedih di kawasan…

    • Keputusan MRCA akan menunggu pemilu malaysia 2018.
      Jika krisis trump terus berlanjut dan harga migas tetap rendah, saya prediksi bakal mundur lagi. PDB malaysia masih mengandalkan sektor migas akan mempengaruhi keputusan ini.
      MRCA juga akan tergantung/menunggu pendulum politik trump terhadap dunia Islam sehingga apakah malaysia akan membeli Horny mendekat ke USA atau “menyerahkan” diri ke china di LCS.

      • Kalo mendekat ke China berarti ada bahan dapet hibah JF17…… xixi…

      • Berarti bila mengandalkan sektor migas maka akan semakin sulit dong ya? Apalagi kabarnya Eropa ada wacana buat boikot produk olahan sawit dari Indonesia dan Malaysia

        • Iya bung Lingkar itu juga sangat berpengaruh … banyak penyakit kronis malaysia yg membebani neraca saat ini seperti “subsidi Proton”, kesenjangan infrastruktur semenanjung dan borneo, terhentinya industri perikanan, akan menjadi beban yg terus berlanjut.
          Kita lihat kecakapan malaysia berdiplomasi “kedalam” menyamai kelihaian diplomasi mereka di kawasan seperti yg mereka banggakan ketika tanpa setetes darahpun bisa mendpatkan kemerdekannya.

      • halah bung jangan sampai ikut aturan main media asing
        kalau trump mengantagoniskan islam seharusnya seluruh negara yg punya dan berpopulasi islam mayoritas sudah diblacklist.
        tidak seperti negara kemarin yg petingginya kemari komplain trump memusuhi dunia islam padahal negaranya tak masuk blacklist lebih pada kecewa lantaran kandidat capres yg di danainya gagal dan trump memberlakukan hukuman keras bagi diplomat pelobi2 negara asing.

        barisan sakit hati mah segala cara halal

        • Bukan begitu Cara kerjanya bung Anu,
          Trump menjadikan “7 negara Islam” sebagai kartu gertakan. Tidak perlu semua dimusuhi, tetapi cukup dengan “7 kartu” ini dia mencoba melihat respon siapa kawan siapa lawan.
          Beberapa negara akan terlihat semakin mendekat n menjilat, trump,
          Kita lihat

          • jika bung punya analisa sendiri silahkan saja
            namun jgn sampai ada preconceived notion yg sengaja ditanam bahwa trump memusuhi islam
            terlalu banyak fakta yg diplintir apalagi media sini yg hanya asal terima.

            pemilu amrik lalu memang paling menegangkan dlm sejarah negara tersebut dimana kepentingan asing2 beserta maksud dan ideologinya sendiri2 bertumpuk2 sehingga membingungkan mana lawan dan kawan.

            saya cuma berusaha mencegah negara kita menjadi the next pakistan.

          • Pikiran saya sederhana, trump memblacklist 7 negara tsb, karna “menunaikan” janjji kampanye. Tapi tentu tdk sesederhana iitu, Pasti ada maksud dan alasan kuat dibalik masalah blacklist tsb.

  2. hahaha di tikung jf sulfur paling.

  3. Malon Boroonngg Tejas Saja…

  4. Jgn diledek. Mungkin ini strategi rahasia malon 🙂

  5. Berarti malaysia sadar diri,dengan anggaran yang terbatas super hornet/gripen adalah pilihan yang realistis.

    • Sebenarnya sdh dr dulu dpt diketahui yg bakal bersaing. Gripen dan hornet.
      Alasannya kalo gripen dpt TOT maintenace sehingga maintenance lebih murah jika dilakukan di Malysia.
      Kalo Hornet, alasannya krn plus upgrade Hornet mereka yg akan diremajakan setaraf super hornet. Mirip yg dilakukan F-16 block 52i kita.
      Jd disamping penambahan baru plus upgrade yg lama. Opsi ini kemungkinan yg bakal diambil, krn lbh menguntungkan Malaysia, disamping beli baru sekaligus peremajaan armada tua mereka.

    • Sebenarnya sdh dr dulu dpt diketahui yg bakal bersaing. Gripen dan hornet.
      Alasannya kalo gripen dpt TOT maintenace sehingga maintenance lebih murah jika dilakukan di Malysia.
      Kalo Hornet, alasannya krn plus upgrade Hornet mereka yg akan diremajakan setaraf super hornet. Mirip yg dilakukan F-16 block 52i kita.
      Jd disamping penambahan baru plus upgrade yg lama. Opsi ini kemungkinan yg bakal diambil, krn lbh menguntungkan Malaysia, disamping beli baru sekaligus peremajaan armada tua mereka.

    • Wkwkwkw…
      Ijinkan saya respon dengan lagu amatiran rap saya

      Uh..uh..achhh…ehem-ehem
      Boleh bilang dananya ter-ba-tas
      Tapi pengennya tidak ter-ba-tas
      Padahal masalah ada di-ba-tas
      Pengen ngebalas tapi eng-gak-pas

      Uh..uh..achhh…ehem-ehem
      Maju mun-dur biar dianggap politis
      Ngaku ja-guh tapi slalu kena dis
      Jiwa mela-yu gayanya sok british
      Sekali ja-tuh cuman bisa meringis

      Wkwkwkwkw hahaha
      Maaf saya cuman rapper astral wkwkwk…

  6. itulah negara miskin tapi berlagak sok jaguh,,,oh malon oh beruk heheheheheheheehe

