Nov 272014
 
Menteri Pertahanan  Ryamizard Ryacudu

Ilustrasi Photo : Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu

[JAKARTA] Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menggelar silahturami dengan para pemimpin redaksi (Pemred) yang tergabung dalam Forum Pemred di Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (26/11) malam. Silahturami diawali makan malam bersama.

Ryamizard didampingi Sekjen Kementerian Pertahanan Letjen Ediwan Prabowo.

Sementara dari Forum Pemred, hadir Ketuanya Nurjaman Mochtar yang sekaligus Pemred SCTV, Karni Ilyas (Tv One), Wahyu Muradi (Tempo), dan sejumlah Pemred lainnya.

Dalam sesi tanya jawab, Ryamizard memberikan pandangannya mengenai hubungan TNI dan Polri. Menurutnya, Polri seharusnya berada di bawah sebuah kementerian, bukan langsung di bawah presiden. Hal itu supaya ada kesejajaran dengan TNI yang sudah berada di bawah kementerian. Selain itu supaya komunikasi antara Polri dan TNI bisa lebih baik dan mengalir karena berdiri seimbang.

“TNI saja berada di bawah Kemhan. Seharusnya Polri juga di bawah kementerian. Kalau langsung ya, presiden banyak kerjaan. Apalagi sekarang presiden banyak blusukan,” kata Ryamizard.

Ia tidak menyebut di bawah kementerian apa yang pas bagi Polri. Mantan KSAD ini hanya menegaskan bahwa polisi di negara mana saja berada di bawah kementerian, bukan langsung ke presiden.

Dia menilai salah satu penyebab seringnya konflik antara TNI dan Polisi selama ini karena tidak seimbangnya posisi keduanya. Bentrok yang terjadi di Batam belum lama ini, bisa juga dipicu karena masalah tersebut.

Dengan dasar itu, dia mengusulkan ke depan agar polisi juga harus berada di bawah kementerian. (sp.beritasatu.com)

Bagikan Artikel :

  47 Responses to “Menhan Usulkan Polri di Bawah Kementerian”

  1. bensin

    • saya pribadi usul polri dibawah mentri susi aja,yg nakal-2 biar dicemplungi ke laut aja he he

      • yamg lebih sering dicuci otak tuh POLRI…

      • Yg nulis kayaknya anggota Polri ini, pandangan saya tupoksi Polri sdh bagus cuma sayang nya trll banyak oknum ” busuk disana, manfaatkan jabatan, manfaatkan kewenangan untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, yg harus di rubah mental prilaku dari bintang sampai bintara yg suka manfaatkan posisi nya, sample di daerah saya pangkat bintara saja sdh bermobil, atau mungkinkah mereka anak orang kaya semua saya tdk yakin, fakta di lapangan banyak oknum yg bermain hal yg sifatnya illegal (tambang ilegal dan pengeritan BBM/membeli BBM secara berulangkali untuk dijual kembali ke pelaku tambang), dalam hal ini oknum dari Polri dan TNI, sementara pimpinan institusi masing2 terkesan tutup mata, harapan kami sebagai rakyat ubahlah prilaku mental busuk para oknum kasian petugas yg punya idealisme harus rusak citranya karena kelakuan oknum2 tsb, salam perubahan

      • maklum dia kan hanya tamatan SD,hehe

  2. usul yg bagus pak,,apalagi TNI bisa msk desa lagi.

  3. setuju usulan pak menteri..kesannya polri terlalu eksklusif kalau langsung di bawah presiden

  4. hmm…ide yg bs dipertimbangkn… polri dbwh kmenkumham

  5. setuju pa menhan sekalian kpk suruh audit dana bantuan dari asu yg masuk kepolri tiap tahun tp kok masih triak2 kurang terus

  6. Pada awalnya kan POLRI dibawah Kemhan, sekarang mau dikembalikan lagi ???

  7. “SAYA SETUJU SEKALI IDE PAK RR”

  8. Hmmm…liat komen2 yg pro sama yg kontra dulu…,biasanya habis ini rame lagi…

  9. kayaknya tepaat banget polri dibawah kemetrian Dalan Negri bung..
    seperti lumprahnya negara2 eropa to asu sendiri…

    pendapat awam aja bung..

  10. Mana mau pulisi di bawah kementrian…???

  11. SETUJU PAK MENHAN

  12. Wajib dibawah kementrian asal jangan di kemenham.pengaturan anggaran nya dapat dipertanggungjawabkan dan mencegah korupsi ala korlantas, den 88 juga jangan terlalu dekat dengan US embassy

  13. SETUJU Pak Menhan … dan Opsi tunggal sebagai usul Polri dibawah payung KEMENDAGRI Boss…

  14. SETUJUUUUU

  15. usul sangat bagus

    • usul sangat bagus Pak Menhan RR..
      oya..seandainya Polri dibawah Kementerian Pertahanan dan Keamanan bagaimana bung bung semuanya ??? jadi Lembaga TNI dan Polri kembali satu atap lagi dengan struktur organisasi Menteri pertahanan dan Keamanan punya bawahan langsung Panglima TNI yang memimpin institusi TNI dan Kapolri yang memimpin institusi Polri

