Nov 232014
 
Pulau Derawan

Pulau Derawan

Jakarta – Menko Maritim Dwisuryo Indroyono Soesilo khawatir dengan kehadiran manusia perahu dari Suku Bajau yang merapat ke Pulau Derawan, Kalimantan Timur. Dia resah kalau tak segera ditangani, Derawan menjadi milik bangsa lain, bukan lagi milik Indonesia.

“Kalau nanti banyak datang suku ini, suatu saat bisa kejadian, Derawan akan jadi pulaunya orang lain,” kata Dwisuryo saat menggelar jumpa pers di Gedung KKP, Jumat (21/11/2014).

Suku Bajau sendiri adalah suku bangsa yang tanah asalnya Kepulauan Sulu, Filipina Selatan. Terpantau sejauh ini, kata Dwisuryo, sudah sekitar 400 kapal yang milik suku tersebut merapat ke pulau berjuluk perawan tersebut.

“Kita sedang tangani masalah ini. Harus segera, karena sudah pernah ada kejadian Sipadan dan Ligitan di zaman Presiden Soeharto yang disidangan di Mahkamah Internasional,” kata Dwisuryo. (tribunnews.com).

Bagikan :

  31 Responses to “Menko Maritim Khawatir Pulau Derawan Dicaplok”

  1.  

    test..

  2.  

    wah derawan lagi…

    •  

      Malah Suku Bajau yang sekarang ini bermetfosis hingga ke kabuapaten kalimantan utara rata-rata mereka memiliki mata pencaharian beraneka ragam.. dan yang menarik mampu memberikan ilmu/mengajar sbg tenaga honor dan PNS !!! apa yang mesti dikuatirkan… Bupati Ka. Berau sendiri PNS nya cukup banyak dari suku Bajau.. tetapi sdh dianggap penduduk biasa apalagi religiusnya Islam lebih kental.

      •  

        masalahnya suku bajo diderawan kan bukan wni. sama saja suku melayu yg ngambil sipadan juga bukan warga riau,,,

        •  

          Mereka jadi PNS apa bukan warga negara ? lha terus kalo sdh statusnya PNS apa bukan WNI ??? coba deh anda lihat di peta Indonesia (bukan peta philipina lho ya) coba lihat dimana letak pulau derawan ??? tuh ada di pertengahan pesisir P. Kalimantan berhadapan P. Sulawesi !!!
          Atau apa memang sengaja Issui ini dihembuskan dengan maksud tujuan tertentu.. Padahal sebelumnya aman saja terlalu lebay jika dikatakan dicaplok.. lha wong perahu yang datang berpuluh2 bukan perahu manusia tapi perahu nelayan dan dagang dari sulawesi.
          Oleh Pemda Kab. Berau Kaltim… P. Derawan dan pulau2 sekitarnya memang ada wacana pemekaran untuk P. Derwan menjadi Kabupaten sendiri tidak lebih. Mengingat luasnya areal garapan Pemda Berau yang lebih menuntut perhatian dari pulau2 terluar.

          •  

            kalo jadi PNS yah pasti WNI, yg diderawan kan nelayannya bukan WNI, meski dari suku bajo. intinya ini masalah kewarga negaraan, apapun agama atau sukunya, kalau bukaN WNI berarti pendatang asing toh.

  3.  

    wah… telat lagi…:D

  4.  

    kalo ada yg mau caplok wilayah NKRI termasuk DERAWAN maka sama halya menabuh genderang perang dgn NKRI ..

  5.  

    Mereka jadi PNS apa bukan warga negara ? lha terus kalo sdh statusnya PNS apa bukan WNI ??? coba deh anda lihat di peta Indonesia (bukan peta philipina lho ya) coba lihat dimana letak pulau derawan ??? tuh ada di pertengahan pesisir P. Kalimantan berhadapan P. Sulawesi !!!
    Atau apa memang sengaja Issui ini dihembuskan dengan maksud tujuan tertentu.. Padahal sebelumnya aman saja terlalu lebay jika dikatakan dicaplok.. lha wong perahu yang datang berpuluh2 bukan perahu manusia tapi perahu nelayan dan dagang dari sulawesi.
    Oleh Pemda Kab. Berau Kaltim… P. Derawan dan pulau2 sekitarnya memang ada wacana pemekaran untuk P. Derwan menjadi Kabupaten sendiri tidak lebih. Mengingat luasnya areal garapan Pemda Berau yang lebih menuntut perhatian dari pulau2 terluar.

    •  

      kalo jadi PNS yah pasti WNI, yg diderawan kan nelayannya bukan WNI, meski dari suku bajo.

