Menhan Tinjau Kemampuan Industri Pertahanan Swasta Nasional

Bekasi , Jakartagreater.com  – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke PT Tesco Indomaritim, pada Rabu 5-8-2020 di Babelan, Bekasi, Jawa Barat. PT Tesco Indomaritim merupakan perusahaan galangan kapal swasta nasional yang juga termasuk dalam perusahaan industri strategis pertahanan dalam negeri, dirilis Situs Kemhan pada Rabu 5-8-2020.

Menhan Prabowo Subianto ingin Melalui kunjungan ini melihat secara langsung kapasitas, kemampuan dan kesiapan Industri pertahanan swasta salah satunya adalah PT Tesco Indomaritim dalam turut serta memenuhi kebutuhan Alutsista TNI khususnya kapal perang.

Pemenuhan Alutsista TNI memprioritaskan produksi industri pertahanan dalam negeri sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, dalam upaya mewujudkan kemandirian industri pertahanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menhan Prabowo Subianto yang dalam kunjungan ini didampingi Rektor Universitas Pertahanan Laksdya TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc., DESD dan Wakasal Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, disambut langsung oleh Direktur Utama PT Tesco Indomaritim Jamin Basuki.

Menhan berkesempatan berkeliling meninjau fasilitas produksi dan menerima penjelasan singkat beberapa produk kapal yang telah berhasil diproduksi PT Tesco Indomaritim.

PT Tesco Indomaritim adalah perusahaan galangan kapal nasional mampu membuat kapal plat baja dan aluminium berkinerja tinggi yang ditenagai dengan sistem Waterjet atau sistem Propeller.

Galangan kapal yang terletak di Desa Muarabakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi ini produksi kapalnya selama ini telah digunakan secara baik di lingkungan TNI.

Beberapa kapal pesanan dari TNI AD telah dikerjakannya yakni Kapal Cepat KMC Komando, termasuk TNI AL seperti Landing Craft Vehicle Personel 12 Meter, Fast Patrol Boat 28 Meter, Landing Carrier Utilities 24 Meter, KAL 28 meter, RFIB dan kapal pesanan TNI panjang 38 meter.

5 pemikiran pada “Menhan Tinjau Kemampuan Industri Pertahanan Swasta Nasional”

  1. Buat apa di tinjau, ujungnya typhoon sekond, frgate second, ingin ambil scorpen yg banyak masalah’ lha yg empunya produk gk gunakan produk tersebut kok malah dibeli, perancis dikenal pelit untuk alih teknologi alutsista strategis seperti kapal selam jd dasar apa si wowo niat ambil scorpen???? Swedia udah nawarin TOT untuk A26, A26 adalah produk yg dikembangkan untuk kebutuhan angkatan laut swedia tp boleh dibeli negara lain, kapal selam produk swedia tidak pernah terdengar bermasalah seperti scorpen yg ditemukan india pada scorpen miliknya memiliki 35 cacat produksi, swedia adalah mitra realistis bagi indonesia yg tidak bisa di intervensi negara lain, untuk berharap teknologi kapal selam yg lebih modern dan desain yg lebih fleksibel untuk dikembangkan lg ke tipe2 kapal selam yg diinginkan pilihan yg tepat bagi indonesia MENURUTKU adalah A26 SAAB SWEDIA.

    • Barang second pelornya harpoon yg mana butuh lobi kuat ke negri paman gober. Sementar statusnya disana kena cekal, gimana bisa lobi intensif?
      Ngandelin bu Retno? Mending skalian jabatannya dirangkap bu Retno yg terbukti jago lobi, nyali gede, ga terbebani catatan masa lalu dari negara manapun apalagi dari negara adidaya, dan lebih dari semua itu terbukti berani melakukan eksekusi.

  2. Kasihan menhan mungkin bingung beliau setelah lengser kepriben sekitaran thn 99 lewat, 21 tahun kemudian tiba2 menjadi birokrat, dibenak nya masih spt jaman pak Harto, bisa bela beli senjata sendiri langsung suka suka dia tanpa persetujuan pemerintah dan tak ada yg berani tegur, sekarang budget melimpah harus ijin dengan parlemen dan wajib diskusi teknis dulu dengan rakyat JKGR senjata apa yg mau dibeli, semoga tetap mampu berfikir jernih dan segera eksekusi datangkan Su-35, Iver, Viper, Nassams dan THOR…semoga

  3. Masih baca berita kunjungan dan studi banding … semoga tahun ini ada gebrakan yang signifikan … yaitu tanda tangan kontrak pembelian pengadaaan alutsista utama prioritas tinggi … bukan hanya ttd MOU atau LOI semata yang dibanyakin … tetap semangat ..#IndonesiaSatuIndonesia

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar

Kategori