Feb 252019
 

Jet tempur ringan multiperan FJ-17 Thunder Angkatan Udara Pakistan © Daily Pakistan

JakartaGreater.com – Pakistan berharap untuk menjual jet tempur JF-17 Thunder-nya ke Malaysia, saat ini, negara yang sedang kekurangan uang itu secara resmi mencari jet tempur seperti itu, seperti dilansir dari laman Defense News.

Malaysia sebelumnya telah melirik jet-jet tempur yang lebih besar seperti Rafale dan Typhoon, tetapi rencana tersebut dibatalkan karena masalah anggaran dan negara itu malah berbalik untuk memenuhi kebutuhan akan jet tempur ringan. Armada LCA itu nantinya akan mendukung jet tempur F/A-18 dan Su-30 Malaysia (TUDM).

JF-17 Thunder sedang dipertimbangkan bersama dengan HAL Tejas, yang diproduksi oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL) India, serta FA-50 Golden Eagle, buatan Korea Aerospace Industries (KAI) Korea Selatan. Penawaran Pakistan ini adalah yang paling terjangkau dari ketiganya.

Defense News pada tahun 2015 melaporkan bahwa TUDM mempertimbangkan JF-17 Thunder sebagai salah satu opsi untuk program modernisasi Angkatan Udara, seperti yang diisyaratkan oleh komisaris tingginya ke Pakistan, menurut Associated Press of Pakistan. Tetapi menteri pertahanan Malaysia pada saat itu membantah laporan.

Jet tempur ringan JF-17 Thunder dilengkapi rudal jelajah supersonik CM-400AKG © Chinesse Internet

Pakistan memperbarui upayanya tahun lalu, terutama di pameran pertahanan DSA April di Malaysia dan konferensi pertahanan IDEAS November di Pakistan. Pakistan menawarkan varian terbarunya yakni JF-17 Blok III.

Kerangka waktu pengiriman program LCA 2021-2022 berarti pesanan Malaysia dapat mencakup beberapa jet tempur pertama dari jalur produksi, dengan potensi “offset” industri.

Analis dan mantan pilot Angkatan Udara Pakistan Kaiser Tufail mengatakan bahka JF-17 Blok III “cukup menjanjikan” karena telah dilengkapi dengan radar AESA, plus helm terpasang tampilan dan penglihatan (HMDS), langkah-langkah penanggulangan elektronika dan sensor stasiun tambahan dibagian perut.

Tufail mencatat JF-17 telah beroperasi selama 12 tahun terakhir dan melayani dalam enam skuadron tempur dengan kemampuan operasional penuh, sedangkan Tejas ini baru saja dilantik beberapa saat yang lalu dan masih mengalami sejumlah masalah.

“Berdasarkan biaya, JF-17 memiliki peluang lebih baik”, katanya.

Jet tempur ringan Tejas buatan HAL India © Venkat Mangudi via Wikimedia Commons

Ben Ho, seorang analis kekuatan udara dengan Program Studi Militer di Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam di Singapura, mengatakan para pesaing memiliki kinerja yang “sangat mirip”, dengan keunggulan individu “marjinal” ataupun “dinegasikan di daerah lain”.

JF-17 seharga $ 25 juta per unit, sementara Tejas dan FA-50 masing-masing harganya sekitar $ 28 juta dan $ 30 juta. Pesanan 36 jet tempur JF-17 akan berarti “jumlah yang sangat besar akan diselamatkan”, kata Ho.

Namun, mesin Rusia pada JF-17 mungkin bermasalah, karena masalah servis dengan mesin terkait pada MiG-29 Malaysia, itu dapat berpotensi membutuhkan “dukungan dan pemeliharaan purna jual yang signifikan”, tambah Ho.

“Sedangkan Tejas ditenagai oleh mesin General Electric F404 yang sama dengan yang digunakan oleh jet tempur F/A-18 Malaysia, dan berbagi persenjataan dengan Su-30. Namun, avionik Israel pada Tejas kemungkinan perlu diganti, yang berarti ini perlu biaya tambahan”, katanya.

Sementara FA-50 adalah “yang termahal”, jet tempur itu didukung oleh F404, berbagi persenjataan yang digunakan oleh F/A-18, mungkin memiliki “biaya hilir yang lebih rendah” dan berada dalam layanan regional, memungkinkan “interoperabilitas antar perusahaan mitra regional utama selama latihan dan operasi”, tambahnya.

jakartagreater.com

  15 Responses to “Menimbang Kans JF-17 Thunder di Kompetisi Jet Tempur Malaysia”

  1.  

    Sepertinya juga sebagai alternatif pengganti F-5 Tiger tuh

  2.  

    malay mah..jf 17 atau tejas .masih akan..akan.akan..dan akan

  3.  

    beli t50,i CV saja biar imbang sm indon.

  4.  

    Pakistan berharap untuk menjual jet tempur JF-17 Thunder-nya ke Malaysia. Saat ini negara yang sedang ?????????? ???? itu secara resmi mencari jet tempur ……..

    *Pakistan harus disemprit karena melanggar azas blak-blakan..

  5.  

    Mumpung india dan pakistan lagi panas dingin, kita berdoa aja semoga tersaji laga siaran langsung pertandingan uji coba antara FC Tejas vs J-17 Thunder united di Stadion Kashmir

  6.  

    Ini pesawat tempur yang baik, body Mirage Perancis dan mesin Mig 21 Rusia sama2 terkenal pada masanya dioplos oleh Cina dan Pakistan diproduksi dengan judul JF-17 (pitulas) artinya pitulungan (pertolongan) dan kawelasan (belas kasihan) artinya saat digunakan dalam pertempuran akan mendapat pertolongan dan penuh belas kasihan Tuhan…pasti selalu memenangkan pertempuran udara…TNI wajib punya ini pesawat, karena murah beli 2 squadron langsung dapat 4 squadron…lumayan buat disebar diseantero tanah air