Jul 052019
 

File:Firing Nasr-1 Missile Iran From Wikimedia Commons, the free media repository.

Teheran,  Jakartagreater.com  –  Sebelumnya, Iran menembak jatuh pesawat pengintai militer AS yang terbang di atas Provinsi Hormozgan setelah melanggar wilayah udara negara itu. Komando Sentral AS menegaskan bahwa UAV ditembak jatuh saat beroperasi di perairan internasional di Selat Hormuz.

Menteri intelijen Iran Mahmoud Alavi mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kekuatan militer Iran mencegah AS menyerang Iran bulan lalu, dikutip kantor berita IRNA. “Orang Amerika takut dengan kekuatan militer Iran, itulah alasan di balik keputusan mereka untuk membatalkan keputusan menyerang Iran,” kata Mahmoud Alavi, dirilis Sputniknews.com pada Kamis 4-7-2019.

Dia menambahkan bahwa jika AS mencabut sanksi dan Pemimpin Tertinggi Khamenei mengizinkannya, Teheran dan Washington dapat berbicara. “Mengadakan pembicaraan dengan Amerika hanya dapat ditinjau oleh Iran jika (Presiden AS Donald Trump mengangkat sanksi dan para pemimpin tertinggi kita memberikan izin untuk mengadakan pembicaraan seperti itu,” Mahmoud Alavi menekankan.

Ketegangan antara Iran dan AS semakin meningkat sejak Teheran menjatuhkan Drone Amerika. Pertahanan udara Iran menembak jatuh drone Amerika, yang terbang di atas Selat Hormuz.

Teheran menyatakan bahwa pesawat tak berawak itu telah melanggar wilayah udaranya dan gagal menanggapi berbagai peringatan, kemudian menyajikan peta, menunjukkan jalur penerbangan pesawat tak berawak.

Teheran juga mencatat bahwa pada saat yang sama pasukannya mendeteksi pesawat mata-mata P-8 Poseidon, yang juga melanggar wilayah udara negara itu, tetapi memilih untuk tidak menembak jatuh untuk menghindari korban.

Pada gilirannya, AS mengatakan bahwa Drone itu terbang di atas perairan netral. Hubungan antara kedua negara berubah menjadi lebih buruk setelah Washington menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dan menjatuhkan sanksi terhadap sektor energi, perbankan dan pengiriman Teheran.

  7 Responses to “Menteri Iran: Kekuatan Militer Iran Cegah AS Menyerang”

  1.  

    Waahhhh…itu rudal yg mau digunakan utk nenggelamkan kapal Destroyer Alek Burket ya.? Mau duduk manis disini dulu ahhh….nonton detik2 kapal Alek Burket tenggelam dihajar rudal ini….xicixicoxi

  2.  

    Iran tak perlu memanas manasi si pendengki, diam jauh lebih bijak dr pada sesumbar karena kalau boleh jujur si negara pendengki emang terlalu kuat bagi iran bila terjadi perang’ diam dan tetep fokus mengamati sembari terus membangun kekuatan militernya adalah strategi yg lebih bijak untuk iran.

  3.  

    Perang Iran vs AS….belum pernah terjadi sampe detik ini

  4.  

    MEMATA MATAI ITU LAH INTI NYA.
    MALING TERIKA MALING ITULAH SI PENDENGKI.SIMAK BUAT PENYEMBAH MAMARIKA ATAU SI PENDENGKI

    Teheran juga mencatat bahwa pada saat yang sama pasukannya mendeteksi pesawat mata-mata P-8 Poseidon, yang juga melanggar wilayah udara negara itu, tetapi memilih untuk tidak menembak jatuh untuk menghindari korban.

    ITU KALAU MAMARIKA SDH PASTI POSEIDON SDH DI TEMBAK.

  5.  

    Neh mentri gede omong juga…seharusnya bersukur…mengucap terimakasih pada sabat karib dan sekutu…termasuk pada rusia,,,india dan cina…nah ini malah se sumbar bukan sumatra barat yaa….aaah ngantuk gue…!!!

  6.  

    bila terjadi perang Iran vs AS, seberapa jauh AS bisa menghancurkan pusat2 rudal yg mengarah pd kapal2 perang AS?bukankah F 35 israel sdh memetakan radar2 Iran, tanpa terdeteksi S 300 Iran? mampukah radar AS mendeteksi & menghadang rudal khordad 15 dan sayyad 3? mohon komen yg lebih detail ya guys? adakah refferensi skenario perang Iran vs AS?

  7.  

    Gays…???
    iiih sorry yaa kita lelaki tulen…xixixixi…walau kadang liat banper semox sering senut senut…!!!