Aug 132017
 

Tentara Venezuela (istimewa)

Karakas – Ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melakukan campur tangan militer di Venezuela adalah sebuah “kegilaan”, ujar Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino, kepada televisi pemerintah, Jumat, 11/8/2017.

Kementerian luar negeri Venezuela mengeluarkan tanggapan resmi terhadap ancaman Trump dengan pernyataan pada Jumat itu.

Menteri penerangan Venezuela, Ernesto Villegas, juga dalam wawancara di televisi negara, menyebut ancaman Amerika Serikat “belum pernah terjadi terhadap kedaulatan negara”.

Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan sejumlah sanksi kepada Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebagai tanggapan atas keputusan Karakas menggelar pemungutan suara untuk membentuk lembaga legislatif baru, yang memiliki kekuatan besar.

Penjatuhan sanksi itu merupakan kebijakan paling keras pemerintahan Presiden Donald Trump yang sempat menyebut pemungutan suara di Venezuela sebagai pemilu yang “memalukan.” Sanksi kepada Maduro itu tidak meliputi hal-hal terkait minyak, meski pemerintah Amerika Serikat masih mempertimbangkannya, ujar sejumlah sumber di Kongress dan seorang sumber di Gedung Putih.

Dalam sanksi yang dikeluarkan, semua aset Maduro yang berada di bawah yuridiksi Washington telah dibekukan. Selain itu, warga Amerika Serikat juga dilarang melakukan hubungan bisnis dengannya, ujar Kantor Aset Luar Negeri, Kementerian Keuangan Amerika Serikat.

Semua orang yang terlibat di dalam lembaga legislatif baru di Venezuela juga berpotensi akan menjadi subjek sanksi lebih lanjut dari Amerika Serikat, karena dianggap merusak demokrasi di negara Venezuela.

Pemerintahan Donald Trump pekan ini juga menjatuhkan sanksi terhadap delapan lagi pejabat Venezuela, termasuk saudara laki-laki mantan pemimpin sosialis Hugo Chavez.

Menurut beberapa pejabat Amerika Serikat, sanksi dikeluarkan sebagai hukuman atas peranan para pejabat itu dalam pembentukan badan legislatif baru oleh pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

AS menerapkan sanksi terhadap politisi perorangan dan tokoh-tokoh bidang keamanan namun tidak mengeluarkan sanksi keuangan lebih luas atau “sektoral” terhadap industri minyak penting negara itu.

Sanksi ini berpeluang diikuti sanksi lain, yang menyasar pejabat tinggi pemerintahan Venezuela dan juga sektor minyak negara tersebut. Kebijakan lanjutan itu akan bergantung pada bagaimana pemerintah Venezuela menjalankan kongres baru, ujar sumber Gedung Putih, yang mengetahui pengambilan kebijakan.

Namun, Idriss Jazairy, pelapor khusus hak asasi manusia PBB, menilai penjatuhan sanksi kepada Venezuela bukan lah jawaban bagi penyelesaian krisis di negara itu, yang telah menderita karena kekurangan persediaan makanan dan obat-obatan.

“Sanksi hanya akan memperburuk keadaan rakyat Venezuela, yang sudah menderita karena inflasi yang melumpuhkan serta kekurangan akses terhadap makanan dan obat-obatan,” ujarnya.

Jazairy mendesak pembicaraan dilakukan antarnegara untuk mencari penyelesaian terhadap “tantangan sangat nyata, yang sedang dihadapi”, dirilis Reuters/Antara.

Bagikan Artikel :

  19 Responses to “Menhan Venezuela : Opsi Campur Tangan Militer Trump, Sebuah “Kegilaan””

  1. asu dikit dikit sangsi ..payah

  2. Kenapa amerika begitu powerfull pengaruh sangsinya kepada negara lain ? Jangankan venezuela bahkan raksasa rusia juga disangsi oleh amerika. Indonesia pernah juga diembargo mabok juga.
    Sttt…
    Anehnya negara yg biasa kena sangsi seperti korea utara santai saja, bahkan buatin sangu nuklir ke akhirat buat amerika..

    Dunia iki wes ora nggenah, apikan zaman batu dari jaman sekarang..hahhh..

  3. Pelaku keributan yg sebenarnya. Tukang kacau.

  4. They want to bring “FREEDOM & DEMOCRACY”

  5. Baru tau kalo Trump memang suka ngeluarkan ide kegilaan.

  6. amrik emang gak bs lepas dr gaya koboi, nyerang sana sini ama mabok2an. Liat dah tu pilem2 western kerjaannya nongkrong di cafe melulu

  7. Kayaknya AS mau buka front baru di Venezuela, mensuriahkan Venezuela istilahnya. Papa Bear pasti akan turun juga nih.

  8. Kalo Amerika latin jadi perang, Ayo dong Papa Bear, taruh lagi ICBM yg tertunda sama S500 di Kuba ya.

  9. Venezuela kan negara paling kaya minyaknya… Lebih banyak minyaknya dari Saudi..yah wajar XD

  10. Nggak heran, presiden pemilik casino

  11. Gagal di Suriah pindah cari arena perang ke Venezuela dan Korea Utara #Warmonger

  12. Amerika siting lg kelaparan …. mati lo amerika

  13. Negara di alambaka yg bisa mensangsikan mengembargo ASU…
    Ploduk isrohel di boikot wae orak berarti apa2.

    Tp aneh ya jika nyangkut negara lemah dan aliansi rusia kok induk nya diem melulu. Sudah keok amburadull baru si semang tampil.

    Aneh

  14. Bekerjasama dengan Rusia saja, beli senjata”/alutsista dari Rusia..
    Kalo tidak cepat memperkuat alutsista, Venezuela bisa dirusak kedamaiannya oleh US

  15. AS negara yg bs bertindak sesuka hatinya, PBB hy jd sekumpulan penggembira!

  16. kalo ma negara lemah aja langsung serang…tp kl ma korut koar2 doang…dasar negara teroris…nuklir mang dibutuhkan untuk melawan USA dan kroninya

 Leave a Reply