Jun 082018
 

Hercules C-130J. (photo: Helmuts Rudzitis via commons.wikimedia.org)

Jakarta – Jakartagreater.com – Pemerintah Indonesia akan membeli 5 pesawat Hercules baru. Kelima pesawat untuk menambah pesawat Hercules yang ada sekarang.

Pembahasan topik ini merupakan satu dari sekian banyak agenda yang dilakukan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis, saat pertemuan bilateral di Hawai, AS, minggu lalu.

“Enggak banyak-banyak, 5 biji aja,” ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Selasa 5 Juni 2018, dirilis ANTARA.

Ryamizard menjelaskan pesawat Hercules yang ada sekarang sudah tua. Keberadaannya pun lebih banyak karena hibah dari negara lain. Dengan kondisi tersebut, pemerintah ingin membeli yang baru agar bisa bertahan lama.

Menteri Pertahanan menegaskan pemerintah maunya membuat sendiri. Namun kemampaun untuk membuat sendiri belum sepenuhnya bisa dilakukan. Maka dalam membeli yang baru, pemerintah inginkan ada transfer teknologi sehingga kedepan, Indonesia sudah bisa membuat sendiri.

“Kalau bisa kita bisa buat, seperti Panser dan Tank kita buat sendiri. Tapi sembari membeli sambil meningkatkan persahabatan, terutama pertahanan dan alih teknologi,” ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Pesawat Hercules C-130J 

Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu didampingi Atase Pertahanan RI Marsekal Pertama TNI A. Joko Takarianto sekaligus mewakili Panglima TNI menghadiri upacara serah terima jabatan Komandan US PACOM (Pacific Command) dari Admiral Harris Hary kepada Admiral Philips Davidson, pada Rabu, 30 Mei 2018 di Dermaga Pearl Harbor, Hawaii, Amerika Serikat, dirilis situs TNI AU, 1-6-2018.

Sehari sebelumnya, Menhan RI mengadakan pertemuan bilateral dengan Secretary of Defense AS General Mattis di Markas Angkatan Laut Pearl Harbour untuk bersilaturahmi sekaligus memperkuat hubungan kerjasama dengan Amerika yang merupakan mitra strategis dalam memajukan dan meningkatkan bidang pertahanan dalam menghadapi situasi kawasan yang tidak stabil.

Pada kesempatan itu, Menhan mengatakan Indonesia akan terus menggunakan Alutsista yang berasal dari industri pertahanan AS. Dalam waktu dekat TNI AU akan mengadakan pesawat C-130 type J dari Lockheed Martin dan Helicopter Apache yang saat ini sudah diterima TNI AD. Tentunya akan diikuti dengan Alutsista-Alutsista lainnya sesuai rencana strategis pertahanan RI, ujarnya.

Sementara itu, General Mattis mengatakan bahwa Amerika siap membantu Pemerintah RI dalam mengatasi gangguan keamanan dan penanggulangan terorisme. Pernyataan tersebut disambut baik Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dan mengapresiasinya untuk bersama-sama mengatasi permasalah gangguan maupun ancaman dikawasan serta penanggulangan terosrisme.

Menurut kedua Menteri Pertahanan, situasi politik bisa naik turun tapi hubungan pertahanan dan militer harus tetap kuat dan bahkan harus meningkat. Amerika Serikat dan Indonesia mempunyai kepentingan bersama dalam meningkatkan hubungan kerjasama pertahanan dan selama ini telah melaksanakan latihan bersama antara kedua negara baik AD, AL dan AU.

Bagikan:

  47 Responses to “Menteri Pertahanan RI Proyeksikan Pembelian 5 Hercules Baru”

  1.  

    Strategi cantik pak Menhan

  2.  

    Cerdik….Mantap….Perkuat otot militer kita.

  3.  

    Ngoahahahah ngoahahah… Uhhuukk…

  4.  

    Jangan lupa minta TOT pak, buat upgrade kemampuan cn235

  5.  

    A400 lbh bgs..
    Indo ada maunya ni ke usa..

    Knp tdk sekalian c17 saja
    Ya mgkn c130 cocok dg kantung indo yg pas passan kale ya..
    Perasaan hercules hibah dari autrali msh masih bgs lo..

  6.  

    biasanya klo jalin kerjasama dengan amrik, semuanya dijalankan, mulai dr diplomasi, dagang, sampai militer…..

    itulah kenapa amrik selalu jadi teman setia dari dulu.

  7.  

    Kalo negera merdeka mah bebaaaasss, gk kyk malon yg kl pgn apa2 kudu ijin induk semangnya dulu

  8.  

    SU 35 memakan waktu lama dan bertele2, sedangkan Hercules kok bisa cepat banget? Tiba2 dah tau aja yg di beli jumlahnya 5, padahal harga hercules baru itu lebih mahal dari pada harga SU 35 baru.

    Kemaren pas mentri pertahanan US datang kata pak menhan dan wiranto tidak ada pembelian alutsista baru dari AS dalam waktu dekat, eh blm juga 1 tahun tiba2 ada berita mau beli Hercules dari US

    Kenapa bisa begitu ya?? Apakah ada tekanan dari US untuk secepatnya Indonesia beli Alutsista baru?? Atau mungkin ada hal2 lainnya lagi??

  9.  

    Keputusan bs cpt berubah krn as gk mau kasih teknologi kunci utk proyek kfx/ifx, ya otomatis indonesia hrs melakukan pendekatan ke mereka spy melunak dan mau memberikan kekurangan kfx/ifx. Salah satunya ya membeli produk mereka

  10.  

    Baguslah drpd beli barang bekas!

  11.  

    Tes…