  7. Malaysia…Itu nunggu…Kita mau beli apa?..Kalo gak beli jenis yg sama Dangan kita(ke varian lebih canggih) pasti beli antidotnya…Sudah diketahui dari TNI dari dulu…Xixiixixi…Dia puyeng pas beli Sukhoi,karena terlalu canggih,pilotnya tidak bisa menyamai pilot Sukhoi kita…

  8. Ya..ya ..begitulah..

  9. Jgn meremehkan malon bung.. sebenarnya malon lgi menunggu KFX/IFX dah jadi..malon mau beli 5skuadron IFX..

  10. Tuh kan…. ujung2nya yg nawarin malah gk dianggep, disebut gk ikut kompetisi lah, apa lah…. lon lon…

  11. Bung Colibri = ” jujurlah padaku ” ( band Radja )
    Bung Malon = ” terlalu sadis caramu ” ( ala afghan )
    Bung Colibri = ” tong kosong nyaring bunyinya ” ( ala Slank )
    Bung Malon = ” ya sudahlah.. ” ( ala bondan prakoso )

  12. Kasihan kasihan

  13. malon gk pny uang …ayo lon cetak uang sj yg banyak…

  14. tapi klo ternyata dibikin ghoib, mabok juga yah

    • Wkwkwk…penyakit ghoib jadi wabah mirip serangan malaria di akhir PD 1 …karena serumpun maka sama2 punya ghoib
      Yang jadi pertanyaan, udah di-ghoib-kan, udah di-siluman-kan terus apalagi?…wkwkwkwk POST TRUTH sudah menjadi trend… Saya berencana mau migrasi ke bulan…ada yg minat?…wkwkwkwk

  15. kenapa pade ribut negara serumpun…?biarlah mereka jaguh jangan sampai diadu domba negara* barat….lebih baik nanti negara serumpun ikut join tender dengan KFX/IFX,toh negara serumpun mau beli kapal* PT Pal..

    • Kita gak ribut hehe…inilah bentuk kasih sayang dan kemesraan dikawasan wkwkwkwkqk…kaya pacaran….gak berantem…gak asyik wkqkqkwkqk…

      • kalau begitu dg menyiksa TKW apakah bentuk kasih sayang malaysia???

        • Selamat subuh bung ok

          Pertanyaan anda sangat super sekali
          Karena menunjukkan betapa kerdil dan rendah sekali moral bangsa malon si pemakan pisang kepok.
          Jadi wajar juga kalo dikawasan jijik banget liat cara kalian makan pisang, untungnya TKI kami adalah pahlawan yang jaguh yang jauh lebih jaguh daripada para lon lon lembik tukang siksa manusia
          Demikian jawaban super terhadap bangsa yg ngaku super tapi duper banget
          Wkwkwkwkqkqkqk

  16. Maksud hati nak meraih typhoon, apalah daye JF sulfur kudapat!ha3. Puyeng2 dah negara terjaguh dikawasan, nafsu besar tenaga kurang!

  17. Ternyata Malon suka AKAN juga ya….hahahahahah

  18. Klu malaysia merapat ke china, bsa2 malaysia jdi pangkalan militer china…yg ad bukan lg dhalaman depan tp udah dteras rumah kita.

    • bales dong dgn kerjasama militer dgn vietnam
      zaman kerajaan singosari kita sudah ada kerjasama militer dgn kerajaan champa divietnam selatan untuk membendung laju kekaisaran dinasti yuan china di bawah kendali mongol

    • Mau merapat ke negeri naga kek…mau bertahan di britain raya kek..mau berkiblat ke donal bebek kek….
      Sejarah Membuktikan kita gak pernah takut…
      yang paling bahaya itu disintegrasi
      dalam diri kita wkwkwkwkw

  19. namanya juga “serumpun”..semestinya sama2 suka AKAN..kedua2 negara serumpun ini amat meminati perkataan AKAN

  20. Kasihan…kena PHP tuh..si typhoon dan rafale

  21. Bkn borong lg lon,indonesia sudah berjaya bine jet pejuang,frigate

  22. Mungkin = Bisa iya bisa tidak ,,,, AKAN = Segera ( jika jadi )

  23. indonesia sudah berjaya
    bine jet pejuang??? itu pesawat blum jadi lg ngok…

    • KF-X/IF-X 2020 sudah jadi Prototype

      • 2020? sekarang tahun berapa ???

        • malon tunggu aja tanggal mainnya indonesia itu selalu kedepan dalam memajukan militer asean ,,mending malon mikir gimana cara lunasin kapal LPD nya,, hehehehehee

          • Jangan mau dibayar pakai pisang…kasian nanti habis stok pangannya wkwkwkw

          • Sipadan n ligitan itu cuma pulau kecil gak ada sumber minyaknya,nah itu kepulauan natuna milik malon yg terdiri dari beratus2 pulau dan kaya minyak sudah jadi milik indonesia,ngapain jg rebut pulau kecik..
            Kah kah kah

          • memangnya vietnam sudah bisa bikin mrss??

            kalo malon kan gak usah dihitung kan malon bukan manusia tapi beruk hehehehehehe

    • Ya ya ya…kalo sudah terbang nanti wilayah situ saya bom ya wkwkwkwk
      Kalo rubuh semua pohon pisangnya ya maaf wkwkwkwkw….
      Buruan bikin bunker atau antidotnya gih…wkwkwkwkw
      Ingat pepatah prasejarah = pat pat gulipat cing cang keling bir kedebir grosok Grosok wuing tung derr
      Wkwkwkwk

  24. Ya sudah pasti kami lebih kaya dari mu mas malon….uhuuuyyyyy wueng wueng croottt….
    Wkwkwkwkwk

 Leave a Reply