Menhan Prabowo Tinjau Pengembangan AESA Radar ITB

ITB 3 e1635945780206

JakartaGreater   –   Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Rabu 3-11-2021 menyambangi Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk bertukar pikiran dengan para ahli teknologi pertahanan terkait kontribusi yang bisa diberikan untuk kemajuan pertahanan negara.

Dalam pertemuan ini Menhan Prabowo menegaskan dukungan Kementerian Pertahanan bagi usaha dan inovasi dari para ahli teknologi dari ITB melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Kemhan dan ITB tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian, Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang Mendukung Pertahanan Negara.

Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Menhan Prabowo dan Rektor ITB Prof. Reini Wirahadikusumah.

Kesepakatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan pertahanan negara Indonesia yang tangguh dan mandiri melalui kegiatan kerjasama pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

ITB 2 e1635945850151

“Kemajuan teknologi pertahanan tergantung dengan para ilmuwan. Kami sangat membutuhkan Anda. Kami siap berusaha mendukung usaha-usaha dan inovasi saudara,” ujar Menhan Prabowo, Rabu 3-11-2021 di Kampus ITB, Bandung, ungkap Situs Kemhan RI..

Turut hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Institut ITB Prof. Widjaja Martokusumo, Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Dr. Joko Sarwono, Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Prof. Tatacipta Dirgantara, Kepala Pusat Teknologi Teknologi Pertahanan dan Keamanan Djarot Widagdo, Ph.D, dan peneliti bidang Teknologi Pertahanan Dr. Joko Suryana dan Prof. Suhono Harso Supangkat.

Menhan Prabowo juga berkesempatan melihat beberapa hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh ITB antara lain: pengembangan AESA (Active electronically scanned array) Radar dan Radar Pasif yang merupakan hasil penelitian dan pengembangan bersama dengan Balitbang Kemhan.

ITB e1635945713528

ITB juga mengembangkan simulator pesawat tempur dan simulator pesawat tanpa awak bersama dengan Balitbang Kemhan dan PT DI dan mengembangkan bahan material dari alam untuk pembuatan rompi anti peluru, juga bahan baku propelan untuk roket. Selain itu, ITB juga mengembangkan wahana udara tanpa awak untuk keperluan serial suveillance sumber daya alam dan batas wilayah NKRI.

Selain ITB, sebelumnya pada September 2021, Menhan Prabowo telah menyambangi Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan menandatangani kerja sama serupa di bidang penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung pertahanan negara.

Leave a Reply