Menteri Perhubungan : 1200 Pilot Menganggur

Jakarta – Sebanyak 1200 pilot masih menganggur sebab kurang mempunyai kompetensi sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan oleh maskapai penerbangan nasional, ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Memang patut disayangkan di waktu industri penerbangan nasional sedang tumbuh tetapi ternyata masih ada ribuan pilot yang lulus sekolah penerbangan masih belum bekerja,” ujar Menteri Perhubungan Budi kepada pers setelah usai membuka Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Kamis 7-9-2017, di Jakarta.

Menurut Menteri Perhubungan banyaknya pilot yang masih menganggur antara lain dikarenakan terlalu banyak sekolah penerbangan di Indonesia yang jumlahnya setidaknya mencapai 20 sekolah, sementara sebagian diantaranya tidak mempunyai fasilitas mencukupi sebagai sekolah penerbangan.

Budi Karya Sumadi mencontohkan ada sekolah penerbangan yang hanya mempunyai satu pesawat terbang sehingga jam terbang siswa calon pilot kurang, akibatnya setelah lulus kurang mempunyai kompetensi yang memadai. Padahal idealnya sekolah setidaknya harus mempunyai 4 pesawat untuk digunakan melatih siswa terbang.

“Tanpa bermaksud ingin menyalahkan siapa-siapa sebaiknya sekolah penerbangan sebanyak itu dimerger saja menjadi hanya 10 misalnya, agar tidak mudah meluluskan siswa menjadi pilot,” ujar Budi Karya Sumadi .

Budi Karya Sumadi telah meminta Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk segera melaksanakan merger sekolah penerbangan yang ada sekarang, agar tidak mudah meluluskan siswa menjadi pilot. Merger itu, ujar Budi Karya Sumadi, dinilai penting agar sekolah mempunyai kualifikasi yang baik sehingga mampu meluluskan siswa menjadi pilot yang kompeten.

Untuk mengatasi pengangguran pilot sebanyak 1.200 orang itu, ujar Budi Karya Sumadi, Kemenhub secara bertahap akan melaksanakan seleksi ketat sehingga pilot yang lulus uji kompetensi layak diajukan mendapat pekerjaaan di maskapai penerbangan. Menhub juga minta pilot yang telah lulus seleksi dan mempunyai kompetensi agar dapat diterima di maskapai penerbangan.

“Saya minta kepada maskapai penerbangan nasional untuk mau menerima pilot yang sudah mempunyai kompetensi. Demikian juga kepada maskapai penerbangan yang banyak menggunakan pilot asing agar juga mau merekrut pilot kompeten lulusan dalam negeri,” kata Menhub Budi Karya Sumadi. (Antara).

Tinggalkan komentar