  16. setuju juga

  17. Ide bagus!
    Kayaknya yg pas, sesuai dgn pungsinya, mk seyogyanya berada dibwah kementerian hukum.
    Imho.

  18. Kayakx banyak yg belum mengerti peran tugas dan tanggung jawab masing2, polri dgn tni beda jadi berbeda sudut pandang klw kita membahasnya, soal seringnya terjadi benturan dilapangan itu karena faktor oknumnya saja yang melanggar aturan yg ada, coba klw masing2 pada trek dan fungsinya masing2 akan aman, saran saya sbg org awam supaya tdk terjadi benturan klw toh harus polri satu kementerian dgn tni maka undang2 polri sama militer harus diubah dulu trus semua yg melakukan tindak pidana harus diproses dan tunduk pada pidana umum baru akan akur, maaf ide wong deso

  19. Seuuuutujuu banget pak RR.
    sekarang nie Polri banyak banget salah’a dan dgn mudah tertutupi. karena langsung di bwh presiden. semisal’a Polri di bawah kementrian ntuh udh g bsa mcm2. psti ntar Polri g bnyk tngkah’a lgi.
    aku Dukung banget.
    “NKRI HARGA MATI”

  20. Cara berpikirnya aneh..

  21. Dibawah siapaa saja sama saja yang penting hasil nyata danprofesionalisme ditingkatkan. Salut banyak perbaikan di pelayanan publik untuk sim dan stnk semakin cepat

  22. Hikss.., dibawah kementrian pertanian aja.., trus diksih hymne cangkul yg dalam..

  23. Masuk kementerian hukum dan ham saja biar ikut jaga napi di lp

  24. kementerian pertahanan dan keamanan dalam negeri

  25. POLRI BUBARKAN,,DI GANTIKAN AJJ SAMA POL PP,,,KKKKKKKKKKK

  26. POLRI DI CIPTAKAN UNTUK KORUPSI,,,BUBARKAN,,,,

  27. Hahahaha ” Bertempur” aja

  28. Kami duduk sebagai rakyat sangat setuju pendapat bapak…klo begini trus penegak hukum dinegara kita…apa gk ketawa dunia internasional melihatnya

  29. Assalamualaikum wr wb,salam sejahtera bagi kita semua,omsuastiastu,komentar saudara saya yang ganteng2,cantik2 semua menajubkan,hebat pandai,saya sampai kagum , ibaratkan saudara semua menjadi seorang ayah/ibu,bersikaplah tidak adil….terus jd apa anak mu,jika sebaliknya saudara bersikap adil ceritanya jg sudah lain,yang kedua biar tni maupun polri,kalau tahu tugasnya dan didasari amanah untuk rakyat pasti rukun,semua sudah punya sumpah sumpah prajurit sapta marga,sumpah polri tri brata dan catur prasetiya,yang ke 3 pemimpin kita masih senang korupsi,pencitraan,senang di tv senang di media,kalau negara kita kepingin aman ayem tentram punya pemimpin yg sudah nggak mau kaya,kalau kaya siap melarat untuk rakyat dan sayang/mencintai rakyat mati untuk rakyat(pemimpin presiden,menteri,dpr,kapolri,panglima tni,dll masih pencitraan semuakan brow),yang ke 4 kita semua nggak usah debat nggak usah saling ejek,menjatuhkan kita semua saudara,,yang paling penting kita nggak menyusahkan org di sekeliling kita dan kita berguna bagi org dan lingkungan kita.mohon maaf ada salah kata tulisan yg menyinggung saudara ku semua,amin

  30. Langkah-pemerintah kedepan nya adalah, Agar Polri ttp dlm koridor bela negara, :
    1. pangkatnya jangan sampai Bintang**** 4, sampai BRIGJEN saja, dan
    2. POLRI di taroh di Kementrian Menkum Ham atau Mendagri seperti kebanyak Negara Eropah kan begitu. agar dia tunduh kpd kepala negara dan ber-etika…….
    3. Agar dia tdk jadi SUPER BODY, sok jagoh……
    4. Biar ada kepedulian nya kpd atasan nya, seniornya dan instansi/Kementrian yg lainnya….

  31. Polri trouble maker dinegeri ini. Sdh tdk menghormati institusi lain termasuk perintah2 kepala negara. Polri semakin hari, semakin arogan. Menjadi musuh rakyat & dibenci rakyat dgn kelakuannya. Polri sdh saatnya ada yg mengontrol kinerja & anggaran. Slama ini polri tnp pengawasan, anggaran dikelola sendiri. Makannya gak aneh dr mulai kapolsek smp jenderal memiliki uang miliaran rupiah direkening gendutnya. Bahkan KPK pun tdk bisa menyentunya. Balik dikriminalisasi. Saatnya polri ditempatkan dibawah kementrian.

  32. POLRI dan TNI harus dibawah Badan Keamanan Nasional..(Badan Negara Setingkat MPR)

  33. maling ya di penjara di lp lahh, masa di kantor polisi

 Leave a Reply