      •  

        he he..he.. disana yang PNS dari suku Bajau lumayan banyak malah sampai ada di tarakan, bulungan, nunukan dan berau sendiri he he he…

        •  

          betul bung patriot, suku bajo memang sudah menyebar jauh dari tanah asalnya difilipina selatan turun temurun sebelum kita merdeka. banyak jadi WN indonesia,malaysia dan filipina. masalah manusia perahu diderawan seperti diatas, mereka bukan WNI, dan banyak mengambil/mencuri ikan di daerah kita, ditenggarai juga merusak ekosistem dengan menggunakan pukat dan potas. kan nggak bisa dibiarkan nelayan asing seenaknya dilaut kita.

  6.  

    sengketa sipadan ligitan dari tahun67, tahun 1996,presiden soeharto akhirnya setuju maju ke ICJ-mahkamah internasinal-akhirnya dibuatkan kesepakatan “Final and Binding,” pada tanggal 31 Mei 1997 saat presiden soeharto, tahun98, mulai disidang.kemudian pada hari Selasa 17 Desember 2002-saat mbok berkuasa- ICJ mengeluarkan keputusan.

  7.  

    Lakukan apa yang harus di Lakukan ibu Menteri Susi , Buat Home base pertahanan , bikin Base Camp tentara ?! Jangan TerLaLu banyak berpikir , JUST ACTION WE NEED , NOT NO ACTION TALK ONLY atau biasa di sebut NATO! NKRI HARGA MATI!!!

  8.  

    Tidak hanya sekedar ditangani, tapi bagaimana caranya kedepan jangan sampai ada orang asing masuk ke pulau tsb, bangun infrastruktur lengkap dan tempatkan pasukan di Pulau tsb !

    •  

      inilah akibat kita terlalu lama memunggungi lautan, suku2 pelaut kita juga banyak yg menjadikan laut bukan sebagai mata air kehidupan. mudah2 kalo bangsa ini menemukan jiwa baharinya kembali dibantu fokus maritim pemerintah, akan mudah menjaga pulau terluar NKRI dengan nelayan sebgai ujung tombaknya .

  9.  

    Menurut saya rasa kekhawatiran dari pemerintah tsb sbg starting point yg bagus, tinggal action plan sbg good pointnya diterapkan. Pembangunan di pulau atau wilayah terluar hrs menjadi concern pemrintah utk dilaksanakan. Kalau dilihat dari image gambar pulau derawan tsb sgt bagus dikembangkan utk sektor pariwisata dan perikanan, berikan kredit kpd para nelayan utk buat budidaya ikan laut ditambak2 atau utk kapal nelayan.

    Dan satu lagi yg sgt penting, di setiap point di wilayah terluar hrs didirikan pos penjagaan. Pos ini sgt penting sbg bentuk eksistensi kedaulatan kita, utk menjaga hasil laut dan kekayaan kita, utk mencegah penyelundupan dan sbg garda terluar dan pertama pertahanan kita.

    •  

      bukan cuma sekedar pos penjagaan doang sebaiknya pemerintah juga menyediakan tenaga guru ,kesehatan dan infrastruktur ini jauh lebih urgen karena dengan begitu orang juga kan tertarik untuk tinggal disana, jadi bagaimana kalau setiap lulusan dokter dan guru PNS sebaiknya di tempatkan juga untuk pertama kali di daerah terluar seperti ini sebelum di tempatkan di kota apalagi yang titipan pejabat, jadi setiap pendatang pun akan tahu kalau dia berada di wilayah NKRI ,,,,CMIW

  10.  

    Sultan sulu kan maunya gabung ma NKRI jd ntar sarawak juga bakalan masuk NKRI kembali

  11.  

    Solusi paling mudah dan murah adalah klu mereka ingin tinggal dipulau tsb, mk mereka harus menjadi wni.
    Kemudian dirikan setidaknya pemerintahan desa yg digabungkan dgn kecamatan terdekat.
    Dgn begitu kita bs mengonterol pulau tsb secara terus menerus.
    Kemungkinan lain adalah kirim transmigran kesitu. Tp kayanya itu akan lebih sulit.
    Atau mungkin ada pemikiran lain dari pemerintah.
    Silahkan dijalankan!
    Mat bekerja keras!

  12.  

    bikin pangkalan militer
    djamin kelar
    hehe

  13.  

    Kalao pulau secantik derawan di ambil negara lain, siapkan saja 1 batalion kosaska dan kopasus, supaya mereka tau, dengan siapa berhadapan,,
    Kalao kejadian sipadan ligitan terulang lagi, di pulau derawan,. Jangan tanya lagi seperti apa bangsa ini,

    tStapinmenur sumber, setiap pulaubterluar indonesia, di isi oleh 15 pasukan baret ungu, untuk mengamankanya,

  14.  

