Menjajaki Sistem Rudal Jarak Menengah China

265

fk-3-missile-china

Untuk urusan peluru kendali, selain rudal anti kapal permukaan C-705, Indonesia juga terlibat penjajakan kerjasama dengan China, terhadap berbagai jenis rudal lainnya.

Pada tahun 2011, pihak TNI AU telah melihat langsung ujicoba penembakan sistem rudal anti pertahanan udara LY-80, yang dilakukan oleh ALIT, China.

Rudal ini merupakan air defence system jarak menengah yang dilengkapi sejumlah teknologi canggih seperti: intermittent illumination semi-active radar homing guidance, phased array radar, vertical cold launch, dan sebagainya. ALIT China berharap Indonesia mau membeli sistem rudal tersebut.

LY80 MR-SAM. HQ16's export varients
LY80 MR-SAM. HQ16’s export varients

ALIT China juga menawarkan Long Range Multiple Launch Rocket System (MLRS), termasuk kerjasama teknologinya.

China juga menawarkan Middle-High Altitude Medium-Long Range Air Defence System KS-1A/C yang memiliki jangkauan 60-70 km yang dipromokan oleh CPMIEC China pada TNI AU pada tahun 2010, dengan melihat langsung uji tembak di China.

KS-1 Missile
KS-1 Missile

China juga telah mempresentasikan update dari FK-3 Air Defence System, yang merupakan versi upgrade dari rudal KS-1A/C yang memiliki jangkauan 100 km. Presentasi kepada TNI AU telah dilakukan tahun 2013.

FK-3 L/R range missile. This new varient has the aerodynamic layout similar to combination of FD2000 and KS-1...Semi-Active plus Commad Guide...Max operation range 100KM (against aerodymamic targets)
FK-3 L/R range missile. This new varient has the aerodynamic layout similar to combination of FD2000 and KS-1…Semi-Active plus Commad Guide…Max operation range 100KM (against aerodymamic targets)

fk-3-2

CPMIEC juga sempat mengundang Kepala Staf TNI AU pada April 2015, untuk mendiskusikan air defence missile weapon system FK-3. Pada bulan Juni 2015, delegasi TNI AU melihat langsung uji tembak FK-3 di Gurun Gobi, China dan menunjukkan evaluasi teknis yang memuaskan.

by: Semar Mendem

31 KOMENTAR

    • Setidaknya China tidak pelit-pelit amat lah. Untuk launcher saya harap Indonesia buat sendiri. Itung2 nambah kandungan lokalnya. Bisa minta PT.Pindad atau PT.AIU, tapi jangan pakai produk Jepang/Korea misalnya Hino, Isuzu,Daewoo dll. Setidaknya sudah bisa bikin launcher, dan dari TOT C-705 buat misil sendiri.

  1. “..bedah info…???
    A@…dulu-ustralia-memaksa sekutu2nya(blok barat cs) untuk mencegah indonesia melakukan peningkatan alusista militernya dengan apapun cara-nya ???yang pada akhirnya indonesia dikabarkan- (tanpa konfirmasi)-batal melakukan pembelian kapal selam dari rusia karena masih-kere/ta mampu-dan memilih-kasel prematur-korsel untuk dibeli.meski saat itu blok barat cs bisa bernafas-lega-..tapi sebagian besar rakyat indonesia merasa-murka rupa/kecewa atas-tragedi- ini.tetapi disaat yang sama mengapa justru-ASU-muram durjana- !!!
    ..konon kabarnya (analisa inteljen CIA) menyebutkan bahwa -diam2-indonesia sebenarnya telah meng-akui-sasi kapal selam rusia berikut teknologi canggih dan telah dioperasikan secara-rahasia- dilaut kidul-….hehehheeee
    B@..kasus pespur-KFX-join indonesia/korsel terkesan jalan ditempat karena adanya perbedaan-fitur-dengan pihak ASU.indonesia/korsel bersikukuh fitur-weapons bay(stealth)sebagai dasar pengembangan pespur namun ASU menolak transfer-TOT-.lebih menawarkan-TOT-fitur yang setara F-16 !!!!
    ….mengapa akhirnya SU-35 rusia menjadi pilihan akhir indonesia ???karena sekarang ASU telah menyuplaikan pespur F-35 untuk negara2 di asia pasifik(sekutu2nya)kecuali indonesia dan sekitarnya(non sekutu)..heheheee.
    ..karena itulah pada akhirnya indonesia harus kembali kerumah-sahabat(rusia)-lama-nya,untuk minta-bantuan/SU-35-untuk menyetarakan kemampuan..bila ta ingin-diremehkan-negara2 tetangga(sekutu barat/asu cs)…hahhahaaa…
    C@…soal rudal -300 km-sepertinya cuma penambahan ???

  2. Mantappp bung Diego … Tampilan lama memang lebih cool.
    Tampilan baru ngrusak mata.
    Ane pernah coba tampilan baru di 3 jenis … Laptop, HP Android & Tab dlm waktu bersamaan dg wifi yg sama … tapi aneh ketiga nya menampilkan satu artikel sama tapi jumlah komen berbeda beda

  3. Hehehhehehehhehehe.. Sama paman bear apa yg gak dikasih ke RI…? Semuanya dijooorrrrr… Sampe tender aja dikasih softloan.. Artinya paman bear perlu sahabat dekat yg sdh teruji kesetiannya bahkan lebih dari sekedar sekutu yg mempunyai potensi besar membantu perekonomian rusia yg terjepit…yg saat ini sekutu paman byk membelot ke nato dgn diming-imingi mendapatkan ilusi kemakmuran dari barat..