Menlu Inggris Serukan De-Eskalasi Ketegangan AS-Iran

Jakartagreater.com  –  Iran melancarkan serangan Rudal terhadap pasukan militer AS di Pangkalan Udara Ayn Al-Asad dan sebuah fasilitas di Erbil, Irak dalam menanggapi pembunuhan Mayor Jenderal Iran Qasem Soleimani.

Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, telah bertemu dengan mitranya dari AS, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, untuk membahas perkembangan di Timur Tengah pada periode meningkatnya kekerasan di wilayah tersebut, dirilis Sputniknews.com, Kamis 9-1-2020.

Iran melakukan serangan Rudal Balistik terhadap pasukan AS yang ditempatkan di pangkalan Irak, pada 8 Januari 2020, setelah pembunuhan AS terhadap Mayor Jenderal Iran Qasem Soleimani, pada 2 Januari, 2020.

Raab mengatakan bahwa Inggris dan AS “ingin melihat ketegangan mereda”, menurut BBC. “Tentu saja juga perlu agar pemerintah di Iran mau dan berkomitmen untuk hasil itu juga,” tambahnya.

Menteri Luar Negeri Inggris mengutuk pembalasan Iran dan mendesak negara itu “untuk tidak mengulangi serangan sembrono dan berbahaya ini”. Perang Timur Tengah akan “hanya menguntungkan Daesh dan kelompok-kelompok teroris lainnya”, katanya.

Presiden AS Donald Trump memberikan konferensi pers setelah serangan dan mengumumkan “sanksi ekonomi tambahan hukuman” terhadap Iran, meskipun ia tidak mengumumkan tindakan militer lebih lanjut.

“Sanksi tambahan” ini akan memperberat apa yang telah dilakukan AS ke Iran, pasca Trump memutuskan untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), pada 2018.

Presiden AS juga mengkarakteristik Soleimani sebagai “teroris top” dunia dan mengklaim bahwa Jenderal itu “merencanakan serangan baru terhadap sasaran Amerika”, meskipun klaim itu telah dibantah oleh para ahli dan pengamat yang mengatakan tidak ada bukti yang diberikan untuk mendukung argumen ini.

Jenderal Soleimani adalah salah satu tokoh kunci yang mengarahkan perang melawan Daesh * dan berpartisipasi dalam negosiasi damai antara Iran, Irak, dan Arab Saudi ketika AS membunuhnya, ujar Perdana Menteri Irak.

8 pemikiran pada “Menlu Inggris Serukan De-Eskalasi Ketegangan AS-Iran”

  1. Bilang aja takut kena rudal Iran. Kemaren sok2an ngerahkan kapal ke selat hormuz, kenapa nda langsung luncurkan rudal tomahawk sebagai solidaritas ke AS..
    Nyalunya ciut rupanya liat rudal presisi iran……Xicixicixi

Tinggalkan komentar