    Yang penting expose aja dulu di. TV oon /metro kah? Atau tvri. yg penting seluruh rakyat indonesia tahu. baru bikin acara safari bahari /mancing mania/jelajah negri atau apapun(kampanye keberada’an/keda’ulatan wilayah indonesia).kita harus pintar,moral bangsa kita harus dibangun kembali (penjelajah,penakluk,penguasa)&percaya diri yg tinggi.pastilah kita akan di segani&hormati bangsa lain. apa kita udah siap??..?(krna kta slma ini bangsa peraggu/kawatir&kurangPD) he..he..h… ayo pakpresiden JOKOWI lanjukan(revolusimental)
    lanjut…

  15.  

    Blunder pak Harto… tapi biarlah ini jadi pelajaran yg mahal bagi bangsa ini

  16.  

    Menurut saya sih utk mengatasi agar pulau derawan tsb agar tdk dikuasai/dicaplok pihak asing maka secepatnya dilakukan langkah sbb:
    1. Didirikan perwakilan pemerintah daerah setingkat kelurahan atau kecamatan di daerah tsb.
    2. Dibangun sarana pendidikan, kesehatan, dll guna membina masyarakat setempat.
    3. Dibangun sarana infrastruktur jalan,
    Mungkin bisa memakai program ABRI masuk desa atau sejenisnya.
    4. Dibangun base militer skala kecil.
    5. Kedepannya bisa dibangun kawasan wisata pulau derawan.

    Jika beberapa syarat diatas terpenuhi
    maka tidak ada negara asing yg berani mengklaim wilayah tsb.

  17.  

    lebay

    effective occupation sudah dilakukan Indonesia
    landas kontinen juga menyatu dengan Kalimantan Utara
    jaraknya juga teramat sangat jauh sekali dari perbatasan
    negara lain tidak memiliki dasar apapun untuk mengklaim pulau tersebut

    kalau memang ada masalah sosial dengan pendatang tidak usahlah memakai kata-kata khawatir akan dicaplok.
    saya khawatir kata-kata “dicaplok” tersebut adalah “improvisasi wartawan”.
    kalaupun benar kata tersebut dari pak menteri maka kita harus mengkritisinya

    orang Bajau tidak hanya di Filipina tetapi tersebar di perairan nusantara.
    mereka tersebar dari kepulauan riau, sampai nusa tenggara dan maluku
    makanya di Flores ada kota yang bernama Labuhan Bajo.

    saya mengajak warjager sebelum berkomentar cek dulu di mana letak Pulau Derawan

    •  

      walah bung…khan lebih enak begini toh..!! ribut didepan sebagai pencegahan, daripada ribut setelah kejadian. kita jadi lebay juga gara2 jiran jaguh. yang dulu ngambil sipadan ligitan, lagian yang beginian khan diplomasi pemerintah buat bilang sama rakyat. woi jiran jaguh macem2 noh…tambah dong anggaran buat beli maenan….biar kita gantian macem2in…iya toh???

      •  

        justru ini gak enak bung

        kita bekerja mestinya berdasarkan skala prioritas
        dilihat dari potensi ancaman, Pulau Derawan ini sangat-sangat kecil dibandingkan pulau-pulau terdepan. justru yang harus menjadi fokus kita di Kaltara adalah Blok Ambalat. ada potensi tumpang tindih di sana.

        kalau orientasi kita masih kepada jiran jaguh kita tidak akan pernah menjadi bangsa yang besar. jiran jaguh tidak ada apa2nya dibanding cina dan india. daripada meributkan Pulau Derawan lebih baik kita memperkuat pertahanan di Kepualauan Riau dan Pulau Weh.

        diplomasi kepada rakyat juga harus memakai cara yang jujur dan cerdas. rakyat harus ditunjukkan dengan kondisi sebenarnya.

        saya berharap kita tahu bahwa yang menyebabkan kekalahan kita dalam sengketa Sipadan dan Ligitan di mahkamah internasional adalah persoalan effective occupation. dan itu tidak terjadi di Pulau Derawan

  18.  

    Yang terpenting adalah sikap Kewaspadaan, Antisipasi, Menjaga/Melindungi/Melestarikan, serta merealisasikan pembangunan semua potensi yang ada di pulau Derawan yg akan bermanfaat khususnya bagi masyarakat setempat dan umumnya Prov. Kaltim.

  19.  

    Memperkuat pertahanan dan memajukan ekonomi dan menjadikannya tempat tempat wista sudah saatnya menjadi prioritas utama.

  20.  

    Bung PATRIOT, dua Jempol bung.bung lebih pintar dari menteri maritim bung sendiri

 Leave a Reply